Tampilkan postingan dengan label hadiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hadiah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Juni 2014

My Hello Kitty Birthday Celebration :)


Sekitar jam 7 malam, gue baru saja terbangun dari long nap dengan kepala berat. Hari itu badan gue memang sedang terasa nggak enak, jadi niat tidur sebentar sepulang dari preschool berubah menjadi tidur yang panjang. Dengan langkah yang masih sempoyongan gue menghampiri Ibu dan Bapak yang memanggil-manggil gue dengan suara yang terdengar seperti menahan tawa. Nggak mengerti apa yang sedang terjadi, tapi gue menghampiri mereka dengan masih berpiyama dan bertelanjang kaki ke garasi. Di sana gue melihat ada 2 orang laki-laki sedang melakukan sesuatu pada mobil gue. Sebelum tahu apa yang sedang mereka lakukan, Ibu memeluk gue sambil berkata,
“Seharusnya ini kejutan untuk 2 hari lagi, tapi Ibu dan Bapak nggak sabar untuk melihat reaksi kamu.”
Salah satu dari 2 laki-laki menjauh dari mobil, memberikan ruang pada gue untuk mengamati apa yang mereka lakukan. Ternyata mobil putih gue sedang dipasangi stiker Hello Kitty! Gue benar-benar nggak menyangka karena meski sudah lama menginginkannya, gue sama sekali nggak punya rencana untuk memasangnya. Budget gue masih belum mencukupi, terlebih masih harus mencicil mobil, hehehe. Gue senang sekali dan langsung bersorak riang sambil berterima kasih pada Ibu dan Bapak mengabaikan kehadiran 2 orang tukang yang memandang gue dengan heran. Gue lalu tersadar sesuatu, Ibu bilang kejutan ini seharusnya untuk 2 hari. 2 hari lagi jatuh di tanggal 8 Juni, dan itu artinya... Ya, ampun gue lupa akan berulang tahun! :D




Mungkin ada yang pernah membaca tulisan gue tentang ulang tahun sebelumnya, bahwa seperti ada tradisi nggak tertulis sebelum berulang tahun pasti gue sakit terlebih dahulu. Well, ini bukan sugesti, karena meski gue lupa akan berulang tahunpun pasti akan sakit dulu. Alasan masuk akalnya mungkin cuma: Kebetulan. Hehehe :) Orang tua gue awalnya berpikir bahwa ini fase yang akan berakhir selepas masa balita, tapi ternyata di menjelang ulang tahun ke 28 ini masih juga terjadi. Sekarang gue semakin terbiasa dan nggak menganggapnya misterius lagi. Yang penting sudah menjaga kesehatan, kalau tetap sakit anggap saja memang seharusnya begitu, hehehe. Eh, tapi bukan soal sakit yang mau gue ceritakan sekarang. Karena akhir-akhir ini sedang sibuk, gue benar-benar lupa bahwa 2 hari lagi akan berulang tahun. Nggak ada rencana besar, sih, setiap tahun untuk gue yang terpenting hanya berkumpul bersama keluarga, teman-teman dan Ray, ditambah tiup lilin di atas kue tart kesukaan gue. Tapi berhubung teman-teman gue juga sedang sibuk, rasanya nggak tepat jika mengabari mereka mendadak untuk berkumpul ke d rumah gue. Akhirnya gue putuskan untuk hanya mengundang my 2 best friend since highschool, Dhian dan Cut Hanna yang ternyata keheranan karena mereka pikir tahun ini nggak ada acara kumpul-kumpul. Dhian yang hapal sekali dengan karakter gue langsung menebak bahwa gue lupa dengan ulang tahun sendiri. Hehehe, jadi malu :p Sedangkan untuk teman-teman di preschool rencananya akan kumpul-kumpul waktu makan siang saja sambil makan kue, karena kalaupun gue undang sudah terlalu mendadak mengingat banyak yang tinggal di luar kota. 

Lucunya meski sudah mepet gue mau acara syukuran ulang tahunnya tetap bertema (2 tahun lalu bertema Spongebob dan tahun kemarin bertema Aerosmith). Untuk mencari supply sudah nggak sempat, jadi gue gunakan saja apa yang tersedia di rumah. Karena kado early dari Ibu dan Bapak, jadi gue putuskan tahun ini ulang tahun gue bertema Hello Kitty. Semalam sebelum ulang tahun gue dan Bapak ke supermarket untuk membeli camilan. Susah untuk mendapatkan yang serba Hello Kitty, jadi gue memilih apa saja yang kemasannya berwarna pink, soal rasa belakangan, hehehe. Beruntung gue mendapatkan plastic cup berwarna pink lengkap dengan printable label Hello Kitty untuk ditempel di botol Fanta. Karena keesokan harinya ternyata gue bangun tidur terlalu siang jadi nggak sempat mendekor ruang tamu (bahkan nggak sempat mandi, lol). Botol Fanta, tempat tisu dan dispenser jadi “penyelamat” adanya tema di ulang tahun gue. Outfit yang gue pakai pun untungnya bergambar Hello Kitty, jadi sepertinya teman-teman gue nggak akan ‘ngeh kalau gue sebenarnya terburu-buru dalam menyiapkan syukuran ini :p






Seperti biasa Dhian datang lebih dulu, lalu disusul Cut Hanna dan anaknya, Melody. Sedangkan Ray, juga seperti biasa datang belakangan, hehehe. Gue senang sekali karena meski cuaca sedang hujan tapi semuanya datang. Apalagi ada Dea, pacarnya Puja, adik gue yang ternyata ikut meskipun masih malu-malu dan sering memilih untuk mojok di ruang TV :p 
Meski undangannya cuma sedikit (lol) tapi gue, Dhian dan Cut Hanna tetap kompakan pakai baju merah dan putih lho supaya sesuai tema. Cuma Ray yang nggak kompak dengan alasan nggak punya baju putih padahal gue tahu dia punya, hehehe. Begitu kumpul kami langsung ngobrol random, dari mulai tentang masa SMA sampai masa sekarang. Seru sekali gue dan sahabat-sahabat gue berkumpul, meskipun waktu SMA dulu kami punya satu orang sahabat lagi bernama Pipit yang sekarang sudah pindah keluar kota. Melihat Ray yang nyaman dengan mereka membuat gue semakin senang. What a perfect birthday :)



Melody jadi orang yang paling nggak sabar buat potong kuenya (meskipun kemungkinan cuma mau acak-acak, hehehe), jadi gue langsung panggil Ibu, Bapak, Puja dan Dea untuk bergabung membaca doa dan tiup lilin. Tahun ini ternyata ada yang berbeda, biasanya Bapak yang memimpin doa, tapi sekarang dipimpin oleh Ray atas permintaan Ibu :) Gue terharu mendengar doa-doa yang penuh kebaikan, semoga dikabulkan Tuhan. Sebelum tiup lilin gue make a wish, meskipun kurang konsentrasi karena semuanya nggak bisa berhenti tertawa, hehehe. 

Kuenya baru saja mau dipotong tapi Ibu meminta kami untuk makan dulu. Katanya takut makanannya keburu dingin. Hehehe, sorry ya Melody, acak-acak kuenya ditunda dulu :p 
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, spageti dan salad jadi menu wajib. Yang berbeda kali ini ditambah puding dan jelly berwarna pink supaya cocok sama warna Hello Kitty, hehehe. Sambil makan obrolan random kembali kami lanjutkan. Benar-benar random sampai-sampai obrolan tentang alfamart bisa bersambung ke obrolan tentang salah satu teman kami yang baru menikah. Biasa deh, setiap berkumpul dengan orang-orang terdekat kelogisan tema memang selalu diabaikan, hahaha :D 








Nggak terasa waktu sudah larut, Cut Hanna dan Melody yang mula rewel pamit untuk pulang disusul dengan Dhian yang ikutan pamit tapi ternyata malah ngobrol kembali di depan pagar selama 1 jam, lol. Nggak lupa gue berterima kasih untuk kedatangan mereka. Setelah itu gue dan Ray masuk kembali ke dalam rumah untuk acara yang paling ditunggu setelah tinggal kami berdua dan keluarga. Apalagi kalau bukan buka kado, hehehe. Semuanya memberi gue kado dengan tema Hello Kitty kecuali Ray yang memberi gue beauty kit. Terharu sekali karena mereka hapal dengan kesukaan gue. Dea bahkan memberi gue bantal mobil, pasti dia dapat bocoran dari Puja kalau mobil gue masih kosong melompong, hehehe.





Acara ulang tahun gue ternyata belum selesai. Gue dan Ray pergi ke toko DVD untuk mencari film-film kesukaan gue. Hore, gue dapat DVD Mulan untuk menambah koleksi film Disney gue dan DVD Step Brothers untuk koleksi film Will Ferrell gue, hehehe. 
Sekitar jam 10 malam Ray pamit pulang. Setelah hari yang menyenangkan baru terasa kalau tubuh gue kelelahan. Sambil membereskan sisa-sisa syukuran ulang tahun, gue bersyukur sekali atas apa yang sudah gue alami selama ini. Gue punya keluarga yang hebat, future husband yang pengertian, sahabat-sahabat yang baik dan pekerjaan yang menyenangkan. Gue tahu Ibu dan Bapak bahagia ketika gue lahir ke dunia ini meskipun gue nggak mengingatnya. Tapi setiap kali gue berulang tahun rasanya gue bisa melihat secara langsung seperti apa tatapan mereka ketika pertama kali melihat gue dulu. Penuh sayang dan bahagia. Gue benar-benar bersyukur... Thank God. I’m blessed :) 


Ps: Setelah ulang tahun gue ternyata ada hadiah-hadiah susulan dari Bi Yati (sekretaris Ibu), Gina (sepupu gue) dan Eve (sahabat gue semasa SD). Terima kasih banyak, juga untuk teman-teman yang sudah memberikan ucapan selamat dan doa untuk gue. I love you, guys! :)



Birthday girl,

Indi

_______________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | Contact person: 081322339469

Kamis, 03 Januari 2013

Hadiah-hadiah Istimewa :)

Hai, teman-teman! Wah, sudah tahun 2013! So, how's your new years eve and... wait, sepertinya gue juga melewatkan natal ya? Hehehe, so sorry, gue belum sempat blog walking dan update di sini. Jadi, sekarang saja ya gue ucapkan selamat natal 2012 dan tahun baru 2013. Semoga kalian melewati moment-moment itu dengan orang-orang yang kalian sayang, ya :)

Well, berhubung baru bisa bercerita sekarang, gue mau berbagi tentang apa saja yang sudah gue alami. Banyak hal menyenangkan dan membuat gue tersenyum belakangan ini. I feel really blessed, really :) Pertama gue mendapatkan Christmas gift dari orang-orang yang baru gue kenal (beberapa malah jadi jadi early Christmas gift!). Ada sebuah gantungan kunci oleh-oleh dari miss. Vivi waktu dia berlibur ke Cina. Miss. Vivi adalah ketua cabang dari pre school tempat gue bekerja. Tahu sendiri kan kalau gue adalah "anak baru" di sana, jadi begitu menyenangkan waktu tahu ada yang ingat dengan keberadaan gue, hihihi. Yang ke dua adalah gantungan pohon natal dan bros kayu dari Keona, salah satu murid di pre school. Gue senang sekali, sampai-sampai langsung dipasang begitu sampai di rumah, hehehe. Dan yang ke tiga, gue dapat cake dari Mama-nya Lee Ann, murid gue. Tapi gue nggak sempat ambil fotonya karena terlalu enak, hehehe (setelah gigitan pertama gue nggak bisa berhenti) :p Yang ke empat sekaligus yang terakhir gue dapatkan dari pre school adalah sebuah kaos Hello Kitty! How come? Nah, sampai hari ini pun gue masih amaze dengan kejadian itu...

Hadiah dari Keona dan Miss. Vivi :)

Gue suka Hello Kitty. Mungkin teman-teman blogger ada yang tahu karena gue pernah post ceritanya di sini. Tapi orang tua murid, well, agak mustahil untuk tahu. Gue memang sering memakai pernak-pernik Hello kitty ketika bekerja. Tas, handphone dan perlengkapan makan gue bergambar Hello kitty. Semuanya gue simpan di loker karena benda-benda pribadi nggak diperkenankan masuk ke dalam kelas. Satu-satunya "ciri" bahwa gue menyukai Hello Kitty ---yang (mungkin) bisa dilihat oleh orang tua murid hanya pita rambut gue. Itu pun nggak bergambar Hello Kitty, dan warnanya nggak selalu pink, hanya pita biasa. Makanya, waktu Mama dari Louis, salah satu murid gue memberi hadiah Christmas kaos Hello Kitty gue terkejut bukan main. Bukan hanya gue yang terkejut malah, tapi rekan-rekan kerja gue langsung berkomentar dan bertanya dengan nada nggak menyangka tentang hadiah yang gue terima. Mereka tahu bahwa gue itu really into Hello Kitty, sampai-sampai sering dipanggil "Hello Kitty" (lol). Tapi kalau ada orang tua murid yang tahu, itu kejutan besar! Miss. Rifa, rekan gue di kelas bahkan menebak-nebak bagaimana ceritanya Mama Louis bisa tahu soal kesukaan gue. Apa gue pernah tanpa sengaja membawa botol minuman di depannya? Apa Louis pernah bercerita pada mamanya? Hmm, Louis itu belum 2 tahun, jadi rasanya itu kurang masuk akal, hahaha. Yah, darimana pun Mama Louis tahu tentang "my crazy cute obsession", gue bersyukur karena itu menjadikan hadiah yang sangat-sangat-sangat berkesan :)


Kaos dari mamanya Lous. Suka :)

Saking senangnya gue langsung pakai sepulang bekerja :p

Kejutan nggak cuma datang dari pre school ternyata Di rumah Ibu meletakan sebuah bungkusan berwarna pink di atas sofa. Katanya itu gue untuk gue. Waktu di buka.... Wah, sandal rumah berwarna pink! Gue sangat suka warna pink, sampai-sampai kamar gue terlalu "menyilaukan" untuk adik laki-laki gue, hehehe, dan sandal ini jadi pelengkap yang pas untuk mengusir si adik kalau dia masuk kamar tanpa izin :p
Waktu gue pikir ini sudah selesai, ternyata Ray ikut memberi kejutan. Dia memberi gue parfum dan hands sanitizer Hello Kitty. Hmm, sebenarnya sih memang gue yang meminta. Gue bilang ingin dua benda tersebut untuk hadiah Christmas. Tapi siapa yang menyangka bahwa gue benar-benar mendapatkannya! Apalagi proses mendapatkan cukup bikin deg-deg-an, lho. Kami ingin hadiah itu sampai di rumah gue tepat tanggal 25 Desember, tapi kami lupa sesuatu: tukang pos itu berbeda dengan Santa. Mereka justru libur di hari natal, hahaha. Akhirnya hadiah pun baru gue terima sore-sore keesokan harinya :D 


Sandal pink dari Ibu :)

Hadiah yang datang terlambat dari Ray :)

Setelah natal Ray langsung kembali bekerja, sedangkan gue masih libur sampai tanggal 7 Januari. Meski gue nggak benar-benar libur karena masih ada pekerjaan lain selain di pre school, tapi itu cukup untuk membuat tubuh gue beristirahat (terkecuali waktu ada acara sleepover dengan Silmi, sepupu gue. Kami nggak tidur seharian, lol). Gue nggak punya acara 'berbeda' untuk malam pergantian tahun. Tetap sama dari tahun ke tahun, keluarga gue berkumpul di rumah dan menikmati makanan yang (bagi kami) istimewa. Tapi itu lah moment yang sangat gue sukai, apalagi tahun ini Ray (yang baru libur di malam tahun baru) ikut bergabung, jadi bahagianya berkali-kali lipat :) Gue berbelanja ke supermarket terdekat, membeli apa saja yang gue sukai tanpa harus mendapat "protes" dari Ibu dan Bapak karena makanan yang gue beli merusak gigi dan hanya "membuang uang". This is new years eve, kan :)

CHILDREN OF THE CORN!!! :p

Ice cream! :)


Ibu memasak nasi tumpeng dan spageti. Sedangkan gue menyiapkan makanan manis seperti es krim dan coklat (juga minuman manis: susu dan soda, lol). Pergantian malam tahun baru semuanya terasa sempurna meski agak sebal sama stasiun TV yang nggak menayangkan film keluarga, hehehe. Ray bergabung dengan keluarga gue jam 7 malam. Dia membawa makanan ringan dan hadiah tahun baru untuk gue. Wah, di akhir tahun gue kebanjiran hadiah \(^^)/ Setiap gue dapat hadiah dari Ray rasanya selalu istimewa karena dia sering kali memberi tanpa rencana. Pernah suatu kali kami sedang ke theme park dan Ray mengajak gue melihat-lihat toko suvenir. Gue nggak meminta apa-apa tapi dia belikan gue tong sampah Hello Kitty. Ain't he's so sweet? :) Hadiah tahun baru pun begitu, dia sedang berbelanja dan melihat benda-benda yang dia rasa gue akan menyukainya. Ray memutuskan untuk membelinya, dan... I REALLY LOVE them :)))





Gue nggak pernah menilai hadiah yang gue terima dari harganya. Menurut gue hadiah akan berkesan jika si pemberi benar-benar ingin memberikan benda tersebut untuk gue. Mengharukan rasanya ketika ada yang memberi gue hadiah karena dia ingat dengan apa yang gue sukai. Betapa istimewanya perasaan gue ketika ada yang memberi tanpa bertanya dulu, "what do you want for Christmas/new year", tapi memberikan hadiah yang "tepat"... :) Selembar stiker, sebuah gambar band kesukaan gue yang di-print di kertas tulis atau sebuah pulpen yang dipajang di kasir minimarket... semuanya berkesan. Gue selalu terharu bagaimana seseorang bisa mengingat apa yang gue sukai bahkan dengan melihat benda-benda kecil atau sehari-hari... :)

Hadiah tahun baru dari Ray :)

I'm blessed. Gue nggak pernah meragukan itu. Gue sangat bersyukur tahun 2012 ditutup dengan menghabiskan waktu bersama orang-orang yang gue sayangi dan mendapatkan perhatian yang selalu membuat tersenyum ketika mengingatnya. Gue harap di tahun yang baru ini gue tetap merasakan kehangatan yang sama, dan semoga bisa membalas hadiah-hadiah istimewa dari orang-orang di sekitar gue. Di tanggal 17 Januari besok ada sebuah hadiah lagi untuk gue, film "Mika" (yang diinspirasi dari novel karya gue "Waktu Aku sama Mika") akan tayang di bioskop seluruh Indonesia. Ah, gue tahu tadi sudah bilang... tapi sekali lagi... I'm blessed... Thank God... Thank God... :)
Selamat datang 2013, semoga tahun ini menjadi "hadiah" untuk semua orang yang mendapatkan kesempatan dari Tuhan untuk menjalaninya. Amen.

Jadi teman-teman, sudah siap untuk menjalani tahun 2013 yang penuh berkah? :)





happy blessed girl,

Indi

nb: mungkin ada yang bertanya-tanya kenapa rambut gue terlihat memutih. well, itu bukan uban. tapi sejak tanggal 30 desember sampai hari ini gue belum mandi, jadi gue pakai bedak bayi di rambut supaya nggak kelihatan berminyak, lol, lol :p
________________________________________________________________
Contact me: here and here. Contact manager: 081322339469



Kamis, 05 Januari 2012

Thank you, Internet :)

Berapa kali kalian mengakses internet dalam 1 minggu? Aku setiap hari, atau seenggaknya hampir. Dalam situasi apapun, selama aku bisa menghandle dan nggak ada hubungannya dengan kesehatan, bisa dipastikan aku berusaha terus connect dengan internet, baik melalui PC atau HP. Aku sangat terbantu dengan keberadaan internet, karena tanpanya mungkin aku sekarang jobless, ketinggalan berita dan cuma punya sedikit teman. Terdengar berlebihan? Ah, biar aku ceritakan dari awal supaya kalian mengerti...

Aku mengenal internet waktu di awal-awal masa SMP, usia 12 tahun hampir 13. Waktu itu HP belum musim, cuma beberapa anak saja yang punya dan belum bisa koneksi internet. Bisa SMS saja termasuk hebat, karena harga pulsa masih mahaaaal sekali, perdananya saja (kala itu) mencapai Rp. 350.000. Jadi intinya penggunaan HP masih ekslusif sekali, sampai-sampai kalau ada yang pakai HP di sekolah dilihatin "wow" gimana gitu, hehehe. Karena aku diingatkan orangtua untuk hanya memakai HP ketika darurat saja (eg: minta dijemput), jadi aku cari alternatif lain untuk berkomunikasi dengan teman-teman, dengan tarif yang lebih murah tentu saja.

Dan solusi pun datang dari kakak sepupuku yang sudah SMA. Dia mengenalkanku dengan internet. Katanya, aku bisa mengirim pesan lebih banyak dan murah daripada melalui SMS. Mulanya aku bingung, karena di rumahku nggak punya internet, cuma sebuah PC tua yang sering dipakai main game. Tapi sepupuku mengajak gue ke warnet dan di sanalah aku mulai mengerti dengan istilah chatting dan email :) Ternyata memang betul, tarifnya murah sekali karena aku cukup membayar per jam. Belum lagi dengan "bonus" di sana-sini. Aku bisa mencari apa saja yang aku mau dan mencetaknya dengan cepat! Aku ingat gambar pertama yang aku print adalah cover album "Get a Grip" dari band Aerosmith yang keesokan harinya langsung kupamerkan sama teman-teman sekelas. Waktu itu teman-teman bingung darimana aku bisa mendapatkannya. Perasaanku, wuiiiih bangga-bangga gimana gitu, maklum lah termasuk jadi anak pertama yang mengenal internet di sekolah, hehehe.




Lama kelamaan aku minta Bapak untuk mengganti PC dengan yang lebih "muda" dan bisa men-support koneksi internet. Waktu itu namanya 'Telkomnet Instan', jadi untuk connect dengan internet aku harus telepon dulu ke 080989999 (wah, aku masih hapal nomornya, hahaha!!), menunggu sebentar baru bisa ber-surfing ria di dunia maya. Aku mulai menggunakan internet untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah. Karena situs lokal masih jarang, jadi aku terjemahkan dulu tulisan-tulisan berbahasa Inggris, lalu yang kira-kira terpakai aku copy, print dan ditulis ulang secara manual. Hihihi, waktu itu belum boleh lho bikin tugas diketik, tulisan tangan yang rapi juga dinilai :D Senang rasanya bisa menghemat waktu, apalagi teman-teman satu kelas juga mulai tertular untuk menggunakan internet, jadi kirim-kiriman email nggak sebatas sama Om atau Tante yang tinggal di lain negara saja :)






 OOTD
Headband: Heartwarmer
Dress: Toko Kecil Indi
Black Stocking: KasKus
Batik's Bag: Carrefour
Bracelet: Tia
Shoes: Leonardo Vinni


Beranjak SMA, aku agak bandel. Kegiatan surfing (dulu betulan begini lho istilahnya, lol) nggak melulu soal pelajaran, tapi terkadang diselingin tentang film-film baru dan mencari foto-foto idola. Norak banget kalau diingat, tapi waktu itu aku suka banget cari foto Steven Tyler, Freddie Mercury dan idola-idolaku lainnya, yang malu rasanya kalau kutulis semua di sini (hehe) lalu diprint pakai kertas foto :p Setelah itu kususun rapi di agenda berwarna hitam yang selalu kubawa kemana-mana, termasuk ke sekolah. Suatu hari agenda itu menghilang dan aku panik setengah mati. Sepanjang lorong sekolah aku telusuri tapi hasilnya nihil. Akhirnya aku buat sayembara yang isinya menjanjikan hadiah bagi siapa saja yang bisa menemukan agendaku. Dua hari penuh air mata akhirnya ada seorang adik kelas bernama Denise yang menemukan agendaku di kolong bangku kelasnya. Ya, ampun... ternyata aku lupa menaruhnya di sana waktu pergantian kelas, hihihi. Dan Denise pun dapat hadiah coklat yang dibungkus sama kertas mengkilap warna merah :D 
Oya, 'bandel' nggak sengaja pun pernah, lho. Berhubung aku ngefans banget sama Michael Jackson, jadi kalau ada iklan pop up di internet tentang dia pasti aku klik. Nah, sekali waktu aku tertipu. Itu ternyata virus yang mengganti seluruh icon di PC ku menjadi gambar-gambar berkonten dewasa (porno). Ewww... :'( Akupun langsung dimarahi Bapak dan dinasehati untuk nggak membuka pop up sembarangan. Dan semenjak saat itu internet di rumah dipasangi anti virus. Kapok...

Tapi manfaat internet baru sangat-sangat-sangat terasa waktu aku mulai masuk kuliah. HP sudah jauh lebih canggih dari masa-sama SMP dulu. Jejaring sosial juga semakin banyak. Dari mulai Friendster lalu pamornya digantikan Facebook, sampai pada waktu aku mengenal dunia blog. Sudah jelas, mengerjakan tugas juga semakin mudah dan bisa di mana saja karena sudah ada fasilitas Wifi (tapi aku nggak pernah bandel nyontek lewat HP waktu ujian, lho, hehehe). Yang paling aku sukai waktu itu adalah Friendster. Aku jadi punya banyak teman baru dari berbagai kota dan negara. Dari yang tinggalnya berdekatan juga ada.
Dan blog yang kupakai juga awalnya dari fasilitas Friendster, lho. Aku mulai menulis puisi-puisi bersambung di sana. Nggak peduli apakah ada yang membaca atau nggak. I just love to writing, dan senang ada 'lahan' untuk menulis kapanpun. Nggak disangka ada publisher yang membaca dan menawariku kontrak novel. Maka jadilah untuk pertama kalinya setelah selama seumur hidup menjadi pelajar, aku mendapatkan pekerjaan pertama: menjadi penulis! Dan itu berlangsung sampai hari ini, aku sudah menulis dua buah novel best seller "Waktu Aku sama Mika" dan "Karena Cinta itu Sempurna". Thanks to internet :))








Banyak orang bilang internet itu dunia yang penuh kepalsuan, setiap orang bisa jadi siapa saja, mengaku apa saja dan menulis apa saja. Itu memang benar karena di internet kita bisa bertemu dengan seseorang tanpa pernah tahu apakah kepribadiannya memang seperti itu, atau he/she just making it up. Tapi aku juga percaya dan tahu bahwa internet bisa menjadi dunia yang menyenangkan dan 'real'. Apa yang kita tulis, apa yang yang kita upload di internet akan menjadi image kita di kalangan teman virtual kita. So just be real dan teman-teman yang juga real pun akan mendatangi kita dengan sendirinya. Aku sudah membuktikan dengan bertemu banyak teman baik dari jejaring sosial dan blog, beberapa malah ada yang menjadi sahabat atau bahasa gaulnya BFF (nah, just kidding :p). Aku percaya bahwa filter itu berasa dari pribadi masing-masing, aku selalu sempatkan membaca profile seseorang baik-baik sebelum memutuskan untuk meng-approve nya atau memulai percakapan. Buatku internet sama hal nya dengan dunia nyata, beberapa ada yang baik beberapa ada yang nggak baik. Be nice, bukan menjadi polos, maka hal baik akan menghampiri.






Buku-buku kiriman my virtual friends:
Tinta Cinta Sitti Hawa: Della
Kelemahanku adalah Kekuatanku:Habibie Afsyah
Barbore si Cabe Rawit: Vindy Putri
Surga buat Habibie: Endang Setyani
You're in my Heart: Monica Petra



 



Dan di sini, di blog "Dunia Kecil Indi", sebuah 'dunia' kecil yang kuciptakan sendiri selalu membuatku merasa nyaman setiap kali membukanya. Membaca komentar-komentar positif, bertukar pengalaman, bertukar solusi atau bahkan bertukar hadiah seperti pada sahabat yang sudah sering bertemu. Malah ada juga yang mengirimiku hadiah meskipun hanya mengenalku dari blog ini. Sungguh persahabatan yang indah :) Sering aku ditanya Ibu dari mana aku bisa mendapat paket-paket hadiah yang sering berdatangan ke rumah. Aku pun akan menjawab bahwa paket-paket itu datang dari para sahabat blogger. Dan Ibu, yang sudah nggak muda lagi pun jadi nggak menutup mata tentang internet. Beliau mulai mencobanya dan medapatkan manfaat yang positif. Memang nggak pernah ada kata terlambat untuk mengenal internet :)

Jadi begitulah mengapa aku sangat berterima kasih pada internet. Nggak semua orang punya fisik kuat untuk beraktivitas di luar dan internet telah mempermudahku, dan juga banyak lainnya asalkan dipergunakan secara positif. Banyak hal yang aku dapatkan, yang mungkin akan ada yang terlewat jika aku coba sebutkan satu persatu. Bisa punya Toko Kecil Indi sendiri (yup, hampir semua baju yang  kupakai di sini adalah hasil desainku sendiri), bisa didatangi Indra Herlambang ke rumah (beserta antek-anteknya), bisa dapat banyak novel terbaru, bisa diwawancari sama banyak majalah, bisa masuk TV... dan bisa-bisa yang lain, yang aku nggak bisa ingat satu per satu :) 

Aku yakin di antara kalian pun pasti ada yang mempunyai pengalaman serupa atau seenggaknya mirip denganku. So, don't be hesitate, please share it, karena dengan berbagi cerita akan membuat pribadi kita bertumbuh, dan siapa tahu dapat inspirasi untuk melakukan hal baru yang positif di dunia maya ini.
Happy surfing, folks! ;)

super sweet sugar,
Indi


_______________________________________
Contact Me? HERE. Sponsorship? HERE.