Tampilkan postingan dengan label kenangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kenangan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Januari 2015

Kejutan dari Keluarga Irwin :)

Jika teman-teman mengikuti tulisan gue di blog ini, mungkin ada yang masih ingat bahwa beberapa lalu gue menulis tentang betapa powerfulnya internet (baca di sini). Waktu kita memposting sesuatu dan memutuskan untuk membuat akun "public" itu artinya kita harus siap jika tulisan kita dibaca oleh siapa saja. Termasuk oleh orang-orang yang sebelumnya sama sekali nggak kita sangka.

Di awal tahun ini gue kembali mendapatkan buah dari kekuatan internet. Tahun lalu ketika keluarga Irwin datang ke Indonesia gue nggak bertemu dengan mereka karena ketinggalan info. Padahal mereka adalah idola gue sejak kecil, terutama alm. Steve Irwin si Crocodile Hunter yang sangat pemberani. Gue sangat menunggu-nunggu kedatangan mereka ke Indonesia, karena gue ingin sekali menyampaikan rasa kagum dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi Terri (isti alm. Steve Irwin), Bindi dan Robert (anak-anak alm. Steve Irwin) pada lingkungan hidup, terutama pada dunia fauna. Kedatangan mereka membuat memory masa kecil gue bangkit. Gue masih ingat bagaimana dulu setiap sore selalu duduk di depan TV menunggu-nunggu sapaan khas Steve Irwin yang lantang ---Lalu gue putuskan untuk membagi kisah nostalgia gue di sini.

Keluarga Irwin, waktu Steve masih ada. What a beautiful family :)

Setelah menulis kenangan tentang pahlawan masa kecil, perasaan gue menjadi lega. Meskipun gue belum berkesempatan untuk memberitahu Terri, Bindi dan Robert secara langsung tapi seenggaknya gue bisa berbagi dengan teman-teman pembaca tentang betapa hebatnya idola gue itu :)
Satu bulan kemudian, Ray (yang merangkap sebagai manager gue) mengabari bahwa ia dihubungi oleh seseorang bernama Mas Danar. Katanya ia adalah EO yang mendatangkan keluarga Irwin ke Indonesia. Dan alasan mengapa ia menghubungi gue karena ia membaca tulisan gue di blog dan ingin membantu menyampaikan pesan gue kepada keluarga Irwin LANGSUNG! Ya, ampun gue terkejut sekali :'D

Gue nggak mau bohong, waktu Ray memberi kabar gue langsung menangis haru. Meski Mas Danar hanya akan membantu menyampaikan ---nggak ada jaminan bahwa pesan gue akan dibalas, tapi gue sangat senang karena akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mengutarakan perasaan gue setelah selama12 tahun hanya bisa melihat mereka di TV. Di hari yang sama gue langsung menulis surat yang ditujukan kepada Terri, Bindi dan Robert, dan dikirimkan kepada Mas Danar untuk diteruskan kepada mereka. Mas Danar berkata bahwa kalau saja seandainya ia tahu gue sejak lama, pasti waktu itu ia mempertemukan gue langsung dengan para wildlife warrior idola gue itu. Ah... tapi sudahlah, gue sudah sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan ini :)

Meskipun kadang bertanya-tanya dalam hati tentang nasib surat gue (apakah sampai, apakah dibaca, dan apakah-apakah yang lainnya), tapi gue selalu menahan diri untuk nggak bertanya pada Mas Danar tentang hal ini. Gue sudah sangat beruntung, nggak perlu meminta lebih :) Lalu sesuatu yang sampai hari ini pun masih membuat gue tersenyum lebar terjadi; Terri Irwin me-mention gue di twitter. Ia mengucapkan terima kasih karena gue telah menjadi Wildlife Warrior yang baik, dan berharap semoga suatu hari gue bisa ke Australia Zoo. Waaaaah, ternyata surat gue benar-benar sampai! Bahkan lebih baik dari itu, Terri membalasnya langsung ---ditambah retweet dari Bindi juga. Gue benar-benar nggak menyangka, apalagi link blog ini yang gue sertakan di surat pun benar-benar dibuka. Yep, mereka membaca blog yang followernya masih jauuuh sekali dari akun mereka ini :'D

Gue bahagia, luar biasa bahagia. Sulit rasanya menuliskan bagaimana perasaan gue karena rasanya nggak ada kata-kata yang tepat buat menggambarkannya. Akhirnya pesan gue untuk keluarga Irwin sampai. Meskipun Steve sudah nggak ada, tapi buat gue Terri dan anak-anaknya pun sama hebatnya karena sampai sekarang (dan gue yakin selamanya) mereka meneruskan legacy Steve Irwin. Ah, it couldn't be better, ini bahkan lebih baik dari mimpi. Gue hanya ingin surat gue sampai, tapi malah dapat balasan langsung dari istri mendiang si Crocodile Hunter! :)

Ternyata gue salah. Gue pikir ini nggak bisa lebih baik lagi, tapi ternyata BISA! Satu hari setelah tahun baru, waktu gue baru saja bangun tidur ada sebuah paket yang sudah menunggu gue di depan pintu kamar. Kata Bapak itu untuk gue, tapi beliau nggak tahu itu dari siapa. Rupanya Ibu dan Bapak sudah menunggu-nunggu gue bangun karena penasaran dengan isinya. Apalagi gue, karena yakin sekali belakangan nggak memesan apa-apa dari toko online. Waktu gue baca pengirimnya ternyata Discovery Kids. Langsung saja gue teringat kalau si kecil Robert (well, he's 11, not so little, sih, tapi kan lebih muda dari gue, hehehe) punya acara baru di sana dengan judul Wild But True. Gue langsung deg-degan... Jangan-jangan ini ada hubungannya dengan kelurga Irwin.


Benar saja, isinya ternyata merchandise dari Discovery Kids dan sebuah buku Robert Irwin! Gue mendapat tas ransel berwarna biru, topi khaki (yang langsung ditaksir Ibu), flash disc imut berbentuk robot dan buku Big Book of Dinosaurs. Gue langsung bersorak girang, lebih girang dari saat gue menerima gaji pertama, hehehe. Ini luar biasa, kado tahun baru terbaik yang gue terima :') Apalagi bukunya Robert itu memang sudah lama gue inginkan, tapi belum sempat beli meskipun sudah beberapa kali mengecek ke web Australia Zoo. Senang sekali (ya, ampun sudah ada berapa kata "senang" di tulisan ini? Hehehe) gue mendapatkan buku ini sebagai hadiah. Gue langsung membacanya dan di hari yang sama menyelesaikan 11 halaman pertama. Gue nggak pernah tertarik sama dinosaurus sebelumnya, tapi sekarang gue jadi pengen tahu lebih banyak. Apalagi setelah tahu kalau "Jurassic" itu ternyata cuma salah satu periode. Gue pikir itu kata lain dari dinosaurus, seperti di film, lol :p




Gue bersyukur sekali menyempatkan beberapa menit dari hidup gue untuk menulis perasaan gue di blog. Kalau saja gue hanya menggerutu karena nggak bertemu dengan keluarga Irwin, hal luar biasa ini mungkin nggak akan terjadi. Sekarang rasa kagum gue pada mereka bertambah. Bukan hanya karena pemberani, menjadi real hero yang melakukan sesuatu untuk perubahan yang lebih baik, mereka juga menghargai penggemarnya. Terri, Bindi dan Robert adalah inspirasi untuk gue, luar biasa rasanya mereka menyempatkan untuk 'mendengarkan' apa yang gue rasakan dan memberikan feed back. Gue harap suatu hari bisa menjadi pribadi yang sehebat mereka, yang melakukan aksi nyata dan tetap humble :)

Oh iya, waktu membaca buku "Big Book of Dinosaurs" gue tahu di halaman depannya ada tulisan berwarna hitam. Gue pikir tulisan itu memang tercetak di bukunya. Tapi keesokan harinya gue baru sadar sesuatu. Ada jejak spidol di balik halamannya. Ya, ampun! Itu ternyata tulisan tangan Robert! Tulisan tangan Robert khusus untuk gue!
I'm blessed.... :')



ps: Acara Robert Irwin, Wild But True tayang di Discovery Kids setiap hari selasa. Jika belum sempat mengenal Steve Irwin, kalian harus mengenal Robert. He's as aweseom as his dad!


wildlife warrior,

Indi

_______________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | Contact person: 081322339469

Sabtu, 03 Januari 2015

My 2014 Moments :)

Gue ingat pernah menulis di sini tentang resolusi di tahun 2014, Eh, tahu-tahu sekarang sudah tahun 2015 :D Kata Ibu sih itu artinya gue sangat menikmati hari-hari gue, makanya waktu jadi terasa cepat, hihihi. Untuk gue 2014 merupakan tahun yang berwarna-warni. Gue banyak belajar hal-hal baru, bertemu orang-orang baru dan tentunya belajar untuk tumbuh menjadi semakin dewasa. Tapi menikmati bukan berarti tanpa hambatan, lho. Gue juga mengalami saat-saat "turun" di tahun 2014. Di awal tahun buku terbaru gue terbit dan berniat langsung melanjutkan dengan buku kelima. Tapi pada kenyataanya sampai hari ini buku baru gue masih dalam tahap penulisan. Gue juga berhenti bekerja di preschool yang cukup membuat gue bersedih. Tapi well, gue berhenti demi kebaikan, agar bisa lebih fokus dengan kesehatan dan project-project gue. Setiap pilihan yang diambil memang selalu ada resikonya, dan itu juga merupakan salah satu cara agar gue semakin dewasa. Makanya gue sebut "turun" dalam tanda kutip, karena gue percaya dalam perjalanan hidup semua yang dialami pasti ada maksudnya :)

Sekarang gue akan menuliskan apa saja yang sudah terjadi pada gue di tahun 2014. Well, of course nggak semua, hihihi. Tapi gue akan menuliskan beberapa yang berkesan ---atau yang gue sebut sebagai "pencapaian". Menulisnya di sini membuat gue senantiasa untuk ingat dan bersyukur dengan hidup gue yang penuh berkah. Juga membuat gue semakin bersemangat untuk melakukan banyak hal dan membuat rencana di tahun 2015 :) Sebenarnya setiap hari, ketika bangun tidur gue anggap sebagai kesempatan baru dari Tuhan untuk membuat hari yang lebih baik, nggak perlu menunggu tahun baru. Tapi 1 tahun merupakan jarak waktu yang tepat untuk "mengukur" sejauh mana yang sudah gue capai :)

1. Menulis buku "Conversation for Preschoolers"
Setelah menulis 3 buah novel akhirnya gue menulis buku dengan genre lain. Super excited, karena meskipun pengetahuan gue masih belum seberapa di bidang pendidikan, tapi gue sangat mencintai dunia anak-anak. Buku "Conversation for Preschoolers" berisi pelajaran Bahasa Inggris sederhana untuk anak-anak usia pra sekolah. Diterbitkan di bulan Januari oleh Idea World Kidz, buku ini menjadi pembuka tahun 2014 :)




2. Eris, anjing kesayangan gue menjadi bintang!
Setelah menemukan tumor di payudara kiri gue pada bulan November 2013, kisah Eris mulai tercium oleh beberapa media. Yang pertama kisahnya diliput oleh Vemale.com pada bulan Maret dengan judul "Nyawaku Selamat, Anjing Kesayanganku Mendeteksi Tumor Payudara di Tubuhku", dan yang kedua diliput oleh program Spotlite Trans 7 dengan judul segmen "Aksi Hebat Manusia dan Hewan". Ini benar-benar mengejutkan karena waktu acaranya tayang gue sedang bekerja dan baru nonton justru setelah ada yang mengupload videonya ke YouTube! Sejak pertama kali bertemu dengan Eris gue tahu bahwa ia sayang sekali sama gue, tapi nggak menyangka ia bisa sampai menyelamatkan nyawa gue :)




3. Muncul di majalah GoGirl lagi
Gue ingat kemunculan pertama gue di media adalah di majalah GoGirl lewat tulisan singkat di rubrik "You Say So" pada tahun 2007. Lalu 1 tahun kemudian gue diinterview untuk edisi ulang tahun mereka untuk edisi ulang tahun GoGirl. Nah, di bulan Maret 2014 gue kembali mucul di rubrik "Post Anything". Di sana gue membuat list dengan judul "5 2D Cartoon Movie". Rata-rata judul yang gue masukan film Disney, hihihi.



4. Menjadi bintang tamu di workshop "Dari Menulis Menjadi Buku"
Selain ini adalah pengalaman pertama gue mengisi acara workshop, ini juga jadi acara pertama dari event organizer nya Ray. Selalu senang kalau Ray bisa menjadi MC untuk acara gue, bikin suasana jadi lebih relax. Banyak pelajaran berharga yang gue ambil dari event ini, dan bonusnya banyak bertemu dengan teman baru yang ber-passion sama seperti gue! :)




5. Jadi Puteri Salju (hihihi)
Lagi-lagi ini juga jadi moment pertama, di tahun-tahun sebelumnya gue belum pernah menulis naskah drama :D Kebetulan Starbright, preschool tempat gue mengajar akan ada acara school leavers' alias kelulusan. Gue dipercaya sebagai scrip writer sekaligus menjadi pemeran utama! Wah, rasanya sungguh nggak terlupakan. Setelah begadang bikin naskah gue juga harus latihan ekstra karena dapat part lebih banyak dari pemain lain. Karena bekerja dengan para balita gue juga merangkap sebagai "pemberi clue" waktu di atas panggung supaya mereka tahu kapan harus turun dan naik panggung. Priceless! :)




6. Menjadi bintang tamu di Yayasan AIDS Indonesia Roadshow to School
Gue terdaftar sebagai relawan di Yayasan AIDS Indonesia sejak tahun 2007. Alasan gue mendaftar karena pacar gue semasa SMA adalah ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) dan gue ingin membagikan informasi yang benar pada anak-anak usia sekolah tentang HIV/AIDS. Gue menjadi bintang tamu di SMPN 179 Jakarta dan ditemani oleh Sheryl Sheinafia (penyanyi). Selain talk show juga diputar film MIKA, yang diinspirasi oleh novel pertama gue yang berjudul "Waktu Aku sama Mika". 




7. Bintang tamu di acara kopi darat ODHA Berhak Sehat di Cibeunying Park
Baru kali ini gue diundang ke acara yang konsepnya piknik, hihihi. Ternyata seru juga karena bisa lebih santai akrab :) ODHA Berkah Sehat adalah komunitas yang mengajak anak muda untuk memahami isu HIV/AIDS dengan cara yang fun. Di acara ini gue berbagi pengalaman ketika berpacaran dengan Mika yang juga seorang ODHA. Pesertanya beragam, ada anak sekolah, guru, ibu rumah tangga sampai pengusaha. Semuanya sangat antusias untuk mendapatkan dan berbagi ilmu. Di acara ini pula gue pertama kali berkenalan dengan D-100 Community :)




8. Pembicara di HIV/AIDS Awareness 
Mendekati bulan Desember yang diperingati sebagai hari AIDS sedunia semakin banyak event yang berkaitan dengan isu HIV/AIDS. Gue juga mendapat kesempatan untuk menjadi pembicara di Politeknik Bandung pada bulan November terkait isu tersebut :) Di sini gue ditemani oleh Kak Taufik dari Rumah Cemara yang menjadi narasumber. It was super fun, semenjak hari itu gue berteman dengan Kak Taufik dan mendapatkan banyak ilmu baru. Mahasiswa di Polban juga diajak untuk menonton film Mika. Sejauh sejarah nobar, di sinilah yang sambutannya paling "meriah". Suara mereka yang sedang menonton di dalam ruangan sampai terdengar keluar meskipun pintu ditutup rapat! :D




9. Live interview di I-Radio Jakarta
Aww, this is the sweetest interview so far :))) Andrew, produser I-Radio yang mengundang gue ternyata adalah pembaca dari novel-novel gue. Pertanyaan yang diajukan oleh penyiar Kamal dan Feli sangat santun dan ramah. Isu yang diangkat adalah HIV/AIDS dan mereka sama sekali nggak memberikan pertanyaan "kepo" seperti kebanyakan yang sudah-sudah, hihihi. Interview nya berlangsung selama 1 jam lebih dan selama itu gue harus menahan kedinginan. Ya, ampun ternyata AC studionya dingiiiiin sekali. Menurut Bapak yang mengantar gue saat itu, ini adalah salah satu dari radio yang berkesan selain Global radio yang mewawancara kami tentang Aerosmith di tahun 2013 lalu, hihihi.




10. Nonton Bareng film Mika bersama D-100 Community
Seperti yang gue sebutkan sebelumnya, gue mengenal sebagian dari anggota D-100 Community saat gue diundang ke acara Kopi darat ODHA Berhak Sehat. Setelah itu gue mulai berkenalan dengan seluruh anggotanya dan membantu mereka mengadakan event gathering. D-100 Community adalah komunitas ODHA dari RS. Borromeus, mereka ingin berkumpul sekaligus mengajak masyarakat agar mengenal apa itu HIV/AIDS. Dipilihlah film Mika untuk diputar di Taman Film Bandung pada tanggal 7 Desember. Hasilnya sangat nggak diduga, ternyata ratusan warga Bandung banyak yang ikut menonton bersama kami! Benar-benar pengalaman nggak terlupakan yang menutup tahun 2014 :D



Wah, serius lho, gue menulis 10 moment di atas sambil agak berkaca-kaca, hihihi. Gue benar-benar menikmati tahun 2014 rupanya sampai-sampai semuanya terasa masih fresh dalam ingatan. Gue ingat menulis resolusi tahun 2014 di sini seperti ini; Gue ingin bisa bermain cup song dan belajar American Sign Language alias bahasa isyarat Amerika! Ternyata gue benar-benar mewujudkannya, bahkan sempat merekam aksi keduanya dan diupload ke YouTube :D Well, untuk bahasa isyaratnya memang masih perlu banyak latihan, but I want to congrats my self (lol) karena sudah berani mencoba. Beneran deh, memulai itu jauh lebih sulit daripada menjalaninya, lho, hihihi.


Berhasil bermain "cup song" dan belajar bahasa isyarat Amerika :)

Masih ada beberapa hal berkesan lain yang mungkin akan gue tulis di post terpisah. Kalau di sini semua takutnya teman-teman bosan membacanya, hehehe. Ada yang bilang, buat apa kita membuat resolusi karena yang terpenting jalani saja setiap hari sebaik mungkin. Well, itu memang nggak ada salahnya, dan dulu gue juga begitu. Tapi mempunyai resolusi justru membuat gue bangun setiap hari dengan perasaan lebih semangat. Begitu membuka mata rasanya nggak sabar untuk melakukan hal-hal yang sudah gue rencanakan. Di akhir tahun ketika sadar resolusi yang sudah gue buat tercapai, rasanya priceless... Waktu membuat mungkin ada perasaan nggak yakin, tapi setelah dijalani rasanya akan semakin mudah. Kalau pun sampai akhir tahu masih belum tercapai atau kurang sempurna, at least sudah mencoba. And you should congrats your self for that! :D
So, selamat datang tahun 2015, semoga gue bisa menjadi pribadi yang lebih baik! :)

happy girl,

Indi



_______________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | Contact person: 081322339469