Indi's Friends

Rabu, 29 Januari 2014

My Newest Book: "Conversation for Preschoolers" :D


Hi Bloggies! Apa kabar? Semoga semuanya dalam keadaan baik, ya. Dan untuk yang kebanjiran semoga diberikan kesabaran dan kesehatan, amen :) Gue sendiri baik-baik saja. Well, sebenarnya sedang izin nggak bekerja sih karena kurang enak badan, tapi karena buku keempat gue akhirnya terbit, kabar gue menjadi baik, hihihi :D 

Seperti yang pernah gue ceritakan (dan ditulis juga di kolom 'Tentang Indi', di sebelah kiri tampilan blog ini), buku keempat gue akan terbit di tahun ini. Kalau sebelumnya gue menulis 3 buah novel (Waktu Aku sama Mika, Karena Cinta itu Sempurna dan Guruku Berbulu dan Berekor), kali ini gue menulis buku yang sifatnya edukatif dan ditujukan untuk anak-anak dengan judul "Conversation for Preschoolers".

Waktu penerbit Idea World Kidz menawari gue untuk menulis buku ini, gue sangat exited sekali. Karena selain ini adalah sesuatu yang baru, gue juga sangat menyukai dengan dunia anak-anak. Proses pembuatan buku ini juga berjalan dengan lancar dan menyenangkan, jadi gue senang sekali di bulan Januari ini akhirnya terbit :)



Meski buku ini bersifat edukatif, bukan berarti isinya nggak fun, lho."Conversation for Preschooler" ini adalah buku latihan percakapan Bahasa Inggris untuk anak prasekolah yang dilengkapi dengan contoh-contoh percakapan dasar di berbagai situasi, seperti di rumah dan di sekolah. Semuanya itu diberikan lewat tokoh Juni dan sahabatnya Dominika, juga keluarganya yang sangat menyenangkan. Buku ini juga dilengkapi dengan cerita dua bahasa yang menceritakan tentang hari pertama di taman kanak-kanak. Dan serunya, bukunya full color dengan ilustrasi yang lucu, lho. Juga jangan lewatkan bonus mewanai tokoh Juni di halaman terakhir :)

Gue sudah memberikan buku ini kepada keponakan yang berusia 4 tahun. Meski ia belum pernah belajar bahasa Inggris sebelumnya, tapi yay reaksinya sangat positif! Apalagi dengan lembar 'Tips untuk Orang tua' yang menurut neneknya sangat mudah untuk diikuti (yup, keponakan gue itu sangat dekat dengan neneknya, hehehe).








Jadi tunggu apalagi, teman-teman, segera dapatnya buku 
"Conversation for Preschoolers" 
untuk adik atau keponakan kalian di Gramedia, Social Agency dan Tisera seluruh Indonesia atau dengan memesannya melalui nomor 085643521823 dan email ideaworldkidz@yahoo.com (khusus pemesanan lewat SMS/whatsapp/email, ada harga khusus *wink*).



salam,

Indi


______________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Contact person: 081322339469

Kamis, 23 Januari 2014

"You're Gonna Miss Me when I'm Gone" Cup Song Cover by Me :)





After the exhausting day at preschool, I decided to play cup game. Well, actually it wasn't real cup, it was a tumbler from birthday goodie bag of my friend's student :p This is my first trial to play cup game (tumbler, lol) while singing. Just had it practiced few times before filming, so sorry if it's not good enough.
I sang "You're Gonna Miss Me" by Lulu and the Lampshades and being popularized too by Anna Kendrick on "Pitch Perfect" movie ("cup song" scene). This is the slower version. It was recorded twice, but my dad prefer this one instead of the faster version.

Thanks to my mom for stop cooking to record this thing out :p 
Enjoy!

Ps: I sang only the first stave, but I sang the both refrain because I love the lyric "You're gonna miss me by my talk oh" that sounds like "You're gonna miss me by my taco", lol.

cheers,

Indi

____________________________________________________________
My Twitter: here | My Facebook: here | Contact person: 081322339469

Minggu, 19 Januari 2014

Plush, Clutch dan Pouch dari Sampan Mimpi :)


Thank you, Sampan Mimpi :)

Beberapa waktu lalu gue menerima paket dari Sampan Mimpi. Sungguh kejutan yang menyenangkan karena gue menerimanya tepat ketika baru saja sampai di rumah sepulang bekerja. Lebih menyenangkan lagi waktu tahu isinya, karena manis-manis dan girly sekali seperti karakter gue, hihihi. Ada sebuah make up clutch, pouch Barbie dan yang paling istimewa ada plush (boneka karakter) gue! Iya, bonekanya dibuat mirip gue! Wah, ini namanya senang maksimal :D



Saking senangnya gue langsung saja pakai pouch Barbie nya sebagai tempat CD, soalnya ukurannya pas sekali. Eh, tapi bukan berarti cuma cocok untuk CD lho, pouch ini juga pas untuk menyimpan uang, pernak-pernik, kartu nama dan lain sebagainya, the possibilities are endless deh pokoknya :D Lucunya, make up clutch nya sudah diminta sama Ibu sebelum sempat gue pakai, huhuhu. Katanya motifnya bagus dan beliau memang sedang butuh tempat make up yang bisa sekaligus menampung handphone nya. Nah, clutch ini punya 2 pocket jadi sudah pasti fungsional. Sedangkan bonekanya langsung saja bersantai dengan manis di samping Onci, boneka kelinci gue di tempat tidur. Senang punya mini me, hihihi...



Oh iya, selain make up clutch, pouch dan plush, Sampan Mimpi juga punya produk-produk lain yang nggak kalah cute dan keren, lho. Mereka menyediakan movie stuff (yup, penggemar film harus cek koleksinya yang unik banget), souvenir pernikahan, souvenir ulang tahun dan macam-macam benda handmade lainnya. Pokoknya dijamin beda dari yang lain, deh. Apalagi benda-benda yang dipesan juga bisa customize seusai keinginan kita, lho. Coba deh bayangkan kasih kado pernikahan keluarga atau teman kita pakai plush couple, pasti sweet banget kan ;)



Untuk teman-teman yang tertarik untuk mendapatkan produknya atau ingin melihat-lihat (coba saja kalau tahan, lol) silakan kunjungi Sampan Mimpi di web, facebook, twitter atau instagram nya. Mau menyapa owner nya, Asa dan Dipa langsung juga boleh, hubungi saja 08783852885 dan 085731982370. Yuk, segera realiasikan cerita impian teman-teman bersama produk-produk Sampan Mimpi. Karena seperti tagline mereka,
"We bring you a story..." :)

xx,

Indi

______________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Contact person: 081322339469

Minggu, 12 Januari 2014

Rambut.

Akhir Agustus 2013, panjang rambut di bawah telinga :)


Meskipun sering berganti model, rambut gue selalu berponi dan panjangnya nggak pernah melewati bahu. Kadang-kadang dibuat model bob klasik, kadang-kadang shaggy, dan di lain waktu rambut gue dibuat agak membulat. Banyak yang bertanya kenapa gue nggak pernah memanjangkan rambut, padahal rambut gue sehat dan cepat sekali tumbuh. Kalau ditanya seperti itu gue selalu menjawab bahwa 'gerah' dan 'malas' adalah asalan mengapa gue lebih nyaman dengan rambut pendek. Belum lagi kalau gue harus buru-buru pergi di pagi hari, rambut gue butuh waktu 40 menit untuk dikeringkan dengan hair dryrer. Bagaimana jika rambut gue lebih panjang? Mungkin akan butuh waktu 1 jam :O



Jika gue ke salon untuk potong rambut stylish nya sering memuji, katanya rambut gue sangat tebal dan sehat padahal selalu dikeringkan dengan hair dryer. Ia bahkan sering bergurau, katanya rambut gue ini cukup untuk memenuhi kepala 2 orang dewasa. Kalau sudah begitu gue hanya tersenyum, karena rambut gue ini hasil turunan dari gen Ibu yang berambut tebal, bukan dari hasil perawatan khusus, hehehe.

Sebelumnya gue nggak pernah notice kalau rambut gue cepat sekali tumbuh. Sampai suatu hari sebelum break makan siang di prechool, Miss. Rifa, partner bekerja gue berkomentar tentang itu. Katanya poni gue cepat sekali menyentuh alis, padahal baru 2 minggu dipotong sangat pendek. Lalu ia bertanya tentang seberapa sering gue ke salon untung memotong rambut, karena menurutnya dengan kecepatan tumbuhnya rambut gue yang "segitu" pasti seenggaknya harus satu kali dalam sebulan. "Boros juga kamu, Indi," begitu ia menambahkan. 
Well, gue nggak pernah memikirkan tentang budget sebelumnya, karena gue hanya ke salon ketika merasa rambut sudah terlalu panjang. Tapi setelah dipikir-pikir Miss. Rifa ada betulnya. Dalam sebulan gue bisa sampai 2 kali potong rambut, itu artinya cukup banyak uang yang dihabiskan.



"Kalau nggak dipotong dalam waktu beberapa bulan mungkin rambut kamu akan panjang sekali ya, Indi. Padahal banyak lho yang mau rambut seperti kamu."
Kata-kata Miss. Rifa membuat tersadar bahwa gue sudah menyia-nyiakan rambut gue sendiri. Gue membiarkan setiap 2 cm rambut yang dipotong terbuang sia-sia ke tong sampah tanpa memberinya kesempatan menjadi sesuatu. Ingin rasanya menjadikan rambut gue bermanfaat bagi orang lain, tapi apa?

Lalu entah bagaimana awalnya gue teringat dengan my awesome uncle, Om John. Ia gue juluki dengan "the world's fastest growing hair" karena rambutnya cepat sekali tumbuh, bahkan lebih cepat dari gue. Setiap kali rambutnya sudah menyentuh dada ia pasti memotongnya kembali sampai botak. Gue pikir itu aneh sampai gue temukan alasan mengapa ia melakukannya: He donate his hair to cancer patients!
Meski sejak 6 tahun lalu ia berhenti melakukannya, tapi apa yang ia lakukan menginspirasi gue. Thank you, Om John! ;)

Segera gue research tentang apa saja yang harus dilakukan untuk mendonasikan rambut, mulai dari panjang minimum sampai kondisi rambut. Syukurlah rambut gue meskipun terang tapi nggak tersentuh dengan bleach, gue juga nggak merokok dan dengan kecepatan tumbuhnya rambut, gue akan siap dalam waktu sekitar 4 bulan. Organisasi yang gue hubungi pertama adalah organisasi yang sama dengan tempat Om John mendonasikan rambutnya, dan yang kedua adalah organiasi lokal (gue akan sebutkan nama-namanya nanti). Thank God keduanya menyambut dengan baik, sudah saling follow di twitter and can't wait for the day!



Sejak berhenti memotong rambut di bulan Agustus (kecuali poninya), rambut gue sudah tumbuh sekitar 11 cm. Teman-teman di preschool terkejut waktu melihat gue setelah liburan. Mereka berkomentar bahwa rambut gue cepat sekali tumbuh karena sudah menyentuh bahu padahal sebelumnya hanya di bawah telinga. Mereka juga nggak percaya bahwa gue benar-benar mau memanjangkan rambut karena gue selalu memotongnya sebelum menyentuh bahu. Well, mereka belum tahu tentang rencana gue untuk mendonasikan rambut sih, sama seperti stylish di salon langganan gue yang bilang bahwa gue nggak akan tahan, lol. Tapi gue punya keluarga dan Ray yang sangat mendukung. Ibu memang terkejut pada awalnya karena beliau pikir gue akhirnya akan memanjangkan rambut untuk diri sendiri, tapi setelah gue jelaskan pelan-pelan Ibu mengerti bahkan memberikan tips agar rambut gue tetap sehat. Begitu juga Bapak yang dengan exited-nya memberi gue saran agar membeli sisir besar, karena menurutnya sisir mungil nggak akan lama lagi cocok untuk rambut gue, hehehe. Dan Ray, ia ikut senang karena rambut gue nantinya akan menjadi wig untuk anak-anak yang kehilangan rambut karena sakit atau kecelakaan.


Sekarang gue berusaha agar rambut gue tetap sehat. Gue masih mengeringkannya dengan hairdryer tapi gue usahakan dengan mode 'no heat'. Gue juga creambath di rumah satu minggu sekali supaya teksturnya tetap halus. Seriously, semakin hari rambut gue rasanya semakin berat, apalagi kalau sudah mulai menusuk-nusuk bahu rasanya geli sekali. Tapi gue coba abaikan perasaan itu, Mika saja yang laki-laki dan rambutnya menyentuh bahu dulu nggak pernah mengeluh, hehehe. Kebiasaan keramas gue juga jadi berubah, sekarang gue melakukannya di sore hari sehingga di waktu pagi nggak perlu menghabiskan waktu hampir 1 jam untuk mengeringkannya, dan gue bisa pergi bekerja tanpa terlambat. Gue akan terbiasa :)
Perasaan ingin memotong rambut itu kadang masih datang, tapi setiap kali teringat dengan anak-anak yang memuji dan menginginkan rambut gue selalu membuat semangat gue naik kembali. Daripada dibuang di tong sampah, rambut gue akan terlihat lebih bagus di kepala anak-anak itu. Empat bulan memang nggak sebentar, tapi tentu saja gue semakin dekat ;)



Foto-foto diambil pada tanggal 4 Januari waktu keluarga gue berkumpul di villa milik keluarga besar. Nenek senang karena akhirnya gue memanjangkan rambut. Hmm, tugas gue untuk menjelaskan pada beliau sepertinya akan lebih berat dibandingkan dengan pada Ibu. Wish me luck. Gue sadar mendonasikan rambut bukan hal yang common di Indonesia.


'kembarannya' Om John, lol,

Indi

___________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Contact person: 081322339469

Minggu, 05 Januari 2014

Cerita tentang Bakat Ajaib Gue dan Sedikit Room Tour :p

Howdy-do, Cowboy! :p 
Adakah yang sudah mulai beraktivitas atau malah masih liburan? I bet kebanyakan dari kalian besok sudah mulai masuk sekolah atau bekerja, ya. Soalnya preschool tempat gue bekerja juga sudah dimulai hari selasa depan. Perasaan gue dengan berakhirnya liburan ini campur aduk, sih. Antara masih pengen liburan tapi juga sudah kangen dengan anak-anak manis di sana, hehehe. Mungkin yang namanya liburan meskipun sudah cukup panjang rasanya masih selalu kurang, ya. Apalagi liburan gue kan dua kali lipat karena ditambah cuti pasca operasi tumor payudara di bulan November lalu. Dan gue juga sudah melakukan beberapa hal yang masuk "thing to do list". Seperti menghabiskan waktu bersama keluarga, Ray dan Eris, menulis naskah buku ke 5 yang sekarang tinggal setengahnya lagi (yes, buku ke empat gue tinggal menunggu terbit!), menyortir isi lemari buku dan mendekor ulang kamar tidur gue. Ya, meskipun nggak terlalu banyak, tapi at least sebagian besar yang ada di list sudah gue kerjakan. Yang belum tinggal belajar "Cup Song", soalnya masih sering malu-malu kalau didengar seisi rumah. Tapi tahun ini harus bisa, hehehe. Amen! ;)

Mengawali tahun baru dengan selesainya (sebagian besar) "things to do" selama liburan membuat gue lebih siap untuk memulai rutinitas kembali dan bersiap merencanakan hal-hal baru.
(meski kalau ditawari liburan lagi gue nggak menolak, huhuhu).
Bukan itu saja, berhasil mengerjakan sesuatu yang sudah direncanakan membuat gue merasa bangga dan lebih menghargai diri sendiri. Karena melakukan hal-hal surprise memang perlu dan sangat menyenangkan, tapi merencanakan sesuatu juga penting agar gue keep on track, nggak keteteran sendiri sama hidup, hehehe.

Meski begitu bukan berarti gue orang yang punya bakat alami untuk disiplin (lol). Gue harus selalu berusaha keras untuk melakukan semuanya tepat waktu, malah kadang-kadang harus jauh lebih keras daripada orang lain :p Buktinya, untuk bangun tidur di jam yang sama setiap hari saja gue masih sering failed. Padahal gue hidup sudah lebih dari 20 tahun, lho, hehehe. Ibu sering bilang, katanya kalau mau disiplin harus mulai dari memulai, nanti lama-lama jadi kebiasaan, dan kebiasaan itu yang membuat kita mengerjakan hal sama secara rutin sehingga menjadi disiplin (waktu, tempat, etc). Tapi pada kenyataannya tetap saja sulit, gue masih sering menunda-nunda untuk memulai sesuatu. Atau lebih menyedihkannya lagi malah berhenti di tengah jalan. Contohnya saja malam ini, untuk bangun sebelum jam 10 pagi di hari libur gue harus naik ke atas tempat tidur sebelum jam 12 malam, tapi gue malah masih di depan komputer, hehehe. Dasar Indi! :p

Masih banyak yang harus diperbaiki dari kedisiplinan gue. Itulah kenapa gue hanya punya sedikit "things to do" di liburan kemarin, agar gue nggak terlalu keras pada diri sendiri dan jika sudah berhasil akan ditingkatkan sedikit demi sedikit. Memang nggak mudah, sih. Tapi dengan niat, usaha dan doa, pasti ada jalan ;)
Lucunya, (atau anehnya?) meski kesulitan untuk disiplin dalam beberapa hal, ada satu hal yang gue sangat super duper master sekali dalam melakukannya. Dan hal itu adalah...
BERES-BERES KAMAR.
Hahaha, mungkin teman-teman yang mengikuti blog ini sudah tahu kalau gue sangat 'tergila-gila' dengan kerapihan kamar. Sampai-sampai gue nggak akan pergi kemana-mana sebelum beres-beres kamar, meski sudah terlambat sekalipun.





Kalau dulu percaya kata orang bahwa kebiasaan gue itu aneh, sekarang malah percaya bahwa yang gue lakukan itu adalah bakat alias gift, sesuai dengan arti nama gue dalam bahasa Latvian, hehehe. Soalnya nggak semua orang bisa (atau mau) melakukannya. Gue memang bukan expert, gue nggak melakukannya dengan sempurna, tapi gue punya disiplin yang tinggi ketika beres-beres kamar. Setiap hari, setelah bangun tidur dan sarapan pasti itulah yang langsung gue kerjakan. Kalau ditanya kenapa, gue juga nggak tahu alasannya. Pokoknya gue suka dan nyaman melakukannya. Tapi yang pasti penelitian menunjukan bahwa beres-beres kamar sebelum memulai aktivitas meningkatkan mood dan kepercayaan diri. Hmm, mungkin juga, ya :)




Nah, berhubung gue sudah menganggapnya bakat (lol), sekarang gue mau berbagi tips mengenai beres-beres kamar, nih. Gue tahu, bagi yang belum terbiasa rasanya pasti sulit sekali untuk memulai, sama sulitnya seperti gue yang mencoba untuk bangun pagi. Tapi sebelum bilang 'malas', coba ingat-ingat dulu apa keuntungan yang bisa didapat jika kita mempunyai kamar yang rapi. Misalnya saja seperti ini,
1. Dengan beres-beres kamar kita jadi lebih sehat karena tubuh terus bergerak. Bahkan hanya dalam 20 menit bisa membakar 210 kalori, lho.
2. Say no to mencari jarum di tumpukan jerami, karena kalau kamar rapi, kita nggak perlu repot-repot menggali di antara ribuan benda untuk mencari sesuatu.
3. Kalau ada tamu mendadak, misalnya keluarga atau teman (terutama di kamar kos yang nggak ada ruang tamunya) kita nggak perlu malu, hihihi.
4. Kamar rapi = nyaman.





Kalau sudah menemukan alasan kenapa harus beres-beres, langsung saja mulai. Tapi, well... gue juga tahu nggak semudah itu, hehehe. Untuk menambah motivasi dan membantu memudahkan kita bisa lakukan beberapa hal ini,
1. Buka YouTube dan search dengan kata kunci "Cleaning my Room". Nanti akan keluar berbagai video yang berisi tentang beres-beres kamar. Supaya nggak terlalu terasa berat, pilih video yang keadaan kamarnya lebih buruk dari kita (supaya kita merasa lebih baik, lol) dan pilih yang background musiknya up beat. Gue juga sering melakukan ini waktu sedang beres-beres, jadi rasanya ada yang menemani, hahaha :p

2. Mulai letakan kembali barang yang habis dipakai pada tempatnya. Misalnya sisir, buku, baju dan benada-benda yang paling sering kita gunakan. Soalnya meski kesannya kecil tapi pengaruhnya lumayan besar, lho. Gue punya 1 kotak karet ikat rambut yang disimpan di meja rias. Setiap kali rambut gue terasa menghalangi aktivitas, gue pasti akan mengambil 1 karet rambut. Dalam 1 hari bisa sampai 6 kali! Bayangkan kalau gue nggak membuang karet-karet itu, pasti akan ada karet rambut dimana-mana. Ewww... :S

3. Sediakan 1 box kosong di kamar, jadi di saat kita buru-buru akan pergi dan nggak sempat beres-beres, kita bisa masukan barang-barang ke sana, bukannya ke lantai. Jadi waktu kita kembali ke kamar nanti akan terhindar dari pemandangan kapal pecah dan beres-beres pun akan lebih mudah (dan lebih semangat karena nggak ilfil duluan, lol).

4. Punya tema kamar favorit atau seenggaknya punya image kamar idaman membuat kita termotivasi, lho. Misalnya mau banget punya kamar dengan tema Power Rangers atau kamar super rapi seperti di iklan-iklan sprei (lol), ya langsung saja lakukan. Gue biasanya googling desain-desain kamar kalau mulai jenuh dengan tata letak kamar. Suasana baru = lebih semangat. Selain itu kita juga jadi lebih kreatif karena ide-ide biasanya bermunculan kalau sedang googling. 

5. Kalau masih tinggal dengan orang tua, jangan tinggalkan kamar dengan pintu terkunci. Agar waktu kita pergi dan mereka masuk untuk mengambil sesuatu atau menutup jendela misalnya, mereka bisa melihat keadaan kamar kita. Dan teguran, "Kamar kamu acak-acakan banget, sih!" dari Ibu lebih ampuh daripada motivasi apapun di dunia untuk beres-beres kamar, hehehe.

Itulah tips yang bisa gue bagi dalam hal beres-beres kamar. Semuanya berhasil untuk gue, dan mudah-mudahan juga berhasil untuk teman-teman :D Setiap hari sebagian besar waktu gue setelah bekerja di preschool dihabiskan di kamar, jadi sangat penting untuk menjaga kamar tetap bersih dan nyaman. Gue juga menulis buku-buku gue di sana, bahkan jika sedang sendirian di rumah gue memilih nonton TV di sana daripada di ruang TV. Jadi kamar adalah kepribadian gue, dan gue nggak mau membiarkan kepribadian gue acak-acakan, hehehe. Karena gue memulai hari dari kamar yang rapi, rasanya seluruh aktivitas gue jadi lebih teratur dan memberikan perasaan nyaman saat pulang ke rumah dan perlu beristirahat :)

Hmm, ada nggak diantara teman-teman yang resolusi tahun barunya untuk menjadi lebih rapi? Kalau misalnya nggak termasuk ke dalam list tapi dirasa perlu, yuk memulainya! Semoga tips gue bisa membantu, dan apapun yang kita lakukan di tahun ini menjadi lebih baik dari sebelumnya, amen. Good luck, teman-teman, se "good luck" gue untuk belajar "Cup Song" dan of course... untuk bangun lebih bagi! Lol :p


cheers,

Indi


___________________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Contact person: 081322339469


Rabu, 01 Januari 2014

Terima Kasih 2013, Halo 2014 :)

Foto-foto moment natal dan tahun baru: 

















***

Tahun 2013 adalah tahun yang sangat mengesankan untuk gue. Well, ya setiap tahun pasti istimewa dan berbeda, tapi di tahun 2013 gue mendapatkan banyak pengalaman baru yang bahkan belum pernah terpikir sebelumnya...
Gue masih ingat bagaimana rasanya disorot puluhan kamera dengan wartawan yang memanggil-manggil nama gue, sementara Vino Bastian, Velove Vexia dan banyak artis lainnya berdiri di samping gue. Iya, awal tahun 2013 dibuka dengan pemutaran perdana film Mika, film yang diinspirasi oleh novel yang diambil dari kisah nyata gue, "Waktu Aku sama Mika". Belum pernah terpikir sebelumnya bahwa suatu hari gue akan menghadiri pemutaran film perdana gue sendiri, menjadi perhatian dan dikenal lebih dari sekedar, 'Indi yang penulis buku itu'. Sampai hari ini gue masih merinding kalau teringat moment itu karena dalam 1 hari hidup gue berubah. Setelah film diputar semakin banyak yang ingin mengenal almarhum Mika dan dan yang merasa terinspirasi. Perasaan gue campur aduk antara senang dan sedih karena jadi teringat Mika. Tapi ada satu perasaan yang nggak pernah berubah, yaitu bangga :)

Film Mika juga berpengaruh terhadap pribadi gue. Karena menceritakan tentang masa SMA gue yang ketika itu harus menggunakan brace untuk scoliosis, gue jadi merasa lebih kuat. Scoliosis itu masih ada dan akan selalu ada sampai ujung usia nanti. Meskipun sudah lepas brace tapi kemungkinan untuk naik-turun itu selalu ada. Dan di saat sedang turun dan harus menggunakan back support, "Indi" di film selalu membuat gue semangat dan membuat percaya diri gue bertambah untuk menggunakan back support bahkan ke tempat umum. Iya, gue disemangati oleh diri gue sendiri dalam versi lain, bahkan gue merasa berteman dengan "Indi" yang itu, karena gue nggak sendirian :)

Tahun 2013 juga merupakan tahun yang memberikan banyak teman baru untuk gue. Sebelumnya gue sering diundang untuk mengisi acara di kota Bandung, tempat tinggal gue. Tapi di tahun 2013 gue mendapat kesempatan untuk mengisi acara di berbegai kota, termasuk untuk meet and greet. Sungguh pengalaman yang menyenangkan dan berharga bisa bertemu dengan teman-teman baru di Jogja, Semarang dan Depok. Bahkan di Melbourne Australia karena film Mika juga sampai diputar di sana! 

Tapi bukan berarti di tahun 2013 nggak ada kesedihan. Setelah 20 tahun menunggu akhirnya Aerosmith memutuskan untuk konser di Indonesia. Gue dan Bapak exited sekali, kami bahkan sampai memutuskan untuk menyiapkan baju khusus. Setelah mengidolakan mereka sejak berusia 7 tahun akhirnya impian gue akan menjadi kenyataan. Apalagi kebahagiaan gue juga bertambah karena diundang ke radio Global Jakarta untuk welcoming Aerosmith bersama Bapak. Semuanya berjalan lancar dan menyenangkan. Kami berbicara banyak hal termasuk pengalaman-pengalaman lucu yang berkaitan dengan band favorit kami ini. Kami bahkan bernyanyi dan pura-pura nggak sadar bahwa suara kami... hmmm, fals! Hahahaha :D
Sampai 2 jam setelah acara selesai, ketika gue dan Bapak masih di perjalanan menuju Bandung. Gue menerima SMS yang berisi kabar buruk: Aerosmith batal datang ke Indonesia! Gue sangat terkejut dan sedih. Impian gue selama 20 tahun hilang begitu saja... Selama di perjalanan pulang gue menolak untuk percaya, tapi tetap saja air mata nggak bisa berhenti mengalir... :(

Tapi di tahun 2013 juga menjadi tahun yang penuh kejutan untuk gue. Satu minggu setelah kabar yang mengejutkan itu gue menjadi Lollipop Girl di konser Mika Penniman. Ya, meskipun nggak mengganti perasaan kehilangan gue, tapi rasanya senang karena mendapatkan pengalaman yang unik. Gue menjadi icon nyata gadis kartun di video klip Lollipop. Menerima banyak ajakan foto bersama dari fans Mika dan wawancara dari beberapa media. Gue jadi punya alasan untuk tersenyum karena ternyata bisa membuat orang merasa bahagia dengan bertemu gue. Bahkan Mama dan kakaknya Mika, Yasmine, mencari gue di kerumunan penonton saat Mika bernyanyi lagu Lollipop di atas panggung. Siapa yang sangka di saat merasa menjadi orang paling 'merana' sedunia pun ternyata masih bisa berbagi kebahagiaan? :)

Pengalaman gue menjadi Lollipop Girl di konser Mika Penniman membuat gue sangat bersyukur dan membangkitkan mood gue. Tapi ternyata kejutan sesungguhnya datang 2 minggu kemudian. Gue dapat undangan ke Singapore dari Sound Rhythm untuk menonton konser Aerosmith! Iya, akhirnya setelah 20 tahun impian gue menjadi nyata. Bahkan apa yang terjadi di Singapore lebih indah dari impian gue... Bukan hanya bertemu, tapi gue dapat akses VIP untuk ke belakang panggung, makan bersama kru dan... meet and greet dengan Aerosmith! Membayangkannya saja gue belum pernah. Tapi gue bercakap-cakap dengan Steven Tyler dan mendapat pelukan hangat darinya (plus bonus kiss-kiss 4 kali, hihihi). Menyalami seluruh band dan memberikan surat pribadi yang gue tulis tangan. Sungguh luar biasa bagaimana cerita hidup gue bisa berubah dalam waktu 1 bulan. Bersedih, lalu mendapatkan gantinya yang lebih indah dari impian :)

Pengalaman, teman baru, kesedihan dan kebahagiaan gue alami di tahun 2013. Pada akhirnya semua adalah berkah dari Tuhan karena bahkan dari air mata gue mendapatkan sesuatu. Eris anjing gue menemukan tumor di payudara gue, lalu gue menjalani operasi dan pulih. Gue dan Ray sempat berselisih lalu kami berbaikan kembali untuk hubungan yang lebih kuat. Begitulah hidup. Dan di tahun 2013 gue merasa sangat hidup :)
Sekarang tahun 2014 sudah tiba, gue nggak membuat resolusi khusus dan  hanya ingin menjalani sepanjang tahun dengan pribadi yang lebih baik. Karena dengan pribadi yang lebih baik artinya gue bisa semakin sabar, humble, disiplin dan berkeinginan kuat, lalu keajaiban mengikuti. Semoga gue selalu bisa berkarya dan nggak pernah lupa untuk bersyukur pada Tuhan setiap terbangun di pagi hari untuk mendapatkan kesempatan baru. Amen...

Jadi, selamat natal 2013 dan tahun baru 2014, teman-teman. Semoga berkah Tuhan selalu menyertai kita! :)

blessed girl,

Indi

________________________________________________________
Twitter: here | Facebook: here | Contact person: 081322339469