Teman-teman yang menyukai "Dunia Kecil Indi"

Senin, 29 April 2013

Wonderland di Rumah :)

Selama day off (hari sabtu sampai senin) gue nggak kemana-mana. Seharian cuma di rumah dan outfit yang dipakai pun dari piyama ke piyama. Jadi bangun tidur gue pakai piyama, siangan dikit ganti piyama, mau tidur balik lagi ke piyama, hihihi. Padahal sebelumnya gue dan Ray ada rencana untuk keluar rumah, lho. Ya, sekalian syukuran 5 tahun hubungan kami. Tapi berhubung Ray mendadak sakit, terpaksa jalan-jalannya ditunda dulu. Mungkin karena sudah terlalu ngarep, gue jadi kurang bersemangat di rumah. Bawaanya tidur dan malas-malasan. Kegiatan paling produktif yang gue lakukan cuma sampai mendengarkan Om John ngomong selama 6 jam non stop, hahaha. Dan hari ini, hari terakhir libur, tiba-tiba gue tersadar bahwa gue hampir menyia-nyiakan waktu luang gue! Wah, seharusnya gue nggak membiarkan 1 rencana yang gagal merusak 3 hari yang berharga :)

Gue pun langsung mencari-cari hal apa yang bisa gue lakukan di rumah. Mau bersih-bersih, semua sudah bersih karena meski judulnya "malas-malasan" gue paling anti sama kamar acak-acakan. Mau bikin day spa di rumah, orang tua lagi bekerja. Masa gue harus maskeran sama Eris... Eh, wait! Ngomong-ngomong soal Eris, dia ternyata bisa jadi penyelamat gue, hihihi. Kebetulan hari ini Eris nggak tidur siang, jadi gue ajak saja dia main air sekalian mandi. Sama seperti gue (dan kebanyakan manusia lain sepertinya, lol), Eris senang bermain air, tapi untuk mandi dia agak malas. Jadi biasanya dia hanya duduk seperti patung dan gue bakal kesusahan untuk membilas bagian ekornya, hahaha. Tapi syukurlah, tadi Eris ceria sekali, dari mulai proses main air, mandi sampai gosok gigi dia nggak banyak protes. Sedikit ciprat-ciprat air sih ada, tapi malah segar soalnya gue juga belum mandi :p Waktu bulunya dikeringkan dan disisiri Eris juga menurut. Malah jadi gue yang nggak enak, soalnya karena bulunya tebal prosesnya lumanyan lama, lho... Untuk sentuhan akhir bulu Eris disemprot parfum yang gue beli dari pet shop. Kalau sudah begini gue jadi ingin gigit dia, soalnya aromanya seperti mangga, hihihi. Ternyata memandikan Eris bikin mood gue lebih baik dan nggak sabar melakukan hal lain :D

Si kecil Eris bulunya mau dikeringkan :)
Peralatan "tempur" Eris minus sisir kesanyangannya yang sudah ada sejak zaman Veggie :)


Sore hari, waktu Ibu dan Bapak akhirnya pulang ke rumah, gue bertanya apa mereka membawa camilan karena perut gue terasa lapar. Sayangnya mereka nggak bawa apa-apa kecuali 1 bungkus kue kering yang ternyata di dalamnya ada daging. Gue nggak makan itu karena pesco vegetarian. Lalu gue dengar Ibu bicara pada Bapak, katanya beliau minta dibelikan roti tawar untuk sarapan besok pagi. Tiba-tiba saja gue teringat sesuatu. Gue pernah melihat cara membuat donat ala Mad Hatter dari dongeng Alice in the Wonderland di channel-nya RRcherrypie. Nah, berhubung gue suka sekali dengan Alice in the Wonderland, dan gue juga nggak pandai memasak, maka gue sangat terobsesi dengan resep itu karena tampak sederhana, hehehe. Setelah sekian lama cuma melihat video tutorialnya dan membaca resepnya secara online (resep ini juga bisa ditemukan di The Alice in Wonderland Cookbook: A Culinary Diversion), hari ini akhirnya gue memutuskan untuk membuatnya sendiri secara mendadak :p

Bahan-bahan yang gue butuhnya sudah ada di dapur (ditambah roti tawar yang baru dibeli Bapak). Yang kurang hanya dry wine dan gue memutuskan untuk melewatkan part itu tanpa menggantinya dengan bahan lain. Oh, iya untuk yang belum akrab dengan dongeng Alice in the Wonderland mungkin belum mengenal siapa Mad Hatter. Dia adalah tokoh laki-laki bertopi lucu yang selalu mengadakan pesta di tengah hutan. Sering kali dia menyebut "tea time!" di waktu-waktu yang sangat random. Dan donat adalah satu kesukaannya :) Jadi gue mulai mengumpulkan bahan-bahannya di atas meja dapur: 4 lembar roti tawar, 1 butir telur, 2 sendok minyak goreng dan cokelat tabur. Gue semangat sekali sampai-sampai nggak bisa berhenti tertawa, hehehe.

Tapi lalu gue lupa satu hal: roti yang gue punya bentuknya kotak, sedangkan donat bentuknya bulat dan gue nggak punya cetakan kue. Gue pun sibuk mencari-cari benda apa yang bisa digunakan untuk mencetak. Pakai mangkok, terlalu besar... Tutup cangkir terlalu kecil... Untung saja Bapak memeriksa kulkas dan menemukan sebuah mug punya Puja. Ternyata ukurannya pas. Wah, senang sekali! Dan untuk membuat lubang kecilnya gue menggunakan tutup air mineral. Karena roti yang gue punya tipis, maka gue menumpuknya menjadi 2 supaya tebal mirip donat betulan :) Setelah itu, roti-roti yang bentuknya mirip donat itu gue celupkan ke dalam kocokan telur, dikeringkan, digoreng sebentar, lalu... jadi deh! :) Untuk rasa manis gue tambahkan coklat tabur dan secangkir susu vanila untuk menemaninya. Rasanya ternyata enak, cocok untuk camilan sore dan juga sarapan.


Step by step membuat donat ala Mad Hatter :)
Bentuknya lumayan juga lah ya untuk ukuran pemula :p


Ibu dan Bapak memuji ide kreatif gue (well, ini bukan karya gue sih sebenarnya, lol), lalu dilanjutkan dengan marah-marah karena dapur menjadi acak-acakan, hehehe. Tapi gue nggak sebal, sebaliknya malah senang hari libur terakhir gue terasa berkesan dan produktif. Lucu ya, kadang kita suka lupa pada hal-hal fun di sekitar hanya karena sesuatu nggak berjalan sesuai rencana. Padahal saat kita bersedih atau kecewa dunia masih tetap sama, well at least keadaan di sekitar kita masih tetap sama: Eris masih tetap menggemaskan dan donat Mad Hatter masih tetap lezat. Gue nggak menyesal. Gue hanya berjanji akan berusaha memanfaatkan setiap detik hidup gue. Hari ini gue menemukan wonderland di dalam rumah seperti Alice. Bagaimana dengan kalian? :)

senyum,
Indi

nb: Mohon doanya, besok (selasa 30 April 2013) film MIKA akan diputar di IFF Melbourne Australia :)

facebook: here | twitter: here | contact person: 081322339469

18 komentar:

  1. wah baguslah moodnya membaik berkat mandiin Eris dan bikin donat :)
    Kalau saya menemukan wonderland di lomba debate anak SMA yang sedang saya ikuti sebagai juri, yang ternyata gak kalah lucu dan seru dibanding anak kuliah :D

    BalasHapus
  2. jadi pengen makan donatnya :9

    BalasHapus
  3. Aku belum nonton filmnya Indi :( semoga sukses ya pemutaran filmnya disana

    BalasHapus
  4. hihi... penurut banget anjingnya... iri pengen punya juga..
    btw itu rotinya digoreng apa dipanggang? kayaknya enak, mumpung ada roti, kalo bsk nggak males, aku coba juga buat ahhh...

    mampir ke blog baruku ya: everything at once

    BalasHapus
  5. Wahh idenya boleh dicoba nihhh Ndi donat nya....hehehe

    BalasHapus
  6. PUPPY! What a beautiful doggie!

    BalasHapus
  7. bener kak indi, bahagia itu sederhana :) by the way, cek blog aku ya kalo ada waktu~

    BalasHapus
  8. bener kak indi, bahagia itu sederhana :) by the way, cek blog aku ya kalo ada waktu~

    BalasHapus
  9. wooww..mau juga donk icip2..
    Wonderland ku surfing di inet tuch :D

    BalasHapus
  10. emang golden retrivier (bener gg nih ya nulisnya :P ) itu keren ya :O bulunya kayak keemasan :D
    bagus kok kak Indi bentuknya, kapan2 aku contek resepnya ya :D

    BalasHapus
  11. Suka kalimat yg ini "Padahal saat kita bersedih atau kecewa dunia masih tetap sama, well at least keadaan di sekitar kita masih tetap sama" makasi.ka indi uda kasi pencerahan :-)
    n resep.donat ny boleh jg kpan2 nyoba

    BalasHapus
  12. Suka kalimat yg ini "Padahal saat kita bersedih atau kecewa dunia masih tetap sama, well at least keadaan di sekitar kita masih tetap sama" makasi.ka indi uda kasi pencerahan :-)
    n resep.donat ny boleh jg kpan2 nyoba

    BalasHapus
  13. Nindi penulis novel ya? wa hebat,, makasi udah mampir di blog ku.. salut ma kamu!

    semoga semuanya lancar dan berjalan sesuai rencana ya di Aus,
    kalo bisa ole2 dari Australia ya.. bawain bule satu. hehe

    God bless

    BalasHapus
  14. heheeh,, semangat kak,, :)
    jadi rindu ma catty2 ku dulu, kalo liat eris,, T_T
    Resepnya boleh dicoba nih kak,,
    semoga aq gak alergi coklat juga,, hehheh,,
    thanks sharingnya kak, :D

    BalasHapus
  15. Hahahaa... Itu mah roti goreng yg menyamar jadi donat

    BalasHapus
  16. wahhh eris makin gede sekarang hihihi ..... sangat rindu dengan cerita" eris :D kalo lagi d ajakin main .
    oiaa kak gimana kabar kura" drumah kaka apa masi ada ? hihihi

    resep donat alaa Mad Hatter ft Miss Babbit bole d tiru nih d saat day off seperti skrng ini hehehe

    BalasHapus

Terima kasih untuk komentarnya, it's really nice to hear from you :)