Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Desember 2014

Cerita tentang Christmas Box Indi :)


Yay, it's Christmas! Well, waktu gue menulis ini sih masih natal, tapi berhubung wifi di rumah sedang ada masalah, jadi tulisan ini baru bisa gue post sekarang, deh, huhuhu. Eh, tapi sepanjang bulan Desember kan Christmas, jadi nggak masalah dong meskipun nggak tepat di tanggal 25? ;) 
Setiap orang pasti punya tradisi tersendiri kalau bulan Desember tiba. Kumpul-kumpul keluarga dan makan-makan sih sudah pasti. Tapi coba deh perhatikan, selalu ada yang 'berbeda' kalau memasuki pertengahan bulan. Misalnya ada yang berbelanja, karena diskon akhir tahun memang menggiurkan, hehehe. Atau ada juga yang ke salon karena ingin penampilan baru untuk natal dan tahun baru nanti. Nah, gue juga punya 'tradisi' nggak tertulis, nih. Yaitu mengeluarkan Christmas box! Christmas box ini sangat istimewa karena hanya dibuka setahun sekali dan berisi benda-benda yang hanya digunakan menjelang Christmas. Mau tahu apa saja isinya? Nih, gue bagi, ya. Siapa tahu bisa jadi ide untuk teman-teman ;)

Christmas box Lock&Lock kesayangan bergambar Hello Kitty :)

1. Movie!
Puja, adik gue bilang, Christmas itu baru terasa kalau ada Christmas movies, hehehe. Begitu Desember tiba gue dan keluarga pasti lebih sering menghabiskan waktu di ruang TV bersama untuk menonton film. Kami punya judul-judul favorit. Kalau yang jadi idola bersama tentu saja Home Alone (ini film kesukaan alm. Mika juga, lho). Meskipun sudah sering diputar di TV, tapi kalau nonton bersama lewat DVD rasanya lain. Mungkin karena nggak didubbing dan kena sensor :p Kalau yang biasanya ditonton berdua saja dengan Puja judulnya Sister Act. Aduh, saking sukanya kami sampai hapal dialog-dialognya, dan gue sangat terinspirasi dengan film ini sampai-sampai ikut bergabung di choir, hihihi. Pokoknya kalau harus menyebutkan judul-judul film favorit list nya pasti akan panjang. Yang fotonya gue pajang di sini pun baru sebagian karena sebagian lagi masih disimpan di box :D


2. Pernak-pernik
Hmm, kira-kira siapa ya yang suka mendekor kamarnya sesuai dengan musim atau hari raya? *celingak-celinguk cari yang tunjuk jari* Mudah-mudahan bukan cuma gue saja, ya, hehehe. Kamar gue ukurannya nggak terlalu besar, jadi cukup sulit untuk menggeser-geser furnitur di sana untuk mengganti suasana. Sebagai gantinya gue menambahkan aksen-aksen kecil untuk menjaga mood tetap fresh. Menjelang Christmas gue tambahkan cemara-cemara kecil di beberapa sudut ruangan .Meskipun kecil tapi cukup eye catching lho karena kamar gue nuansanya pink, hehehe. Perlengkapan untuk cemal-cemil di kamar pun gue ganti dengan sebuah mini tray dan mug bernuansa Christmas. Rasanya jadi lain kalau dipakai untuk menemani movie time sebelum tidur, hihihi.


3 DIY Project kit
Gue nggak punya "crafter's hands" alias tangan yang bisa diajak kompromi untuk membuat project-project kerajinan tangan. Untuk melipat kertas saja kadang masih miring-miring, hehehe. Tapi kalau punya ornamen Christmas buatan tangan sendiri rasanya pasti bangga, dong. Jadi setiap tahun gue selalu usahakan membuat sesuatu dari bahan-bahan yang sederhana. Inspirasinya sih bisa darimana saja, tapi yang paling sering dari video-video di Youtube, hihihi. Di Christmas box gue menyimpan gunting, lem, penggaris, kain-kain perca dan lain-lain. Untuk tahun ini gue mencoba membuat snowflakes alias butiran salju sendiri. Caranya mudah dan kecil kemungkinannya untuk gagal, hihihi.
Bahan-bahan yang diperlukan antara lain;
* Kertas berwarna putih 
* Gunting
* penggaris (dan pensil jika perlu).


Cara membuatnya adalah;
* Gunting kertas menjadi persegi. Gue memakai ukuran 14 x 14 Cm. Kalau teman-teman mau pakai ukuran lain boleh juga, kok.
* Lipat kertas sampai sisi bertemu dengan sisi yang lain sampai berbentuk persegi panjang. Lalu lipat lagi sisi bertemu sisi sampai berbentuk persegi. Setelah itu lipat diagonal hingga berbentuk segitiga.
* Gunting salah satu sisinya dengan bentuk melengkung (sampai kertas berbentuk seperti potongan pizza)
* Terakhir gunting-gunting salah dua sisinya dengan bentuk segitiga, lalu... 1.. 2... 3.... TA-DAAA! Jadilah snowflakes buatan sendiri :)
Ditempel di dinding dekat tempat tidur (yang seprainya sudah diganti dengan nuansa merah hijau) membuat gue bermimpi kalau sedang musim salju, hihihi. 


Setelah ditempel di kamar...


Itulah isi dari Christmas box gue. Selain Christmas box, gue juga punya Birthday box. Yaitu kotak penyimpanan yang isinya benda-benda untuk ulang tahun. Kapan-kapan gue akan share di sini, ya :) Mungkin ada teman-teman yang berpikir, "Apa-apaan si Indi repot-repot ganti suasana setiap ganti musim?" Hehehe, gue nggak direpotkan sama sekali, kok. Meskipun benda-benda ini hanya dikeluarkan pada moment tertentu tapi semuanya tetap aman dan bersih karena gue menyimpannya di storage box Lock&Lock. Dengan dilengkapi tutup tentu saja benda-benda di dalamnya jadi bebas debu. Dan bahan yang digunakan pun ramah lingkungan (polypropylene), juga aman untuk digunakan. Seperti yang sudah disebutkan, kamar gue itu agak-agak mungil, hihihi, jadi storage box Lock&Lock ini cocok banget, karena bisa ditumpuk sehingga nggak menghabiskan banyak space. Nah, yang terakhir dan juga paling membuat gue excited, storage box Lock&Lock ini ada seri Hello Kitty nya! Kebayang dong gimana suka citanya gue karena super match dengan tema kamar? Hehehe :D

Dan menurut gue it's okay jika mau sedikit berbeda pada hari raya. Selama nggak berfoya-foya atau malah merugikan diri sendiri tentunya :) Menunjukan rasa excited dalam menyambut hari besar (bukan cuma Christmas) bisa menjadi bentuk dari rasa bersyukur kita. Mungkin di hari-hari biasa kita lupa untuk have fun dan treat diri kita dengan hal-hal yang kita sukai, tapi di hari seperti ini kita bisa lebih 'sadar' betapa diberkahinya diri kita ini. Beberapa kali dalam setahun gue rasa cukup untuk me-recharge semangat kita. Meskipun kalau memungkinkan sih Christmas spirit asyiknya setiap hari, hihihi.


Selamat natal untuk teman-teman yang merayakan dan selamat berlibur untuk semuanya! Jadi adakah yang mempunyai "tradisi" Christmas box seperti gue? ;)


jingle all the way, 

Indi

_______________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | Contact person: 081322339469

Minggu, 06 Juli 2014

JKT 66 Brasserie: The Best Nutella Blaze in Town! (Review)

Whaaaaat, ini sudah weekend?!! Hehehe, setelah libur selama 2 minggu hari senin sudah waktunya gue kembali bekerja di preschool. Well, nggak benar-benar libur, sih, soalnya waktu 2 minggu benar-benar gue manfaatkan untuk menulis buku ke 5, dan mengingat fakta bahwa senin sebentar lagi datang membuat gue kaget, karena buku terbaru gue belum juga selesai setengahnya, huhuhu :') Meski begitu bukan berarti gue nggak bersenang-senang selama 2 minggu ini, selain menulis gue juga mengisi waktu dengan keluarga, Eris dan datang ke beberapa tempat baru, salah satunya JKT 66 Brasserie.


Kalau teman-teman pernah membaca post gue yang ini, yup, ini adalah JKT 66 yang sama dengan yang pernah gue ceritakan. Waktu gue menerima undangan pembukaan soft openingnya, gue langsung teringat dengan lezatnya martabak Toblerone yang pernah gue cicipi waktu itu, hihihi. Berhubung gue belum pernah datang langsung ke tempatnya dan kabarnya sekarang dengan konsep baru, gue jadi nggak sabar untuk mencoba menu-menu barunya :)

Gue datang ditemani dengan Ray. Kami pikir sudah kemalaman, tapi ternyata JKT 66 buka sampai jam 11 malam. Meski ini yang pertama kali, tapi gue sudah pernah 2 kali melewati tempat ini. Dan benar saja, tempatnya sekarang pangling sekali dengan konsep baru dan suasana yang lebih hommy. Ketika masuk kami langsung disambut dengan dinding berwarna hijau menenangkan yang dihiasi dengan wall sticker lucu. Hmm, sepertinya bakal betah nongkrong di sini berlama-lama, nih, hehehe.


Dengan Anggun, salah satu ownernya :)



Setelah bertemu dengan the owners, Anggun dan Arya yang super ramah kami ditawari untuk memilih menu. Wah, ternyata lebih banyak dari yang sebelumnya. Semakin unik-unik dan kreatif, dan tentu saja semakin bingung untuk memilih :p Setelah beberapa menit penuh pertimbangan dan dapat rekomendasi dari Arya, pilihan jatuh kepada Nutella Blaze (yep, still obsessed with Nutella, lol), Matcha Blaze dan Red Passion. Karena untuk menu berat seperti martabak dan baby martabak kami sudah pernah mencoba sebelumnya.

Waktu pesanan datang gue langsung gemas untuk mengambil kamera, soalnya tampilannya lucu-lucu sekali. Colorful, hihihi. Dan rasanya juga nggak kalah seru! Nutella Blaze rasanya manis dan full sekali di lidah, seperti mengambil segenggam Nutella dan menjilatnya sampai habis, hihihi. Matcha Blaze rasanya ringan dan menyegarkan, nggak terlalu manis tapi juga nggak hambar. Pas diminum setelah makan makanan yang agak berat. Dan yang terakhir, Red Passion rasanya paling ramai. Mix macam-macam berry ditambah es serut bikin gue mau lagi dan lagi. Pasti lebih seru kalau dinikmati siang hari :D

Matcha Blaze dan Nutella Blaze. Dua-duanya enaaaak :D

Cocok nih buat buka puasa :p




Sambil menikmati ketiga minuman segar tersebut, gue dan Ray kembali melihat-lihat menu. Siap-siap buat next time kalau ke sini lagi, hihihi. Topping martabaknya ternyata makin seru, lho. Nggak cuma martabak manis, sekarang juga ada martabak asin. Yang (makin) unik, ada pilihan topping vintage juga. Jadi kalau kangen jajanan zaman dulu seperti coklat Superman a.k.a Superstar, coklat Cap Ayam Jago dan lainnya, sekarang bisa ditambahkan ke atas martabak yang kita pesan. Yumm! Menu Indomie yang disajikan sama seperti kemasannya pun jadi makin beragam, belum lagi ada menu steak dan juga yang super super spesial untuk Harry Potter mania.... Ada Butter Beer! Penasaran sekali mau coba, tapi berhubung yang menghabiskan sebagian besar minuman adalah gue, jadi disimpan untuk lain kali saja, deh, hehehe :D



Semuanya buat gue! Hihihi :D

Menu-menu andalannya JKT 66. Semuanya kelihatan enak, ya :D

Ayo pilih yang mana? Macam-macam topping atau Butter Beer?!! :D

Setelah perut kenyang gue nggak mau langsung pulang. Konsep barunya JKT 66 selain bikin betah buat nongkrong juga betah buat foto-foto, hehehe. Banyak spot-spot lucu yang bisa dipakai. Apalagi seteleh difoto nggak cuma bisa diuplod di sosial media, lho. JKT 66 juga manjain banget pelanggannya yang suka banget foto-foto kaya gue ini :p Di dindingnya sengaja disediakan frame yang bebas ditempeli dengan foto kita. Yup, tinggal foto, cetak dan tempel sendiri. Makanya gue ambil banyak foto supaya kalau ke sini lagi bakal tempel foto terbaik gue, hihihi. Buat yang suka baca juga ada reading corner, lho. Kita bebas ambil buku atau majalah yang ada di sana. Jadi selama menunggu pesanan nggak cuma sibuk main sama gadget saja :D

Salah satu spot cute buat foto-foto :)

Reading spot. Cocok untuk yang suka baca :D

Nggak terasa, waktu sudah menunjukan jam 10 malam. Gue dan Ray pamit pulang dengan hati senang dan perut kenyang. Nggak sabar nih mau coba menu-menu yang lain. Lain kali mau datang sore-sore ah, biar bisa nongkrong lebih lama :D
Buat teman-teman di Bandung atau yang sedang mampir ke Bandung, yuk ke JKT 66 dan jangan lupa cicipi martabak Toblerone nya yang fenomenal juga menu-menu lainnya ;)
Alamatnya di Jl. Terusan Jakarta No. 66 Antapani Bandung. Kalau lagi malas keluar rumah juga nggak perlu khawatir, pesan antar saja lewat nomor ini: 022 7237092.

Hmm, belum apa-apa kok gue sudah kangen dengan Nutella Blaze nya, ya? Hihihi ;)

golden ticket winner,

Indi

_______________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | Contact person: 081322339469

Kamis, 20 Maret 2014

Tentang "Waktu Aku sama Mika" :)




"Mika itu malaikat, tapi dia pelupa.
Sekarang Mika lagi ambil sayapnya...
Di surga..."

Siapa sangka bahwa puisi singkat itu mengubah banyak hal? Ya, sejak pertama kali bertemu, Mika memang mengubahku menjadi lebih hidup dan percaya diri, tapi aku nggak pernah menyangka bahwa tribute sebanyak 13 kata itu kelak mengubah hidupku dan mempengaruhi orang lain...

Pada tahun 2009, ketika sebuah penerbit menemukan puisi singkat itu di shoutout Friendster, aku nggak menyangka bahwa mereka benar-benar serius menawariku untuk membuat sebuah novel. Mereka hanya mengenalku dari 13 kata dan aku belum pernah membuat tulisan panjang sebelumnya. Tapi nggak lama kemudian aku langsung disodori kontrak dan terbitlah novel "Waktu Aku sama Mika" :)





Sampai beberapa bulan novel itu terbit, aku masih malu-malu jika tanpa sengaja melihat novel itu dipajang di rak toko buku. Ada juga perasaan haru karena "Waktu Aku sama Mika" merupakan adaptasi dari buku harianku ketika berpacaran dengan Mika, laki-laki luar biasa yang aku kenal sejak usia 15 tahun sampai 3 tahun berikutnya karena ia mengalah dengan AIDS...
Lambat laun Mika yang sudah di surga rasanya seperti kembali menguatkanku dan kembali hidup meski lewat kisahnya. Aku mendapatkan banyak teman baru ---mereka yang mengaku terinspirasi dari Mika--- :) 

Novel yang berasal dari 13 kata itu pun sekarang sudah dicetak berulang kali. Tahun ini sudah kali ke 12 (kalau aku nggak salah mengingat) dan sudah difilmkan dengan judul MIKA (Mika diperankan oleh Vino Bastian, dan aku diperankan oleh Velove Vexia)
Hampir 5 tahun sejak "Waktu Aku sama Mika" diterbitkan dan aku masih tetap terharu jika membaca komentar-komentar tentang novel tersebut. Rasanya seperti recharge semangat setiap hari, berkah setiap hari :)




"Ngena banget. Nggak kebayang gimana sosok Mika yang asli. Seorang penyayang, motivator juga PAHLAWAN. Banyak kutipan menarik dari novel ini."
(Dinata Ain)

"Kedalaman karakter Indi mengenai bagaimana merananya ia ditinggal Mika. Cara dia menyusun kata-kata, sangat jelas menggambarkan keadaan hati yang realistis. Saya tidak tahu, ini kisah nyata atau tidak, tetapi saya merasa setiap kata-katanya sangat bernyawa."
(Yohanes Octa)

"Ceritanya bagus, apalagi ini berdasarkan real story."
(Leila Husna)

"WAKTU AKU SAMA MIKA itu buku yang bagus banget. Layak dibeli deh. Gaya penceritaannya menarik, pula diksinya. Sepertinya jarang ada penulis - Indonesia atau mungkin non-Indonesia - yang menulis dengan gaya penceritaan seperti yang ditulis Mbak Indi ini. Bukunya memang tipis, namun isinya sangat luar biasa."
(Immanuel)

"Gak ngerti lagi sama buku ini. Bagus banget, keliatan banget penulisnya hatinya lembut banget, tulus banget :')"
(Febriana Giofanny)

"It did not take a long time for me to read this book. It’s a small 145 pages book with a very simple words used to form the story in it. But in that short time of reading, between those simple words, it delivers nicely a message about one of the most important aspects in life: love.
The book reminds me to love sincerely. To be grateful about life. To appreciate what you have. To share kindness no matter what condition you are in. To give people chances to show who they really is."
(Acago)


Setiap kali ada yang memuji tentang novel "Waktu Aku sama Mika" aku selalu bilang bahwa yang hebat itu Mika, bukan aku. Karena kenyataannya memang begitu. Meskipun ia sudah nggak di sini lagi, tapi Mika selalu jadi pahlawan dan membuat hidupku lebih hidup :)

sugar pie-nya Mika,

Indi



***

Novel "Waktu Aku sama Mika" bisa didapatkan di toko buku Gramedia dan Togamas (biasanya ada di rak novel, best seller atau psikologi remaja). 



(Diedit 2/3/2024. “Waktu Aku sama Mika” kembali diterbitkan oleh Shira Media dan tersedia di berbagai toko buku online dan offline.
__________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | Contact person: 081322339469

Minggu, 19 Januari 2014

Plush, Clutch dan Pouch dari Sampan Mimpi :)


Thank you, Sampan Mimpi :)

Beberapa waktu lalu gue menerima paket dari Sampan Mimpi. Sungguh kejutan yang menyenangkan karena gue menerimanya tepat ketika baru saja sampai di rumah sepulang bekerja. Lebih menyenangkan lagi waktu tahu isinya, karena manis-manis dan girly sekali seperti karakter gue, hihihi. Ada sebuah make up clutch, pouch Barbie dan yang paling istimewa ada plush (boneka karakter) gue! Iya, bonekanya dibuat mirip gue! Wah, ini namanya senang maksimal :D



Saking senangnya gue langsung saja pakai pouch Barbie nya sebagai tempat CD, soalnya ukurannya pas sekali. Eh, tapi bukan berarti cuma cocok untuk CD lho, pouch ini juga pas untuk menyimpan uang, pernak-pernik, kartu nama dan lain sebagainya, the possibilities are endless deh pokoknya :D Lucunya, make up clutch nya sudah diminta sama Ibu sebelum sempat gue pakai, huhuhu. Katanya motifnya bagus dan beliau memang sedang butuh tempat make up yang bisa sekaligus menampung handphone nya. Nah, clutch ini punya 2 pocket jadi sudah pasti fungsional. Sedangkan bonekanya langsung saja bersantai dengan manis di samping Onci, boneka kelinci gue di tempat tidur. Senang punya mini me, hihihi...



Oh iya, selain make up clutch, pouch dan plush, Sampan Mimpi juga punya produk-produk lain yang nggak kalah cute dan keren, lho. Mereka menyediakan movie stuff (yup, penggemar film harus cek koleksinya yang unik banget), souvenir pernikahan, souvenir ulang tahun dan macam-macam benda handmade lainnya. Pokoknya dijamin beda dari yang lain, deh. Apalagi benda-benda yang dipesan juga bisa customize seusai keinginan kita, lho. Coba deh bayangkan kasih kado pernikahan keluarga atau teman kita pakai plush couple, pasti sweet banget kan ;)



Untuk teman-teman yang tertarik untuk mendapatkan produknya atau ingin melihat-lihat (coba saja kalau tahan, lol) silakan kunjungi Sampan Mimpi di web, facebook, twitter atau instagram nya. Mau menyapa owner nya, Asa dan Dipa langsung juga boleh, hubungi saja 08783852885 dan 085731982370. Yuk, segera realiasikan cerita impian teman-teman bersama produk-produk Sampan Mimpi. Karena seperti tagline mereka,
"We bring you a story..." :)

xx,

Indi

______________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Contact person: 081322339469

Rabu, 11 Desember 2013

Sweetest Day: Martabak Toblerone ala JKT 66 :D



Howdy bloggies! Wah, nggak terasa ya sekarang sudah masuk minggu ke 2 di Bulan Desember. Padahal rasanya baru saja aku operasi pengangkatan tumor payudara. Yes, ini artinya (hampir) sebulan sejak pengalaman pertama masuk ruang operasi yang membuatku mimpi tentang Steven Tyler yang super keren, hehehe. Meski kelihatannya cukup lama, tapi aku masih dalam masa pemulihan dan harus cuti bekerja di preschool sampai awal Januari. Selama menunggu, kegiatanku hanya menulis di rumah dan menghadiri beberapa undangan seperti yang beberapa kali aku share disini. Hehehe, meski lagi sakit tapi bukan berarti harus berhenti have fun. Yang penting tahu batasnya saja, ya ;D

Nah, tanggal 8 Desember kemarin aku dapat undangan dari JKT 66 untuk datang ke booth mereka di Tastemarket PVJ Bandung. Yaiy! :D Tastemarket adalah event terbesar dan pertama di Bandung yang mendukung kreatifitas anak muda dalam bidang kuliner dan art. Event ini berlangsung sejak tanggal 6 sampai tanggal 8 Desember. Aku excited sekali karena... well... sudah tahu kan kalau aku nge-fans sama makanan, apalagi yang manis-manis, hehehe.

Aku pergi ke PVJ diantar Ray setelah sebelumnya mampir dulu ke salon untuk creambath dan meni-pedi. Ini beauty treats pertamaku lho setelah pasca operasi. *thank you so much, Ray, I really need it* <3 p="">
Kami sampai jam 7 malam di event Tastemarket yang terletak di roof top PVJ. Di sana ternyata sudah penuh dengan pengunjung. Pantas saja sih, karena booth nya beragam. Belum lagi dekornya super unik, baru masuk saja sudah disambut dengan wall penuh ornamen yang terbuat dari alat-alat dapur dan payung. Sayangnya aku lupa bawa kamera (bahkan handphone!), huhuhu :( Untung saja Ray langsung berinisiatif untuk mengabadikan moment lewat handphone nya :)


Creative decor! :D


Nggak perlu waktu lama kami langsung menemukan booth JKT 66. Di sana juga ramai, Anggun dan Arya (owners) sibuk melayani para pengunjung yang ingin mencicipi menu-menu super uniknya. Menu andalan JKT 66 itu martabak dan Indomie. Tapi tentunya beda dari yang lain. Pilihan topping martabaknya nggak biasa, ada berbagai cokelat seperti Toblerone, SilverQueen, Cadbury, Delfi dan Cha Cha. Juga bisa ditambahkan Nuttela atau marshmallow. Yumm, siapa coba yang bisa menolak? (Kalau ada, sini buat aku saja, hehehe). Untuk yang suka dengan rasa asin juga ada banyak pilihan seperti bratwurst, beef, turkey dan lain-lain. Kalau porsinya terlalu besar bisa pesan baby martabak yang supeeeeer cute, hehehe. Untuk Indomie nya juga nggak kalah unik, soalnya mie yang disajikan sama dengan bungkusnya! Iya, benar-benar sama. Masih ingat kan joke 90'an yang bilang kalau beli Indomie suka tertipu soalnya waktu direbus nggak ada ayam gorengnya seperti gambar di bungkusnya. Nah, sekarang joke itu sudah nggak berlaku soalnya antara bungkus dan isi sudah kompak, hehehe.


Semua ini bisa jadi topping martabaknya, lho. Iya, SEMUA! :)

Ayo, cepat, dooooong :p

Selalu sibuk :)

Packaging martabak JKT 66.

Ya, ampun wangi bangeeeeet *tears of joy*

Baby martabaknya super CUTE ya :)


Aku pilih untuk mencicipi martabak Toblerone dan baby martabak. Waktu menu dibuat, langsung tercium aromanya yang wangiiiii banget. Benar-benar bikin nggak sabar buat makan, deh :D Aku memang tergila-gila dengan yang manis-manis terutama cokelat, jadi agak nggak yakin juga untuk share sama Ray :p 
Rasa martabak Toblerone nya bikin lidahku jadi ketagihan. Manisnya pas banget. Memang di beberapa tempat lain juga bisa ditemukan martabak seperti ini, tapi di sini toppingnya nggak pelit. Coklat Toblerone nya rata di setiap sisi dan lumer dengan sempurna. Sukses bikin aku jilat-jilat jari, hehehe. Baby martabaknya juga ternyata bukan cuma cute, tapi yummy. Dengan topping icing sugar, fresh strawberry, Pocky stick dan marhsmallow, rasanya aku sanggup makan 5 buah sekaligus. (Tapi kenyataannya enggak, hehehe).





Ketemu Ais (sepupuku) dan pacarnya, dong! :D


Sebenarnya aku penasaran dengan Indomie yang punya topping sama dengan gambar di bungkusnya itu. Tapi ada daya, perut sudah nggak sanggup menampung apa-apa lagi. Soalnya martabak Toblerone nya aku habiskan (hampir) sendirian. Ray cuma boleh makan pinggirnya saja, hahaha *kejam* Untuk sekarang ini sudah cukup,  deh. Lain kali aku janji akan coba Indomie vegan yang rasanya pasti yumm-yumm :D (I'm a pesco-vegetarian).

Event Tastemarket memang sudah berakhir. Tapi kalau teman-teman mau coba martabak Toblerone atau Indomie ala JKT 66, jangan khawatir, mereka bisa ditemukan di Jl. Terusan Jakarta no. 66 Antapani Bandung, kok. Bukanya dari pukul 3 sore sampai 11 malam. Kalau mau delivery juga bisa. Hubungi saja (022)7237092. Tapi menurut aku sih lebih baik datang langsung. Buat "uji nyali", tahan nggak tuh sama aroma wanginya waktu martabaknya dibuat :D
Thank you so much ya, JKT 66. Menunya sukses bikin aku recovery lebih cepat, hehehe :p


"sweet" girl,

Indi


Twitter: here | Facebook: here | Contact person: 081322339469

Sabtu, 22 Juni 2013

Sepatu Baru dari Shoemax :)



Hi bloggies! Apa kabar? Ah, akhirnya sudah hari sabtu lagi, ya, libur akhir pekan :) Siapa yang menghabiskan waktu di rumah hari ini? Kalau ada, berarti sama dengan gue. Sekarang gue masih berpiyama dan menikmati segelas teh hangat, hehehe. Apalagi libur gue masih panjang, sampai 2 minggu kedepan karena anak-anak di pre school tempat gue bekerja sudah libur naik kelas dan kelulusan. Jadi bersantainya bisa lebih lama sebelum menyelesaikan "tugas-tugas" menulis gue.

Ngomong-ngomong soal pekerjaan, di pre school seluruh teacher dan stafnya diwajibkan memakai kaos kaki, lho. Alasannya karena di sana terdapat playground yang sangat luas dan hampir seluruh area ditutupi karpet. Jadi agar terjaga kebersihannya kami harus menghindari kontak langsung kulit kaki dengan seluruh mainan yang ada di playground. Untuk gue ini bukan masalah, karena hampir setiap hari memakai stocking. Tapi kadang-kadang gue ingin juga pakai kaos kaki seperti rekan-rekan bekerja gue yang lain. Sayangnya, mungkin karena sudah kebiasaan gue agak kurang nyaman memadukan sepatu flat yang biasa gue pakai dengan kaos kaki. Kalau dilihat-lihat sepatu flat gue padanan paling pasnya memang dengan koleksi stocking gue, hehehe.

Lalu, tiba-tiba saja seolah bisa membaca pikiran, gue mendapat email dari Shoemax yang menawari gue untuk memakai produknya. Tanpa menunda gue langsung mencari tahu tentang produk sepatu ini dan mengiyakan ketika melihat katalognya! Ternyata, pas sekali, ada sepatu bertali di sana, persis seperti apa yang gue inginkan untuk dipadankan dengan kaos kaki :) Gue langsung memilih yang berwarna abu-abu karena sepatu gue kebanyakan berwarna cerah. Dan ini juga sepatu bertali gue yang pertama lho, karena selama ini gue lebih suka velcro atau yang sekali injak langsung terpasang, hehehe.

Gue nggak sabar menunggu sepatu gue datang. Dari gambarnya terlihat bagus sekali. Jadi penasaran apakah aslinya juga sebagus itu. Tapi mengingat Shoemax adalah second brand dari Edward Forrer soal kualitas seharusnya nggak usah diragukan lagi, sih. Sejak kecil gue sudah memakai produk mereka dan nggak pernah dikecewakan (wedges pertama yang gue pakai dibeli dari Edward Forrer waktu kelas 6 SD, sampai sekarang masih ada, lho, lol). Maklum lah berdirinya saja sejak tahun 1989 :)

Ketika sepatunya sampai ternyata sesuai dengan gambarnya, bagus sekali. Karena nggak sabar mencobanya gue langsung memakainya untuk bekerja keesokan harinya. Akhirnya, gue punya sepatu untuk dipadankan dengan kaos kaki, hehehe. Waktu disimpan di rak rekan-rekan bekerja banyak yang bertanya tentang siapa pemilik dari sepatu itu, dan waktu mereka tahu bahwa itu milik gue, mereka nggak percaya akhirnya gue memakai sepatu model lain, hahaha :D Berkat Shoemax gue jadi punya style baru untuk bekerja deh. Menjadi beda sesekali ternyata menyenangkan, tapi yang terpenting gue masih tetap nyaman, karena meskipun terlihat thin tapi sepatu Shoemax ini kuat lho.
(Waktu tulisan ini dibuat gue sudah memakainya 2 kali, pemakaian terakhir selama hampir seharian dan dipakai berjalan cukup jauh).

Foto diambil waktu gue pulang bekerja :)
Bagaimana style baru gue dengan Shoemax? :)

Karena gue merasa nyaman dengan "style baru" ini, mungkin gue akan mencoba style lainnya karena Shoemax punya banyak pilihan model sepatu, dari mulai boyish sampai yang girly sekalipun. Untuk pacar atau keluarga pun banyak pilihan modelnya. Bagaimana, apakah ada diantara teman-teman bloggies yang ingin mencoba mengganti gaya? Sesekali nggak apa-apa lho, untuk refreshing dan bisa buat orang-orang terdekat kita "terkejut" juga, hehehe. Kalau kalian tertarik, Shoemax bisa didapatkan di outlet SHOEMAX by EDWARD FORRER:
Jl. Cihampelas no. 124, Bandung.
Atau hubungi saja  022-2032384, 0812 2466 9380 dan 269d9c31 (BBM).

Dan sekarang, mumpung sedang bersantai di rumah gue mau lihat-lihat koleksi Shoemax dulu, ah. Tinggal klik di sini atau di sini saja. Ada yang mau ikut? Hehehe :)

girl with a new style,

Indi

____________________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Contact Person: 081322339469