Indi's Friends

Jumat, 27 Januari 2012

It Was a Great Time :D


Halo bloggies! Apa kabar? Apa kabar? Hehehehe... Semoga di tengah cuaca ekstrim ini semua baik-baik saja, ya. Meskipun hujan terus, anggap saja itu rejeki :D Biasanya post gue selalu panjang dan full tulisan, tapi kali ini, let's the pictures talk! :D Gue mau share tentang tahun baru Cina yang jatuh pada tanggal 23 Januari lalu. I was so happy that time and I can't describe any better than those pictures! :)

Gue pakai cheongsam berwarna orens dengan bawahan ungu, kembaran dengan Ibu. Sayangnya kami nggak sempat foto bersama :( Meski begitu gue tetap semangat dan betah banget pakai baju ini, sampai-sampai baru mau dilepas jam 10 malam! Hihihihi...







What I Wore? Cheongsam and Skirt: Toko Kecil Indi | Shoes Grivano






The foods and the fruits. Hungry, anyone? :p






Malamnya gue dapat surprise menyenangkan dari Ray, dia memberi gue jaket berwarna kuning yang cute banget! :D Sudah lama gue ingin jaket, mungkin terakhir punya 3 tahun kebelakang, jadi kondisinya sudah nggak bagus, hihihi. Thanks a lot, Ray :))



 


Dan, ada kejutan kecil untuk gue di Aplaus the Lifestyle magazine edisi 'Trend Date', gue ada ada di 'celebrity speaks up', even though I'm not a celebrity :p


 


Jadi bagaimana dengan tahun baru kalian, teman-teman? Menyenangkan? Share me!! :D





sweetest smile,
Indi

__________________________________________________________
Contact Me? HERE. My Shop? HERE. Sponsorship? HERE.



Jumat, 20 Januari 2012

Review: Red Lacey Dress by Red Cherry and Happy Chinese New Year :D


"Batak!",
Gue memanggil salah satu teman yang duduk dibangku belakang. Ia menoleh, tapi bukannya menghampiri, ia malah marah-marah dan melempari gue dengan penghapus dari jauh. Gue nggak mengerti. Apanya yang salah? Teman gue itu memang orang Batak, dan ia yang lebih dulu memanggil gue 'Cina'. Gue nggak marah, sungguh. Karena gue memang orang Cina (well, seenggaknya gue mendapat darah itu Nenek), dan meskipun terkadang warna kulit dan bentuk mata gue jadi olok-olok, gue jarang sekali kesal apalagi sampai marah-marah. Jadi kenapa teman gue harus bereaksi seperti itu waktu gue membalasnya??


***

Waktu itu gue masih kecil, masih belum mengerti kalau manusia itu mempunyai beragam ras, agama, bahkan ciri-ciri fisik. Dulu cuma mengerti sebatas 'konsep perbedaan laki-laki dan perempuan'. Nah, entah karena teman-teman sekolah jauh lebih cerdas dari gue atau ada orang dewasa yang memberitahu mereka, mereka sangat sering memberi label-label yang menjurus pada asal-usul gue, sementara gue nggak mengerti apa-apa. Sampai saat gue naik ke kelas 4 SD, gue sadar bahwa gue memang 'berbeda'. Sekolah gue adalah sekolah muslim, rata-rata muridnya berasal dari daerah yang sama, makanya jelas sudah kenapa gue dibedakan... Sebenarnya gue ada teman senasib, namanya Eve. Kami sama-sama Cina, tapi Eve lebih sering diolok-olok karena ia beragama Konghuchu. Ia malah sempat dipaksa shalat dan masuk masjid. Guru-guru memang melarang murid-muridnya melakukan ini, tapi tetap saja mereka bisa melakukannya "diam-diam".

Lalu ada sebuah kejadian masal yang jauh lebih menyedihkan dari cerita gue di sekolah. Gue lupa tepatnya tahun berapa, di kota gue, di Bandung sempat terjadi kerusuhan yang entah dengan alasan apa 'menyerang' warga keturunan Cina. Gue sempat sangat ketakutan karena suatu hari waktu gue dan Ibu berbelanja, mobil kami sudah dilempari batu ketika kami kembali ke parkiran. Bukan itu saja, ruko kami juga sempat dilempari batu dan harus tutup semantara, padahal pada ruko itulah kami bergantung untuk hidup...
Kalau mengingat itu rasanya menakutkan sekali... Padahal apa bedanya gue dengan yang lain? Well, okay, semua orang memang berbeda, tapi gue yakin itu dimaksudkan Tuhan untuk menandai bahwa seluruh umatnya istimewa, bukan untuk saling menyakiti...



Syukurlah semakin lama keadaan semakin baik. Bukan cuma santa clause yang tersenyum lebar di mall, atau bedug raksasa di ujung jalan dan terompet warna-warni di malam tahun baru, tapi gue melihat barongsai berkeliaran di mall pada waktu imlek! Gue ingat hari dimana pertama kali melihat barongsai dan bertanya "Apa itu?" pada Ibu. Sungguh luar biasa, ia 'hidup', meliuk-liuk dan melompat di depan gue.
Hehe, kalau diingat lagi sekarang agak sedikit ironis, memang :p

Dan sekarang, teman-teman yang dulu sering mengolok-ngolok gue sudah berhenti. Beberapa dari mereka malah menjadi teman baik gue sekarang. Gue sangat senang karena akhirnya mereka mengerti bahwa nggak ada ras yang lebih baik ataupun buruk. Semua sama, dengan 'cetakan' yang Tuhan buat begitu sempurna untuk masing-masing umatnya. Yang membedakan hanya kepribadian orang tersebut, tapi itu pun bukan untuk dijadikan masalah :) Gue pernah mendengar mitos yang mengatakan bahwa suku 'A' pasti karakternya begini, atau suku 'B' pasti karakternya begono, dan seterusnya sampai suku 'Z'. Tapi gue percaya, gue yakin, setiap manusia itu dasarnya baik, hanya lingkungan dan hal-hal 'luar' lainnya yang membuat karakter mereka bermacam-macam. I proud to be my self. Not because I'm half Chinese, tapi karena gue menjadi diri sendiri :)

What I wore? Headband: Toko Kecil Indi | Lacey dress: Red Cherry | Shoes: Stevvano




Ya, begitulah, keadaan sudah berubah dan semua menjadi lebih baik. Ucapan selamat imlek pun sekarang nggak hanya datang dari teman-teman yang merayakan, tapi dari dari banyak pihak yang tentu saja jadi kejutan menyenangkan :) Bahkan Red Cherry memberikan gue dress merah untuk dipakai di hari imlek. Ah, sangat-sangat tersanjung :D
Gue sangat suka dengan dress-nya. It's red (tentu saja!), terbuat dari lace yang sedang hip banget dan ukurannya sangat pas di badan gue. Pokoknya nyaman. Saking senangnya gue sampai nggak mau lepas dress ini seharian, hihihihi. Once again, thanks a lot, Red Cherry *smooch*
Untuk teman-teman yang mau pakai baju baru di tahun baru, gue sarankan langsung buka web-nya saja di sini. Masih belum terlambat, kok. Karena pelayanannya cepat pengiriman Jakarta-Bandung cukup 1 hari saja ;)

 

Red Cherry
Blog: HERE 
Facebook: HERE

*LOL*

Jadi teman-teman, gue sangat menikmati berteman dengan siapapun. Gue bahagia dengan diri gue seperti ketika Tuhan menciptakan. It's really gald to have you, my dear friends yang memandang gue sebagai 'gue' bukan dari mana gue berasal. Really from the bottom of my heart, terima kasih :)
Dan untuk teman-teman yang merayakan, may better luck come into us in this new year. Gong Xi Fa Cai!

xoxo,

Indi

_____________________________________________________
Contact Me? HERE. My Shop? HERE. Sponsorship? HERE

Jumat, 13 Januari 2012

Review: Hanake Shop, and a very nice surprise :)

What I wore? Headband:CandyButton | Dress: Toko Kecil Indi | Necklace: Hanake | Shoes: Kreasi CantiQ



Wow, ini sudah weekend lagi, ya? Ya, ampun gue sepertinya cukup lama nggak menulis disini, hihihi. Tapi, sudahlah, nice to meet you again, bloggies :D
Kemarin gue dapat paket dari Karina, owner dari Hanake Shop. Isinya dua buah kalung yang lucu-lucuuuu banget. Yang pertama kalung panjang dengan hiasan bandul dan bunga, di bawahnya ada bandul-bandul kecil yang menjuntai. So girly! Dan yang kedua adalah kalung pendek berliontin batu unik. Not too girly but I still love it ;)
Meskipun gue bukan perempuan yang senang dengan aksesoris (kecuali bando), tapi melihat bentuknya yang unik jadi semangat untuk memakainya. Apalagi, meskipun terbuat dari kayu yang biasanya mengesankan etnik, ternyata tetap cocok lho dipadukan dengan dress gue yang colorful seperti permen loli, hihihi...


me and my dad's favorite :)

cute shape, ya? :D

Gue pun langsung minta bantuan Bapak untuk ambil foto-foto gue yang memakai kalung-kalung baru itu. And guess what, my daddy love my new necklace too! Katanya kesukaannya adalah yang kalung panjang (you had nice taste, Dad! ;) ). Jadi terima kasih pada Hanake Shop yang sudah kasih gue paket manis ini. Akhirnya gue bisa pakai aksesoris tanpa terlihat too much. Oh, by the way, gue lupa bilang. Kalung-kalung keren ini ternyata handmade alias buatan tangan, lho! Salut :)




  
Love my new necklaces?
Visit Hanake Shop HERE and HERE :)









Selain kejutan dari Hanake Shop, minggu ini gue juga dapat kejutan lain. Masih ingat kan kalau gue sangat sangat sangat nge-fans dengan Jo Frost si pengasuh super dari acara Super Nanny dan Nanny 911? Nah, setelah melamar ke dua taman bermain, akhirnya gue dapat kesempatan untuk mengikuti pendidikan guru playgroup dimulai minggu depan selama 3 bulan kedepan! Yaiy! I'm very very very HAPPY! :D I'm gonna be the next Jo Frost, hihihi (amen!). Sebenarnya gue hampir meninggalkan cita-cita gue yang satu ini dan sudah cukup puas menjadi penulis dan fashion designer yang juga menjadi cita-cita gue sejak kecil. Tapi lalu gue ingat bahwa tujuan dari cita-cita itu untuk dicapai, bukan untuk ditinggalkan. Dengan semangat dan dukungan dari keluarga (terutama Bapak dan Ray, thanks a lot, heroes) akhirnya gue bisa menutup telinga dari komentar-komentar negatif yang bilang gue nggak bisa atau memandang rendah cita-cita gue. I know I can. Setiap gue berusaha, berdoa dan bersungguh-sungguh, gue tahu Tuhan pasti bersama gue :)

So, what's your childhood dream, bloggies? Share me! :)


happy-blessed-girl,

Indi
 visit Hanake shop here.
__________________________________________________________
Contact Me? HERE. My Shop? HERE. Sponsorship? HERE.


Kamis, 05 Januari 2012

Thank you, Internet :)

Berapa kali kalian mengakses internet dalam 1 minggu? Gue setiap hari, atau seenggaknya hampir. Dalam situasi apapun, selama gue bisa menghandle dan nggak ada hubungannya dengan kesehatan, bisa dipastikan gue berusaha terus connect dengan internet, baik melalui PC atau HP. Gue sangat terbantu dengan keberadaan internet, karena tanpanya mungkin gue sekarang jobless, ketinggalan berita dan cuma punya sedikit teman. Terdengar berlebihan? Ah, biar gue ceritakan dari awal supaya kalian mengerti...

Gue mengenal internet waktu di awal-awal masa SMP, usia 12 tahun hampir 13. Waktu itu HP belum musim, cuma beberapa anak saja yang punya dan belum bisa koneksi internet. Bisa SMS saja termasuk hebat, karena harga pulsa masih mahaaaal sekali, perdananya saja (kala itu) mencapai rp. 350.000. Jadi intinya penggunaan HP masih ekslusif sekali, sampai-sampai kalau ada yang pakai HP di sekolah dilihatin "wow" gimana gitu, hehehe. Karena gue diingatkan orang tua untuk hanya memakai HP ketika darurat saja (eg: minta dijemput), jadi gue cari alternatif lain untuk berkomunikasi dengan teman-teman, dengan tarif yang lebih murah tentu saja.

Dan solusi pun datang dari kakak sepupu gue yang sudah SMA. Dia mengenalkan gue dengan internet. Katanya, gue bisa mengirim pesan lebih banyak dan murah daripada melalui SMS. Mulanya gue bingung, karena di rumah gue nggak punya internet, cuma sebuah PC tua yang sering dipakai main game. Tapi sepupu gue mengajak gue ke warnet dan di sanalah gue mulai mengerti dengan istilah chatting dan email :) Ternyata memang betul, tarifnya murah sekali karena gue cukup membayar per jam. Belum lagi dengan "bonus" di sana-sini. Gue bisa mencari apa saja yang gue mau dan mencetaknya dengan cepat! Gue ingat gambar pertama yang gue print adalah cover album "Get a Grip" dari band Aerosmith yang keesokan harinya langsung gue pamerkan sama teman-teman sekelas. Waktu itu teman-teman bingung darimana gue bisa mendapatkannya. Perasaan gue, wuiiiih bangga-bangga gimana gitu, maklum lah termasuk jadi anak pertama yang mengenal internet di sekolah, hehehe.




Lama kelamaan gue minta Bapak untuk mengganti PC dengan yang lebih "muda" dan bisa men-support koneksi internet. Waktu itu namanya 'Telkomnet Instan', jadi untuk connect dengan internet gue harus telepon dulu ke 080989999 (wah, gue masih hapal nomornya, hahaha!!), menunggu sebentar baru bisa ber-surfing ria di dunia maya. Gue mulai menggunakan internet untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah. Karena situs lokal masih jarang, jadi gue terjemahkan dulu tulisan-tulisan berbahasa inggris, lalu yang kira-kira terpakai gue copy, print dan ditulis ulang secara manual. Hihihi, waktu itu belum boleh lho bikin tugas diketik, tulisan tangan yang rapi juga dinilai :D Senang rasanya bisa menghemat waktu, apalagi teman-teman satu kelas juga mulai tertular untuk menggunakan internet, jadi kirim-kiriman email nggak sebatas sama Om atau Tante gue yang tinggal di lain negara saja :)





 What I Wore?
Headband: Heartwarmer
Black Stocking: KasKus
Batik's Bag: Carrefour
Bracelet: Tia (Ray's friend)
Shoes: Leonardo Vinni (from Ray)


Beranjak SMA, gue agak bandel. Kegiatan surfing (dulu betulan begini lho istilahnya, lol) nggak melulu soal pelajaran, tapi terkadang diselingin tentang film-film baru dan mencari foto-foto idola. Norak banget kalau diingat, tapi waktu itu gue suka banget cari foto Steven Tyler, Freddie Mercury dan idola-idola gue lainnya, yang malu rasanya kalau gue tulis semua di sini (hehe) lalu di print pakai kertas foto :p Setelah itu gue susun rapi di agenda berwarna hitam yang selalu gue bawa kemana-mana, termasuk ke sekolah. Suatu hari agenda itu menghilang dan gue panik setengah mati. Sepanjang lorong sekolah gue telusuri tapi hasilnya nihil. Akhirnya gue buat sayembara yang isinya menjanjikan hadiah bagi siapa saja yang bisa menemukan agenda gue. Dua hari penuh air mata akhirnya ada seorang adik kelas bernama Denise yang menemukan agende gue di kolong bangku kelasnya. Ya, ampun... ternyata gue lupa menaruhnya di sana waktu pergantian kelas, hihihi. Dan Denise pun dapat hadiah coklat yang dibungkus sama kertas mengkilap warna merah :D What a moment...
Oya, 'bandel' nggak sengaja pun pernah, lho. Berhubung gue nge fans banget sama Michael Jackson, jadi kalau ada iklan pop up di internet tentang dia pasti gue klik. Nah, sekali waktu gue tertipu. Itu ternyata virus yang mengganti seluruh icon di PC gue menjadi gambar-gambar berkonten dewasa (porno). Ewww... :'( Gue pun langsung dimarahi Bapak dan dinasehati untuk nggak membuka pop up sembarangan. Dan semenjak saat itu internet di rumah pun dipasangi anti virus. Kapok...

Tapi manfaat internet baru sangat-sangat-sangat terasa waktu gue mulai masuk kuliah. HP sudah jauh lebih canggih dari masa-sama SMP dulu. Jejaring sosial juga semakin banyak. Dari mulai Friendster lalu pamornya digantikan Facebook, sampai pada waktu gue mengenal dunia blog. Sudah jelas, mengerjakan tugas juga semakin mudah dan bisa di mana saja karena sudah ada fasilitas wi fi (tapi gue nggak pernah bandel nyontek lewat HP waktu ujian, lho, hehehe). Yang paling gue sukai waktu adalah Friendster. Gue jadi punya banyak teman baru dari berbagai kota dan negara. Dari yang tinggalnya berdekatan juga ada, malah jadi teman yang paling berkesan, lho karena sekarang kami lebih dari teman, hehehe. You know who, kan? :p Iya, gue mengenal Ray mulanya dari situ, kami sama-sama menggemari buku-buku Torey Hayden dan Daniel Keyes. Setelah mengobrol seru selama lebih dari 2 bulan, kami akhirnya memutuskan bertemu dan here we are now :D
Dan blog yang gue pakai juga awalnya dari fasilitas Friendster, lho. Gue mulai menulis puisi-puisi bersambung di sana. Nggak peduli apakah ada yang membaca atau nggak. I just love to write, dan senang ada 'lahan' untuk menulis kapanpun. Nggak disangka ada publisher yang membaca dan menawari gue kontrak novel. Maka jadilah untuk pertama kalinya setelah selama seumur hidup menjadi pelajar, gue mendapatkan pekerjaan pertama: menjadi penulis! Dan itu berlangsung sampai hari ini, gue sudah menulis dua buah novel best seller "Waktu Aku sama Mika" dan "Karena Cinta itu Sempurna". Thanks to internet :))








Banyak orang bilang internet itu dunia yang penuh kepalsuan, setiap orang bisa jadi siapa saja, mengaku apa saja dan menelis apa saja. Itu memang benar karena internet memang bukan dunia yang real, kita bisa bertemu dengan seseorang tanpa pernah tahu apakah kepribadiannya memang seperti itu atau he/she just making up. Tapi gue juga percaya dan tahu bahwa internet bisa menjadi dunia yang menyenangkan dan 'real'. Apa yang kita tulis, apa yang yang kita up load di internet akan menjadi image kita di kalangan teman virtual kita. So just be real dan teman-teman yang real pun akan mendatangi kita dengan sendirinya. Gue sudah membuktikan dengan bertemu banyak teman baik dari jejaring sosial dan blog, beberapa malah ada yang menjadi sahabat atau bahasa gaulnya BFF (nah, just kidding :p). Gue percaya bahwa filter itu berasa dari pribadi masing-masing, gue selalu sempatkan membaca profile seseorang baik-baik sebelum memutuskan untuk meng-approve nya atau memulai percakapan. Buat gue internet sama hal nya dengan dunia nyata, beberapa ada yang baik beberapa ada yang nggak baik. Be nice, bukan menjadi polos, maka hal baik akan menghampiri.






Buku-buku kiriman my virtual friends:
Tinta Cinta Sitti Hawa: Della
Kelemahanku adalah Kekuatanku:Habibie Afsyah
Barbore si Cabe Rawit: Vindy Putri
Surga buat Habibie: Endang Setyani
You're in my Heart: Monica Petra
Gelang cantik:
Tia (teman Ray)


 



Dan disini, di blog "Dunia Kecil Indi", sebuah 'dunia' kecil yang gue ciptakan sendiri selalu membuat gue merasa nyaman setiap kali membukanya. Membaca komentar-komentar positif, bertukar pengalaman, bertukar solusi atau bahkan bertukar hadiah seperti pada sahabat yang sudah sering bertemu. Malah ada juga yang mengirimi gue hadiah meskipun hanya mengenal gue dari blog ini. Sungguh persahabatan yang indah :) Sering gue ditanya Ibu darimana gue bisa mendapat paket-paket hadiah yang sering berdatangan ke rumah. Gue pun akan menjawab bahwa paket-paket itu datang dari para sahabat blogger. Dan Ibu, yang sudah nggak muda lagi pun jadi nggak menutup mata tentang internet. Beliau mulai mencobanya dan medapatkan manfaat yang positif. Memang nggak pernah ada kata terlambat untuk mengenal internet :)

Jadi begitulah mengapa gue sangat berterima kasih pada internet. Nggak semua orang punya fisik kuat untuk beraktifitas di luar dan internet telah mempermudah gue, dan juga banyak lainnya asalkan dipergunakan secara positif. Banyak hal yang gue dapatkan, yang mungkin akan ada yang terlewat jika gue coba sebutkan satu persatu. Bisa punya toko kecil sendiri (yup, hampir semua baju yang gue pakai di sini adalah hasil desain gue sendiri), bisa didatangi Indra Herlambang ke rumah (beserta antek-anteknya), bisa dapat banyak novel terbaru, bisa diwawancari sama banyak majalah, bisa masuk TV... dan bisa-bisa yang lain, yang gue nggak bisa ingat satu per satu :)
Gue yakin diantara kalian pun pasti ada yang mempunyai pengalaman serupa atau seenggaknya mirip dengan gue. So, don't hesitate, please share me, karena dengan berbagi cerita akan membuat pribadi gue bertumbuh, dan siapa tahu dapat inspirasi untuk melakukan hal baru yang positif di dunia maya ini.
Happy surfing, peoples! ;)

super sweet sugar,
Indi



nb: dan terima kasih banyak untuk teman-teman yang telah mem-follow blog gue. 1000++ followers? it's amazing :) juga untuk teman-teman yang telah mengirimi gue kado, maaf kalau ada yang belum disebutkan disini. terima kasih banyak-banyak-banyak untuk kalian. glad to have you guys. bless you :)

_______________________________________________________
Contact Me? HERE. My Shop? HERE. Sponsorship? HERE.

Senin, 02 Januari 2012

Super perfect New Year's Dinner :)


Tanggal 31 Desember 2011 adalah hari yang istimewa. Sama istimewanya dengan setiap malam tahun baru yang pernah gue lewati. Sudah tradisi bagi keluarga kami untuk pergi ke pasar satu malam sebelumnya dan membeli seafood segar, coke, pop corn dan banyak cemilan lain untuk dinikmati bersama. Gue sangat menikmati tradisi itu, dari kecil sampai sekarang dan gue rasa selamanya. Gue dan adik boleh tidur larut malam setelah sebelumnya makan sampai kekenyangan sambil menonton TV atau video sampai jam 12 malam. Kami pilih seafood karena gue pesco vegetarian, istimewa rasanya waktu seluruh keluarga 'mengalah' demi gue dan nggak memakan ayam bakar atau kambing guling, hehehe. No fireworks, terompet dan petasan, we hate it so much. Kami lebih suka menikmati waktu bersama, di dalam rumah dan berdoa bersama ketika entah siapa dan dari mana asalnya berteriak-teriak dan adu keras meniup terompet tanda tahun sudah berganti :)

Tapi malam tahun baru kali ini agak berbeda. Ibu dan Bapak tetap pergi ke pasar untuk membeli makanan, TV juga tetap menyala sampai larut malam, tapi kami sekeluarga cuma bisa snuggling di sofa nyaris tanpa memakan apapun karena kami mendadak flu dan demam! Tradisi berdoa bersama pun harus di 'skip' karena sebelum jam 9 malam kami sudah terlalu lemas dan memutuskan masuk kamar. Kami berdoa, tetap, tapi langsung dilanjutkan dengan doa pengantar tidur karena kami nggak menyaksikan pergantian bersama-sama. Meski begitu, tradisi yang 'nggak lengkap' ini tetap spesial. Gue bisa menghabiskan waktu bersama keluarga dan tetap menikmati suasana ketika sakit. Apalagi yang kurang? It's was a perfect new year eve party with my family :)
Keesokan harinya, tanggal 1 Januari 2012 kami tetap di rumah. Nggak ada yang masak dan tetap di kamar tidur sampai hampir sore. Gue sempat coba makan, tapi perut rasanya mual dan tenggorokan juga sakit. Padahal jauh-jauh hari sebelumnya gue sudah ada janji untuk dinner dengan Ray. Ray hampir saja membatalkan, katanya gue lebih baik diam di rumah dan beristirahat. Hampir saja gue setuju, tapi tiba-tiba ada ide lain muncul di kapala gue. Gue langsung SMS Ray minta dibelikan bubur. Gue ingin tetap dinner, just two of us, dan bahkan sakit nggak bisa menghalangi :D






Our silly pictures, lol :D

NEW YEAR'S DINNER, hore!! :D















What I wore?
Headband: BIP
Dress: Toko Kecil Indi
Leg warmer: Chick Simple
Shoes: Stevvano


HAPPY NEW YEAR from US, bloggies :D


Dan datanglah Ray ke rumah dengan membawa bubur untuk dimakan bersama. Benar-benar menyenangkan, we laugh a lot dan selalu ada bahan pembicaraan. Rasa sakit gue pun seketika berkurang dan tanpa terasa menghabiskan setengah porsi bubur jumbo :) Kami berfoto di butik Ibu, bergantian jadi fotografer dan sesekali dibantu Puja, adik gue. Entah kenapa, rasanya meriah sekali dan terasa sebagai 'pesta' tahun baru yang paling menyenangkan (padahal setiap tahun baru gue selalu bilang begitu: menyenangkan). Nggak ada acara tukar kado atau saling memberikan kata-kata romantis. Tapi Ray memang jago 'membuat suasana', dan he always be a real jester! Selalu saja ada lelucon yang membuat gue tertawa sampai sakit perut. Ray tiba-tiba meminta gue menyalakan bluetooth dan beberapa detik kemudian sebuah lagu masuk ke memory HP gue. Ternyata itu lagu "Slip Away" nya Andy Lau! Hahaha *hampir pingsan*
Ehmm, it's kinda embarrassing to admit... but Andy Lau is my childhood crush! Dulu gue anggap dia sebagai laki-laki yang super duper ganteng (well, sekarang juga sih, lol) yang berhasil bikin gue duduk manis di depan TV untuk menunggu film-filmnya setiap minggu sore. Dan dapat 'hadiah tahun baru' nggak terduga seperti itu pun membuat gue blushing nggak karuan. Ray terus-terusan menggoda gue sampai akhirnya dia harus pulang.
You really got me, Ray :))

Ray memberi gue big-warm hug dan bilang betapa cantiknya gue sebelum dia pulang. Gue rasa ini adalah dinner tahun baru yang paling manis sedunia, karena bahkan dalam keadaan sakit dan belum mandi selama 3 hari pun semuanya tetap terasa menyenangkan dan yang terpenting Ray not complain about my body scent a.k.a how I smell, hehehe. Gue sering mengatakan ini, that I'm really blessed to have a family and partner like Ray, karena kenyataannya memang begitu. Gue sangat sangat sangat berterima kasih pada Tuhan yang sudah memberikan gue banyak kebahagiaan dan orang-orang hebat disekitar gue. Di tahun 2012 ini gue ingin menjadi lebih baik, bagi diri sendiri dan orang-orang yang menyayangi gue. Banyak orang bilang bahwa tahun baru artinya semua berubah. Tapi buat gue nggak, tahun baru itu seperti pergantian hari ini ke keesokan harinya. Gue masih tetap gue dan masih mempunyai kehidupan yang sama. Hanya saja tahun baru bisa jadi 'penanda' yang tepat untuk melihat kebelakang dan melihat apa saja yang sudah gue lakukan sebelumnya untuk menjadi lebih baik kemudian.
Jadi selamat tahun baru semuanya, semoga kalian juga mendapatkan hari yang baik dan penuh berkah. Amen! :D

xoxo,
Indi



_________________________________________________________
Contact Me? HERE. My Shop? HERE. Sponsorship? HERE.

My Puppy is 8 Years Old! OMG! :D