Teman-teman yang menyukai "Dunia Kecil Indi"

Selasa, 08 November 2016

Indi Sugar di NET 12 NET TV (bersama UKUiki)


Hi bloggies, apa kabar? Semoga semuanya dalam keadaan baik, ya. Gue juga baik kok, meski saat menulis ini hujan sedang super deras dengan petir yang kencang, hihihi. 
Karena sudah awal November hati masih suasana Halloween, nih. Rasanya nggak sabar mau cerita kostum gue tahun ini dan camilan apa saja yang sudah gue buat kemarin. Tapi, ups!... Gue baru ingat kalau berjanji untuk bercerita tentang pengalaman gue menjadi bintang tamu di Net TV bulan Juli lalu, hihihi. I know, I know... gue cukup lama menunda untuk bercerita. Alasan pertamanya sih karena belakangan sedang banyak yang harus gue kerjakan, dan alasan keduanya adalah... malas! Jangan ditiru ya, gue punya bad habit untuk break cukup lama setelah melakukan sesuatu :'D *jewer diri sendiri.

Jadi ceritanya dimulai di bulan Mei lalu ketika gue dihubungi oleh UKUiki, ---company yang melayani jasa lukis untuk ukulele dan alat musik lainnya. Mereka bertanya apakah gue mau bergabung di liputan program NET 12 NET TV sebagai penggemar ukulele dan pengguna dari ukulele lukis. Meski excited tapi gue nggak langsung menjawab karena (lagi-lagi) shooting akan diadakan di Jakarta sementara gue tinggal di Bandung. Kesehatan gue juga sebenarnya lagi kurang okay karena di bulan yang sama baru saja didiagnosis kista dan hernia (wow, dapat paket cantik, hahaha). Tapi setelah bertanya pada Ibu dan Bapak, akhirnya diputuskan untuk ikut bergabung di liputan bersama UKUiki. Karena rupanya di hari yang sama orangtua gue ada keperluan di Jakarta dan lokasinya cukup dekat dengan lokasi shooting, jadi gue bisa sekalian ikut. By the way sebelum mereka menghubungi, ---dan gue punya ukulele dari UKUiki, ---sebenarnya gue sudah lumayan kenal dengan art work mereka, lho. Mila, salah satu blogger di sini (---"Yuhuuuuu Milaaa, angkat tangannya!") juga pernah cerita kalau ia dapat hadiah ukulele dari UKUiki. Dan sejak itu gue langsung in love dengan desainnya yang dibuat hand painted sesuai pesanan *bayangkan ada love emoji di sini, lol.

Karena shooting akan dilakukan pukul 10 pagi, jadi gue, Ibu dan Bapak berangkat ke Jakarta waktu matahari masih mengintip malu-malu. Sebenarnya jam segitu seharusnya gue lagi mengantuk-mengantuknya, apalagi karena hanya tidur sebentar. Tapi sayang di perjalanan gue nggak bisa tidur, padahal sudah berbekal selimut dan bantal segala, huhuhu. Syukurlah lalu lintas lumayan lancar, jadi gue nggak harus berpegal-pegal karena macet. Tiba di Jakarta gue nggak langsung ke lokasi shooting, ---karena apa daya gue ini cuma nebeng, hehehe. Jadi gue ikut turun di kantor direktorat pajak bersama Ibu dan Bapak, lalu menghubungi kru NET TV untuk minta dijemput dari sana. Butuh waktu sekitar 40 menit sebelum kru menjemput gue. Rupanya ada perubahan lokasi shooting jadi mereka harus survey dulu ke lokasi baru sebelum menjemput gue. By the way, ini adalah kali pertama gue shooting tanpa ditemani Ibu atau Bapak karena biasanya ada salah satu dari mereka yang ikut ke lokasi untuk menjadi "fotografer" gue. Waktu berpamitan gue jadi sedikit emosional, soalnya Bapak sebenarnya ingin sekali ikut tapi Ibu nggak bisa jika harus mengurus pekerjaannya sendirian. Huhuhu, sniff :'D

Di perjalanan, gue baru diberi script dan konsep untuk shooting nanti. Sebelumnya gue hanya diberitahu untuk menyiapkan sebuah lagu yang nantinya akan gue mainkan. Well, sebenarnya mereka sudah request lagu dari Shakira sih, tapi karena gue nggak akrab dengan lagunya jadi gue ajukan lagu yang lain. Dari 2 pilihan, "The Show" nya Lenka dan "Soul to Squeeze" nya Red Hot Chili Peppers mereka memilih yang pertama (---kok TV-TV suka banget lagu ini, ya? Hahaha). Mereka ingin konsepnya nanti dibuat seperti video clip dan diakhiri dengan wawancara. Gue juga diperlihatkan sebuah video yang menjadi inspirasi konsep mereka ini. Pretty cool, ---nggak girly seperti biasanya, apalagi pilihan lokasinya yang extraordinary. Bukan "gue banget", tapi nggak ada salahnya kan melakukan sesuatu yang baru? :)

Kami tiba di Kemang waktu cuaca lagi asyik-asyiknya alias terik banget, hehehe. Lokasi ini rupanya bekas gedung futsal yang reruntuhannya sekarang dipakai untuk coretan-coretan keren a.k.a grafiti. Gue lumayan aww-ing juga untuk beberapa detik, soalnya belum pernah ke tempat yang seperti ini :p Nggak menunggu lama, sehabis lap-lap wajah pakai tisu plus pakai lipstick sedikit (---gimana atuh, gue memang nggak nyaman kalau pakai makeup, huhuhu) kami langsung mulai shooting. Yang pertama adalah adegan mendengarkan musik di atas tembok berkusen (kayaknya sih bekas jendela). Karena temboknya lumayan tinggi dan setelah 5 kali percobaan masih gagal juga untuk manjat, akhirnya gue punya ide untuk pakai ban bekas sebagai pijakan. Kocaknya, lokasi ban dan tembok itu jaraknya dari ujung ke ujung, jadi gue dibantu dengan 2 kru cantik NET 12 menggelindingkan (---word? Lol) ban sampai selamat ke tempat tujuan, hahaha. Scene ini diambil dari beberapa angle, jadi artinya gue harus melakukan gerakan yang sama berulang-ulang; ambil earphone, putar video di HP (pinjam punya kru, punya gue mati, lol), goyang-goyang sedikit, lepas earphone dan turun dan tembok, ---yang mana cukup menantang, ---sampai semua sudut yang diperlukan dapat. 


Adegan yang kedua lebih tricky karena gue harus berjalan melintasi reruntuhan gedung sementara kamera mengelilingi gue. Soal jalan sih gampang, yang gue takutkan itu kalau sampai nabrak kamera. Syukurlah nggak terjadi kecelakaan meskipun harus diulang berkali-kali sampai kaki gue kesemutan, hahaha. Nggak terasa tahu-tahu sudah lewat tengah hari dan masih cukup banyak scene yang harus diambil. Mungkin teman-teman ada yang bertanya-tanya, "Memang buat tayang berapa jam sih, kok lama sekali shootingnya?". Lol, ---gue hanya muncul sekitar 2 menit, tapi trust me, gue sudah beberapa kali mengalami yang lebih lama dari ini. Kalau shooting diadakan di rumah biasanya berlangsung dari pagi sampai malam, ---dan tayangnya cuma 5 menit, huahaha... Tapi meski bikin energi terkuras gue tetap mencoba cooperative, soalnya mereka pasti ingin hasil liputannya semaksimal mungkin :)) Selanjutnya diambil adegan-adegan "random" seperti gue sedang berdiri dan menyetel ukulele yang hanya memakan waktu beberapa menit saja.



Karena suara bernyanyi dan permainan ukulele gue sudah pre-recorded, jadi gue pikir untuk scene bernyanyi cukup cuap-cuap saja. Tapi ternyata mereka ingin gue untuk sambil berpose. Kalau pose nyender tembok atau goyang kiri-kanan sih gampil, yang menantang itu kalau lip sync sambil jalan-jalan. Ya, ampun selain ukulele yang terus-terusan melorot (nggak punya strap, hahaha), suara sama mulut gue juga kadang nggak singkron. Maklum saja, gue nggak bisa dengar suara yang sudah direkam sebelumnya karena lalu-lintas cukup ramai. Makanya gue legaaaa sekali waktu mereka merasa sudah cukup dengan footage yang didapat dan puas dengan hasilnya. Scene yang terakhir yang perlu diambil tinggal interview. Sengaja diambil belakangan karena (seharusnya jadi) yang paling mudah dan (seharusnya) hanya memakan waktu singkat. Gue pun kembali ke tembok berkusen dan menjejerkan koleksi ukulele gue, ---termasuk yang dari UKUiki untuk dijadikan background saat interview nanti. Tapi tiba-tiba saja... Uh-oh, hujan turun dan langsung super deras! :O

Setengah panik gue langsung memboyong ukulele-ukulele gue ke mobil, ---dua sekaligus di satu tangan, hahaha. Semuanya selamat, ---well, kinda, karena si smiley kesayangan agak retak karena tergelincir di tembok yang licin... Tapi gue nggak boleh BT, jangan sampai hal kecil merusak hari yang baik. Ini kecelakaan, bukan salah siapa-siapa :) 
Dan, jadilah kami menunggu hujan reda di dalam mobil. Saking lamanya gue sampai malas lihat jam dan lebih memilih mencari cara untuk melewati waktu. Mumpung sedang membawa koleksi ukulele, gue pinjamkan saja kepada kru dan gue membuka 'kelas ukulele' dadakan, hahaha. Ternyata cukup berhasil, suasanya menunggu jadi lebih fun dan akrab. Malah jadi berlanjut mengobrol kesana-kemari, termasuk tentang scoliosis gue (---mereka awalnya nggak tahu dan cukup surprise karena gue masih bisa dorong-dorong ban berat dan lompat dari tembok, haha).

Sekitar jam 2 siang akhirnya hujan reda juga. Lokasi langsung basah kuyup, termasuk tembok tempat untuk menaruh ukulele-ukulele gue. Waktu semakin mepet, ---kru NET 12 masih harus ke bengkel UKUiki dan matahari sudah semakin redup, ---jadi gue lap-lap saja tembok dengan tisu supaya nggak terlalu basah. I love my ukuleles so much (of course!), tapi gue juga harus bertanggung-jawab dengan 'peran gue'. Biarlah ukulele-ukulele ini harus diopname ketika tiba di Bandung nanti, yang terpenting gue sudah berusaha maksimal :) Interview hanya berlangsung sekitar 5 menit dan pada jam 3 sore semuanya sudah selesai. Ah, thank God! Gue pun diantarkan kembali ke Ibu dan Bapak yang sudah menunggu di depan sebuah hotel karena kami mencari jalan tengah. Setelah saling berpamitan, gue dan orangtua langsung pulang ke Bandung. Perjalanan nggak selancar ketika pergi, malah bisa dibilang super macet. Untung saja gue ketiduran jadi tahu-tahu saja sudah sampai di rumah ketika tengah malam, hehehe.



Gue selalu senang dan bersyukur sekali setiap diberi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman-pengalaman baru yang berharga. ---Karena menurut gue "pengalaman baru" itu bukan berarti mengalami sesuatu yang sama sekali asing. Gue bisa saja sudah sudah mengalaminya berkali-kali, tapi tiap moment itu tentu memberi pelajaran yang berbeda. "Every moment is first", begitu kalau meminjam istilah John Frusciante :p Itulah kenapa gue selalu berusaha maksimal di setiap kesempatan, ---nggak peduli seberapa besar peran gue di sana. Gue percaya yang ada hanya "peran", bukan kecil atau besar, ---dan semuanya penting. Lagipula nggak ada ruginya untuk memberikan yang terbaik, karena apa yang kita lakukan adalah apa yang orang lain lihat. Just live your life like you meant it. So, kalau kalian mau melihat penampilan 5 jam gue yang diringkas menjadi 2 menit dan ukulele baru gue dari UKUiki yang super cute di NET TV (lol), klik di sini, ya. See you soon, dan semoga November kalian menyenangkan! ;)

ukulele girl,

Indi

______________________________________________________


Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | YouTube: here | Contact person: namaku_indikecil@yahoo.com

21 komentar:

  1. Menurut saya mah admin cantik2 saja 😁😁

    BalasHapus
  2. Alhamdulilah baik, Mba.
    eumm tek kirain mau shooting, eh malah udah ternyata ya Mba. Yaahh padahal mah pingin nonton.

    eh tapi ada vidionya jadi bisa nonton, kereen mba main ukulelenya. itu semacam kencrung kah?

    Eumm jadi Mba Indi kalo shooting ditemani Bapak atau Ibu tah,
    'pengalaman baru bukan berarti mengalami sesuatu yang asing..' Aku setuju sama kalimatnya.

    BalasHapus
  3. Kak Indi, apa bener ya kista itu mempengaruhi pada janin yang susah hamil? Kakak saya sudah lama menikah sampai saat ini belum di karunia anak, terus kalau di operasi nanti rahimnya ikut ke angkat :(

    BalasHapus
  4. Hallo Indi apa kabar?

    Wah keren deh Indy menjadi bintang tamu pada acara net TV, sebuah pengalaman yang sangat luar biasa yaa..

    Saya suka dengan lukisan pada ukulelenya, sangat unik dan berwarna jadi nggak flat gitu :)

    Semoga makin sukses kedepannya dan terus menginspirasi :)

    BalasHapus
  5. Indi itu lokaisnya di mana, sih. Kayaknya asik foto-fotoan di sana, ya? :D

    BalasHapus
  6. Indyyyyy, I always admire your postive mind and energy. Kalo aku jadi kamu, keknya bakal manyun seharian karena ukulele kesayangan retak deh. Hihihi

    BalasHapus
  7. Tempat shotingnya keren dan ukulelenya juga bagus, apalagi bisa pesan sesuai warna yang kita inginkan.. :)
    Pengalaman yg sangat sangat keren bisa diwawancarai NET TV.
    Sukses terus ya kak :)

    BalasHapus
  8. wah ternyata kalo shooting itu lama ya mba Indi padahal tayangnya sebentar. semangatttt. kalo deket sih saya temeni mba Indy shooting <-- Eh, siapa saya

    BalasHapus
  9. wadaw... shooting lama tapi tampil di tv-nya cuma beberapa menit doang. TV emang jahat :')

    resiko shooting outdoor ya cuaca itu ya, semoga ukulelenya baik2 aja jadi gak perlu di opname, pemiliknya juga semoga cepet sehat (karena di atas bilangnya kena paket sakit).

    kunjungan balik nih. salam kenal. :D

    BalasHapus
  10. cihuyyy masuk tipi terus ... gue dah liat, tapi kapan ikutan masuk tipi?

    BalasHapus
  11. wah... kak indi tambah hitz ajah :)

    semangat terus yah, kak. terus menginspirasi.

    BalasHapus
  12. Pengalaman yang luar biasa ya kak Indi bisa masuk program TV Net. Hihi
    Bener banget apa kata Kak Indi, Shootingnya 5 jam, durasi tayangnya cuma 2 menit. Ya begitulah kalau produksi program TV hehehe.

    BalasHapus
  13. waw, ukulelenya bagus, tempatnya juga keren... eh, temboknya juga tinggi... :)

    BalasHapus
  14. makin jago main ukulele nya, aku msh gagap aja nih blm ada kemajuan berarti hahaha..
    jadi inget pernah dikasih ukuiki juga, tapi waktu itu dipinjem lagi utk syuting itu, kayaknya lupa dia blm dikirim lagi ke aku hahaa.. aku jg baru inget pas liat ini :p

    BalasHapus
  15. Keren gan, bisa dihubungi stasiun televisi yang mulai berkembang saat ini si NET TV, semua hasil tak jauh dari usaha.. semangat gan... pesan ukelelenya dong hehe

    BalasHapus
  16. Hanya satu kata untuk Mbak Indi... "KEREN". :)

    BalasHapus
  17. Woaaa selamat bisa sooting bersama Net. Lokasinya bagus ya Mbak

    BalasHapus
  18. hallo indy? apa kabar? moga baek n sukses selalu ya..

    yeee kirain indy lukis ukelele ^_^

    BalasHapus
  19. Wah pake lagunya Lenka. Lagu The Show emang pas dinyanyiin alat musik apa pun. Apalagi dibawainnya sama perempuan.

    Oh jadi ini segmen yang dulu sempet Kak Indi ingetin di postingan sebelumnya ya. Bagus lah Teh, abi resep. Hehe.

    BalasHapus
  20. ukulelenya lucu banget lho indi ...
    aku pikir kamu sendiri yang lukis tapi lucu bisa matching sama baju kamu gitu :))

    BalasHapus
  21. Tayang dua menit, shootingnya secapek itu? Waaa bisa dibayangin yang harus shooting iklan dan film ya :)

    BalasHapus

Terima kasih untuk komentarnya, it's really nice to hear from you :)