Teman-teman yang menyukai "Dunia Kecil Indi"

Minggu, 20 April 2014

The Big Chop! I Donated my Hair :)



Tadi siang Ibu mengantar gue ke salon. Setelah 6 bulan waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Gue akan memotong rambut yang telah gue panjangkan sampai melewati bahu jadi sebatas telinga!

Gue masih ingat beberapa bulan lalu ketika mengutarakan niat gue pada Ibu. Setelah bertahun-tahun betah dengan potongan rambut pendek, gue akhirnya berkeinginan memanjangkan rambut. Tentu saja Ibu senang mendengarnya. Lalu gue menceritakan tentang niat untuk mendonasikan rambut. Gue bilang bahwa gue akan memanjangkan rambut sampai melewati bahu, tapi setelah itu akan dipotong pendek sekali untuk didonasikan pada yang membutuhkan rambut palsu. Waktu itu Ibu terkejut dan berkali-kali bertanya apakah gue yakin. Gue bilang, “Iya”, karena gue sudah memikirkannya matang-matang. Meskipun suara Ibu terdengar menyayangkan tapi beliau berkata akan mendukung gue 100%.

Niat ini muncul secara nggak sengaja. Seorang teman berkata bahwa rambut gue sangat tebal dan cepat sekali panjang. Katanya, sementara banyak perempuan lain yang ingin rambutnya cepat panjang, gue malah memotongnya beberapa kali setiap bulan demi mendapatkan panjang rambut yang selalu “sebegitu”. Waktu itu gue bilang bahwa rambut gue yang tebal sulit sekali diatur dan butuh waktu lama untuk mengeringkannya. Itulah kenapa gue lebih menyukai potongan rambut pendek. Sama sekali nggak terpikir bahwa di luar sana mungkin ada yang akan sangat bersyukur untuk memiliki rambut seperti ini daripada gue yang menyia-nyiakannya untuk disapu di lantai salon. 

Percakapan itu membuat gue mulai berpikir untuk melakukan sesuatu dengan rambut gue.  Gue mencari cara agar rambut gue bisa digunakan untuk sesuatu yang berguna. Dan gue pun menemukannya: Mendonasikan rambut pada yang membutuhkan rambut palsu!
Dengan bantuan internet gue mencari organisasi-organisasi yang menerima sumbangan rambut. Mempelajari bagaimana prosesnya dan memastikan agar rambut gue memenuhi syarat. Syukurlah gue nggak pernah merokok, hidup sehat dan rambut gue nggak pernah tersentuh bleach. Dengan  “modal” itu gue pikir akan mempermudah dalam proses pemanjangan rambut, hehehe.

Tapi rupanya nggak semudah itu. Godaan untuk memotong rambut kadang-kadang datang. Setelah bertahun-tahun mempunyai rambut yang hanya melebihi sedikit dari batas telinga, mempunyai rambut yang mulai menyentuh leher bukan perkara mudah. Rasanya geli karena menusuk-nusuk kulit dan yang pasti ritual mengeringkan rambut pun menjadi semakin lama. Bukan itu saja, memiliki seorang adik laki-laki juga menjadi tantangan berat. Semakin panjang rambut gue, semakin dijadikan bahan candaan lah gue. Katanya dengan rambut panjang gue malah terlihat maskulin dan mirip dengan Anthony Kiedis, vokalis Red Hot Chilli Peppers. Perlu diketahui bahwa Anthony Kiedis itu laki-laki, huhuhu. Syukurlah nggak sedikit juga yang mendukung gue. Ada Bapak juga Ibu yang semakin lama semakin menerima keputusan gue. Juga Ray dan teman-teman yang sepertinya nggak peduli dengan seberapa maskulin pun penampilan gue ;)



Sampai tiba lah hari ini. My big day. Gue pergi ke salon dengan diantar Ibu. Gue menjelaskan kepada Ryan, stylish favorit keluarga kami tentang bagaimana cara yang diinginkan untuk memotong rambut gue. Gue dan Ibu sengaja nggak memberi tahu tentang tujuan pemotongan rambut ini. Sure, this is a good news. Tapi kami nggak mau jika pengunjung lain mendengar dan mengira kami “memamerkan niat baik” :) 
Setelah rambut dicuci dan dikeringkan gue mengikatnya menjadi dua bagian. Well, biasanya sih hanya satu, tapi karena rambut gue tebal, akan menyulitkan Ryan jika memotongnya sekaligus, hehehe. Setelah diukur menggunakan penggaris sesuai dengan panjang yang diinginkan, gue meminta Ryan untuk memotongnya tepat di atas karet pengikat agar rambut tetap dalam satu ikatan setelah dipotong.  Wah, ternyata meski sudah dibagi dua Ryan tetap kesulitan memotongnya. Sambil bergurau ia bilang bahwa rambut gue membuat guntingnya bengkok, hehehe. Syukurlah dalam waktu 3 menit rambut gue sudah masuk ke dalam kantong ziplock dan siap untuk dikirimkan kepada Locks of Love, sebuah organisasi yang membuat wig untuk anak-anak yang kehilangan rambut karena sakit atau pun kecelakaan.

Ibu nggak melewatkan moment ini begitu saja. Ia mengambil beberapa foto gue dan merekamnya dengan wajah gembira. Katanya beliau bangga dengan yang gue lakukan. Padahal tadinya gue khawatir sekali Ibu akan kaget melihat rambut putrinya dipotong sampai sangat pendek di depan matanya. Tapi ternyata Ibu malah memuji bahwa gue kelihatan cantik dan akan mendukung jika gue akan mendonasikan rambut kembali akhir tahun ini. Ah, jadi terharu :’)

Video:

Ada yang mengira gue melakukan ini karena gue pernah terkena tumor payudara. Tapi bukan itu alasannya. Sebagai anak perempuan yang telah bersama scoliosis selama 15 tahun kadang gue membutuhkan jaket. Bukan untuk menutupi back brace (penyangga) apalagi karena malu. Tapi terkadang gue ingin dinilai bukan dari seperti apa gue terlihat. Gue percaya itu adalah hal yang sama jika seseorang kehilangan rambut karena kanker atau kecelakaan. Terkadang mereka membutuhkan wig. Tapi sama seperti scoliosis: with or without a jacket or a wig, we can always be proud of our self! :)





Bapak menjemput gue dan Ibu dari salon. Beliau sedikit terkejut tapi segera memuji dan berkata tentang betapa bangganya beliau. Di perjalanan pulang Ibu dan Bapak ternyata memberi gue kejutan. Mereka mengajak gue makan di restoran, katanya anggap saja sebagai hadiah untuk gue :) Di tengah-tengah rasa bahagia tiba-tiba gue teringat dengan bagaimana reaksi om dan tante nanti jika melihat rambut baru gue. Tapi Bapak menenangkan, beliau berkata,
“Nggak apa-apa, kan cuma rambut. Nanti juga tumbuh lagi”.
Bapak berhenti sejenak lalu melanjutkan,
“Kalau ada yang marah bilang saja:  Gak semua orang bisa punya rambut. Kalau masih bisa tumbuh, jangan pelit!”.

Gue tertawa kencang. Perkataan Bapak lucu tapi gue tahu beliau bersungguh-sungguh. Dan seketika gue 100 kali lipat semakin mantap dengan dengan keputusan ini ;)







Anaknya bapak dan ibu,

Indi

Donasikan rambutmu di sini:
- Locks of Love
- Little Princess Trust
- Shave for Hope (event Indonesia! Gue akan ikutan akhir tahun ini. Ayo siapa yang mau menemani?)
- Pantene Beautiful Lengths


 _______________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | Contact person: 081322339469


43 komentar:

  1. wah kak andai aja saia seberani itu utk potong pendek :3
    hatimu mulia sekali kakak <33

    BalasHapus
  2. Halo, Kak Indi! Aku ikut senang dan bangga atas keputusan kakak untuk mendonasikan rambut :) Percaya atau enggak, sudah sejak lama aku pengen donasiin rambut juga, tapi niatnya aku donasiin semua, jadi sampai bener2 plontos :D Doakan aku ya, Kak, semoga bisa berdonasi juga seperti kakak :)

    BalasHapus
  3. Mbaaakk.. So proud of you, too.. Jarang loo ada yang rela dan ikhlas untuk ngedonasiin rambutnya. Apalagi yang rambutnya tebal dan bagus pulak.. :)

    Tapi jadi lebih fresh gitu deh dan makin cakep. Hihihi.. Enak ya diajak makan di restoran, apalagi bareng Ibu dan Bapak :D

    BalasHapus
  4. Indiii ah aku terharuuu lihat videonyaa, duo gadis kecilku juga nonton videonya, dan bilang "mama, itu kakaknya cantiiik ya maa kayak Princess :)))"

    BalasHapus
  5. Indi jadi terlihat fresh dnegan rambut pendeknya. Semoga Rambutnya bermanfaat untuk orang lain ya Indi

    BalasHapus
  6. bener juga tuch kata bapak...rambut bakalan tumbuh lagi..jadi jangan pelit....,
    saya baru tahu..kalo rambut bisa juga didonasikan.....
    keep happy blogging always...salam dari makassar :-)

    BalasHapus
  7. Keren bangeeet indii! Semoga niat baiknya tercapai dan bermanfaat yaa... btw rambutnya baguuus deh ;)

    BalasHapus
  8. your parents must be so proud of you, Indi. You did great.. And you look so cute with your new haircut. :)

    BalasHapus
  9. Wahh kak indi hebat bener" hebat ๐Ÿ˜Š buat aku makin mengidolakan kak indi yg berhati mulia ๐Ÿ˜Š . Dan sampe saat ini setelah berkali" aku potong rambut dari rambut aku yg panjang babget sampe pendek sebahu belom kepikiran buat di donasikan ๐Ÿ˜ž , tp setelah baca cerita kak indi aku jd menyayangkan kenapa ga dr dlu aja aku donasikan huft ๐Ÿ˜ž .

    Tp gak masala , kata bapak kak indi kan ' bisa tumbuh lagi' jd aku masi punya kesempatan untuk manjangin rambut untuk di donasikan ๐Ÿ˜ƒ , bener kan kak infi ? ๐Ÿ˜ƒ

    BalasHapus
  10. Hebat Ndi.. seandainya rambut ku sebagus rambut mu pasti maulah donate.. Rambut gw panjangnya lamaaaa..huhuuh..

    BalasHapus
  11. wahhh Indy segar sekali yaa, cantik dan fresh :)

    BalasHapus
  12. akhirnya pendek lagi indy rambutnya :)

    BalasHapus
  13. indy cute kok dengan rambut panjang menurut gue :D

    BalasHapus
  14. wiiiii asik banget donationnya!! rambut pendek tetep cute koks :')

    BalasHapus
  15. sebelum dipotong dan sesudah dipotong rambutnya ,sama saja ya mbak ,sama-sama cantik hehehe

    BalasHapus
  16. cute Indy, lebih fresh. Bukan cuma pengaruh rambut tapi ketulusan hatinya juga terpancar...

    BalasHapus
  17. Ahhh! Your new haircut is so cute! I was thinking that your hair was getting pretty long. I think that it is awesome that you donated it!

    BalasHapus
  18. terharu nih...

    baru tau klo rambut bisa didonasiin :)

    BalasHapus
  19. Indi kelihatan tambah cantik dan fresh setelah rambutnya dipotong :)

    Semoga bermanfaat yah Indi :)

    BalasHapus
  20. wa.wa jadi pendek segitu
    Asal g risi,bagus juga kok heheheh

    BalasHapus
  21. wa.wa jadi pendek segitu
    Asal g risi,bagus juga kok heheheh

    BalasHapus
  22. rambutnya dimodel apapun tetap bagus mbak, emang rambutnya bagus :D

    BalasHapus
  23. Gemeeees teh indi... Sudah kemarin hri mau komen di post ini enggak bisa.. Huhuhu.. Btw harus rambut terawatkah... Rambutku biasa jarang dirawat bisa nggak ya teh?

    BalasHapus
  24. kelihatan segar dan cute dengan model rambut barunya :)

    BalasHapus
  25. kalo yang shape for hope udah pernah denger dari temen, tapi belum pernah cobain. salut sama mba Indi. Moga rencana berikutnya tercapai ya. aamiin

    BalasHapus
  26. kunjungan perdana, salam perkenalan, silahkan berkunjung balik ketempat saya, saya punya banyak vcd pembelajaran untuk anak2, barangkali mempunyai adik atau keponakan yang masih kecil, vcd ini sangat membantu sekali dalam mengasah kecerdasan dan kemampuan otak anak, serta bagus untuk membangun karakter dan moral anak sejak usia dini, semoga bermanfaat dan mohon maaf bila tdk berkenan, trm kasih ^_^

    BalasHapus
  27. indi shave for hope itu yang akhir taun ini kapan? dimana pula?

    BalasHapus
  28. This website was... how do I say it? Relevant!! Finally I've found something that helped me.
    Thanks!

    Stop by my blog :: naruto mmo (http://www.tunnel.ru/GNumbers)

    BalasHapus
  29. Ibunya antusias banget, jepret sana sini, ya. Teteep cantiklah, Indi.

    BalasHapus
  30. sangat meninspirasi sekali kak Indi. i really adore u :))

    BalasHapus
  31. brave girl

    Aku yakin deh, kalau niat kak indi sebaik ini, pasti rambut nya bakal makin cepat tumbuhnya

    Jadi makin cantik miss ;)

    BalasHapus
  32. berkunjung dosore yang cerah, salam persahabatan

    BalasHapus
  33. Indi cocokan rambut pendek gitu deh kayaknya, kliatan lbh fresh.
    Temen aku juga ada yg pernah donasi rambutnya, tp rambutnya puanjang banget lebih dr pinggang terus dipotong kyk Indi gitu.

    BalasHapus
  34. tetap keren walau panjang ato pendek, senyum nah itu loh haha:D

    Sangat menginspirasi, Semoga menjadi berkat yah rambutnya mba Indi :D

    Salamm

    BalasHapus
  35. huaaa bagus banget rambutnya, model rambut pendek emang bikin wajah keliatan lebih fresh :D
    saya malah jadi tertarik pengen diwarnai sama merah kayak ibunya :D

    BalasHapus
  36. Wah, jadi terinspirasi ingin nyumbang rambut juga setelah baca cerita kak Indi ini :)

    BalasHapus
  37. aku juga dong hahah mau nyumbang rambut hahah ...sampe botak kepala aku gak papa hahaha

    BalasHapus
  38. Tetep cantiiik dengan rambut pendeknya :D
    Aku baru sekali ikutan donasi rambut, dan rasaaanya menyenangkaan banget yah, gak nyangka kalau 'sekedar' rambut aja bisa disumbangin :))

    BalasHapus
  39. Wah gue justru baru tahu nih ada yang namanya donasi rambut Mbak. Padahal dulu gue punya rambut sepanjang pinggang dan cuma dipotong gitu aja setamat SMA. Mbak Indi masih tetp cantik, yang penting kan lesung pipinya nggak didonasiin juga. Kata2 Bapaknya keren tuh, harus di copas!

    BalasHapus
  40. Dear Indi,

    Terima kasih untuk donasi rambutnya. Aku Budi, relawan di YPKAI. Buat Teman-teman Indi yang tergerak hatinya ingin mendonasikan rambut juga, bisa menghubungi aku di 087723620555, nanti akan di informasikan bagaimana.

    Terima kasih... :) Semoga sukses selalu.

    BalasHapus

Terima kasih untuk komentarnya, it's really nice to hear from you :)