Tampilkan postingan dengan label Room. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Room. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Januari 2014

Cerita tentang Bakat Ajaib Gue dan Sedikit Room Tour :p

Howdy-do, Cowboy! :p 
Adakah yang sudah mulai beraktivitas atau malah masih liburan? I bet kebanyakan dari kalian besok sudah mulai masuk sekolah atau bekerja, ya. Soalnya preschool tempat gue bekerja juga sudah dimulai hari selasa depan. Perasaan gue dengan berakhirnya liburan ini campur aduk, sih. Antara masih pengen liburan tapi juga sudah kangen dengan anak-anak manis di sana, hehehe. Mungkin yang namanya liburan meskipun sudah cukup panjang rasanya masih selalu kurang, ya. Apalagi liburan gue kan dua kali lipat karena ditambah cuti pasca operasi tumor payudara di bulan November lalu. Dan gue juga sudah melakukan beberapa hal yang masuk "thing to do list". Seperti menghabiskan waktu bersama keluarga, Ray dan Eris, menulis naskah buku ke 5 yang sekarang tinggal setengahnya lagi (yes, buku ke empat gue tinggal menunggu terbit!), menyortir isi lemari buku dan mendekor ulang kamar tidur gue. Ya, meskipun nggak terlalu banyak, tapi at least sebagian besar yang ada di list sudah gue kerjakan. Yang belum tinggal belajar "Cup Song", soalnya masih sering malu-malu kalau didengar seisi rumah. Tapi tahun ini harus bisa, hehehe. Amen! ;)

Mengawali tahun baru dengan selesainya (sebagian besar) "things to do" selama liburan membuat gue lebih siap untuk memulai rutinitas kembali dan bersiap merencanakan hal-hal baru.
(meski kalau ditawari liburan lagi gue nggak menolak, huhuhu).
Bukan itu saja, berhasil mengerjakan sesuatu yang sudah direncanakan membuat gue merasa bangga dan lebih menghargai diri sendiri. Karena melakukan hal-hal surprise memang perlu dan sangat menyenangkan, tapi merencanakan sesuatu juga penting agar gue keep on track, nggak keteteran sendiri sama hidup, hehehe.

Meski begitu bukan berarti gue orang yang punya bakat alami untuk disiplin (lol). Gue harus selalu berusaha keras untuk melakukan semuanya tepat waktu, malah kadang-kadang harus jauh lebih keras daripada orang lain :p Buktinya, untuk bangun tidur di jam yang sama setiap hari saja gue masih sering failed. Padahal gue hidup sudah lebih dari 20 tahun, lho, hehehe. Ibu sering bilang, katanya kalau mau disiplin harus mulai dari memulai, nanti lama-lama jadi kebiasaan, dan kebiasaan itu yang membuat kita mengerjakan hal sama secara rutin sehingga menjadi disiplin (waktu, tempat, etc). Tapi pada kenyataannya tetap saja sulit, gue masih sering menunda-nunda untuk memulai sesuatu. Atau lebih menyedihkannya lagi malah berhenti di tengah jalan. Contohnya saja malam ini, untuk bangun sebelum jam 10 pagi di hari libur gue harus naik ke atas tempat tidur sebelum jam 12 malam, tapi gue malah masih di depan komputer, hehehe. Dasar Indi! :p

Masih banyak yang harus diperbaiki dari kedisiplinan gue. Itulah kenapa gue hanya punya sedikit "things to do" di liburan kemarin, agar gue nggak terlalu keras pada diri sendiri dan jika sudah berhasil akan ditingkatkan sedikit demi sedikit. Memang nggak mudah, sih. Tapi dengan niat, usaha dan doa, pasti ada jalan ;)
Lucunya, (atau anehnya?) meski kesulitan untuk disiplin dalam beberapa hal, ada satu hal yang gue sangat super duper master sekali dalam melakukannya. Dan hal itu adalah...
BERES-BERES KAMAR.
Hahaha, mungkin teman-teman yang mengikuti blog ini sudah tahu kalau gue sangat 'tergila-gila' dengan kerapihan kamar. Sampai-sampai gue nggak akan pergi kemana-mana sebelum beres-beres kamar, meski sudah terlambat sekalipun.





Kalau dulu percaya kata orang bahwa kebiasaan gue itu aneh, sekarang malah percaya bahwa yang gue lakukan itu adalah bakat alias gift, sesuai dengan arti nama gue dalam bahasa Latvian, hehehe. Soalnya nggak semua orang bisa (atau mau) melakukannya. Gue memang bukan expert, gue nggak melakukannya dengan sempurna, tapi gue punya disiplin yang tinggi ketika beres-beres kamar. Setiap hari, setelah bangun tidur dan sarapan pasti itulah yang langsung gue kerjakan. Kalau ditanya kenapa, gue juga nggak tahu alasannya. Pokoknya gue suka dan nyaman melakukannya. Tapi yang pasti penelitian menunjukan bahwa beres-beres kamar sebelum memulai aktivitas meningkatkan mood dan kepercayaan diri. Hmm, mungkin juga, ya :)




Nah, berhubung gue sudah menganggapnya bakat (lol), sekarang gue mau berbagi tips mengenai beres-beres kamar, nih. Gue tahu, bagi yang belum terbiasa rasanya pasti sulit sekali untuk memulai, sama sulitnya seperti gue yang mencoba untuk bangun pagi. Tapi sebelum bilang 'malas', coba ingat-ingat dulu apa keuntungan yang bisa didapat jika kita mempunyai kamar yang rapi. Misalnya saja seperti ini,
1. Dengan beres-beres kamar kita jadi lebih sehat karena tubuh terus bergerak. Bahkan hanya dalam 20 menit bisa membakar 210 kalori, lho.
2. Say no to mencari jarum di tumpukan jerami, karena kalau kamar rapi, kita nggak perlu repot-repot menggali di antara ribuan benda untuk mencari sesuatu.
3. Kalau ada tamu mendadak, misalnya keluarga atau teman (terutama di kamar kos yang nggak ada ruang tamunya) kita nggak perlu malu, hihihi.
4. Kamar rapi = nyaman.





Kalau sudah menemukan alasan kenapa harus beres-beres, langsung saja mulai. Tapi, well... gue juga tahu nggak semudah itu, hehehe. Untuk menambah motivasi dan membantu memudahkan kita bisa lakukan beberapa hal ini,
1. Buka YouTube dan search dengan kata kunci "Cleaning my Room". Nanti akan keluar berbagai video yang berisi tentang beres-beres kamar. Supaya nggak terlalu terasa berat, pilih video yang keadaan kamarnya lebih buruk dari kita (supaya kita merasa lebih baik, lol) dan pilih yang background musiknya up beat. Gue juga sering melakukan ini waktu sedang beres-beres, jadi rasanya ada yang menemani, hahaha :p

2. Mulai letakan kembali barang yang habis dipakai pada tempatnya. Misalnya sisir, buku, baju dan benada-benda yang paling sering kita gunakan. Soalnya meski kesannya kecil tapi pengaruhnya lumayan besar, lho. Gue punya 1 kotak karet ikat rambut yang disimpan di meja rias. Setiap kali rambut gue terasa menghalangi aktivitas, gue pasti akan mengambil 1 karet rambut. Dalam 1 hari bisa sampai 6 kali! Bayangkan kalau gue nggak membuang karet-karet itu, pasti akan ada karet rambut dimana-mana. Ewww... :S

3. Sediakan 1 box kosong di kamar, jadi di saat kita buru-buru akan pergi dan nggak sempat beres-beres, kita bisa masukan barang-barang ke sana, bukannya ke lantai. Jadi waktu kita kembali ke kamar nanti akan terhindar dari pemandangan kapal pecah dan beres-beres pun akan lebih mudah (dan lebih semangat karena nggak ilfil duluan, lol).

4. Punya tema kamar favorit atau seenggaknya punya image kamar idaman membuat kita termotivasi, lho. Misalnya mau banget punya kamar dengan tema Power Rangers atau kamar super rapi seperti di iklan-iklan sprei (lol), ya langsung saja lakukan. Gue biasanya googling desain-desain kamar kalau mulai jenuh dengan tata letak kamar. Suasana baru = lebih semangat. Selain itu kita juga jadi lebih kreatif karena ide-ide biasanya bermunculan kalau sedang googling. 

5. Kalau masih tinggal dengan orang tua, jangan tinggalkan kamar dengan pintu terkunci. Agar waktu kita pergi dan mereka masuk untuk mengambil sesuatu atau menutup jendela misalnya, mereka bisa melihat keadaan kamar kita. Dan teguran, "Kamar kamu acak-acakan banget, sih!" dari Ibu lebih ampuh daripada motivasi apapun di dunia untuk beres-beres kamar, hehehe.

Itulah tips yang bisa gue bagi dalam hal beres-beres kamar. Semuanya berhasil untuk gue, dan mudah-mudahan juga berhasil untuk teman-teman :D Setiap hari sebagian besar waktu gue setelah bekerja di preschool dihabiskan di kamar, jadi sangat penting untuk menjaga kamar tetap bersih dan nyaman. Gue juga menulis buku-buku gue di sana, bahkan jika sedang sendirian di rumah gue memilih nonton TV di sana daripada di ruang TV. Jadi kamar adalah kepribadian gue, dan gue nggak mau membiarkan kepribadian gue acak-acakan, hehehe. Karena gue memulai hari dari kamar yang rapi, rasanya seluruh aktivitas gue jadi lebih teratur dan memberikan perasaan nyaman saat pulang ke rumah dan perlu beristirahat :)

Hmm, ada nggak diantara teman-teman yang resolusi tahun barunya untuk menjadi lebih rapi? Kalau misalnya nggak termasuk ke dalam list tapi dirasa perlu, yuk memulainya! Semoga tips gue bisa membantu, dan apapun yang kita lakukan di tahun ini menjadi lebih baik dari sebelumnya, amen. Good luck, teman-teman, se "good luck" gue untuk belajar "Cup Song" dan of course... untuk bangun lebih bagi! Lol :p


cheers,

Indi


___________________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Contact person: 081322339469


Minggu, 11 Desember 2011

Have a Deep Sleep, Indi :)




Halo teman-teman blogger, apa kabar? Ya, ampun rasanya been a zillion years aku nggak posting, padahal baru 1 minggu, hehehe. Pasalnya aku nyaris nggak menyentuh PC selama 1 minggu terakhir. Kalau pun ada kegiatan online, seringnya aku lakukan lewat handphone. Selama 3 hari ke belakang sampai kemarin malam, sepupuku, Gina menginap di rumah orangtuaku. Nah, berhubung dia tidur 1 kamar denganku, otomatis kegiatan yang melibatkan PC di malam hari harus ditunda. Selain pekerjaan, tentu saja blog walking pun terhenti dulu. Dan di waktu bersamaan Ibu memintaku mengantarnya membeli ini-itu untuk kepentingan pekerjaannya. Meski lelah tentu saja menyenangkan. Aku senang banget bisa dapat girls time sama Ibu dan Gina :D Sayangnya karena kelelahan aku malah drop: badanku agak demam, pencernaanku bermasalah dan kulitku pun lebih rentan terhadap alergi.

Sempat bingung karena pekerjaanku sudah lumayan menumpuk. Ada 1 buah dress custom made yang belum rampung aku kerjakan dan naskah novel ketiga masih harus aku cek ulang sebelum ditambah sentuhan terakhir. Padahal sebelumnya aku sudah tempel pengumuman di depan pintu kamar yang isinya mengingatkan orang rumah bahwa aku sedang sibuk-sibuknya (pakai tinta pink mencolok pula, lol). Tapi yah aku sudah terlanjur sakit dan nggak punya waktu untuk bingung-bingung lagi. Salah-salah aku malah makin drop dan semakin lama juga pekerjaanku pending. And here I am now, berpiyama dengan bedak anti alergi coreng-moreng di pipi dan lengan. Meski seharusnya aku menyelesaikan perkejaan sejak awal, tapi aku anggap ini sebagai cuti kejutan, atau cara Tuhan untuk memintaku slow down... take a break karena aku memang pantas mendapatkannya :)


OOTD: Hair clip: CandyButtons | Sheep pajama: Carrefour | Owl doll: Kreasi CantiQ | Pink foot warmer: Pasar Baru


Berdiam seharian tanpa memikirkan pekerjaan memang menyenangkan. Rasanya lucu setiap kali aku tersentak kaget dan teringat belum mengerjakan sesuatu tapi sedetik kemudian lega karena ternyata aku nggak perlu ngapa-ngapain, hehehe. Meski badan lemas, nggak bisa dibawa beraktivitas tapi aku bisa melakukan sesuatu yang di hari-hari biasanya nggak bisa. Misalnya saja aku bangun sangat terlambat. Jam 12 siang aku baru 'sarapan' dan langsung dilanjutkan nonton TV. Aku bisa menonton semua acara, dari mulai berita sampai gosip! Aku bahkan nggak perlu kepikiran "aku belum ini" atau "aku belum itu", just enjoy the day dan biarkan tubuhku menyembuhkan diri.

Menonton TV memang menyenangkan, tapi berdiam diri di kamar lah yang paling super-duper menyenangkan. Mungkin beberapa dari kalian sudah tahu bahwa aku menyebut kamarku 'Neverland' karena isinya seperti pulau kecil yang menyenangkan. Well, at least menyenangkan bagiku :) Karena di saat-saat normal selain untuk beristirahat kamarku menjadi tempat bekerja dan melakukan hobi-hobiku seperti membaca dan menonton DVD. Aku juga selalu paling bisa 'menjadi diri sendiri' di kamar. Bukan, bukan berarti ketika di luar aku fake. Tapi di kamar aku bisa melakukan suatu tanpa takut merasa malu jika ada orang yang melihat. Aku paling suka lip sinc sambil berjoged konyol atau ber-makeup lalu menghapusnya kembali sampai wajahku terlihat aneh ---yang mana nggak bisa aku lakukan di tempat lain--- hehehe :D








Saat paling menenangkan adalah ketika aku terbaring di atas tempat tidur sambil memandangi bintang-bintang di langit-langit kamar yang menyala dalam gelap. Rasanya seperti reward sehabis aku bekerja seharian dan bisa diakhiri dengan kenyamanan yang nggak ada tandingannya. Bahkan di saat drop seperti ini kenyamanan tempat tidurku masih nggak tergantikan. It was comforting and warm :)
Tapi bukan berarti saat-saat menjelang istirahat selalu berjalan lancar ya, terkadang aku juga restless, bahkan untuk memejamkan mata saja sulit. Kalau sudah begitu aku melakukan jurus-jurus menaklukan restless, hehehe. Kalau diurutkan kira-kira seperti ini:

1. Sebelum beristirahat pasti berdoa dulu pada Tuhan, kan. Nah, terkadang setelah berdoa pikiranku masih ada di pekerjaan, atau kalau pun nggak pikiranku malah di tempat lain dan lupa bahwa aku harus beristirahat. Untuk mengatasinya aku akan berdoa ulang, lebih panjang dan memanfaatkan keadaan tubuhku yang nggak ingin istirahat untuk 'bercerita' pada Tuhan sebanyak-banyaknya dan sepuas-puasnya karena di saat terlalu mengantuk justru aku nggak akan bisa seperti ini. Prayer is always a medicine for everything, including when you can't rest :)

2. Kalau sudah coba istirahat lebih dari 1 jam dan aku masih gelisah di atas tempat tidur, artinya aku lapar! Hahaha, iya, segelas susu hangat atau cemilan sebelum tidur selalu ampuh membuat gue merasa hangat dan nyaman.

3. Tapi kalau restless-nya sudah akut, aku akan mengulang 'manuver' yang biasa aku lalukan sebelum naik ke atas tempat tidur: cuci muka, tangan dan kaki. Pokoknya pastikan tubuh bersih, lalu berganti piyama. Iya, taruh saja piyama yang sebelumnya di keranjang cucian dan pakai piyama lain. Mungkin ini sifatnya sugesti, tapi sebenarnya tanpa aku sadar saat sedang restless aku kadang mengelurkan keringat dan berganti piyama membuat tubuhku lebih nyaman.

4. Membaca sesuatu dalam keadaan benar-benar bangun (bukan sambil tidur-tiduran di kasur), duduk di atas kursi dan badan tegap biasanya membuat aku lelah dan akhirnya... ingin beristirahat, hehehe. Ini juga sekalian membiasakan diri supaya aku selalu membaca atau menulis dengan sikap yang benar. Ya, sambil menyelam minum air istilahnya :p

5. Kalau semua langkah sudah dilakukan dan aku masih tetap terjaga, yang aku lakukan terakhir adalah berdoa. Yep, aku kembali lagi ke langkah awal dan menyerahkan semua sama Tuhan. Kalau sampai pagi tetap terjaga, minimal tubuhku relax dan bukan terjaga gara-gara stress, tapi cuma karena nggak mengantuk saja ;)

Sebelum mempraktekkan jurus-jurus di atas aku selalu memastikan lampu kamar mati atau seenggaknya redup. Handphone juga harus disimpan di luar jangkauan tanganku, soalnya itu salah satu godaan terbesar untuk bikin aku stay awake, hehehe. Dan kayaknya sekarang aku harus segera mempraktekkan jurus ke dua, nih (bilang saja rakus, lol). Soalnya besok aku sudah mulai beraktifitas dan harus babysit  a super-active 3 years old boy! Phew! Mudah-mudahan saja semua lancar ya, dan 'hari tanpa beraktifitas seharian ini' benar-benar efektif buat menyimpan energiku. Good night everyone, don't let the bed bug bite you! :D


xoxo,
INDI





_________________________________________________
Contact Me? HERE. Sponsorship? HERE.


Rabu, 26 Januari 2011

Piknik sempurna: Di dalam kamar tidur!




Semenjak aku lulus kuliah, kebanyakan aku habisin waktu di rumah. Bukannya aku pemalas, tapi aku emang bekerja di rumah. Sedangkan untuk jalan-jalan keluar rumah seringnya kesehatanku nggak memungkinkan.
Seperti hari ini. Kepalaku pusing berat, punggungku ngilu (mungkin efek dari pengurangan kurva scoliosisku) dan lagi-lagi mataku bengkak (ya, ampuuun, tiap malem aku ngintip siapa sih sampai gini terus?? Hihi). Tapi tetep aja aktivitas nggak bisa menunggu. Setelah terima email dari publisher mengenai novel keduaku (horeee, covernya sebentar lagi siap aku publish!), aku langsung bersih-bersih kamar dan main sama Eris. Nah, part main ini jangan dianggap sepele, ya. Main disini maksudnya: Kasih makan, ajak jalan-jalan sampai waslap anjing kesayangan aku ini, hahaha. Maklum aja, meski usianya mau 2 tahun, tapi si Eris ini tetep lebih betah diwaslap daripada mandi :p

Selesai main sama Eris kepalaku langsung makin berat. Setelah santai sebentar aku putusin buat bersihin badan: cuci muka, pakai minyak telon dan ganti baju pakai daster (padahal biasanya pakai piyama, lol). Pusingku memang ilang, tapi kelamaan diem ternyata bikin aku bosen juga. Hmm, kayanya kalau aku piknik OK juga, nih!




Aku langsung buka lemari baju dan cari-cari kain untuk alas piknik. Nggak lupa aku gelar karpet juga supaya cukup empuk untuk dipakai selonjoran.
Eh? Karpet?
Hehehe, iya memang karpet betulan, kok. Soalnya aku piknik di dalam kamar!
Kebetulan kamarku punya space cukup luas untuk acara gelar-gelaran seperti itu. Jadi hari ini aku manfaatin aja untuk piknik sambil baca buku. Sengaja aku biarin jendela kamar terbuka supaya udara sore yang sejuk bisa aku hirup. Nggak lupa aku juga sediain teh manis hangat buat teman membaca novel-novel tentang petualangan seru!






Ternyata nikmat sekali piknik di dalam kamar sendiri. Sampai-sampai nggak terasa sore sudah berganti magrib. Untung aja aku pakai foot warmer jadi kaki nggak kedinginan :)
Besok-besok aku mau manfaatin bagian rumah lain ah buat piknik. Mungkin loteng tempat penyimpanan baju bakal asik. Atau dapur? Ruang tamu? Garasi??? Asiiiik, ternyata aku punya banyak stock spot untuk piknik! :D
Lingkungan luar rumahku memang nggak memungkinkan untuk dipakai karena berdekatan dengan jalan raya. Sudah penuh polusi dan anak-anak bandel yang hobi nongkrong. Tapi itu nggak masalah karena aku masih tetep bisa piknik, KAPANPUN! ;)



buku-buku: Lion Boy (Zizou Corder), Quidditch Through the Ages (Kennilworthy Whisp/JK. Rowling), Heroes (Robert Cormier), Secret Garden (Frances Hodgson Burnett).