Teman-teman yang menyukai "Dunia Kecil Indi"

Rabu, 06 Oktober 2010

Jangan Takut Bermimpi :)

Sofa impian gue...


Hai semua! Apa kabar hari ini? Baik? Buruk? Biasa aja? Hehehehe..
Gue sendiri nggak terlalu baik. Bahu kanan gue sakit banget. Rasanya hampir lepas dari badan gue (lebay). Mungkin gara-gara kebanyakan texting di HP ya? Hihihihi...
Terlepas dari hari ini, gue mau ceritain salah satu hari terbaik yang pernah gue alamin. Hari itu adalah 24 Agustus 2010. Kenapa? Karena hari itu berhasil bikin gue histeris dan 'banting' HP, lol.
Daripada kalian bingung dan bayangin yang nggak-nggak (bayangin gue terlalu tajir sampe berani banting HP, lol), lebih baik gue ceritain dari awal...


24 Agustus, sore-sore didalem mobil, hujan lebat, macet pula!
Gue SMS Ray untuk bilang kalau gue udah jalan dari 30 menit yang lalu. Gue khawatir dia masih di kantor dan bikin gue yang harus nunggu dia di acara gathering salah satu airlines Indonesia. Belum sempet gue pijit tombol "send", HP gue udah berdering. Gue pikir itu Ray, tapi waktu gue lihat nomornya ternyata gue nggak kenal.
Gue langsung tanya bokap yang waktu itu lagi nyetir apa gue harus angkat teleponnya. Dia bilang, "angkat aja siapa tau penting,".
Akhirnya...

"Halo?"

"Ya. Dengan Indi Taufik?"

"Yes, saya sendiri, " (sambil cekikikan karena suara disebrang sana serius banget, hihihi).

"Saya Rosianna Silalahi, saya..."

"Siapa???"

"Rosianna Silala..."

Pluk! HP gue jatuh dari genggaman gue. Badan gue mendadak lemes saking kagetnya. Baru 2 hari yang lalu gue menghayal bisa tampil di talk show "Rossy" dan hari ini tiba-tiba aja Tuhan kasih jawaban mendadak.

Bokap gue kebingungan dan minta gue ambil HP yang hampir menggelinding ke belakang jok mobil.

"Ada apa, sih? Siapa tadi?"

"Rossy, Pak... Rossy...", jawab gue histeris.

"Rossy? Siapa?"

"Arrrrrrghhhhh... ROSSY, PAK. ROSIANNA SILALAHI... Ya Tuhan, aku lemes," mulai lah gue norak.

"Hah? Mau ngapain? Kok sampai telepon kamu??"

"Nggak tau, Pak... Makanya sekarang aku lemes gini. Hampir pingsan, hiks..."


Ring... Ring...

"Pak! Nomor yang tadi! Angkat jangan???"

"Ya, angkat lah..."

"Deg-deg'an..."

"Jangan Ge'er..."

"Dasar!"


Dua detik kemudian...

"Ha.. halo?..."

"Tadi teleponnya terputus ya?"

Think fast Indi, think fast! "Iya, maaf signalnya tiba-tiba hilang,"
(Lol, gue berbohong tuh, hihihi).

"Iya, tidak apa-apa. Hmm, begini Indi. Saya lihat kamu di facebook. Kamu mau datang ke acara saya tanggal 26 nanti?"

*Glup* "Maksudnya... Talk show Rossy,"

"Iya betul. Bagaimana, mau?"

*Tarik napas panjang, nahan nangis* "Iya, mau,"

"Oke, kalau begitu terima kasih. Nanti ada Olive, produser saya yang akan hubungi kamu. Dia akan jelaskan apa saja yang perlu kamu siapkan,"

"Eh, Rossy?"

"Ya, Indi?"

"Ini serius?..."

"Hahaha, ya. Serius,"

"Aku penggemar acaramu. Aku senang kalau bisa tampil disana. Sungguh, aku senang. Terima kasih banyak..."

*Jeda agak lama* "Iya, sama-sama Indi. Sampai ketemu ya..."

"Da.. dadah..."

Dan meledaklah tangisan gue. Dengan cepat gue (coba) ceritain sama bokap apa yang baru gue denger tadi. Gue sangat exiting sampai-sampai tangisan gue berubah jadi tawa histeris.

"Selamat, ya. Kamu hebat. Tapi jangan bilang-bilang Ibu dulu ya? Ini kejutan!"

"iya, Pak! Rahasia dulu ya,"

"Ya ampun! Kak!"

"Apa??"

"Tadi Bapak terlalu konsen dengerin kamu cerita sampai-sampai kita salah jalan. Kita udah lewatin jalan ini 2 kali, kan?"

"Yah, Bapak..."

"Nggak apa-apalah nyasar, kan lagi seneng ini, hehehehe,"

Dan sampailah gue diacara gathering 1 jam setelah Ray sampai...

***

Persiapan dimulai segera setelah gue pulang dari acara gathering. Ray seneng buat gue, meski dia nggak bisa hadir waktu shooting karena harus kerja.
Gue mulai pilih-pilih baju. I love red, hampir disetiap kesempatan gue pakai warna merah. Tapi gue pikir warna orens lebih cocok untuk "Rossy" yang setting stage'nya selalu fresh tapi formal. Akhirnya, setelah gue dapat baju yang tepat, gue siapin bando dan sepatunya dengan warna serasi. It's kinda funny, btw. Seharian gue dan bokap cari sepatu orens di mall tapi nggak ketemu dan akhirnya malah ketemu di pasar! Hahahaha, hasilnya gue jadi bangga banget. Kalau nyokap tanya, gue pasti jawab, "ini dapet dari pasar lho...", hihihi.

Tapi jujur aja, meski persiapan gue secara "fisik" cukup matang, tapi mental gue ternyata ketar-ketir juga. Pasalnya selama 1 bulan belakangan gue kena penyakit yang agak mesterius. Dokter yang periksa gue belum temuin jawabannya. Bahkan sampai test Lab juga nggak nunjukin kelainan apa-apa (tapi 1 minggu setelah shooting ketauan kalau gue kena infeksi dalam yang parah, btw). Kulit gue gatel dan kalau digaruk muncul ruam-ruam merah kaya bekas kebakar. Badan gue juga rasanya panas sampai-sampai nggak betah kalau pakai baju yang agak tertutup. Bisa dibilang kesehatan gue sebenernya sangat nggak memungkinkan untuk shooting. Tapi gue takut kesempatan sebagus ini nggak datang lagi, jadi gue putusin buat menutupi keadaan kesehatan gue...


Dua hari kemudian, jam 8 pagi gue dan ortu berangkat ke Jakarta. Sebelumnya gue kabari dulu 2 teman gue untuk ikut tampil di "Rossy". Kebetulan tema kali ini adalah "Menembus Batas", tentang orang-orang yang berhasil untuk sukses ditengah keterbatasan fisik. Dua teman gue (Alien dan Yosef) adalah pengidap scoliosis juga, sama seperti gue. Dan mereka bisa bekerja normal selayaknya orang yang berfisik sempurna. Oya, untuk yang belum tau (hihihi), gue adalah pengidap scoliosis berat (kelengkungan 55 derajat), dan gue berprofesi sebagai model lokal dan penulis.

Setelah sampai di studio Global TV, gue diantar ke ruang tunggu (sambil celingak-celinguk cari Rossy, hihihi). Disana gue langsung ketemu dengan Pak Limin dan keluarganya. Pak Limin adalah seorang tuna daksa yang berprofesi sebagai penghibur. Dia juga pimpinan kelompok lenong betawi, lho! What a person! Belum mulai acara aja aku udah amaze, hehehe...
Menyusul kemudian, datang Alien dan Yosef yang masih bingung dengan ajakan gue yang mendadak, lol.

Selesai touch up (Gee, my face. Look so weird, lol), gue balik lagi ke ruang tunggu. Soalnya percuma gue berkeliaran di studio, kata si mbak make up artist, Rossy'nya belum datang, hihihi.
Disana gue ketemu sama Habibie. Spontan gue teriak, "Heeeeey, aku tau kamu!".
Tapi orang yang dimaksud malah cuek bebek, huhuhu, sebel. Langsung deh gue ngeluarin jurus "ikutan cuek" kalau ketemu Habibie, soalnya takut disangka sok akrab, hihihihi.


The Show. Te-re-ret-tereeeeet! Lol.
Satu jam kemudian semua pengisi acara dibawa ke studio. Brrr.. dingin banget. Kulit gue yang lagi sensitif langsung perih nggak karuan. Berbekal impian gue yang pengen duduk di soffa "Rossy", akhirnya gue bisa tutupi sampai selesai acara.

Dan, here's she is...
Rossy masuk ke dalem studio. She's so gorgeous, kulitnya bagus dan potongan rambutnya keren. Tapi yang paling gue perhatiin, dia nggak sekurus yang gue banyangin. She's so curvy. Bahkan kalau dibandingin gue yang selalu mengaku chubby ini, hihihi.

Memang dasar amatir, gue nggak tau kapan shooting dimulai. Tiap ada yang nanya, nyapa atau apalah, gue selalu nyangka kalau udah on tape. Maklum, gue belum pernah ikut shooting taping yang kru'nya banyak, hihihi..
Tapi akhirnya gue tau kapan shooting dimulai, yaitu waktu musik khas "Rossy" diputer dan penonton tepuk tangan meriah :)

Habibie masuk di segmen pertama. Gue yang dikasih tau bakal muncul di segmen kedua langsung deg-deg'an mati-matian. Gimana enggak, studio yang AC nya dingin minta ampun bikin suara gue rawan serak dan terbata-bata. Padahal waktu briefing aja mas-mas floor director udah bilang supaya gue ngomong yang kenceng, huhuhu.
Untung semua berjalan lancar, gue dipanggil ke atas stage dan bisa bicara dengan lancar. Semua yang mau gue sampaikan sebagai seorang penyandang scoliosis juga tersampaikan dengan jelas disana. Apalagi kata-kata Rossy begitu "melambungkan" hingga bikin gue semakin relax. Sampai-sampai setelah acara selesai gue ogah turun dari stage dan menyempatkan bilang terima kasih sampai ratusan kali (eh, ya... mungkin sekitar sebanyak itu lah, lol).

***

Tanggal 4 Oktober episode "Menembus Batas" tayang jam 10 malam. Gue dan ortu nonton dengan suka cita. Meski awalnya gue malu-malu liat wajah sendiri di TV tapi akhirnya gue bisa menikmati acaranya. Apalagi waktu gue teringat kejadian-kejadian konyol sebelum acara. Seperti dicuekin Habibie yang akhirnya malah menjadi sahabat gue (gue baru tau kalau dia bukan cuek tapi wajahnya emang tanpa ekspresi, hahaha) atau waktu liat rambut Alien dicatok yang ternyata cantik banget dikamera ;)

Sampai acara selesai gue masih senyum-senyum bangga. Bukan, bukan gara-gara kisah hidup gue dikupas diacara sebesar "Rossy". Tapi karena bangga ditengah keterbatasan ternyata gue masih bisa bermimpi dan berusaha mewujudkannya. Menulis novel, merancang busana, menjadi model... dulu semua cuma impian gue, tapi sekarang semuanya jadi kenyataan. Termasuk untuk duduk di soffa empuk disamping Rossy. Yang ternyata menjadi nyata karena gue berani bermimpi!




Foto-Foto:


The Show: Rossy, Menembus Batas




Waktu gue masuk di segmen 2. Arrrg... clip on make my back look weird, lol



All "Star" :)




Finally.. me and Rossy, my idol :)
ssst.. she's holding my book: Waktu Aku Sama Mika



My FB personal account: Indi Sugar
My "Waktu aku Sama Mika" FB group: Waktu aku Sama Mika
My FB page: Indi Kecil Babbitt

12 komentar:

  1. waw keren sis :)
    sepertinya masih sangat sangat aktif nulis ya? you're totally a blogger :D

    keep on blogging n sharing sis, sukses sis :thumb:

    BalasHapus
  2. Sesama skolioser, aku cuma mo ngasih SMANGAT !!!
    Hehehe :D

    BalasHapus
  3. hihihi aku ntr juga nulis di blog ku...

    BalasHapus
  4. @ hendra: makasih ya :) iya, aku masih terus nge blog, hihihi.. oya, apa kita saling kenal? kamu dari blogger indosiar, bukan? dulu aku disana soalnya :)
    thanks, u too, hendra :)

    @ yulia: iya, semangat untuk scolioser! :)

    @ habibie: ayo, bie. aku tunggu lho :)

    BalasHapus
  5. keep blogging, kak :) buku kakak bagus banget >.< kyaa :D kak, ijin mintak fotonya ya kak :)

    BalasHapus
  6. iya, makasih ya :) minta foto buat apa, dear? taoi silakan aja asal cuma untuk disimpan/publish di blog selama kamu sebutkan sumbernya :)

    BalasHapus
  7. udah kak :) kemarin belum sempet kasih sumber , judulnya juga belum di ralat, sekarang udaah :) temen2ku pada rebutan pgn pinjem novelnya kakak tuh :D hehe

    BalasHapus
  8. hihihihi, makasih :)
    pinjami aja. semoga temen2mu suka ya. amen :)

    BalasHapus
  9. hai.. salam indi.
    aku bahtera, aku hanya ingin mengatakan...kamu begitu Spesial n cantik indi. :)
    motif Bunga pada Dress kamu Cantik .. seCantik n seindah kamu. ;)

    BalasHapus
  10. hi bahtera :) terima kasih ya. dan terima kasih banyak sudah mampir kesini ;)

    BalasHapus
  11. Ivana Patricia4 Oktober 2011 16.58

    I really love your book..
    it touches my heart :)
    Gbu :)

    BalasHapus
  12. @ IVANA: which one? thank you very much :) Gbu too :)

    BalasHapus

Terima kasih untuk komentarnya, it's really nice to hear from you :)