Teman-teman yang menyukai "Dunia Kecil Indi"

Sabtu, 28 Januari 2017

Ikut Menulis bersama Indi di "Guruku Berbulu dan Berekor 2', yuk! :)

Howdy-do bloggies?! Yay, weekend sudah tiba :D Untuk yang sekolah atau bekerja sekarang waktunya untuk santai sejenak sebelum menghadapi hari senin. Eh, untuk gue juga sih meskipun gue sudah lulus dan nggak bekerja kantoran, hihihi. Bulan ini cukup menyibukkan untuk gue, selain harus menyelasaikan PR yang tertunda di tahun lalu, gue juga sedang mengerjakan beberapa project. Sepertinya gue akan lebih menseriusi (word? lol) hobi menggenjreng ukulele, di bulan ini ada beberapa musisi (YouTuber) yang mengajak gue berkolaborasi. Dan tentu ada project menulis juga yang sedang gue kerjakan, salah satunya adalah "Guruku Berbulu dan Berekor" bagian kedua. Dan gue ingin mengajak kalian untuk terlibat di dalamnya! :)

Mungkin diantara kalian sudah ada yang pernah mendengar tentang "Guruku Berbulu dan Berekor", ---atau mungkin malah sudah pernah membacanya. Novel ketiga gue itu terbit di bulan Juli tahun 2012 lalu. Berbeda dengan dua novel terdahulu yang bercerita tentang hubungan gue dan cinta pertama gue, ---Mika, "Guruku Berbulu dan Berekor" bercerita tentang hubungan gue dengan mahkluk-mahkluk ciptaan Tuhan yang nggak kalah menggemaskannya (eh...) dengan Mika, yaitu para hewan, hihihi. Sebelum ada Eris, anjing golden retriever yang setia menemani sejak 7 tahun yang lalu ada Veggie anjing cantik yang super cerdas. Juga ada Black, anjing gagah yang setia, Mr. Jingles, tikus yang cerdas, Marco, burung nuri yang cerewet dan masih banyaaaaak lagi. Mereka semua mempunyai tempat istimewa di hati gue, dan mereka bukan "sekedar" hewan peliharaan tapi juga guru! 



Nggak bosan-bosannya gue bercerita tentang Veggie yang mengajari gue (dan keluarga) banyak hal. Di tahun-tahun terakhir hidupnya Veggie mengidap epilepsi (gangguan syaraf otak) tapi itu nggak menghentikannya untuk menikmati hidup. Saat kondisinya sedang baik ia senang berlari-lari sambil mengejar bayangannya sendiri. Semangat belajarnya pun sangat luar biasa, Veggie mengerti berbagai macam tricks dan dengan bangga menunjukkannya pada seluruh penghuni rumah :) Kehadiran Veggie yang hanya 6 tahun sudah cukup untuk mengubah hidup gue menjadi lebih positif. Jika Veggie dengan segala keterbatasannya tetap live the fullest, mengapa gue nggak bisa? Dan gue percaya ini juga dialami oleh teman-teman yang memiliki hewan peliharaan. Well, memiliki pets mungkin memang bukan untuk semua orang, tapi kisah-kisahnya tentu bisa menghangatkan hati siapa saja yang membacanya. Karena itulah novel "Guruku Berbulu dan Berekor" hadir :)

Bukan hanya gue yang berbagi cerita di "Guruku Berbulu dan Berekor" tapi gue juga mengajak para pemilik hewan peliharaan untuk berbagi ceritanya di sana. Amazingly, gue berhasil mengumpulkan 30-an kisah inspiratif yang dikirim dari berbagai penjuru Indonesia! (---Ups, plus satu cerita yang dikirim dari Belanda). Dan para kontributor bukan hanya berasal dari berbagai tempat, tapi juga dari berbagai macam profesi dan usia ---dari mulai anak-anak sampai nenek berusia 70 tahunan. Gue membuat ini sebagai ucapan terima kasih kepada hewan-hewan yang hadir di hidup gue, jadi hasilnya pun gue kembalikan pada mereka. Royalti novel digunakan untuk membantu penampungan-penampungan dan hewan-hewan yang membutuhkan (lihat tag: Guruku Berbulu dan Berekor). Terakhir, royalti telah disalurkan pada Peduli Kucing, sebuah organisasi yang memperjuangkan hak-hak kucing semua ras.


"Guruku Berbulu dan Berekor" bagian pertama tentu hanya mampu merekam secuil pengalaman luar biasa dari para penyayang hewan. Itulah mengapa gue mengajak kalian untuk membagikan kisah-kisah inspiratif di "Guruku Berbulu dan Berekor" bagian kedua. Sama seperti yang sebelumnya, kalian hanya perlu mengirimkan cerita pengalaman bersama hewan peliharaan atau hewan yang pernah kalian temui. Nggak harus mengharukan, hihihi. Yang penting pengalaman yang dibagi memiliki pelajaran berharga. Kalau masih ragu-ragu untuk menulis, no worry, semua cerita yang terpilih akan gue sunting. Eh, bukan berarti tulisan gue bagus, ya... Kita sama-sama belajar :)

Yuk, Ikut Menyumbang Cerita di "Guruku Berbulu dan Berekor" bagian 2! :)


1. Ceritakan pengalaman menarik dan inspiratif kalian bersama hewan peliharaan atau hewan yang pernah ditemui. 
2. Ketik rapi dengan jenis huruf Calibri, spasi 1,2 dan ukuran kertas A4.
3. Kirimkan ke email namaku_indikecil@yahoo.com, sertakan nama, profesi dan domisili kalian.
4. Cerita ditunggu paling lambat Rabu, 28 Februari 2017.
5. Jika punya pertanyaan silakan mention ke twitter @missbabbitt atau instagram @indisugarmika.

Gue harap novel "Guruku Berbulu dan Berekor" bagian kedua ini nantinya tetap mendapat tempat istimewa di hati para membaca, ---atau bahkan lebih baik lagi :) Sengaja gue memilih buku sebagai media untuk membantu hewan-hewan yang membutuhkan. Karena selain karena menulis adalah passion gue, lewat royaltinya mereka yang nggak bisa berdekatan dengan hewan pun bisa tetap turut membantu. Jadi tunggu apa lagi? Segera buka laptop, kirimkan cerita kalian dan menjadi bagian dari langkah kecil gue, ---kita, "Guruku Berbulu dan Berekor 2" :)

murid dan sahabatnya Eris,

Indi
Dapatkan "Guruku Berbulu dan Berekor" pertama di sini. 
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | YouTube: here | Contact person: namaku_indikecil@yahoo.com

14 komentar:

  1. Terima kasih atas keperdulian terhadap Kucing. Saya bangga dan salut. Saya baru saja "kehilangan" kucing kesayangan saya, yang sudah saya tumpahkan dalam artikel di blog saya. Masih suasana "berkabung". Terima kasih sudah share. Salam hangat selalu dari POntianak. Kalimantan Barat

    BalasHapus
  2. Ide yang sangat bagus Indy, dengan memberikan royalti untuk penampungan hewan-hewan yang membutuhkan. Diluar sana memang masih banyak hewan-hewan yang tanpa pemilik dan diperlakukan tidak baik oleh sebagian orang yang tidak punya kasih sayang pada hewan.

    Beberapa waktu yang lalu saya sempat mendengar berita megerikan tentang mereka. Intinya mereka yang tidak punya pemilik tetap berhak hidup dan membutuhkan perlindungan kan yaa..

    Salut terhadap orang-orang yang mau menampung dan memelihara mereka supaya tidak diperlakukan semena-mena :)

    BalasHapus
  3. Wah, pingin berpartispasi tapi nggak pandai bercerita e Mbak..

    BalasHapus
  4. mau cerita burung Love Bird, ceritanya begini.... Kebetulan Burung juga berbulu

    BalasHapus
  5. yaaaah tanggal 28 nya udah lewat :(

    BalasHapus
  6. Wah aku baru tahu Kak Indi pencinta hewan. Hehe maklum belum baca novelnya yang ketiga itu.

    Semoga lancar proyeknya ya, Kak :) Salut juga, royalti buku ini disumbangin buat hal2 yang bermanfaat.

    BalasHapus
  7. Pas baca judulnya guruku berbulu dan berekor, kirain apa, wkwkwk. Ternyata yang menyukai binatang...seputar itu yak.

    BalasHapus
  8. ih lucu anjing nya wkwkwk :3 :3

    BalasHapus
  9. Judulnya keren yah..
    Guruku berbulu dan berekor...
    memang kadang kita banyak juga belajar dari mereka yang berbulu dan berekor..
    Jadi pingin baca juga nih..
    Great job..

    BalasHapus
  10. Wahh... ini dia master blogger...

    Gile udah lama banget lu ngeblog?


    Ci, boleh nanya? Lu kenapa gak pelihara biawak atau komodo gitu? Pasti lebih seru tuh kalo dijadiin buku. Sapa tau best seller

    *toyor pala*

    BalasHapus
  11. Wuaaaa saya gak begitu deket sama binatang. Adek saya siiih, sukaaaa banget sama kucing diajakin dansa. Ah elaaaaah, peecayalah kak indi 😂

    BalasHapus
  12. sayangnya Dija gak punya peliharaan
    jadi gak bisa ikutan deh

    BalasHapus
  13. kk In aku boleh ikutan ga? aku dirumah punya kucing kesayangan udah 3 tahun sama aku. hehehe

    BalasHapus

Terima kasih untuk komentarnya, it's really nice to hear from you :)