Teman-teman yang menyukai "Dunia Kecil Indi"

Kamis, 21 April 2011

Bahagia di Rumah Sakit dan Food court "bau pesing" :p

Halo teman-teman! Apa kabar semuanya? Wah, kangen banget gue nulis disini (kangen kalian juga tentunya, hihihi). Akhirnya hari ini gue ada kesempatan lagi buat nulis setelah sebelumnya terhambat oleh flu (ah, siapa sih yang enggak? Lol) dan hari-hari yang sibuk (padahal sih sok sibuk, lol). Senangnya :D

Jadi, hari ini gue mau cerita tentang kejadian tanggal 16 April 2011 lalu. Iie gue (panggilan untuk tante) baru saja selesai operasi indung telur dan harus rawat inap. Gue sebagai keponakannya yang terdekat (dan termirip. Serius! Sering disangka ibu-anak, hahaha) merasa sangaaaat bersalah karena belum sempat jenguk beliau. Untunglah Ray, hari itu bisa pulang kerja lebih cepat dan bisa temenin gue jenguk Iie.

Sebelum kami berangkat, gue SMS dulu Puja, adik gue, yang juga mau jenguk Iie. Ternyata posisi dia (halah, kayak pemain bola saja! Lol) nggak jauh dari rumah. Tinggal keluar dari jalan utama, bisa ketemu deh. Tapi memang gue anak yang berbakti, sebelum taxi kami pergi gue tanya dulu bokap yang kebetulan ada didepan rumah. Gue bilang, "Pak, kalau kita mau jemput Ade dulu enaknya lewat mana ya?". Dan bokap gue yang tampan (serius, lho :) ) itupun menjawab: "Lewat D***i saja...".
Tanpa pikir panjang, gue langsung minta Pak Sopir untuk ikutin anjuran bokap. Meski dia sempet bingung, karena jalan yang dimaksud berarti memutar-putar-putar, tapi Pak Sopir tetap nurut tanpa banyak tanya :p

Dan... disini lah kami, ditengah kemacetan kota, yang seharusnya bisa sampai tujuan dalam waktu 5 menit saja. Meski sebal, tapi gue tetap inget kalau yang kasih saran itu bokap. Sudah pasti betul dan gue nggak mau jadi anak durhaka ah, hihihihi...
Adik gue mulai nggak sabar. Dia mulai hubungin gue dengan segala cara, dari mulai SMS sampai BBM. Dia nggak telepon soalnya pulsanya nggak cukup, hihihihi. Gue nggak bisa apa-apa lagi selain ketik "Sabar... sabar..." dibalasan pesan di HP gue. Diluar dugaan, Puja malah nanyain posisi kami ada dimana dan dia memilih jalan kaki untuk cari taxi kami daripada harus nunggu berdiri nggak ada kerjaan! :O

Dan ternyata, betul saja keputusan Puja buat cari taxi kami. Belum ada 10 menit dia sudah buka pintu mobil dan bergabung menuju ke rumah sakit. Hehehehe, memang macet yang bikin pegel nih namanya! :')

Singkat cerita kami sampai di rumah sakit sekitar jam 5.30 sore (sebelumnya kami malah putar balik soalnya belum beli oleh-oleh untuk Iie, hahahaha). Disana sudah banyak anggota keluarga lain yang menjenguk. Diantaranya ada Emah (nenek), Uak dan beberapa sepupu gue. Cukup lama juga kami disana, tapi bukannya niat kami gangguin Iie, lho... Kami cuma senang soalnya Iie dan anggota keluarga lain "welcome" sama kedatangannya Ray :) Tapi ada kejadian lucu. Iie dengan baik hatinya menawari Ray kue. Padahal kue'nya itu dari Ray yang dibeli sebelum kami ke RS, hihihihihi....

iie :)

gue didepan kamar iie. keren lho tempatnya, hihihi. btw, ini ray yg ambil fotonya. perdana dia fotoin gue sambil pose :p

Selesai menjenguk ternyata kami nggak bisa langsung pulang, soalnya ortu gue ternyata mau menyusul ke RS dan kami nggak bawa kunci cadangan. Kami putusin buat cari dinner dulu. Kebetulan perut sudah bunyi-bunyi protes minta makan, hehehehe. Waktu kami sampai di taxi (iya, taxinya masih nunggu, soalnya kami takut susah dapet taxi lagi), gue agak-agak shock gitu waktu lihat argonya. Mau tahu berapa? Jumlahnya SEKIAN. Hehehe, gue nggak sanggup sebutinnya, soalnya selalu ada perasaan nyaris pingsan kalau inget soal itu, lol.
Ray bilang sama sopirnya kalau kami mau dinner di Braga. Ya, Braga memang tempat terdekat (baca: tempat "nice" terdekat) dari rumah sakit. Tapi tiba-tiba saja, belum sampai setengah jalan gue langsung ada ide brilian. Gue bilang sama Ray supaya taxi'nya berhenti disini saja dan kami bisa makan di food court "murah-kurang bersih-agak brutal" yang nyokap selalu larang gue untuk mampir kesana :p
Ray sempat ragu, tapi setelah gue yakinin kalau ini pasti asyik dan aman, mengingat gue ditemani 2 bodyguard: Ray dan Puja, hihihihi, dia akhirnya setuju. Sekalian bonusnya kan bisa lebih irit ongkos taxi ;)

Sampai disana, gue sempat agak kaget juga, soalnya ditangga masuknya kecium bau pesing yang menusuk. Belum lagi penuhnya minta ampun, padahal sudah sekitar jam 8 malam, lho. Di dalam food court'nya kami lebih kaget lagi, soalnya atapnya bocor dan air tetesannya ditampung sama ember-ember hitam yang kelihatan jorok. Bukan itu saja, didepan meja kami ada kursi khusus bayi yang diatasnya basah sama ompol! Hiiiiiy... Langsung saja deh kami pindah meja, hihihihi...

Tapi diluar dugaan, ternyata setelah beradaptasi kami betah lho disana. Hampir 2 jam kami ngobrol ditemani masakan Jepang, teh dan sundae yummy. Saking asyiknya kami sering ketawa keras sekali seolah nggak ada siapapun selain kami bertiga. Kami juga sempat "takjub" karena sering lihat pemandangan nggak biasa yang nggak kami lihat ditempat lain. Seperti anak-anak yang teriak-teriak seolah orang tuanya entah dimana, perempuan-perempuan yang berpakaian terbuka padahal hari lagi dingin... atau malah plastik-plastik panjang yang digunakan untuk menutupi langit-langit yang bocor.

smiley indi and smiley ray :)

puja. dia nggak mau foto ini di upload lho. katanya, "mata ade kaya orang mabok". hahaha :)

supposed to be our crabs roll. tapi keliatannya agak gosong ya? :p


Serius, bukan bermaksud ironi. Kami bahagia betul malam itu. Iya, memang tempatnya sempat mengganggu. Tapi lama-lama kami malah bersyukur pernah kesana. Kalau saja kami malah ke Braga, pasti kami nggak akan lihat apa yang kami lihat disini. Tentu saja tawa yang kami dapat juga nggak mungkin bisa sekeras disini, dimana pengunjung lain "nggak peduli" dengan keberadaan kami :D
Ternyata bahagia itu bisa dimana saja. Di rumah sakit yang katanya selalu suram, atau malah di food court yang bau pesing ;)

Jadi, bagaimana dengan kalian? Semoga selalu mendapatkan hari yang bahagia ya. Amen! :)



nb: Teman-teman, maaf ya, Indi's giveaway harus diundur untuk semantara waktu karena kesibukan yang nggak bisa dihindari. Tapi gue janji akan memberikan hadiah sebaik yang gue bisa. Thanks and and see you again di post selanjutnya ;)

23 komentar:

  1. pertamaxxxx.....

    wahhhh di braga itu di bandung dunk...cepet sembuh buat tante nya...

    lezat makanan kaya nya...klukukkukukukuk..

    BalasHapus
  2. semoga cepat sembuh buat Iie ya ndi, semoga cepat kembali beraktivitas seperti semula. iya, bener banget.. walaupun di rumah sakit, kita bisa berbahagia dan membahagiakan orang lain. Justru ketika sakit dan banyak yang bersedih di samping kita malah memperburuk suasananya.

    yap, bahagia itu pilihan.

    Mata Puja emang kayak orang mabok. hihihi.. tapi nggak abis ngobat kaan.. *halah

    BalasHapus
  3. Aku juga mau ucapin semoga cepet sembuhhh :DDD

    Wuehehehe.

    xD Btw, setiap liat fotonya Mbak Indi sama Mas Ray berdua, aku selalu senyum-senyum lhoo. Sampe ditanyain sama adekku "Ngapain Mbak senyum-senyum depan leptop?"
    Hahahaha,

    BalasHapus
  4. kak... emank mirip iih saama tantenya.. wkwkwkw

    BalasHapus
  5. bahagia ada dimana saja karena kita selalu berfikir bahagia dan positif hehehe
    semoga iie cepet sembuh.. titi puja..lucunyaaa..ky bukan adek indi hihi g mirip (seperti aku dan kakakku selalu dikira temen maen haha).
    klo maen ke rumahku pasti bingung award untuk indi dimana jd ku ksi linknya yah hehe
    http://www.aishilely.me/2011/04/inspiration-award.html#c4384101958464682943

    BalasHapus
  6. rame ya de? thxGOD ad rjekiny :) xoxoxo. hugLUV

    BalasHapus
  7. @ DAUR ULANG: iya, di bandung, hihihihi :) amen.. makasih ya buat doanya. hihihi, memang lezat walau keliatannya "gosong" :p

    @ GAPHE: amen.. makasih ya, gaphe :) betuuuul, aku setuju! kalau aku lg sakit&banyak yg sedih aku malah jd ikut sedih. rasanya hampir meninggal saja, hahaha :D bahagia memang pilihan. aku yakin itu pilihanmu juga ;) whoaaa, TIDAAAAAAK! si puja setengah merem waktu difoto. dia kaget sama lampu blitz'nya. makanya minta foto ulang. tp gak kukasih :p

    @ FREY: amen.. makasih ya frey :) hihihi, km ini ada2 aja :p mungkin karena kami fotonya sambil senyum, ya jadi seolah aja kamu tersenyum juga :)

    @ SEPATUNITA: iyaaaa... kami emang mirip banget :)

    @ ME AISHI: iyam betul! :D amen.. makasih ya doanya :) hihihi... ga mirip mungkin gara2 posenya lagi aneh begitu. aslinya ada kemiripan kok disenyum dan raut wajah. tapi emang gak mirip2 banget :)
    wah, makasih ya link'nya. aku sempet nyasar waktu main keblog'mua soalnya ;)

    @ RAY: rameeee... meski polusi idung, huhuhu. really thank God, mas :) xoxo. hugLuv

    BalasHapus
  8. wuaah, ini foodcourt di mana tempatnya mba Indi? jangan2 aku pernah menclok di sana juga..hihihi. sayang banget nggak jadi ke Braga. :P

    BalasHapus
  9. @THISISRIZKA: hihihi, aku gak enak ah sebut nama tempatnya, takutnya disangka menyebarkan rumor buruk :p clue'nya ini deket sama alun2 :p gpp, kami sering ke braga, sampai bosan. nah sekali2 ganti suasana, hihihi :)

    BalasHapus
  10. hihi...mbak indie ni foto mania...didepan kamar orang yang lagi sakit aja masih kepikiran pose-pose... cantik...

    BalasHapus
  11. suka foto senyum berdua. kompak banget.

    BalasHapus
  12. berbahagialah mumpung bahagia itu gratis
    *halah apa ch ini ngga nymbung comennt'a* hehehe...

    BalasHapus
  13. kirain kamu ndi yang sakit, cepat sembuh yaa buatt Iie.
    btw tetep narsis di rs photo2 hihihi..

    BalasHapus
  14. Moga cepat sembuh ya buat iie nya Ndi, kirain tadi kamunya yg sakit

    Duh aku gemes banget ama gaya kamu dengan warna ungun itu Ndi....
    *pengen nyubit

    BalasHapus
  15. @ AINA: soalnya yg sakit juga hobi foto2 aina, jadi auranya terbawa, hihihi... makasih ya :)

    @MUSYAFAK: terima kasih :)

    @ CELOTEHAN: bahagia akan selalu gratis, karena Tuhan saja ciptakan kita dgn penuh suka cita :)

    @ TITO: bukan, tapi iie'ku. amen.. makasih ya. hehehe, mumpung spotnya bagus :)

    @ CHICI: amen.. makasih ya :) hihi, jangan dicubit dong nanti kulitku ikutan ungu kayak bajuku, hihihi :)

    BalasHapus
  16. dari awal gue baca, ngebayangin Puja itu cewek, manis2 kayak mba Indi, eh ternyata cowok toh,,hahaha..

    LOL jgn bilang si Pujanya...hahaha,

    BalasHapus
  17. @ ROSE: kayanya cuma cewek india yg pake nama puja, rose :p jadi puja adikku itu cowok tulen ;)

    BalasHapus
  18. halo kak indi :)
    yaps, seperti komentar yang lain, aku juga mau ngucapin semoga cepet sembuh.

    kak indi, makanannya kayaknya enak tapi kok tempatnya kayak gitu yaa. hehe :)

    BalasHapus
  19. hello there!! thanks for comment in my blog, and u know, I love ur blog so much.. :)
    aku suka bnget crita2 kamu.. :D

    BalasHapus
  20. @ ADINA: halo juga, dina :) amen.. makasih ya :) hihihi, gak tau deh, mungkin kata pengelolanya: "yg penting larissss", hehehe...

    @ VIVID: hai vivid :D sama2, aku juga suka blog kamu! ;)

    BalasHapus
  21. Indi cantik banget pake gaun warna ungu, aku suka >.<

    aku setuju, kalau kebahagiaan itu bisa kita dapatkan di mana saja. Itu food court kayaknya tempat mahal... tapi ternyata bau pesing trus banyak kekurangannya ya Ndi? tapi kok laku aja ya? padahal bocor dsb :D

    BalasHapus
  22. semoga segera sembuh ya iie-nya...saya pikir beneran kamu yang sakit...bener kata yang lain...miripp...hiiiiihihiii....
    btw...seneng liat senyuman indi dan ray...seneng banget keliatannya...

    heheee :)

    BalasHapus
  23. @ AJENG: makasih ajeeeng :) betul, kebahagian kan gimana kita "meng-set"nya :) memang "mahal" kalau dilihat dari fasilitas dan berapa harga yg harus kita bayar (fasilitas: gedung yg bocor, kebersihan yang buruk, dll). tapi kalau dinilai dari harga rata2 ya sama saja, makanya aku dilarang ibu kesini, hihihihi :D

    @ NUFRI: amen.. makasih :) hehehe, kami memang mirip kok *akunya juga sadar* :p hihihi, kami memang bahagia. syukurlah kalau terlihat :)

    BalasHapus

Terima kasih untuk komentarnya, it's really nice to hear from you :)