Tampilkan postingan dengan label Pizza Hut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pizza Hut. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 April 2011

Asyiknya Berlibur :D

Hore liburan! :D Tanggal 22 sampai 24 April kan libur (lumayan) panjang yang jatuhnya pas di akhir pekan. Hayooo, siapa yang senang?
Akuuu! :D
Hehehehe, nggak usah bingung ya, kenapa aku yang sehari-hari kerja di rumah bisa ikutan senang padahal setiap hari juga "liburan", hihihi... Ini karena orang-orang di sekitarku yang justru sibuk di hari-hari lain. Bahkan weekend karena banyak di antara mereka yang bekerja atau malah tinggal di luar kota. Misalnya saja Ray, meski kami tinggal di satu kota, bahkan selalu jemput aku untuk terapi dan les, tapi tetap saja kami jarang "keluar" di waktu weekend. Apalagi dengan kedua sepupu perempuan aku, Gina dan Silmi yang tinggal di lain kota, kami jaraaaang banget ketemu bahkan untuk sekedar ngobrol.
Nah, sekarang ngerti kan kenapa aku senang banget sama libur yang (lumayan) panjang ini? ;)



Good Friday

Tanggal 22 April jatuhnya di hari Jumat. Biasanya di Jumat-Jumat lain artinya aku menunggu ditelepon Ray setiap 1 jam sekali dari kantor dan menunggu dia pulang sampai sore untuk makan malam bareng. Tapi kali ini.... yaiy, kami bisa habisin waktu berdua (hampir) seharian dan ngobrolin apa saja tanpa khawatir ada customernya Ray yang selak obrolan kami :D
Satu hari sebelumnya Ray memang sudah bilang kalau dia kangen kami "jalan" berdua dan bukan dalam rangka "apa-apa". Maksudnya, dia kangen kami betul-betul berdua dan bukan untuk keperluan lain seperti sekalian menemani aku terapi atau lainnya. Jujur, aku juga kangen saat-saat seperti itu. Jadi waktu Ray ajak aku ke Braga, aku senang bukan main! :D

Kami nggak mau buang waktu, makanya untuk jalan-jalan kali ini kami nggak pesan taxi lewat telepon, tapi kami betul-betul cari taxi secara langsung. Iya, betul "cari-cari"! Hihihi. Jadi begitu dapat kami bisa langsung berangkat tanpa perlu menunggu lama. Sekitar jam 3.30 sore kami tiba ditujuan. Ray langsung ajak aku ke bioskop. Tapi sayang niat kami untuk nonton langsung batal waktu tahu film yang diputar "aneh-aneh", hehehe. Masa ada kuntilanak kesurupan? Wah, nggak mau bayangin deh gimana konyolnya isi filmnya. Jadi kami pakai uang tiket bioskopnya untuk makan es krim. Wah, senangnya :D Aku yakin es krim ini rasanya jauh lebih enak daripada kami harus terjebak selama 1,5 jam untuk nonton hantu-hantuan :p
Es krim ternyata bikin imajinasi kami seperti anak-anak lagi. Sampai-sampai aku bilang sama Ray kalau nanti aku bakal beli gedung mall ini dan pakai restoran dilantai atas untuk kamar tidur kami, hihihihi. Ada-ada saja...





Setelah makan es krim kami turun ke lantai paling dasar. Nggak terasa sudah hampir waktunya dinner, jadi kami putuskan untuk ke The Kiosk, tempat favorit kami satu-satunya disini, hihihi (soalnya nggak ada tempat lain yang enak sih di sini). Awalnya sih nggak ramai, cuma kami dan 1 pasangan ABG yang duduk di depan kami. Tapi lama-lama semakin penuh, sampai-sampai kami kesulitan panggil pegawainya untuk sekedar minta tambah minum :O
Btw, tentang pasangan ABG, aku ada cerita "menarik" tentang mereka. Awalnya sih kami cuma terganggu karena salah satu dari mereka (yang laki-laki) merokok dengan cara yang "berlebihan". Hmm, maksudnya ini lho, seperti orang yang baru tahu rokok dan menganggap rokok itu keren (eww...). Dia merokok dan mengeluarkan asap dari mulutnya dengan disembur ke mana-mana. Serius! Bahkan ke wajah pasangannya, hahahaha. Aku pikir, hmm, laki-laki macam apa yang merokok di depan pacarnya meskipun di smoking area. Soalnya Ray juga perokok. Perokok berat--perlu diingat--, tapi dia NGGAK PERNAH merokok di depanku. Tapi nggak lama kemudian pendapatku mulai berubah jadi "pasangan macam apa ini?!!" soalnya si perempuan juga ternyata ikut merorok. Untungnya nggak "selebay" pasangannya. Kalau lebay kan gawat, bisa-bisa pegawai di sana yang disembur asap, hahaha.
Sepanjang kami di sana, banyak kelakuan mereka yang sangat irritating our eyes. Well, perlu diketahui kami bukan orang yang suka mencampuri urusan orang lain, tapi mereka betul-betul duduk TEPAT di depan kami and they're kissing seolah nggak ada siapa-siapa. Iya, lads and gends, kalian nggak salah baca. Mereka berciuman dan merokok di depan umum padahal kami yakin mereka masih under age (mungkin sekitar 14-16 tahun, usia anak SMP!). Wah, ini aku yang kolot atau jaman sudah banyak berubah ya? Ckckckck :p



Sengaja aku tutupin matanya supaya mereka gak terlalu malu :p


Kerupuuuuuk :D



Tapi di luar kelakuan ajaib ABG masa kini itu (aku yakin nggak semua remaja seperti ini, kok :) ), kami sangat sangat sangat bahagia. Punya waktu berkualitas berdua, makan makanan yang enak, bisa ngobrol sampai aku habisin 2 botol teh (haus!), bahkan kalau dipikir-pikir kelakuan ABG itu juga jadi hiburan tersendiri bagi kami, hehehe :p
aku bersyukur kami diberi rezeki oleh Tuhan untuk "kencan" seperti ini sesekali. Ya, nggak perlu sering-sering karena justru ini yang bikin terasa istimewa, hihihi. Terima kasih Tuhan, terima kasih Ray. It was a great day :D




Girls Time!

Sejak tanggal 22 April Gina dan Silmi memang menginap di rumahku. Tapi kami nggak kemana-mana soalnya selain karena aku pergi sama Ray, mereka juga jengukin Iie yang sudah boleh pulang dari RS (Iie itu mamanya Gina, lho). Sebetulnya sih memang nggak ada rencana keluar, tapi berhubung Silmi pengen dianterin buat beli kado ultah temannya, aku langsung setuju. Apalagi kami sudah semakin jarang jalan bertiga dan kebetulan juga temanku, Richard lagi ada di Bandung untuk talkshow buku perdananya (maksudnya sambil menyelam minum air gitu, hehehe).

Jadilah kami bertiga pergi dengan banyak tujuan (Silmi cari kado buat temannya, aku untuk ketemu Richard, sedangkan Gina mau cari sepatu, makeup, dst, dll, pokoknya banyak, deh, hehehe). Begitu sampai kami langsung lihat Richard lagi nyamar jadi sinterklas. Maksudnya dia lagi duduk di bangku dan banyak yang minta foto gitu kaya santa, hehehe.
Sekitar 10 menit kami menunggu, akhirnya Richard "ngeh" juga dengan kehadiranku. Di tengah "sesi Santa" nya dia dadah-dadah sama aku dan minta Bianca, pacarnya untuk nemenin kami dulu sampai dia selesai tugas (emang pas Easter ada Santa juga ya? Hahahaha...).

Oya, sedikit cerita tentang Richard, mungkin banyak yang heran ya kenapa kami berdua bisa berteman (soalnya kami memang beda "dunia" banget, hihihi). Jadi, satu-satunya persamaan kami sama-sama seorang blogger. Dia di Australia, gue di Indonesia. Dia jangkung, aku pas-pasan. Dia hobi menulis cerita konyol, nah aku nggak bisa melucu. Tapi kami saling mengagumi blog satu sama lain :) Dari dunia maya pertemanan kami berlanjut ke dunia nyata. Waktu itu sih, aku baru menerbitkan satu buku saja, sedangkan Richard malah masih tahap "membangun" buku perdananya. Dan sekarang novelku sudah 2 dan Richard sudah talkshow di mana-mana. Wah, betul-betul pertemanan yang bikin waktu "nggak terasa", hahaha :)

Okay, aku balik lagi sama ceritaku... Setelah Richard selesai jadi Santa kami (plus Aan, editornya Richard) langsung ke Pizza Hut. Banyak banget kejadian lucu di sana. Misalnya saja waktu kami mau pesan makanan aku bingung setengah mati karena menunya daging semua. Akhirnya aku pesan 1 gelas coca-cola dengan es krim (float). Nah, ajaibnya ternyata minuman yang dipesan untuk bareng-bareng adalah coca-cola! Oh duhai (bahasanya si Richard, nih), aku pun hampir terpaksa menghabiskan 2 gelas coca-cola kalau saja Bianca nggak menawarkan bantuan untuk manghabiskan setengah gelas yang rasanya sudah mirip air bening, hahaha :'D
Gina dan Silmi sempat bingung lho kenapa ada bule bisa bahasa Indonesia. Kalau Silmi sih dia sudah tahu kalau Richard itu blogger, nah Gina yang blank sama sekali malah pikir kalau bule yang ada di depannya itu blesteran Indonesia, hahahaha.
Pokoknya pertemuanku dengan Richard dan Bianca kali ini (eh, dengan Aan juga, maaf An, hehehe) berkesan banget. Meski agak sedih soalnya Ray nggak bisa menemani karena kerja, tapi aku tetap happy soalnya aku bisa mengenalkan sepupu-sepupuku sama bule tergila yang pernah aku kenal. Apalagi aku juga dapat teman baru, Aan, yang kalau jalan berdua Richard mirip orang pacaran, hahaha.
Oh, oh, btw, Gina "nggak setuju" lho kalau Richard dibilang lucu. Baginya, Bianca lebih lucu, soalnya Gina sering banget ketawa gara-gara kelakuan Bianca. Apalagi waktu dia pura-pura jadi aku yang kesusahan mau digendong Richard (ceritanya Mika -_-) waktu kami lagi ngobrolin "Waktu aku Sama Mika", hahaha...
Thanks Oma (Richard), thanks Brian (Bian, lol) dan thanks juga Aan. It's nice to see you guys. Kapan-kapan main lagi, ya. Jangan lupa bawa buku masing-masing, kan mau tukeran tanda tangan. *gubrak!*



Foto pertama: manis-manis :)


Foto kedua: aku iseng berat kepalanya Bianca dikasih bunny ears. Dan tebak tasku dipegang siapa :D Eh, ada Pak Satpam yang liatin kita :p



Setelah keluar dari Pizza Hut, kami langsung berpisah. Richard dkk keluar dari mall, sedangkan aku dan sepupu-sepupu langsung masuk ke dalam mall dan bantu Silmi cari kado untuk temannya. Setelah keliling-keliling, akhirnya diputuskan untuk beli 1 buah silikon HP berwarna ungu dengan corak hati. Wih, baguuuuuuuuus banget! Sampai-sampai aku kepengen juga. Tapi sayang untuk HP ku belum ada karena kata mbak'nya tipe HP ku jarang dipakai ABG jadi aksesorinya juga nggak banyak. Sniff, that's an ugly truth, tahu nggak, mbak! Huhuhuhu...
Sedangkan Gina minta diantar ke pusat mall untuk lihat-lihat makeup dan sepatu. Dan setelah lama keliling, dia akhirnya beli lipstick, cat kuku dan makanan yang entah apa namanya, hihihihi :)
Aku sendiri lebih memilih beli oleh-oleh untuk Ray. Sebetulnya sih pengen belanja ini-itu juga, tapi sepertinya masih harus ditunda, hihihi. Ditemani Silmi gue pilih-pilih T-Shirt untuk Ray. Kami sih suka modelnya. Mudah-mudahan saja Ray juga suka :)

Sudah selesai belanja ternyata kami nggak bisa langsung pulang, Ais, kakaknya Silmi yang jemput kami ternyata nyasar ke mall tetangga. Wih, kami sampai pegal nunggunya. Apalagi hujan yang besar bikin kami rada ketakutan untuk nunggu di lobby. Syukurlah Ais akhirnya datang 1 jam kemudian. Ah, what a day. Bahagianya bisa berkumpul sama sepupu-sepupu tersayang ;)



Sambil nunggu dijemput aku makan frozen yoghurt dulu, hihi.




Today

Hari ini, tanggal 24 April, hari terakhir libur. Gina dan Silmi sudah mengemas kembali bawaan mereka untuk pulang ke kota masing-masing. Tempat tidurku juga terasa lebih lega karena nggak harus share lagi dengan Silmi. Dan hari ini juga perdana aku bisa pakai kamar mandi tanpa antri dengan Gina atau Silmi lagi. Tapi biar begitu aku sudah langsung kangen sama mereka :')
Libur 3 hari ini terasa betul-betul "liburan". Thank God aku bisa menghabiskan waktu dengan orang-orang yang aku sayangin. Aku juga bersyukur karena aku "selalu" ada. Aku di sini, di rumah, nggak kemana-mana. Jadi kalau suatu hari mereka ada libur mendadak, di luar libur nasioanal, aku akan selalu ada untuk mereka ajak berlibur, hihihi. Sekali lagi, thank God...
Jadi teman-teman, bagaimana dengan libur (lumayan) panjang kalian? Semoga cukup untuk memberikan semangat kembali beraktivitas di hari senin ya! :D



smile,
INDI


(Edited 29/02/2024. Ray and I are no longer together. I am now happily married to Shane).

Selasa, 12 April 2011

Tiga Cerita Indi

Hallo semuaaaaaa... Apa kabar?
Aku harap semua dalam keadaan baik, ya. Soalnya di tempat ku lagi trend banget bersin-bersin, hihihihi, lagi pada kena flu maksudnya. Setiap sore selalu hujan, tapi tengah malam sampe dini hari selalu panas. Hmm, harus pintar-pintar jaga kondisi, nih. Apalagi buat yang sering keluar rumah.
But, lucky me. Paling sering 3 sampai 4 kali perminggu aja aku ke luar rumah, itupun cuma beberapa jam :) Seperti hari ini, aku lagi duduk di depan komputer, berpiyama pink di tengah-tengah kamar yang ber cat pink pula (hahaha, nyokap bilang pink makes you look girly, tapi kalau kebanyakan malah norak. Ah, biarlah, lol). Baru 2 jam lalu aku pulang dari les English dan sekarang sudah bisa santai dan share beberapa cerita buat kalian :)



Award lagi

Hore, aku dapat STYLISH BLOGGER AWARD nih dari Putri. Thanks a lot ya, sist :) Meski ini adalah "stylish award" ke 4 kali yang aku terima, tapi aku tetap seneng banget-banget. Soalnya itu tandanya temen-temen blogger perhatian sama aku. Jangankan award, tahu ada yang berkunjung atau ninggalin komentar aja aku sudah seneng :) Eh, tapi ngomong-ngomong kalian tahu nggak kalau aku itu bukan fashion blogger? Aku memang suka fashion, tapi di blog ini aku bisa bicarakan apa saja, lho (apa saja yang aku inget maksudnya, hihihi). Aku nggak terfokus sama 1 tema dan lebih suka dipanggil "blogger" saja. Mungkin gara-gara headerku yang dress-up makanya disangka fashion blogger kali, ya? Sampai-sampai kemarin ada yang saranin aku ikutan kontes fashion blogger 2011 segala (hihihi, jadi malu).


The award :)



Dan award ini mau aku wariskan (halah) sama 7 blogger yang menurutku lebih pantas untuk disebut fashion blogger. Yaitu: Winnie, Monica Kosasih, Miy, Elle&Jess (hitung 2 orang yaa, hehe) Dija dan Sabila Anata.
Semoga berkenan untuk memajang award'nya di blog masing-masing dan "diwariskan" juga, ya :)



Di Acara TV :)

Akhirnya setelah tanggal 1 April kemaren aku marathon shooting 2 acara TV, tanggal 9 April 2011 kemarin salah satunya tayang juga. Yang tayang duluan acara "High Heels" (dulunya "Stiletto") di STV. Di acara fashion perempuan ini aku muncul di segmen akhir, di segmen tips and tricks. Tapi sayang si mbak produser ngabarinnya mepet banget, jadi aku nggak sempat kabar-kabari sama temen-temen blogger, hihihi. Tapi aku tetep seneng soalnya keluarga dan kerabat kebetulan memang lagi kumpul di rumah Nenek, jadi mereka "terpaksa" nonton aku, hihihi.
Karena aku nggak sempet rekam acaranya, aku share foto-fotonya saja buat kalian. Ignored my weird face. Aku memang suka begitu kalau terlalu serius ngomong, hihihihi...






Surprise Dinner from Ray


Ini aku sebelum pergi terapi. Thank God I’m tidy so perfect for surprise dinner :p



Nah yang bakal aku ceritain terakhir ini yang paling berkesan. Hari minggu, tanggal 10 Arpril 2011 lalu seperti hari minggu-hari minggu lainnya aku terapi scoliosis ditemenin Ray. Nggak ada yang berbeda, termasuk dinner bareng sebelum pulang. Tapi kali ini ada yang lain dengan dinner'nya. Ray ajak aku makan pizza, makanan yang paling kusuka (tapi cuma pizza vegetarian saja, ya, hehe). Katanya ini untuk merayakan kontrak kerja baruku!
Whoa... I was so speechless... Soalnya--bagaimana nggak-- kontrak yang baru aku tanda-tangani ini adalah sebuah project buat almarhum Mika, pacarku semasa SMA yang pergi karena AIDS. Jujur saja, Ray memang bukan yang pertama setelah Mika pergi. Tapi Ray adalah laki-laki pertama yang menerimaku apa adanya. Dia nggak pernah membandingkan dirinya dengan Mika. Ray bilang dia menghormati Mika sebagai "pahlawan" ku dan nggak akan pernah keberatan kalau dia harus share tempat di hatiku dengan almarhum. Syaratnya cuma satu: asalkan aku mencintainya dengan tulus. Sebanyak, seluas apapun nggak penting, yang terpenting cuma ketulusanku.
Ain't he's so sweet?

Doaku cuma satu, semoga Ray jadi yang terakhir untukku. Karena aku yakin, aku percaya dan aku memang tahu, Mika pasti bahagia di surga sana. Aku yakin dia setuju kalau Ray adalah laki-laki yang tepat untukku. Karena Ray bisa mencintaiku apa adanya... dan menghormati Mika sekaligus :)
Semoga semua berjalan lancar untuk kami. Amen...


All veggies pizza dan tomato soup.


Garlic cheese bread.



Okay, teman-teman ceritaku sampai sini saja dulu. Soalnya kalau kebanyakan bisa-bisa kalian bosan dan pusing, hehehe.
Oh, ya Ray baru saja telepon dari kantor, katanya dia mau pulang. Wah, it's dinner time already ya? Aku harus siapin makanan untuk dinner bareng, nih :)
See you ya, teman-teman. Semoga hari kalian menyenangkan dan nggak lupa buat bawa payung kalau keluar rumah, hihihi...

xo,
I,N,D,I, Indi



(Edited: 29/02/2024. Ray and I are no longer together. I am now happily married to Shane.)