Tampilkan postingan dengan label pesta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pesta. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Januari 2021

Tahun Baru: Waktunya untuk Pulang :)

Selamat tahun baru! Hore, 2021! Kita semua berhasil melalui 2020, teman-teman! :) *peluk*

I know, I know, tahun berganti bukan berarti semuanya otomatis menjadi lebih baik. Tapi aku hanya ingin memberikan vibes positif, meski hanya sedikit di tahun baru ini :) Tahun 2020 terasa berat untuk kita semua. Banyak di antara kita (termasuk aku) yang harus kehilangan pekerjaan. Bahkan nggak sedikit yang harus ditinggalkan oleh orang-orang tersayang. Sedikit optimis sepertinya bisa memberi harapan, dan membuat perasaan (suasana hati) menjadi lebih baik. Betul, kan? ;)


Orangtuaku selalu bilang, tahun baru itu waktunya untuk membuat harapan dan semangat baru. Meski sebetulnya kapan saja bisa, tapi saat tahun baru hampir semua orang melakukannya. Mereka percaya doa menjadi lebih kuat saat dipanjatkan bersama-sama, ---dan aku pun begitu. Makanya aku selalu merasa tahun baru itu istimewa, jadi dalam keadaan apapun aku dan Shane selalu usahakan untuk datang ke rumah orangtua aku. Termasuk tahun ini, sejak akhir Desember 2020 Ibu sudah sibuk bertanya padaku dan Shane ingin makan apa di sana. Request kami sih sederhana, hanya ingin lumpia buatan Ibu dan jagung bakar, hehe. Sudah tradisi sejak aku kecil, terutama jagung bakar. Mungkin karena itu satu-satunya menu yang netral, bisa dimakan oleh semua, ---bahkan saat aku masih jadi pemakan segala, lalu vegetarian, sampai vegan sekarang, hahaha (sejak 4 tahun lalu) :p


Aku dan Shane lagi total nggak kemana-mana, terakhir ke luar ya di bulan Oktober 2020 lalu. Itu pun (lagi-lagi) hanya ke rumah ortu untuk Halloween lalu dilanjutkan ke hotel karena berdekatan dengan ulang tahun pernikahan kami. Selebihnya kami hanya di rumah saja. Sempat bingung juga mau beli hadiah tahun baru di mana karena, seriuosly, kami malas banget ke mana-mana :D Akhirnya kami putuskan berbelanja online. Untuk Ibu, Bapak dan Nenek kami pesan jam dinding customize gitu, ada foto kami sekeluarga. Khusus untuk Nenek, kami pilih foto yang ada beliau dan Ibu Mertua? Kenapa? Karena mereka BFF, hahaha. Jadi kami pikir beliau akan senang. Meskipun pasti kadonya akan diterima terlambat, karena Nenek merayakan tahun baru di vilanya, di Purwakarta. Untuk dua keponakanku, Ali dan Abi Cody, aku dan Shane hanya membeli cokelat karena mereka sudah punya banyak mainan. Lagian, mereka sih lebih happy kalau dapat makanan dibandingkan barang xD


Di malam tahun baru aku dan Shane akan berangkat ke rumah orangtua. Kami putuskan untuk memakai Gocar agar lebih praktis. Barang-barang perbekalan menginap sudah diturunkan ke lobby waktu kami sadar kalau kami kesorean. Uh oh, baru ingat kalau jalan di daerah kami akan ditutup jam 6 sore nanti. Nggak ada Gocar dan taksi yang kosong waktu kami memesannya via aplikasi, huhu. Untung saja Ibu memang akan keluar rumah, jadi bisa sekalian menjemput kami. Agak malu juga sih, niatnya mengunjungi eh malah merepotkan, hehehe. Tapi yaaa mau bagaimana lagi, malam tahun baru macet, makanya kami malas pakai mobil sendiri :D


Ketika tiba kami langsung disambut sama dua keponakan yang kupanggil "the babies", ---yang kata Shane mending dipanggil "the boys" saja karena sudah pada besar, hahaha. Mereka ini nggak selalu ada di rumah ortu, kadang ya di rumah mereka sendiri yang jaraknya nggak jauh dari rumah ortu, atau malah di rumah Nenek mereka (dari pihak bundanya). Tapi kalau saat istimewa seperti ini pasti berkunjung dan menginap, bikin rumah makin ramai. Karena mereka sedang main, jadi aku ikutan. Padahal niatnya begitu tiba mau santai di depan TV sambil rebahan di sofa. Eh, ternyata realitanya sofa penuh dengan mainan dan malah ada kolam renang karet di tengah ruangan, hahaha.


Biasanya aku rebahan di sini, eh sama the babies malah dipakai gelaran kolam karet T_T hahaha.

Aku sih ikut saja pokoknya, gak ngerti juga ini main apaan xD


Seperti biasa kalau ada Ibu, aku dan Shane bisa makan sampai 5 kali sehari soalnya beliau hobi masak. Ketika aku sibuk bermain dengan the babies, Ibu langsung menyiapkan lumpia istimewa request dari kami. Sengaja, aku dan Shane memang belum makan dari rumah, hihi. Saking banyaknya lumpia yang kami makan, kami sampai minta break dulu sebelum lanjut makan jagung bakar. Padahal Ali sudah semangat untuk bakar jagung sendiri. "Sekarang kan kita lagi pesta," begitu katanya :D Dan dipikir-pikir memang baiknya kami bakar jagung segera sih, soalnya kalau nggak pasti Ali dan Cody keburu ngantuk. Mereka kan balita, masa iya mau ikut begadang sampai tengah malam :D Akhirnya, kami pun berusaha sekeras mungkin memberi ruang di perut untuk jagung bakar buatan Ali, ---yang ternyata bumbunya pure saos tomat doang, hahaha. Tapi enak kok :D


Ini anak celananya kemana coba? :’D Bener-bener gak karuan, bandoku saja sampai pindah ke kepala Ali T_T

Ali bangga dengan jagung bakar buatannya :)


Aku senang Ibu dan Bapak menyukai kado kami. Saking bersemangatnya mereka langsung pasangkan jarum dan baterainya. Sekalian yang punya Nenek juga dipasangkan supaya ketika beliau tiba di Bandung bisa langsung dipajang. Kalau the babies sih nggak perlu ditanya, mereka sudah pasti terobsesi dengan kado tahun barunya, hahaha. Nggak sampai 5 menit mereka langsung lahap cokelatnya plus berebutan pula karena cokelat Cody habis duluan :D Ya, begitulah... heboh dan hangat. Kalau ada mereka tiap hari aku nyerah, tapi juga kangen kalau lama nggak bertemu, hehehe.


My family :)

Dengan kado-kado dariku dan Shane :)


Oya, berhubung aku dan Shane nggak ke mana-mana untuk membeli kado, kami nggak bawa apa-apa untuk Eris, anjing kesayangan kami :( Sebetulnya kalau ada Gocar yang sih kami mau mampir dulu di petshop, tapi ternyata nggak seperti yang direncanakan. Sebagai gantinya, aku cuci tempat tidur Eris sampai cling. Biar tahun baru tidurnya nyenyak :D


Foto waktu Eris aku ajak ke halaman rumah, eh gak mau balik dia :D


(Edit: Saat tulisan ini dibuat kami sudah beli kado untuk Eris, hehehe).


Betul saja seperti perkiraanku, sebelum tengah malam Ali dan Cody sudah tidur. Aku jadi leluasa buat nonton TV di sofa. Iya, di sofa! Finally xD Banyak film seru yang diputar. Rasanya seperti dapat kado tahun baru dari TV kabel karena sampai 2 hari ke depan ada beberapa channel yang gratis. Aku benar-benar manfaatkannya sampai-sampai begadang. Mata sepet pun nggak terasa, hahaha. Tapi tentu kerjaanku nggak cuma makan dan nonton TV saja dong. Aku ngobrol-ngobrol sama Ibu dan Bapak sampai puas (asli, ngalor-ngidul, dari mulai ngomongin tetangga sampai acara TV, lol). Dan yang paling seru aku juga menemukan banyak album foto lama. Bapak menunjukkan foto-foto almarhum Kakek dan Nenek, yang ternyata mereka dulu keren sekali. Jadi terharu, huhu. Maklumlah aku masih kecil waktu mereka meninggal, jadi memoriku dengan mereka hanya sedikit :') Shane juga nggak kalah amazenya melihat foto-foto masa kecilku. Katanya nggak kebayang dulu aku kecilnya sebandel Ali dan Cody, hahaha. Eh, padahal nggak lho, dulu aku manis kok :p


Masakan Ibu. Semuanya enak, tapi favoritku dan Shane tentu lumpia vegan. Yummy! :p

Menunjukkan foto-foto masa kecilku sama Shane, hahaha.


Saking happynya aku di rumah ortu, kamar tidur yang sudah disiapkan jadi jarang banget ditempati. Seringnya aku di ruang TV, ---dan ruang makan, hehe. Rasanya kalau tidur tuh sayang, takutnya missing out. Meski aku sangat menikmati tinggal berdua saja dengan Shane di rumah mungil kami, tapi ada lho hari-hari di mana aku mikir, "Kayanya enak ya tinggal satu rumah tumplek-tumplek gitu." Tapi aku sadar, untukku (dan Shane) itu bukan kondisi ideal. Buat kami lebih fair untuk tinggal terpisah, karena Shane juga kan tinggal berjauhan sekali dengan orangtuanya, dan dia rela tinggal di mana saja asalkan aku happy. (Sebetulnya Ibu Mertua ingin aku tinggal di Amerika, btw, tapi berhubung aku lebih happy di sini, Shane bilang dia saja yang ikut aku). Juga dari sisi ortuku, mereka sudah membesarkanku sampai segini besarnya (hahaha), rasanya lebih fair jika memberi mereka ruang untuk menikmati masa tua mereka :)


Lagipula aku jadi punya tempat untuk "pulang", ada rasa rindu dan alasan untuk kembali ke rumah masa kecilku karena ada Ibu dan Bapak di sana :)

Kami menginap selama 2 malam. Di perjalanan ke rumah kami aku sudah kangen lagi sama mereka (termasuk sama the babies dan Eris juga). Lucunya dulu aku suka berpikir kalau kangen itu hanya berlaku untuk yang tinggalnya berjauhan. Tapi setelah 2 tahun tinggal terpisah, aku jadi sadar kalau kangen itu bukan soal tempat, tapi soal dengan siapa dan dengan suasana yang melekat di hati. Semoga saja keadaan cepat membaik ya biar aku bisa sering-sering menginap di sana lagi. Sekali lagi, selamat tahun baru, semuanya! :)


(virtual) kisses,


Indi


-----------------------------------------------------------------------------
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | YouTube: here | Contact: namaku_indikecil@yahoo.com

Jumat, 20 Juni 2014

My Hello Kitty Birthday Celebration :)


Sekitar jam 7 malam, gue baru saja terbangun dari long nap dengan kepala berat. Hari itu badan gue memang sedang terasa nggak enak, jadi niat tidur sebentar sepulang dari preschool berubah menjadi tidur yang panjang. Dengan langkah yang masih sempoyongan gue menghampiri Ibu dan Bapak yang memanggil-manggil gue dengan suara yang terdengar seperti menahan tawa. Nggak mengerti apa yang sedang terjadi, tapi gue menghampiri mereka dengan masih berpiyama dan bertelanjang kaki ke garasi. Di sana gue melihat ada 2 orang laki-laki sedang melakukan sesuatu pada mobil gue. Sebelum tahu apa yang sedang mereka lakukan, Ibu memeluk gue sambil berkata,
“Seharusnya ini kejutan untuk 2 hari lagi, tapi Ibu dan Bapak nggak sabar untuk melihat reaksi kamu.”
Salah satu dari 2 laki-laki menjauh dari mobil, memberikan ruang pada gue untuk mengamati apa yang mereka lakukan. Ternyata mobil putih gue sedang dipasangi stiker Hello Kitty! Gue benar-benar nggak menyangka karena meski sudah lama menginginkannya, gue sama sekali nggak punya rencana untuk memasangnya. Budget gue masih belum mencukupi, terlebih masih harus mencicil mobil, hehehe. Gue senang sekali dan langsung bersorak riang sambil berterima kasih pada Ibu dan Bapak mengabaikan kehadiran 2 orang tukang yang memandang gue dengan heran. Gue lalu tersadar sesuatu, Ibu bilang kejutan ini seharusnya untuk 2 hari. 2 hari lagi jatuh di tanggal 8 Juni, dan itu artinya... Ya, ampun gue lupa akan berulang tahun! :D




Mungkin ada yang pernah membaca tulisan gue tentang ulang tahun sebelumnya, bahwa seperti ada tradisi nggak tertulis sebelum berulang tahun pasti gue sakit terlebih dahulu. Well, ini bukan sugesti, karena meski gue lupa akan berulang tahunpun pasti akan sakit dulu. Alasan masuk akalnya mungkin cuma: Kebetulan. Hehehe :) Orang tua gue awalnya berpikir bahwa ini fase yang akan berakhir selepas masa balita, tapi ternyata di menjelang ulang tahun ke 28 ini masih juga terjadi. Sekarang gue semakin terbiasa dan nggak menganggapnya misterius lagi. Yang penting sudah menjaga kesehatan, kalau tetap sakit anggap saja memang seharusnya begitu, hehehe. Eh, tapi bukan soal sakit yang mau gue ceritakan sekarang. Karena akhir-akhir ini sedang sibuk, gue benar-benar lupa bahwa 2 hari lagi akan berulang tahun. Nggak ada rencana besar, sih, setiap tahun untuk gue yang terpenting hanya berkumpul bersama keluarga, teman-teman dan Ray, ditambah tiup lilin di atas kue tart kesukaan gue. Tapi berhubung teman-teman gue juga sedang sibuk, rasanya nggak tepat jika mengabari mereka mendadak untuk berkumpul ke d rumah gue. Akhirnya gue putuskan untuk hanya mengundang my 2 best friend since highschool, Dhian dan Cut Hanna yang ternyata keheranan karena mereka pikir tahun ini nggak ada acara kumpul-kumpul. Dhian yang hapal sekali dengan karakter gue langsung menebak bahwa gue lupa dengan ulang tahun sendiri. Hehehe, jadi malu :p Sedangkan untuk teman-teman di preschool rencananya akan kumpul-kumpul waktu makan siang saja sambil makan kue, karena kalaupun gue undang sudah terlalu mendadak mengingat banyak yang tinggal di luar kota. 

Lucunya meski sudah mepet gue mau acara syukuran ulang tahunnya tetap bertema (2 tahun lalu bertema Spongebob dan tahun kemarin bertema Aerosmith). Untuk mencari supply sudah nggak sempat, jadi gue gunakan saja apa yang tersedia di rumah. Karena kado early dari Ibu dan Bapak, jadi gue putuskan tahun ini ulang tahun gue bertema Hello Kitty. Semalam sebelum ulang tahun gue dan Bapak ke supermarket untuk membeli camilan. Susah untuk mendapatkan yang serba Hello Kitty, jadi gue memilih apa saja yang kemasannya berwarna pink, soal rasa belakangan, hehehe. Beruntung gue mendapatkan plastic cup berwarna pink lengkap dengan printable label Hello Kitty untuk ditempel di botol Fanta. Karena keesokan harinya ternyata gue bangun tidur terlalu siang jadi nggak sempat mendekor ruang tamu (bahkan nggak sempat mandi, lol). Botol Fanta, tempat tisu dan dispenser jadi “penyelamat” adanya tema di ulang tahun gue. Outfit yang gue pakai pun untungnya bergambar Hello Kitty, jadi sepertinya teman-teman gue nggak akan ‘ngeh kalau gue sebenarnya terburu-buru dalam menyiapkan syukuran ini :p






Seperti biasa Dhian datang lebih dulu, lalu disusul Cut Hanna dan anaknya, Melody. Sedangkan Ray, juga seperti biasa datang belakangan, hehehe. Gue senang sekali karena meski cuaca sedang hujan tapi semuanya datang. Apalagi ada Dea, pacarnya Puja, adik gue yang ternyata ikut meskipun masih malu-malu dan sering memilih untuk mojok di ruang TV :p 
Meski undangannya cuma sedikit (lol) tapi gue, Dhian dan Cut Hanna tetap kompakan pakai baju merah dan putih lho supaya sesuai tema. Cuma Ray yang nggak kompak dengan alasan nggak punya baju putih padahal gue tahu dia punya, hehehe. Begitu kumpul kami langsung ngobrol random, dari mulai tentang masa SMA sampai masa sekarang. Seru sekali gue dan sahabat-sahabat gue berkumpul, meskipun waktu SMA dulu kami punya satu orang sahabat lagi bernama Pipit yang sekarang sudah pindah keluar kota. Melihat Ray yang nyaman dengan mereka membuat gue semakin senang. What a perfect birthday :)



Melody jadi orang yang paling nggak sabar buat potong kuenya (meskipun kemungkinan cuma mau acak-acak, hehehe), jadi gue langsung panggil Ibu, Bapak, Puja dan Dea untuk bergabung membaca doa dan tiup lilin. Tahun ini ternyata ada yang berbeda, biasanya Bapak yang memimpin doa, tapi sekarang dipimpin oleh Ray atas permintaan Ibu :) Gue terharu mendengar doa-doa yang penuh kebaikan, semoga dikabulkan Tuhan. Sebelum tiup lilin gue make a wish, meskipun kurang konsentrasi karena semuanya nggak bisa berhenti tertawa, hehehe. 

Kuenya baru saja mau dipotong tapi Ibu meminta kami untuk makan dulu. Katanya takut makanannya keburu dingin. Hehehe, sorry ya Melody, acak-acak kuenya ditunda dulu :p 
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, spageti dan salad jadi menu wajib. Yang berbeda kali ini ditambah puding dan jelly berwarna pink supaya cocok sama warna Hello Kitty, hehehe. Sambil makan obrolan random kembali kami lanjutkan. Benar-benar random sampai-sampai obrolan tentang alfamart bisa bersambung ke obrolan tentang salah satu teman kami yang baru menikah. Biasa deh, setiap berkumpul dengan orang-orang terdekat kelogisan tema memang selalu diabaikan, hahaha :D 








Nggak terasa waktu sudah larut, Cut Hanna dan Melody yang mula rewel pamit untuk pulang disusul dengan Dhian yang ikutan pamit tapi ternyata malah ngobrol kembali di depan pagar selama 1 jam, lol. Nggak lupa gue berterima kasih untuk kedatangan mereka. Setelah itu gue dan Ray masuk kembali ke dalam rumah untuk acara yang paling ditunggu setelah tinggal kami berdua dan keluarga. Apalagi kalau bukan buka kado, hehehe. Semuanya memberi gue kado dengan tema Hello Kitty kecuali Ray yang memberi gue beauty kit. Terharu sekali karena mereka hapal dengan kesukaan gue. Dea bahkan memberi gue bantal mobil, pasti dia dapat bocoran dari Puja kalau mobil gue masih kosong melompong, hehehe.





Acara ulang tahun gue ternyata belum selesai. Gue dan Ray pergi ke toko DVD untuk mencari film-film kesukaan gue. Hore, gue dapat DVD Mulan untuk menambah koleksi film Disney gue dan DVD Step Brothers untuk koleksi film Will Ferrell gue, hehehe. 
Sekitar jam 10 malam Ray pamit pulang. Setelah hari yang menyenangkan baru terasa kalau tubuh gue kelelahan. Sambil membereskan sisa-sisa syukuran ulang tahun, gue bersyukur sekali atas apa yang sudah gue alami selama ini. Gue punya keluarga yang hebat, future husband yang pengertian, sahabat-sahabat yang baik dan pekerjaan yang menyenangkan. Gue tahu Ibu dan Bapak bahagia ketika gue lahir ke dunia ini meskipun gue nggak mengingatnya. Tapi setiap kali gue berulang tahun rasanya gue bisa melihat secara langsung seperti apa tatapan mereka ketika pertama kali melihat gue dulu. Penuh sayang dan bahagia. Gue benar-benar bersyukur... Thank God. I’m blessed :) 


Ps: Setelah ulang tahun gue ternyata ada hadiah-hadiah susulan dari Bi Yati (sekretaris Ibu), Gina (sepupu gue) dan Eve (sahabat gue semasa SD). Terima kasih banyak, juga untuk teman-teman yang sudah memberikan ucapan selamat dan doa untuk gue. I love you, guys! :)



Birthday girl,

Indi

_______________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | Contact person: 081322339469