Teman-teman yang menyukai "Dunia Kecil Indi"

Minggu, 03 Agustus 2014

Tetap Aktif dengan Scoliosis! (Up date Pemakaian SpineCor)


Hai bloggies, bagaimana liburan lebarannya? Atau adakah yang sudah mulai kembali ke aktivitas semula? Apapun, semoga hari kalian menyenangkan, ya :) Amen.

Semenjak memakai SpineCor alias soft brace untuk scoliosis gue, banyak sekali yang bertanya tentang perkembangannya. Well, sebenarnya gue sudah berjanji akan selalu meng-up date nya di sini, tapi ternyata cukup banyak juga yang nggak sabar menunggu dan bertanya langsung lewat private message, hehehe. Jadi sekarang gue akan share tentang pengalaman gue setelah 1 bulan pemakaian SpineCor :)

Jika belum tahu apa itu SpineCor, silakan lihat ini.

Gue masih ingat waktu pertama kali dokter meminta gue untuk memakai brace. Waktu itu gue masih 13 tahun dan brace yang gue pakai adalah tipe Boston. Keras dan menutupi seluruh badan gue, dari dada sampai pinggul. Bentuknya yang kaku membuat brace susah untuk “disembunyikan” di balik baju. Lekuk tubuh gue juga jadi tampak nggak natural. Hampir semua orang yang bertemu gue ---meskipun baru sebentar--- langsung sadar bahwa gue memakai brace. Semangat gue untuk disiplin mamakai brace pun jadi on and off. Saat di rumah gue nggak bermasalah untuk memakainya sepanjang waktu (brace harus dipakai 23 jam sehari), tapi lain lagi jika gue sedang di sekolah. Aktivitas yang padat dan membuat gue banyak berkeringat membuat gue merasa nggak nyaman. Rasanya seperti di sauna permanen, hehehe. 

Sesuai dengan nasehat dokter gue mamakai brace selama masa pertumbuhan tulang,  yang artinya sepanjang 5 tahun sebelum gue berusia 18 tahun. Keberhasilan Boston brace ini memang berbeda-beda pada setiap scolioser dan pada gue, too bad kurva gue malah bertambah dari 30 an ke 40 an... Malah di usia dewasa gue kurva gue sempat mencapai 58 derajat! 
Dokter berkata brace sudah nggak ada gunanya jika tulang gue sudah berhenti tumbuh, jadi yang bisa gue lakukan untuk menjaga kurva gue hanya tinggal terapi yang lain seperti berenang, fisio terapi, dan tentu saja jalan terakhir ketika kurva sudah melebihin 40 derajat: Operasi.
Operasi bukan pilihan gue, jadi gue mengikuti berbagai terapi fisik baik di Rumah Sakit sampai terapi chiropractic. Chiropractic  memberikan rasa nyaman pada tulang belakang gue, tapi kurva gue sama sekali nggak berkurang.

Setelah mendengar tentang SpineCor gue langsung bersemangat untuk mencobanya. Bukan hanya karena banyak selebriti dengan scoliosis yang memakainya tapi karena ini satu-satunya tipe brace yang masih bisa dipakai untuk tulang yang sudah berhenti tumbuh (mature). Gue langsung optimis di hari pertama gue memakainya, karena selain terasa nyaman, postur tubuh gue pun secara instan terasa lebih baik. Apalagi 1 minggu setelah pemakaian hasil x ray menunjukan kurva gue (with brace on) berkurang sebanyak 12 derajat. Yang artinya menjadi kurva “aman” dari operasi!

Kalau dipakai di balik baju SpineCor nggak terlihat, lho. Bahannya juge elastis, nyaman dipakai :)

SpineCor sangat jauh berbeda dengan Boston brace. Bentuknya mengikuti lekuk tubuh gue dan tersembunyi dengan baik di balik baju. Gerakan tubuh pun menjadi nggak terbatas. Gue benar-benar bisa beraktivitas sambil memakai SpineCor. Gue bekerja di preschool sambil memakainya. Mengejar anak-anak, jongkok-berdiri sampai berayun di swinging ball pun nggak masalah. Begitu juga dengan kegiatan gue sebagai penulis. Gue sangat terbantu dengan SpineCor. Harus duduk berjam-jam di depan komputer sambil mengetik dulu sangat menyiksa, tapi sekarang nyeri punggung dan kesemutan gue banyak berkurang :)

Gue pakai SpineCor, lho. Nggak terlihat, kan? ;)


Untuk teman-teman scolioser pasti mengerti mengapa berkurangnya kurva bukan satu-satunya goal. Berkurangnya rasa sakit juga salah satu faktor yang dicari dari sebuah terapi/pengobatan, karena terkadang rasa sakit mengganggu produktifitas kita yang memiliki hidup yang aktif. Berbeda kurva dan tipe, berbeda pula rasanya. Gue sendiri sering mengalami kesemutan di tubuh bagian kanan dan nyeri di punggung atas. Kalau sudah begitu mau nulis pun kurang konsentrasi. Padahal pekerjaan gue penulis, ya, hehehe. 

Selama 1 bulan ini SpineCor sudah menjadi bagian dari aktivitas gue sehari-hari. Setiap habis mandi gue langsung memakainya dan bekerja seperti biasa. Teman-teman gue pun nggak ada yang tahu bahwa gue memakai brace. Kecuali kalau gue beritahu, ya :p Tubuh gue rasanya semakin fit dan tentu saja menjadi lebih produktif. Sepulang dari preschool yang biasanya langsung mendarat di tempat tidur, sekarang langsung ambil tali leher dan baju Eris. Yup, gue ajak dulu Eris berjalan-jalan sebelum gue beristirahat! :)

Awalnya karena belum tahu sejauh mana ketahanan tubuh gue, gue ajak Eris berjalan-jalan di sekitar lingkungan rumah saja. Tapi setelah beberapa kali percobaan dan gue nggak memiliki keluhan, gue mengajaknya berjalan-jalan ke tempat yang lebih jauh. Gue berkeringat dan kelelahan, tapi hebatnya nggak ada rasa pegal atau kesemutan, semuanya lancar. Well, terakhir gue merasa seperti ini sepertinya waktu SMP. Long long time ago, ya...

Mau jongkok atau berdiri tetap nyaman :)

Karena tubuh fit, waktu berkualitas dengan Eris pun semakin banyak :)

Untuk memastikan bahwa apa yang gue rasakan bukan sekedar sugesti, gue mengecek kembali keadaan gue ke dokter. Berhubung Dr. Natalie sedang cuti melahirkan, jadi gue ditangani oleh Dr. Irma. Guess what, setelah gue surprise dengan kemajuan setelah pemakaian 1 minggu, sekarang ada lagi kabar gembira. Kemiringan tulang belakang gue yang tadinya 20 mm sekarang tinggal 2 mm saja! Memang sih gue belum kembali x ray (jika terlalu sering nggak baik untuk kesehatan), tapi Dr. Irma memeriksanya dengan seksama dan hasilnya membuat gue semakin optimis dan semangat untuk terus menggunakan SpineCor :)

Ini baru bulan pertama dan gue excited sekali dengan perkembangan yang akan gue dapat. Bahkan dengan operasi scoliosis nggak bisa dikoreksi 100%, jadi gue rasa SpineCor sangat patut diberi kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup scolioser, tua dan muda. Gue harap semakin banyak yang tahu tentang SpineCor. Seorang teman gue yang kurvanya sudah 70an derajat pun baru-baru ini memakainya dan kurvanya sekarang sudah berkurang 8 derajat. Benar-benar mematahkan “mitos” yang berkata bahwa bracing hanya efektif untuk kurva di bawah 40 derajat. Yup, ada harapan baru untuk scolioser ;)

Bulan depan gue akan kembali memeriksakan tulang belakang gue, sekaligus melihat sejauh mana SpineCor membantu gue. Jika teman-teman tertarik dengan SpineCor atau mau tanya-tanya dulu, silakan kunjungi Spine Body Center di APL Tower lantai 25 (sebelah Central Park Mall) Jakarta Barat. Atau bisa menelepon terlebih dahulu ke021-2933 9295. Staff Spine Body Center pasti dengan senang hati membantu kalian :)

Miracle girl,

Indi

_______________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | Contact person: 081322339469

65 komentar:

  1. Semoga terapi/pengobatan dengan SpineCor berjalan lancar dan sukses ya, tapi apakah memang betul itu pemakaian SpineCornya sampai 5 Tahun, tapi di catatan sebelumnya 18 bulan

    BalasHapus
  2. @ YONO: Amen... Boston brace: 5 tahun (karena aku pakai di usia 13+5=18= usia tulang berhenti tumbuh). SpineCor/soft brace: 18 bulan. Semoga cukup jelas ya :)

    BalasHapus
  3. Teman aku waktu kuliah dulu juga ada yang pake ini loh, dan memang terlihat banget perkembangannya, seinget aku dia malahan cuma setengah tahun aja pake yg mirip2 ini. Syukurlahh, Indi juga semoga cepat pulih yaah :)

    BalasHapus
  4. @ MEIDINA: SpineCor/dynamic brace memang efektif karena mengikuti bentuk tubuh kita. Setiap scolioser tentu berbeda-beda, termasuk berapa lama penggunaan bracenya. Untuk SpineCor memang standarnya 18 bulan :)

    BalasHapus
  5. Hi Kak Indi! Nice to know that you've been doing really well ^^

    Seneng banget rasanya liat new post update dari kak Indi ketika aku udah lama ga main around blogspot, hehe~

    Aku mau cerita kalo akhir akhir ini aku ngerasa spine aku rada aneh. kata kakak ku sih kalo aku berdiri tegap, ga begitu keliatan ada bengkok atau gimana. cuma yaa, everytime I try to feel my spine, it feels a little bit 'crooked' T^T Tidur juga kadang ga nyaman. Apa kalo scoliosis emang gitu yaa kak?

    Aku belum pernah periksa ke dokter ortopedi sih kak, orang tua lagi sibuk-sibuk nya.

    Hopefully everything will be okay thou *fingercrossed*

    Di tunggu cerita-cerita baru nya yaa kakak ^^ Ganbarimashou~

    BalasHapus
  6. Makasih ya Indi udah share update tentang pemakaian spinecor nya, jadi semangat nabung spy bisa pake juga..:)

    BalasHapus
  7. Kalo udah operasi make ini lagi ngaruh gak sih? Soalnya aku dulu operasi tp masih 35°. Tq

    BalasHapus
  8. moga lancar terapinya ya mbk...baru tahu alatnya hehe

    BalasHapus
  9. Nice! I hope, wish & pray sincerely for your best health condition, dear ovely princess of universe :D

    <3<3<3
    hugLUV

    BalasHapus
  10. Blog ini namanya 'Blog Kecil Indi ... namun info/ilmu yang didapat tidaklah 'kecil tepai ruarrr biasa :)

    BalasHapus
  11. sepertinya aku yang kurang update kenapa kok pakai SpineCor >.<

    well, semoga terapinya berjalan lancar dan menunjukkan kemajuan

    BalasHapus
  12. @ CLAUDIA: Kalau scoliosis melengkungnya ke kiri atau ke kanan, bukan membungkuk atau mau menenggadah. Coba aja kamu membungkuk dan minta saudara/teman lihat punggungmu, kalau ada punuknya periksakan ke dokter. Good luck, ya :)

    @ MERRU: Sama-sama, semoga bermanfaat. Kalau sudah pakai spinecor, share sama aku ceritanya, ya :)

    @ WITIVI: Coba kamu hubungi nomor telepon yang tertera dan tanyakan langsung pada dokternya :)

    @ HM: Amen. Memang baru masuk kok kalau di Indonesia :)

    @ SOERMAN: Amen... semoga bisa memberi manfaat bagi yang berkunjung ke blog ini ya :)

    @ SARI: Hehe, di kolom "tentang Indi" di sebelah kiri disebutkan bahwa aku scolioser. Aku didiagnosa scoliosis sejak usia 13 ;)

    BalasHapus
  13. Cepat sembuh, Kak Indi :D. Seneng lihat semangatnya, kak :).

    BalasHapus
  14. nyimak aja sist ^_^ jangan lupa kunbalnya ya

    BalasHapus
  15. semoga cepat sembuh mba,dan semangat terus terapi nyaa :)

    BalasHapus
  16. Semoga selalu sehat ya, Mbak.. :*

    BalasHapus
  17. aku tahu kalau kamu suka sama hello kitty :D

    BalasHapus
  18. Halo Kak Indi :)
    Jadi pengen punya SpineCor juga kk, soalnya walau derajatku 10, tapi tulangku sering banget nyeri kak..
    T.T
    Sangat menganggu terutama duduk lama di depan laptop kk :(
    Tapi yang jual SpineCor itu cuma di jakarta barat ya kak?

    BalasHapus
  19. biaya kira2 brpa kak itu spinecor nya? :')

    BalasHapus
  20. Semoga cepat sembuh yah Mba.. dan semoga informasi ini juga membantu pembaca :)

    Salam kenal :)

    BalasHapus
  21. perkembangan medis emang majunya pesat kayak perkembangan teknologi, jadi masih banyak harapan buat kita-kita hehehee

    BalasHapus
  22. Udah balik kerja lagi nih. Tetep semangat ya kak!

    BalasHapus
  23. @ HAPPY: Amen... Terima kasih ya. Oya, sekedar info, scoliosis itu bukan penyakit, tapi kelainan. Jadi hanya bisa dikoreksi/diperbaiki. Bukan disembuhkan :)

    @ RIRI: Sure :)

    @ MIXER: Amen. Thanks ya :)

    @ BEBY: Amen :)

    @ ERWIN: Kok tau? Hehe, iya lah di fotonya ada Hello Kitty melulu sih ya :p

    @ SONIYA: Semakin kecil kurvanya semaki bagus lho hasilnya. Ada beberapa tempat yang jual, tapi pemasangan SpineCor gak boleh sembarangan. Back Up clinic ini yang terpercaya :)

    @ IIN: 30 jutaan sudah termasuk pemasangan :)

    @ KEKEKENAGA: Amen. Salam kenal kembali :)

    @ MILA: Hahaha, iya ya :p Semoga dengan perkembangan medis semakin meningkatkan kualitas hidup banyak orang. Amen :)

    @ ACHMAD: Sama, dong, selasa aku juga sudah back to work, huhuhu. Thanks ya :)

    BalasHapus
  24. Haaii Indi...setelah pemakaian Spine Cor,utk saat ini derajat nya sdh berkurang brp?nt di share ya kalau sdh kembali cek.
    aq jd tertarik utk pemakaian Spine Cor ini..secara utk biaya operasi cukup mahal dan beresiko jg..

    BalasHapus
  25. @ ANONIM: Sudah berkurang 12 derajat dalam 1 minggu pemakaian, tapi with brace on ya. Setiap ada perkembangan pasti aku akan update di sini. Coba deh tanya2 dulu sama dokternya (alamat dan no tlp ada di atas). Siapa tahu cocok pakai SpineCor, karena setahuku brace ini efektif dan bisa jadi alternatif untuk yang menghindari operasi :)

    BalasHapus
  26. Sis..umur ku sdh 32 thn dan derajat 45..apa msh mungkin pakai spine cor? Menurut dokter orthopedi tulang belakang di usia dan derajat yg sdh segitu utk pemakaian spine core tdk bisa..aq jg bingung..jujur tertarik pakai..

    BalasHapus
  27. Puji syukur, SpineCor berdampak baik sekali yah, mbak. efek pemakaiaannya juga nggak kelihatan. semoga terapinya semakin menuahkan hasil positif. oh iyah, si Eris lucuu. kayak boneka tuh, mbak :D

    BalasHapus
  28. Sis, gue dari medan. anak gue umur 7 tahun udah di x ray dan kata dokter terkena skoliosis 11 derajat. kalo boleh tau dulu sis tau nya terkena skoliosis umur berapa ??? tolong email gue di indramawantan@gmail.com ya. thanks

    BalasHapus
  29. Pengen pake juga. Doain aku ya supaya bisa nabung untk beli spinecor nya.. amiiiin....

    BalasHapus
  30. semoga cepat sembuh ya indi :). aku juga kena skoliosis. lagi mempertimbangkan mau pakai spinecor atau chiropractic aja. sekedar info, kalau di singapura ada klinik chiropractic yang bagus (based on my research so far). bagus karena chiropractornya bersertifikat clear institute. untuk lebih jelasnya silakan cek link http://bonesandbeyond.com.sg/e/ dan http://www.precision-spine.com/. itu 2 klinik ya indi. mereka ga sekedar adjustment saja tapi ditunjang dengan alat-alat modern dan metode yg update untuk menyembuhkan skoliosis. bisa intensive care langsung hajar 1 sampai 2 minggu berturut-turut untuk penyembuhannya supaya ga repot bolak balik indonesia-singapura. aku pun masih bingung mau pakai spinecor karena takut kan kalau spinecor kepastian penyembuhan yang kita dapat after 18 months, jadi takut nyesal di waktu dan uang kalau ternyata spinecor ga cukup ampuh buat aku (gambling bagi aku). sedangkan chiropractic di singapur itu bisa didapetin kepastiannya hanya dalam 1-2 minggu. aku masih bingung. tolong email aku di putrimaulidasari@gmail.com. semoga kita bisa saling share :)

    BalasHapus
  31. Hai..Indi...anak tante juga scoliosis. Tante mau coba alternative memakaikan spinecor untuk dia. Kemungkinan dlm wktu dekat segera ke sana. Bagaimana perkembangannya skrg setelah menggunakan spinecor? Tante mau donk sharing kamu. Email ke tante yah fenny.tjie@gmail.com. Tante sayang sekali sama anak tante jadi tante mau memberikan yg terbaik untuk dia. Thanks yah Indi.

    BalasHapus
  32. Hai ka indi:)
    Aku scolioser juga loh ka:D Aku berminat banget loh ka pake SpineCor ini.. Dan tadi juga aku disaranin dr.Rudi supaya pake spinecor ini.. dr.Rudi juga yang nyaranin aku buat liat2 blognya ka indi ini. Ka spinecor itu dipakainya setiap hari ya? Apa gak gerah ka? Aku berminat banget tapi masih rada takut nih ka, hehe.. btw makasih banget buat postingannya ya ka, ngesupport banget! sukses terus buat ka indii:)

    BalasHapus
  33. @ ANONIM: Usia lebih muda dan kurva lebih kecil memang akan lebih maksimal dengan ditangani spinecor, tapi bukan berarti gak bisa. Setahuku gak ada batasan maksimal usia, kok. Aku sudah diatas 50 derajat masih bisa, hehehe :)

    @ RICHO: Amen... makasih ya :) Hehehe, iya. Eris kalau lagi diem mirip banget kaya boneka :D

    @ INDRAMAWAN: Sudah aku email, ya :)

    @ ANONIM: Amen... semoga cepat tercapai, ya. Oh, btw, spinecor bisa dicicil, kok. Jadi sambil menabung bisa sambil pakai, hihihi :)

    @ FENNY: Sudah aku email ya, tante. Semoga anak tante cepat baikan :)

    @ PUTERI: Hai Puteri! Wah, dr. Rudi tau blog ini ya? Hahaha, jadi malu :p Tiap pasien beda-beda, kok. Ada yang tiap hari ada juga yang beberapa kali dalam 1 minggu. Jangan khawatir, gak gerah, kok. Rasanya kaya pakai baju renang aja. Coba aja telepon dulu buat tanya2. Jangan takut, lebih baik kalau cepat ditangani kan? :) Thanks ya, dear :*

    BalasHapus
  34. hy kak indi:)
    saya skoliosis kak. derjat kemiringan saya atas bawah. atasnya 52 derjat sedangkan bawahnya 32 derjat. Saya tertarik dengan SpineCor ini. untuk pemesanan gimana kak? Apakah hanya ada di Jakarta? lokasi saya di yogyakarta kak.
    terimakasih tas infonya kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Nurul, SpineCor yang resmi ada di Spine Body Center Jakarta. Yang dari Jogja juga ada yang ke sana, kok. Kalau mau kamu telepon aja dulu untuk tanya-tanya :)

      Hapus
  35. Hai, salam kenal semuaa! Aku juga scolioser. Lagi cari member supaya group Remaja Scolioser di LINE makin rame, di group itu kita bisa saling sharing atau sekadar tanya jawab masalah skoliosis. Kalau mau ikutan, add id line ku ya, ptrmhrn. Terima kasih sebelumnya :) *numpang promosi ya ka indi, tetap semangat:D

    BalasHapus
  36. mau tanya, apakah sekarang sudah ada hasilnya lagi? (rotgen ulang tanpa spinecornya) terimakasih infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku belum x ray kembali (bulan ke 8) karena sedang sakit DB. Tapi dari pemeriksaan terakhir stabil :)

      Hapus
  37. kk kalo boleh nanya harga spinecornya tu berapaan ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekitar 38 juta, bisa dicicil :)

      Hapus
    2. kk itu benar bisa di cicil? kalo misalnya mau di cicil berapa uang mukanya kk?
      #Sorry y kk banyak tanya :D

      Hapus
    3. Wah, aku gak tau berapanya DP nya. Yang pasti waktu cicilnya sampai akhir pemakaian SpineCor, jadi cukup lama. Coba deh kamu telepon Spine Body Centernya: 021-2933 9295 :)

      Hapus
    4. oke lh kk :) . oh y kk kalo misalnya kita udah pakek spinecornya tu pa kita perlu pemeriksaan bolak balik kk? soalnya kami tinggal di aceh kk :)

      Hapus
    5. Sebulan atau dua bulan sekali, adjustment. Info lengkap tolong hub langsung Spine Body Centernya aja, ya. Takutnya ada perbedaan tiap pasien :)

      Hapus
  38. Assalamu Alaikum Wr Wb..
    maaf mbak mau nanya harga spinecor tuh brp-an, terus beli dmn ??
    aku jg penderita scoliosis.
    salam knl dr Muh Rajman S Di Sulawesi Selatan (Makassar).
    Thanks Before :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harganya sekitar 38 juta, bisa dicicil dan gak perlu diganti-ganti lagi (hanya adjusment). SpineCor yang resmi bisa didapat di Spine Body Center Jakarta (APL Tower Lt. 25) :)

      Hapus
    2. makasih mbak indi infonya.
      sukses ya :)

      Hapus
  39. Spinecor, bener2 membantu gak sih? soalnya tanggal 7 annakku mau pasang spinecor, bisa berharap banyak gak dgn spinecor? soalnya hardbrace tidak membuatnya makin baik, cuma stabil. Thanks Indi

    BalasHapus
    Balasan
    1. SpineCor lebih efektif daripada Hard brace (boston). Menurut pengalamanku jelas lebih baik, selain dari hasilnya juga dari kenyamanannya. Aku juga waktu pakai boston gak ada pengurangan kurva, baru adanya sekarang setelah pakai SpineCor :)

      Hapus
  40. ka indi boleh minta emailnya gak? Mau nanya2 kalo di email kayaknya lebih leluasa, makasih kak:)

    BalasHapus
  41. Hallo ka indi..mau nanya nih. Apa sampe sekarang masih pake spinecor? Eh iya, biaya 38jt itu sudah gak termasuk biaya dokter dan xray serta konsul lanjutan? Habisnya mahal sih, kasihan ortu udah pensiun. Info dong ya kak. Tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu hanya biaya SpineCor dan pemasangan. Tapi harga segitu bisa dicicil. Untukku juga gak mudah, tapi demi kesehatan dan ternyata memang sepadan dengan hasilnya. Info lengkap lebih baik langsung hubungi nomor di atas, ya :)

      Hapus
  42. Ka indi minta id line nya dong

    BalasHapus
  43. Kak indi... sekarang gimana kurva skoliosisnya... berkurang atau tetap?... kebetulan aku mau beli spine core ... sampai sekarang perkembangan gimana?... ditunggu balasannya ka indi...makasih ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah berkurang 12 derajat :) Kamu mau beli di Spine Body Center juga? :)

      Hapus
  44. Maaf.. Harga bracs nya skrng brpa ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terakhir aku dapat info sekitar 42 juta :)

      Hapus
  45. Hai kak indii, kalo kaka dirumah suka olahraga apaa? Soalnya aku masih pake hard brace trs bingung harus olahraga apaa kan kaya ketahan gituu
    Makasih kaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jalan-jalan bisa pakai brace juga, kan? :) Tapi sebetulnya saat exercise hard brace dilepas dulu karena kamu kan punya waktu 1 jam untuk bebas brace setiap hari :)

      Hapus
  46. Hi indi... Salam knl... Terbuat dari apa bahan spinecor..itu... Apa elastis..., krna yg brace itu keras n badan menjadi kaku... Terimakasih...

    BalasHapus
  47. Hi kak spinecor itu bisa di pakek buat main basket gak kak ?

    BalasHapus
  48. Hi kak spinecor itu bisa di pakek buat main basket gak kak ?

    BalasHapus
  49. caroline agatha23 Mei 2016 21.11

    Hai kak indi aku bingung banget kak. Karena skoliosis aku sudah 46 derajat . Dan dokter mengharuskan aku mengoperasi atau memakai boston. Bahkan dokter bilang spinecor sudah tidak bisa menangani aku lagi. Bagaimana menurut kakak? Aku sangat ingin memakai spinecor karena liat postingan ini. Aku bingung apakah spinecor bener bener bisa bikin aku sembuh lagi . Karena setiap scolioser berbeda beda. Harap dibantu ya kak

    BalasHapus
  50. caroline agatha23 Mei 2016 21.17

    Halo kak indi . Aku berumur 14 tahun dan skoliosis aku sudah mencapai 46 derajat . Dokter menyuruh aku untuk memakai boston atau operasi. Bahkan dokter bilang bahwa spinecor tidak dapat menangani aku lagi walaupun itu bukan dri dr.natalie . Tetapi aku masih percaya sama postingan kakak sebagai hasil dari spinecor. Aku ragu karena aku bingung apakah spinecor dapat membuat aku sembuh karena hasil setiap scolioser berbeda beda. Aku tunggu ya kak balasannya

    BalasHapus

Terima kasih untuk komentarnya, it's really nice to hear from you :)