Teman-teman yang menyukai "Dunia Kecil Indi"

Selasa, 21 Februari 2012

Tuhan Ingin Kita Bahagia :)



What I Wore? Flower Crown: my DIY | Dress: Toko Kecil Indi | Shoes: Random from Giovanni


Howdy, bloggies! It's me Indi. Iya, Indi yang punya blog ini... Siapa tahu lupa karena gue kelamaan nggak menulis, hihihi... So how's your February going? Semua baik? Hope so :)

Belakangan ini gue mengalami 'kemunduran'. Bukan, bukan gara-gara fungsi otak gue menurun, tapi karena gue sendiri yang buat. Well, lebih baik gue ceritakan dari awal...
Sejak pertengahan bulan Januari gue mengalami fase yang sebelumnya pernah gue alami di masa SMA. Gue nggak menyangka fase ini bisa datang lagi, soalnya gue pikir, gue rasa, gue yakin mental gue sudah dewasa alias tahan terhadap perubahan. Tapi ternyata gue salah...

Suatu subuh, saat gue sedang asyik mengetik naskah novel gue mendengar suara Marco, burung nuri betina keluarga gue yang sudah sangat tua. Suaranya seperti tercekik dan tertahan. Awalnya gue pikir itu normal sampai Eris, si anjing golden retriever mengintip ke jendela ruang tamu, menatap gue dengan tatapan nggak biasa. Gue suruh dia tenang dan kembali tidur berkali-kali, tapi dia tetap di posisi 'waspada-menatap tuannya'. Akhirnya gue putuskan untuk memeriksa halaman rumah, mengintip dari pintu ruang tamu... dan... gue melihat seseorang di sana. Dia langsung melompati pagar begitu gue memukul pintu untuk mengejutkannya dan berteriak memanggil Bapak. Sayang semuanya terlambat. Orang itu sudah kabur menggunakan motor dengan membawa Marco--- salah satu anggota keluarga kesayangan yang telah tinggal bersama orang tua gue selama 30 tahun...
Hati gue langsung hancur. Merasa bersalah dan berharap bisa memutar waktu...

Gue nggak menangis, tapi berusaha sebisanya untuk mengembalikan Marco. Pagi-pagi sekali gue minta Bapak untuk minta tolong Mang Ikin, tukang bangunan langganan kami untuk memeriksa pasar burung dengan menyamar sebagai pembeli. Sayangnya hasilnya nihil, penjual di sana hanya menunjukkan 2 ekor burung nuri yang masih muda. Bukan Marco yang warna bulunya sudah memutih....
Tapi gue nggak menyerah, beberapa jam kemudian gue meminta bantuan A Iwan, saudara Bapak untuk berpura-pura menjadi pembeli di tempat yang sama. Lagi-lagi hasilnya nihil. Hanya ada 2 ekor burung nuri muda tanpa plakat (peneng). Iya, Marco memang kami beli lengkap dengan surat-suratnya, bukan burung ilegal dan hanya orang-orang tertentu saja yang diizinkan merawatnya karena nuri termasuk jenis burung yang dilindungi.
Gue hampir putus asa. Untuk mencari sendiri itu nggak mungkin karena seperti kebanyakan sindikat pencurian hewan, penculik Marco pasti sudah mengincar rumah kami sejak lama. Sudah tahu siapa saja yang tinggal dan mempelajari kapan saja waktu penghuni rumah kami 'lengah'.
Atas saran Kakek dan Nenek (yes, everybody's love Marco) gue menemui beberapa tetangga kami diam-diam dan meminta mereka memberi tahu jika mendengar suara Marco. Meski plakat sudah dilepas tapi gue yakin suara Marco begitu khas sehingga dia tetap bisa dikenali.





Gue, kami, menunggu... menunggu dan menunggu... Berharap kabar sekecil apapun membawa kami pada Marco, burung nuri tua menyenangkan dan sudah ada bahkan sebelum gue lahir. Lalu gue mulai nggak sabar. Gue takut Marco sudah keburu jauh, sudah berpindah tangan, karena gue yakin bahwa burung nuri hanya diperjual belikan jika ada yang memesan. Harganya mahal... Tapi keluarga gue bukan sayang karena harganya. Marco sudah seperti saudara gue sendiri, sering gue ajak ngobrol bahkan diizinkan untuk mengambil jatah camilan gue. Marco itu anggota keluarga!
Jadi gue pun mengajak Bapak untuk berjalan-jalan, berharap mendengar suara Marco di salah satu rumah yang kami lalui. Kami terus berjalan sampai kompleks lain, sampai daerah perkampungan, sampai.... kami lelah.... Hari pun berganti dan gue masih nggak menyerah. Selebaran disebar, dijanjikan imbalan dan Pak RW dilibatkan untuk mencari Marco.

Satu minggu berlalu, Ibu dan Bapak bilang kami harus pasrah. Meminta sama Tuhan sudah, berusaha sudah, tinggal tunggu saja jawaban Tuhan. Bisa ya, bisa nggak...
Gue menurut, berusaha menenangkan hati. Ibu dan Bapak juga meski gue sempat melihat Ibu menangis dan Bapak sering lupa Marco sudah nggak ada. Beliau masih suka menyiapkan susu manis kesukaan Marco...
Berlebihan? Entah. Yang pasti 30 tahun bukan waktu yang sebentar. Kami sudah begitu terikat dan sejak beberapa tahun lalu Ibu dan Bapak punya impian: seandainya Marco pergi, biarlah Marco pergi dengan tenang di sini, di rumah dengan keluarga yang mencintainya...



Dan fase itu pun muncul kembali. Fase penyangkalan. Fase 'make believe' yang sesungguhnya menyakitkan... Terakhir gue mengalaminya adalah waktu gue hampir lulus SMA. Mika, pacar gue saat itu sedang sakit. Dia memang mengidap AIDS sejak lama tapi waktu kesehatannya memburuk gue nggak siap. Mika berkali-kali memberitahu gue kalau dia harus pergi. Tapi gue nggak terima. Gue menyangkal dan marah setiap kali dia mengatakan itu. Sampai akhirnya sebisa mungkin gue menganggap Mika nggak ada. Berhenti menulis untuknya (iya, gue memang suka memberinya catatan-catatan kecil meskipun bertemu hampir setiap hari) dan berpura-pura nggak melihat spot tempat dia menunggu gue sepulang sekolah.
Begitu juga yang gue lakukan pada Marco. Sebisa mungkin gue nggak melihat kandangnya, menghindari rak susu kental manis ketika berbelanja dan menghindari percakapan tentangnya.
Gue takut... sangat ketakutan untuk mengingat Marco meski sebenarnya kenangan tentangnya nggak kemana-mana. Gue cuma menghindarinya dengan harapan gue nggak menangis dan bisa berkata bahwa "gue baik-baik saja"....

Tapi nyatanya gue nggak baik-baik saja. Seperti yang gue bilang, Marco tetap ada di pikiran gue, gue cuma menghindarinya saja. Diary gue kosong melompong. Bahkan sama buku harian pun gue nggak berani cerita. Gue takut menangis ketika menulis, gue takut menangis jika suatu hari membaca ulang tulisan gue...



Syukurlah pada akhirnya gue mendapatkan cahaya terang. Setelah hampir 1 bulan gue menghindar untuk bercerita (dan itu berpengaruh pada kegiatan gue sehari-hari) gue mengerti bahwa Tuhan sebenarnya ingin membantu gue, bukan menyakiti, sama sekali bukan. Tuhan mengingatkan bahwa gue punya banyak hal lain untuk disyukuri, diberi senyum dan layak untuk dirayakan. Gue coba mengingat-ingat hal baik apa saja yang terjadi ketika Marco pergi. Seorang sahabat menikah, dua orang lainnya akan memiliki bayi, Ray memberikan kencan kejutan, Ibu meminjamkan sepatu kerennya pada gue, Bapak mentraktir gue nasi goreng, Eris semakin cerdas dan.... ya Tuhan... banyak sekali, gue sampai sulit mengingatnya...
Tuhan sangat baik. Tuhan sangat sangat sangat baik, Tuhan maha baik.Tuhan ingin gue ingat bahwa ketika sangat sedih pun gue nggak boleh lupa untuk berbahagia :)





Gue tahu setelah ini gue pasti mengalami kesedihan-kesedihan lainnya. Tapi gue juga tahu bahwa hidup bukan sekedar hitam dan putih, masih ada warna-warna lainnya. Sedih juga bukan menjadi sekedar sedih ketika gue mengingat ada hal-hal baik yang bisa terjadi bersamaan, sekecil apapun itu. Kesedihan akan terjadi lagi, begitu juga kebahagiaan. Terus. Sampai akhir hidup gue. Jadi seharusnya gue nggak perlu khawatir dan terus-terusan berpusat di satu perasaan gue. Sekali lagi, Tuhan itu sangat baik. Setiap kesedihan pasti ada maksud dan kebahagiaan nggak akan pernah berhenti untuk diberikan :)
Dan kebahagiaan selalu memberikan dampak positif. Jika sedang bersedih dan merasa nggak ada hal yang membahagiakan, maka berpikirlah bahagia. Think happy, maka kamu akan berpikir positif. Well, seengaknya itu yang terjadi dengan gue. Setiap memikirkan Marco gue akan mengingat betapa manjanya dia dulu. Betapa cerdasnya dan betapa khasnya dengkurannya. Gue masih ingat bunyinya, "krrruurrrrr, krrrrruuuurrr", begitu, setiap kali gue menggaruk lehernya. Gue percaya Marco ada di tempat yang baik sekarang. Burung nuri manis kami pasti sedang bahagia bersama pemiliknya sekarang, diberi susu manis sehari dua kali dan disuapi biskuit madu. Jika dia (siapapun pemilik Marco sekarang) mampu mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk membeli Marco, gue percaya dia pasti bisa memberikan Marco makanan-makanan yang enak :))

Gue dan keluarga merindukan Marco. Mungkin dia juga merindukan kami---dimana pun dia berada sekarang. Semuanya Milik Tuhan, Ia sudah mengatur skenario yang tepat untuk umatnya. Tepat artinya baik dan baik sangat dekat dengan kebahagiaan :)

Jadi, Marco, selamat bersenang-senang di tempat barumu. Kami merindukanmu, tapi sambil tersenyum bukan menangis :))




chirp chirp birdy smile,















Indi



_____________________________________________________

blablame:
* Foto-foto ini diambil Bapak tanpa rencana sepulang gue dari TK (iya, gue calon guru :)) Beliau mengajak gue minum kopi dan gue menyediakan egg roll untuk camilan.
* Beberapa waktu lalu gue dapat freebies dari Viva kosmetik. Isinya macam-macam, ada lipstik, alas bedak, penghapus make up, eye shadow, lotion, bedak dan buku tips. Nggak nyangka gue jatuh cinta sama alas bedaknya, soalnya warnanya natural :D


* Profil dan foto-foto gue akan ada di majalah Chic edisi 109 :)
* Novel-novel gue kembali cetak ulang. Waktu Aku sama Mika memasuki cetakan ke 9 dan Karena Cinta itu Sempurna memasuki cetakan ke 5. Keduanya akan ada di rak toko buku akhir bulan ini. Senang! :)
* Dibuatkan artwork oleh blogger bernama Mamon. Judulnya 'Waktu Indi sama Mika'. Sweet, beautiful... Lihat disini :)




______________________________________________________
Contact Me? HERE. Sponshorship? HERE. My Shop? HERE.



this post dedicate to Mika, my AIDS fighter, Veggie and Marco my best friend, my family...

66 komentar:

  1. selama masih ada warna pink, Kak Indi akan selalu bahagia. jamin deh. *itu mah aku kalii. hihihi
    jadi inget sama kucing & kelinciku dulu. semenjak mereka menghilang aku jadi gak mau melihara hewan2 lagi. T__T
    sabar ya, Kak.. aku juga yakin Marco akan baik-baik aja. Marco hebat juga loh udah sedekah buat si malingnya :)

    BalasHapus
  2. gue juga pernah kecolongan hewan piaraan...kelinci. kelinci paling unik paling hitam dan paling keriting... sempet bikin gue nangis kelabakan.
    satu2nya hewan paling tua yang belom dilirik pencuri adalah kura2 gue. walau di taro sembarangan didepan rumah, anteng ajah belom ada yang niat ngambil...sabar yah. tuhan basti bantu

    BalasHapus
  3. Semoga saja ya marco di luar sana bersenang2, di dapatkan pelayanan yang sangat lebih lagi, kasihan. Harus di pasrahkan ka indi. Nanti marco merasa makin sedih dan terbebani. Pasti, pasti marcopun ingin pulang kembali tapi dia tidak bisa berbuat apa2. Semoga baik2 marconya^^

    BalasHapus
  4. marco sudah seperti keluarga sendiri jadi wajar indi kehilangan. btw paket kosmetiknya beda dgn yg aku terima nih

    BalasHapus
  5. masa yang cukup lama, dan memang sudah menjadi satu dengan keluarga, semoga marco tidak apa-apa....

    BalasHapus
  6. Semoga Marco sekarang sudah dirawat sama keluarga yang juga menyanyanginya seperti keluarga kamu ndi ^____^
    beberapa minggu lalu aku jg spt kamu ndi menjadi detektif mencari dd vero (kucing temenku) malah sampai sebar selebaran, Alhamdulillah 3 hari pencarian kami membuahkan hasil dd vero kembali :)

    BalasHapus
  7. Hei Indi, bajunya keren bangeeeet... lucu n looks so good on you ^0^.

    Yup... segala sesuatu hanya milik Tuhan, dan kita hanya "dititipin" sementara. Di saat yang punya mengambilnya kembali, maka kita harus rela melepaskannya. Yess, it's damn hard to let something (or someone) go from our life... but we have no choice. Release, and let it go...

    Di taun 2011 lalu, merupakan taun dimana aku banyak mengalami "kehilangan", dimulai dari sekedar kehilangan beberapa barang, sampai akhirnya harus kehilangan seseorang yang udah 5 taun bersama-sama. Sbg manusia, di awal-2 kehilangan pasti akan terasa berat, sedih, kesel, bete, campur aduk. That's very normal... yg penting kita jangan pernah lupa bahwa ada DIA, yg sudah mengatur segalanya :).

    Your sharing is very very nice Indi, membuat mata kita semua semakin terbuka, semakin sadar dan memaknai arti hidup, dan semakin yakin bahwa hanya Tuhan yang tahu apa yang terbaik buat kita.

    *hihi, maaf ya, commentnya panjang bgt, abis seneng abis baca postingannya*
    cheers,
    -yati-

    BalasHapus
  8. gg lebay kok kak Indi :) wajar banget merasa kehilangan seseorang eh sesuatu yang udah biasa kita lihat apalagi sampe 30 tahun begitu :O
    ak aja pernah kehilangan kura-kura ijo yang kecil itu padahal belum setahun, duh rasanya jadi majikan gg berguna banget gitu sampe peliharaannya kabur :(

    BalasHapus
  9. Semangat Inddiii.. pasti maksud Tuhan baik, siapa tahu ada orang di luar sana yg sedang kesepian dan tinggal sendiri yang membutuhkan kicauan burung Marco.. :) Ak ngerti kok pasti sulit banget yahh.. Indi hebat udah gk menyangkal lagi dan bisa positive thinking.. semangat Indii.. selalu senang membaca cerita2 Indi..:)

    hunz

    BalasHapus
  10. kak, aku juga pernah kehilangan beo kesayangan keluargaku dan aku juga tau siapa yang ngambill, tapi sayangnya saat itu aku masih TK dan saat aku tau orang itu ngambil beo keluargaku, beliau malah mengancamku.
    waktu kita sekeluarga kerumah beliau, beliau mengelak dan malah menuduhku.
    huhuhu
    jadi keinget juga :'(

    dressnya lucu kak :)

    semangat yaa kak :)
    Tuhan memang punya rencana indah untuk kita dibalik masalah yang kita hadapi :)

    BalasHapus
  11. marco will be just fine, he's too talkative to let someone ignore him, hon :)

    <3<3<3
    hugLUV

    BalasHapus
  12. wah,, kasian kak indi ditinggal marco.. cheer up yya kak.. :)

    xoxo
    kelimutu

    BalasHapus
  13. semangat ya indi, memang kehilangan itu menyakitkan.

    BalasHapus
  14. Dear Indi..
    seperti biasa.. tulisannya inspiratif sekali..terima kasih ya... jd ingat untuk tidak mellow berlama-lama.. masih banyak pekerjaan menunggu.. dan terutama karena sebenarnya Tuhan ingin kita bahagia.. *hugs*

    BalasHapus
  15. Katanya sih, memang ada hikmah di balik setiap kehilangan. Thanx to posting Indi yang membuat kita bisa mengambil hikmah itu :)
    Congrats untuk semua pencapaian, I'm sure you'll achieve more and more and more ^___^

    BalasHapus
  16. aah, sedih... :( turut sedih juga, kak. aku juga pernah kehilangan burung, disaat keluarga pada ga nyadar juga :(
    be patient, okay?

    BalasHapus
  17. selamat menemukan kebahagiaan ya Mbak :)

    BalasHapus
  18. @ SYIFA: oh, i'm sorry to hear that, dear... iya, aku percaya dia baik2, binatang semanis marco pasti siapa aja gak akan bs nolak :)

    @ GITA: hehehe, itu kura2 sakti mungkin :p gue juga ada kura2, tapi baru 7 taunan sama guenya :) iya, terima kasih ya, gita :)

    @ FAIZAL: amen... terima kasih ya :)

    @ LIDYA: iya, semua binatang peliharaan kami memang dianggap keluarga. sampai nama belakangnya sama pula, hehehe. kerana beda usia mungkin mbak. kan dikategorikan berdasarkan itu, ya :)

    @ DUNIA: amen... terima kasih ya :)

    @ RIA: amen... syukurlah kucingnya ketemu lagi, ria :)

    @ YETI: hei juga, yati. terima kasih ya :) iya, setuju banget. itu pasti, tapi gak boleh berlama-lama. hehehe, ga apa2, syukurlah kalau kamu suka :)

    @ FICTION'S: sesehewan, tiara, hehehe.. iya, kalau anggota keluarga kita ada yg hilang, sekalipunitu hewan pasti meninggalkan rasa bersalah yg dalam, sekalipun bukan keteledoran kita :)

    @ HANNY: iya, terima kasih ya. syukurlah kalau km senang membacanya :)

    @ DHANNII: nah, iya itu sulit ya... dulu kucing sepupuku aja diculik di depan mata, tapi tetap yg ngambil nyangkal. semoga beo mu dirawat dengan baik, ya. amen... terima kasih, ya. iya, aku percaya itu :)

    @ YOKNOWWHOIAM: ini mau misterius masa ninggalin link? hehehe. amen, mas. semoga ya :) <3 <3 hugLuv

    @ KELIMUTU: thanks, dear :)

    @ HONEY: iya, terima kasih :)

    @ NELIA: syukurlah, tapi aku yg terima kasih karena sudah berkenan membaca. iya, Tuhan pasti ingin kita bahagia :) hug u back.

    @ DELLA: iya, betul, mbak. sama2, terima kasih sudah menyempatkan membacanya. amen.. amen.. sukses selalu untuk mbak :)

    @ MISS: aaa, i'm sorry to hear that.. kita sabar ya :) trims.

    @ SARAH: kamu juga, kita semua :)

    BalasHapus
  19. semoga Marco baik2 saja :')..dan Indi calon guru TK? wow! congrats! :)

    BalasHapus
  20. Tuhan sangat baik. Tuhan sangat sangat sangat baik.. benar bangat mbak

    BalasHapus
  21. Tuhan juga ingin marco bahagia.. ^^

    BalasHapus
  22. @ RIKA: amen... iya, hehe. thanks:)

    @ ULI: iya, uli :)

    @ FAHRIE: marco dan semua umat Tuhan :)

    BalasHapus
  23. Tuhan memang ingin kita bahagia. Aku Katolik, bacanya Injil, dan di situ ada lebih dari 800 kali Tuhan bilang "be glad, be happy, rejoice", jadi ya mustinya memang Dia kepingin aku hepi, hihihi....

    I wrote a little bit about it, kalo ada waktu baca ya, Ndi..

    http://stylenseason.blogspot.com/2011/08/short-n-sweet-life-of-mr-butterfly.html

    Visit me:
    LeeAnne, Style N Season
    http://stylenseason.blogspot.com

    BalasHapus
  24. I never get tired of telling you how cute you are! All of your dresses are adorable and I love that headband!

    BalasHapus
  25. aku termasuk cengeng... apalagi kalau sedih... dan baca tulisan ini membuatku sangat terinspirasi...

    love it...
    makasih ya kak indi...^_^

    BalasHapus
  26. @ LEE: iya, aku rasa setiap agama juga begitu. Tuhannya kan tetap satu, pasti DIA ingin umatnya bahagia :) ah, iya dengan senang hati aku pasti baca :)

    @ SARA: aaaa, thanks sara. you're so kind! :)

    @ MINE: syukurlah... aku yang terima kasih. makasih sudah berkenan membaca ya :)

    BalasHapus
  27. Hey, Kak Indi. Hilang bukan berarti tidak ada. Hilang hanya tersembunyi buat sementara, iya kan? :)
    Semangat, Kak Indi :D Sama kayak waktu Mika yang pergi, Kak Indi juga pasti bakal dapet banyak hal yang lebih baik sebagai pengganti Marco :) hehe

    BalasHapus
  28. terteguan, gw membaca pootongan kisahnya... mantap da inspiratif...


    salam kenal dan follback juga
    Revolusi Galau:Gerakan Hibah Sejuta Buku Blogger
    Ya..

    BalasHapus
  29. Aw Indi...I just want to send a hug over your way right now. This past year when my 3 grandparents passed away I felt bitter and was asking the same kind of thing...why would God want to hurt me. But I overlooked the fact that he gave me many many wonderful years with them and that was a blessing. You are so right...there are many good things in life to be thankful for. It's a great reminder to have everyday. My heart goes out to you Indi! You are as sweet as always. I wish you much happiness despite all you've been through. Things always get better with time. xx Marisa

    BalasHapus
  30. Menyedihkan, setelah 30 tahun di urus sekarang harus diambil orang :(
    Terkadang ikhlas itu sulit, tapi saat kita mampu mengaplikasikan kata ikhlas, tiu rasanya lebih nyaman. Dibalik kesedihan pasti tersimpan kebahagiaan. :)

    Jadi inget kutipan fil Mili & Nathan, "Bahagia dan sedih datangnya satu paket."

    BalasHapus
  31. yang sabar ya indiii :) postingannya keren banget .. berasa ikut kehilangan

    BalasHapus
  32. heeyyy....jd ikutan terharu..
    Karena aku dulu jg kehilangan sepasang nuri. Asalnya yg satu sakit trus mati, akhirnya satunya merana dan nangis....sedih jika mendengar suara kesedihan. Dan akhirnya entah knp hilang tiba2...dicuri jg.

    Ttp semangad ya.....

    BalasHapus
  33. @ SHERRY: iya, kan aku gak bilang hilang, tapi diambil. thank you, ya :)

    @ ADANG: terima kasih, adang. senang kalau tulisanku bermanfaat. salam kenal kembali :)

    @ MARISA: thanks a lot, marisa. i read about your lost on your blog, and all i want is hugging you. i hope we're close. ya, many things to celebrate, many things to be grateful :) God always want us happy :) xx

    @ LELI: thank you, leli :)

    @ MELBLOGS: i'm sos sorry to hear that :( thanks, ya :)

    BalasHapus
  34. Inddyyy... tulisanmu bikin aku nangiss T^T
    Aku tahu banget rasanya kehilangan hewan piaraan yang udah jadi seperti keluarga. 3 tahun bersama aja, pas kehilangan anjing pom ku, rasanya nyesek banget. Apalagi yang sepanjang hidup kita ditemenin terus sama doi.
    Sampe sekarang pun, walau udah lebih dari 6 tahun, aku tetep masih suka sedih dan ingat, bahkan sampe mimpiin anjingku itu.

    Semoga Indy bisa merelakan Marco ya. Aku yakin, hewan2 kita itu pasti bahagia juga dimanapun mereka berada (:

    God bless banget! banyak sekali hal-hal menarik yang terjadi di kehidupan kamu. Tuhan mengasihi kita, ya.. ((:

    P.S: Indy pasti bisa jadi guru yang hebat!

    Cheers,
    Dreamy Princess

    BalasHapus
  35. Indi.. maaf aku salah ketik namamu di comment sebelumnya..maafkan yaa..

    Oia, biorenya itu bisa dipake buat daerah mata. tapi kalau untuk bersihin bibir, aku belum pernah coba.
    Iya, sayang banget harganya mahal ):

    Cheers,
    Dreamy Princess

    BalasHapus
  36. semangat!! tabur-tabur kebahagiaan XD

    BalasHapus
  37. bener kak,, setiap kesedihan Tuhan juga telah siapkan kebahagiaan,, begitu pula sebaliknya,,,:) itulah hiudp..:)

    BalasHapus
  38. burung peliharaannya udah dianggap kayak keluarga sendiri yah mbak? jadi ikutan sedih deh... :(

    BalasHapus
  39. nice post kak... menarik untuk dibaca :) udah lama ga buka blog kak Indi.. kapan-kapan kasih tips nulis tapi ga bosen dong... btw, headernya buat dimana kak? headernya kece, sama kayak kak Indi, hehehe :D

    http://mochalistangel.blogspot.com

    BalasHapus
  40. wahhh :'(

    Semoga marco dipelihara sama orang yg baik ya kak...

    yea..
    selalu ada hikmah positif yg bisa diambil dibalik setiap kejadian..

    keep spirit!

    P.S.
    Cute Kindergarten Teacher!
    ^^
    *bener gak sih gitu tulisan kindergarten? LOL*

    BalasHapus
  41. @ DREAMY: wah, i'm sorry to hear that :( memang kalau sudah terikat sedih sekali kalau harus berpisah... amen.. iya, pasti :) hehehe, iya ga apa2, kok :) wah, itu dia kenapa harus mahal banget ya.. mungkin aku beli sesekali buat dibawa pergi aja. kalau di rumah pakai make up remover aja, deh :p hihihi...

    @ NURMAYANTI: thanks :)

    @ AMMIE: betul :)

    @ 1MMANUEL'Z: iya... terima kasih :)

    @ ALOYSIA: terima kasih. iya,kapan2 aku tulis tipsnya, ya. itudibuatin blogger juga, namanya mbak elsa. aku sih gak ngerti buat2 begituan, hihihi :)

    @ AUL: amen... iya, itu pasti. iya, betul kindergarten :)

    BalasHapus
  42. tulisan mu mengingatkan ku sama doggieku yg uda mninggal T__________T
    bagusnya, tulisanmu inspiratif banget, I love it ^^
    Hope you always happy Indi~ :D

    BalasHapus
  43. sorry to hear that mbak.... masih ada peliharaan yang lain, Eris =D
    anyway, udah 30 tahun? lama ya..

    BalasHapus
  44. ingat kak, saat ada seseorang yang pergi dari kita, Tuhan udah nyiapin penggantinya^^ Turut berduka cita kak:')

    xx
    Eka Theresia

    BalasHapus
  45. pasti ga ada pengganti yang mirip sekali dengan yang aslinya...
    Tp pasti ada yang lebih baik untuk sebelumnya...

    smngat indi..

    BalasHapus
  46. hi kak Indi ! I enjoy reading your blog because it's full of your enjoyable stories! It's sad to hear that you lost your bird . mudah"an burungnya baik2 aja yaa :(

    thanks for your sweet comment on my blog!

    BalasHapus
  47. Nice post! Check my blog and follow me if you want!
    Ioana

    http://sparkleeverydayblog.blogspot.com/

    BalasHapus
  48. semua yang datang akan pergi, so meskipun mencintai akan tetapi tak perlu berlebih. . .

    BalasHapus
  49. @ COMINICA: oh, i'm sorry to hear that, comi :( terima kasih, ya, glad you love it. semoga km juga selalu bahagia :)

    @ PRITHA: bukan peliharaan lain, eris, marco dan lainnya perannya beda, tapi semuanya anggota keluarga dan punya tempat masing2 di hati keluargaku :(

    @ EKA: thank you :)

    @ TITO: gak perlu, tito. kan setiap mahkluk punya peran tersendiri, jadi bukan digantikan tapi bertambah anggota keluarga baru :)

    @ VEREN: hai veren! thank youvery much. amen... sama2, i love your blog :)

    @ IOANA: thank you :)

    @ SUSU: yang bilang too much love will kill you itu salah, yang betul too much love will make you grow, hehehe :p

    @ WYNNE: thank you :)

    BalasHapus
  50. Where are you've been kak Indi? Kinda miss you ^^ love your dress, cute as always :)

    Cheers,
    Karina Dinda R. ♥
    BLOG | TWITTER | SHOP

    BalasHapus
  51. kakak indi..waktu baca posting ini,aku ikutan sedih lho..soalnya aku juga tau banget rasanya kehilangan piaraan..aku jadi kangen kura-kura ku yang sudah berpulang..
    tapi kita emang nggak boleh terus-terusan sedih.dan jadi orang yang ikhlas itu susah banget, jadi kita berdoa aja semoga marco dan semua hewan kesayangan yg tiba-tiba hilang diculik orang kini berada ditempat yang baik,

    semangat terus ya kakak :)

    BalasHapus
  52. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  53. kakak selalu imut deh :3 i love your dress so much

    allysachais.blogspot.com

    BalasHapus
  54. Yah .. turut bersedih kak atas hilangnya Marco ..
    Tapi paling tenang kalo kita percaya kata bijak yang bilang "Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia"
    Dan baca post kakak ini, aku makin percaya sama kata2 itu .. hehehee
    Semangat kak :D

    Oh ya ..
    Komen pertama nih ..

    salam kenal kakak ..
    Aku follow ya ?
    Folbeck dong biar bisa bersilaturahmi *cailah
    hhee

    BalasHapus
  55. @ KARINA: i'm here, cuma absen 10 hari :p terima kasih ya, dear :)

    @ DUNIA DEE: aku selalu percaya seperti itu. hilang itu gak ada, cuma pindah. dan makhluk Tuhan itu gak akan ada yg menderita, semua bahagia :) thanks, ya.

    @ ALLYSA: hahaha, thanks, dear :*

    @ EY: terima kasih, ya.betul sekali, kita memang harus percaya bahwa Tuhan selalu memberi kita hal2 baik :) salam kenal kembali, ya :)

    BalasHapus
  56. kasi liat fotonya marco dong, jadi penasaran hihi

    BalasHapus
  57. @ AUDREY: iya, nanti ya kalau kami sudah siap. kami masih berkabung soalnya.

    BalasHapus
  58. ikut sedih jg kak :-( eh kaak miss you.......

    BalasHapus
  59. majalah chic edisi 109 hlm berapa Indi? kok gak ada ya? :) saya cari buku karena cinta itu sempurna di toko buku besar kok gak ada ya :(

    BalasHapus
  60. Nice posting Indi, aku salah satu orang yang selalu nunggu posting kamu, selalu inspiratif dan motivatif, heran banget kok bisanya selalu berfikir positif terus, hebat euy.... mudah-mudahan aku bisa mencontoh sifat kamu yang selalu optimis dan positive thinking yah... hagh hagh

    BalasHapus
  61. Wah turut berduka cita ya kak ;O
    btw dress nya bagus :D


    http://mulanranagradis.blogspot.com

    BalasHapus
  62. @ FAIRUZ: miss you too, fai :)

    @ ANONIM: aku lupa tanya edisinya, aku bilang 109 karena aku pikir itu nomor setelah edisi ultah, hahaha. tapi kalau sudah terbit pasti aku post di sini. aku sudah cek gramedia BSM dan beberapa di bandung sudah masuk cetakan barunya, lengkap. kemungkinan ada toko buku yang belum masuk display/rak :)

    @ ANITA: terima kasih, ya. syukurlah kalau ada manfaatnya :) pasti bisa, dong. tapi aku juga kan gak terus2an optimis, kadang sedikit down. tapi jangan lama2, hihihi...

    @ MULAN: terima kasih ya :)

    BalasHapus
  63. Kak Indi,, dah lama aq gag main ke blog kakak,,,

    I'm really sorry to hear this kak,,,
    :(
    aq jadi inget sama kucing ku, Moneng, yang ilang entah kemana kak,, tiba2 hilang begitu saja,, :( and kucingku Putih, yang juga udah meninggal.. :(
    sedih sekali, sampe gag nafsu makan berhari-hari...
    Jadi wajar kalo kak Indi merasa sedih apalagi Marco udh lama banget dlm keluarga kakak, 30 tahun, :(

    tapi kak Indi, it is true, Tuhan gag ingin kita sedih,, Tuhan hanya sedang memberikan ingatan yang berharga untuk kita,, sesuatu untuk dipelajari,, Tuhan Maha Penyayang dan Maha Pengasih...
    dalam menjalani semua hal yang diberikan Tuhan, kita tetap harus sabar dan ikhlas... :D
    keep spiritt to both us ,,,
    :D

    BalasHapus
  64. Tante Indi.....
    makan strawberry yaaa

    Dija suka banget

    eggroll juga sukaaaa

    BalasHapus
  65. @ NURRA: it's okay nurra :) so true :)

    @ DIJA: iya, sayang. nanti kitamakan bareng yukkk, hihihi :)

    BalasHapus

Terima kasih untuk komentarnya, it's really nice to hear from you :)