"HAPPY PRINCESS DAY!"
Kalimat ajaib itu keluar tadi sore dari mulut Silmi sepupuku. Iya, hari ini Silmi datang ke rumah ortuku dalam rangka liburan sekolah. Setengah maksa kami pengen banget main ke suatu tempat meski uang lagi pas-pas'an untuk pesan taksi. Sempat terpikir untuk hunting DVD karena tempatnya dekat dan bisa dicapai dengan becak. Tapi nggak jadi karena kami pasti bingung cari cemilan di mana setelah itu. Akhirnya, dengan saran Ibu, kami ke restoran pizza dengan diantar Bapak. Lebih aman katanya, dan pulangnya kami bisa minta dijemput Ais kakaknya Silmi (hore bisa hemat, hihihi).
Waktu kami sampai, restoran pizza'nya ternyata lagi penuuuuh banget. Sampai-sampai kami kebagian duduk di pojokan yang kursinya susah digeser karena mentok dengan tembok. Aku sampai berpikir jangan-jangan sebetulnya pojokan kami nggak dirancang buat tempat makan, tapi demi menampung semua pelanggan akhirnya pojokan sempit ini pun diakali, hahaha.
Untunglah pegawai di sana cukup cepat waktu kami minta menu, meski pesanannya tetap aja lama sekali datangnya, lol. Sambil menunggu aku tunjukkan Silmi parfum hadiah dari Ray untuk ulang tahunku kemarin. Botol parfumnya cute dan unik, berbentuk hati dan di puncaknya ada seorang puteri (Princess Aurora) sedang berdiri. Ya, mungkin karena parfum ini memang seri Disney Princess untuk anak-anak, hehehe. Silmi langsung aja "takjub" dengan botolnya (udah kayak lihat botol ginnie aja, lol) dan merebutnya dari tanganku. Katanya, "Kalau kayak gini aku juga mau, dong". Sambil bercanda aku balik merebut parfum itu dan bilang, "Jangan, parfum ini cuma boleh dipakai princess".
Kalimat ajaib itu keluar tadi sore dari mulut Silmi sepupuku. Iya, hari ini Silmi datang ke rumah ortuku dalam rangka liburan sekolah. Setengah maksa kami pengen banget main ke suatu tempat meski uang lagi pas-pas'an untuk pesan taksi. Sempat terpikir untuk hunting DVD karena tempatnya dekat dan bisa dicapai dengan becak. Tapi nggak jadi karena kami pasti bingung cari cemilan di mana setelah itu. Akhirnya, dengan saran Ibu, kami ke restoran pizza dengan diantar Bapak. Lebih aman katanya, dan pulangnya kami bisa minta dijemput Ais kakaknya Silmi (hore bisa hemat, hihihi).
Waktu kami sampai, restoran pizza'nya ternyata lagi penuuuuh banget. Sampai-sampai kami kebagian duduk di pojokan yang kursinya susah digeser karena mentok dengan tembok. Aku sampai berpikir jangan-jangan sebetulnya pojokan kami nggak dirancang buat tempat makan, tapi demi menampung semua pelanggan akhirnya pojokan sempit ini pun diakali, hahaha.
Untunglah pegawai di sana cukup cepat waktu kami minta menu, meski pesanannya tetap aja lama sekali datangnya, lol. Sambil menunggu aku tunjukkan Silmi parfum hadiah dari Ray untuk ulang tahunku kemarin. Botol parfumnya cute dan unik, berbentuk hati dan di puncaknya ada seorang puteri (Princess Aurora) sedang berdiri. Ya, mungkin karena parfum ini memang seri Disney Princess untuk anak-anak, hehehe. Silmi langsung aja "takjub" dengan botolnya (udah kayak lihat botol ginnie aja, lol) dan merebutnya dari tanganku. Katanya, "Kalau kayak gini aku juga mau, dong". Sambil bercanda aku balik merebut parfum itu dan bilang, "Jangan, parfum ini cuma boleh dipakai princess".
![]() |
| Parfum dari Ray dan princess beauty kit punyaku. |
Dari kecil aku memang menyukai semua yang "berbau" princess (tapi nggak ada hubungannya sama namaku yang pakai "Princess" juga ya, hehehe). Aku suka pakai gaun lebar lengkap dengan mahkotanya sambil curi-curi pakai sepatu hak tinggi Ibu. Dan tiap malam aku selalu minta dibacakan buku dongeng princess sama Bapak. Kesukaanku adalah "Snow White", sampai-sampai Bapak sudah hapal dengan isi bukunya dan memutuskan untuk mengkolaborasikan ceritanya dengan "Cinderella" saking bosannya, hihihi. Tapi aku rasa semua anak (perempuan) memang begitu. Soalnya Silmi sempat cerita waktu SD dia punya mainan tongkat dan mahkota princess yang di "jealous"in sama teman-temannya saking sangat kerennya, hahahaha :D
Dan... datanglah pesanan kami. Lalu setelah berjuang memakan semuanya (restorannya baik banget karena kasih kami roti bawang gratis, hihihi), kami putuskan untuk sedikit jalan-jalan sebelum pulang. Agak bingung karena aku (apalagi Silmi) jarang ke daerah ini. Sempat putar-putar sebentar lalu tercetuslah ide brilian dari Silmi:
"Ini hari princess! Pokoknya kita bikin hari ini semuanya serba princess, ya!".
It's kinda silly dan kami nggak bisa tahan untuk nggak ketawa keras. Dengan berbekal satu semprotan ekstra parfum princess di leher kami dan lipstik pink di bibirku (kata Silmi harus pakai supaya cocok sama bajunya, lol), kami akhirnya melakukan petualangan ala princess...
Hypermarket yang kami masuki besaaaaar sekali dan AC'nya terlalu dingin sampai-sampai kemanapun kami melangkah AC'nya seperti selalu tepat di atas kepala kami, hihihi. Aku bilang, "Kita bisa berubah seputih Snow White kalau kena dingin seperti ini". Ya, entah apa maksudku :p
Kami mulai mencari benda-benda menarik yang bisa ditemukan. It's super fun, seolah berada di dunia kami sendiri, dunia dongeng dan nggak harus "peduli" dengan orang-orang di sekitar. Ada piyama pink, mie instan vegan, bra yang ada lampunya.... sampai, "Itu ada princess!"
Aku menemukan botol cologne kecil dengan tutup mirip mahkota emas. Kami langsung tertawa girang dan memeriksa semua botol-botol itu. Aku putuskan untuk membelinya satu karena ada gambar Princess Snow White'nya. Aku tawari Silmi botol yang bergambar Princess Ariel karena aku tahu dia suka dengan warna ungu. Awalnya dia ragu, tapi setelah aku yakinkan kalau uangku masih cukup, dia langsung memilih botol yang paling bagus :D
"HAPPY PRINCESS DAY!"
Dan Silmi pun berteriak seolah menjadi seorang puteri yang sedang merayakan hari jadinya.
![]() |
| Princess Silmi dan Princess Indi :) |
Nggak terasa waktu sudah semakin malam, Ais menjemput kami dan aku diantarkan ke rumah ortu lebih dulu sebelum mereka pulang. Sebelum turun dari mobil Silmi tahan aku sebentar dan bilang, "Nanti DP Kakak (panggilanku) di BB ganti sama foto princess ya, sekarang kan hari princess sedunia. Happy princess day, Kak!".
Aku pun masuk ke dalam rumah dengan perasaan bahagia. Hari ini rasanya seperti traveling ke masa lalu, ke masa aku kecil bersama Silmi. Her imagination is so amazing, padahal usia kami terpaut nggak terlalu jauh. Dan aku juga nggak sekedar menganggap kata-kata Silmi sebagai khayalan, tapi aku betul-betul akan mengganti DP (Display Picture) dengan foto ala princess!
Sebelum berganti baju aku langsung pinjam kalung mutiara dan sepatu hak tinggi Ibu. Nggak lupa aku membawa tas bulu imitasi (of course! Aku ini kan vegetarian, makan aja nggak berani apalagi "pakai") dan minta Bapak untuk mengambil fotoku di ruang tamu.
Bapak nggak bisa berhenti tertawa dan bilang kalau sepatu hak tinggi Ibu masih tetap kebesaran di kakiku seperti waktuku kecil. Ya, memang :)
Aku bisa bilang apa lagi? Hari ini betul-betul istimewa, luar biasa... Silmi dan hari princess'nya seolah mengingatkanku bahwa jauh sebelum aku mengenal Aerosmith, para princess sudah lebih dulu menjadi idolaku. Hari ini aku juga mengingat bahwa nggak ada salahnya kalau aku membaca buku-buku dongeng itu lagi sesekali supaya aku tetap jadi perempuan tangguh. Iya, tangguh, karena puteri-puteri itu memang tangguh! Ingat cerita Snow White atau di Indonesia dikenal sebagai Puteri Salju? Ibu tirinya memerintahkan anak buahnya untuk membunuhnya hanya karena wajahnya yang cantik. Tapi karena kemurnian hatinya yang membuat anak buah ibu tirinya nggak tega, ia akhirnya dibuang di hutan dan bersembunyi di sana. Atau ingat cerita Cinderalla? Buatku ceritanya adalah yang paling realistis sekaligus "mengerikan". Bayangkan bagaimana rasanya menjadi pembantu di istana sendiri. Kekayaan yang sesungguhnya miliknya nggak bisa ia nikmati bahkan nggak bisa ia sentuh karena ibu tiri dan kakak-kakak tirinya yang jahat. How awful!
Tapi lihat bagaimana cara mereka menghadapi itu semua. They're happy and believe in miracle. Mereka juga berusaha sampai akhirnya datanglah bantuan (in their cases kebanyakan dalam bentuk fairy godmother, lol).
Lupakan fakta bahwa mereka nggak nyata atau ending dicium pangeran tampan dan bahagia selamanya yang berkesan klise. Tapi ingatlah satu hal, "Mereka perempuan-perempuan tangguh dan mereka bisa menunjukan seperti apa girl power sesungguhnya".
Tapi lihat bagaimana cara mereka menghadapi itu semua. They're happy and believe in miracle. Mereka juga berusaha sampai akhirnya datanglah bantuan (in their cases kebanyakan dalam bentuk fairy godmother, lol).
Lupakan fakta bahwa mereka nggak nyata atau ending dicium pangeran tampan dan bahagia selamanya yang berkesan klise. Tapi ingatlah satu hal, "Mereka perempuan-perempuan tangguh dan mereka bisa menunjukan seperti apa girl power sesungguhnya".
![]() |
| My princess bedsheet dari Iie. |
![]() |
| Jam meja princess dari Ray. |
![]() |
| Frame puzzle princess juga dari Ray. |
Ya, aku ingin seperti mereka, tapi dengan caraku sendiri. Aku akan berani menghadapi "dunia" meski kadang banyak hal nggak sesuai dengan impianku. Aku mungkin ketakutan, tapi aku berjanji akan bangkit dan meraih happy ending ala aku sendiri.
So, for all the girls and ladies in the world... HAPPY PRINCESS DAY! :D
nb: Thanks untuk mbak Elsa yang udah kasih kado ultah header blog cantik :) Dan untuk semua teman-teman scolioser, please jangan coba-coba pakai sepatu hak tinggi kayak aku ya karena bisa menyebabkan cedera. No worry, untuk foto-foto di atas ada ortu yang mengawasi kok ;)







