Tampilkan postingan dengan label Rambut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rambut. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Agustus 2015

L'OREAL PARiS Fall Repair 3x Review :)


Yeaaaay, weekend!!! Siapa yang excited kaya aku kalau akhir pekan tiba, nih? Hihihi. Kalau aku sih sudah pasti bersemangat (---maksudnya ekstra bersemangat daripada weekdays, lol), soalnya bisa punya lebih banyak waktu untuk kumpul dengan orang-orang yang aku sayang, dengan Eris, untuk hobi dan tentu... untuk "me time"! :D 

Me time versiku nggak aneh-aneh, kok, biasanya cukup dengan lip-sync lagu-lagu rock di kamar (iya, nggak aneh cuma absurd, lol), nonton film atau merawat diri. Nah, untuk urusan merawat diri aku nggak selalu melakukannya di salon. Kadang rumah malah terasa lebih nyaman karena bebas untuk menambahkan apa saja ke "day spa ala aku". Mau melakukan perawatan rambut sama badan sekaligus juga bisa, nggak makan waktu banyak pula soalnya bisa sekalian waktu sedang mandi, hihihi. 

Lucky me, beberapa waktu lalu aku terpilih untuk mengikuti uji coba produk di Home Tester Club, dan aku mendapatkan L'OREAL PARiS FALL RESIST 3x, masker rambut untuk rambut rontok. Meskipun rambutku nggak begitu rontok, tapi produk ini cocok banget sama misiku yang sedang memanjangkan rambut untuk didonasikan. Jadi aku pengen rambutnya nggak sekedar panjang tapi juga sehat! Di kemasannya nih ada tulisan mengenai rambut yang diwarnai, katanya masker ini berfungsi memberikan nutrisi dan membuat rambut tetap sehat. Aku memang hanya mewarnai rambut secara ringan (tanpa bleach, ect, hanya cat agar warna rambutku lebih terang dari warna aslinya), tapi memang diakui bahwa semakin panjang rambut vitamin apapun yang aku pakai sepertinya hanya sampai akar hingga ke tengah rambut sedangkan ujungnya cenderung kering.





Kemasan yang aku dapat adalah L'OREAL PARiS FALL REPAIR 3x isi 4, alias untuk pemakaian 1 bulan. Dan waktu menulis ini aku baru memakainya 1 kali. Cara pemakaiannya sangat mudah, malah sebenarnya nggak ada bedanya dengan memakai conditioner. Setelah keramas aplikasikan produk pada rambut yang masih basah, diamkan 1 sampai 2 menit lalu bilas sampai bersih. Selesai! Yup, as simple as that, ---jadi sebanarnya nggak perlu menunggu weekend untuk me time yang seperti ini. Berhubung rambutku tebal, proses mengeringkan rambutnya malah jauh lebih lama daripada proses pakai maskernya, hihihi :D

Kesanku setelah memakai produk ini rasanya rambut menjadi lebih lembut. Proses bilas yang biasanya agak terhambat karena harus memisahkan helai-helai rambut sekarang menjadi mudah. Lembutnya pun tahan sampai proses pengeringan rambut, aku nggak perlu pakai sisir bergigi jarang dulu karena rambut sudah langsung "teratur" dengan sendirinya. Setiap habis keramas aku keringkan rambut dengan menggunakan hair dryer dan itu butuh waktu sekitar 30 menit-1 jam untuk benar-benar kering (betul, nggak salah ketik, kok, rambutku memang bandel). Jadi efek lembut dan mudah diatur ini cukup membantuku untuk menghemat waktu; no more nyangkut-nyangkut dulu di sisir, deh, hehehe.

Apa aku suka dengan produk ini? Yup, meskipun masih perlu 3 kali pemakaian lagi untuk hasil maksimal tapi sejauh ini aku puas dengan hasilnya. Sepertinya kalau dipakai rutin rambutku akan semakin lembut dan terhindar dari rambut bercabang. Rambut yang kusut itu akan sulit untuk disisir, dan kalau disisir keras-keras, of course rambut bisa jadi bercabang. Menurutku rambut bercabang itu salah satu musuh untuk memanjangkan rambut, soalnya bikin nggak panjang-panjang. Bayangkan saja, rambut belum tumbuh maksimal eh sudah patah di tengah karena bercabang, hihihi. Jadi nutrisi yang maksimal merupakan solusi yang tepat untuk semakin melancarkan misiku ini :p

Meski rambutku nantinya akan dipotong tapi memiliki rambut yang sehat itu penting. Kalau didonasikan tentu penerimanya akan senang jika mendapatkan rambut yang indah. Makanya sebisa mungkin aku merawat rambut agar selalu sehat :) 
Nah, kalau teman-teman bagaimana, ---apa "me time" versi kalian di waktu weekend. Atau ada yang ingin mencoba L'OREAL PARiS FALL REPAIR 3x juga? Share with me! :)

ilovemyhair,

Indi

_______________________________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | Contact person: 081322339469

Minggu, 09 Agustus 2015

Recreated Poltergeist III (Making Memory of my Long Hair)

Creepy...


Aku masih sangat kecil ketika pertama kali menontonnya. Waktu itu aku belum mengantuk, jadi memutuskan untuk ikut menonton TV bersama Ibu dan Bapak. Film itu diputar di RCTI, --- waktu belum ada sinetron yang mendominasi jam tayang malam. Aku ingat betul betapa ketakutannya ketika melihat adegan boneka badut yang duduk di kursi sementara dahan pohon menggaruk-garuk dari luar jendela kamar. Poltergeist itu judulnya. Dibuat saat aku belum terlahir ke dunia ini tapi bisa membuatku jatuh cinta saat pertama kali menontonnya. I love being scared. Lol. 

Aku sangat menyukai ketiga seri Poltergeist (---yang kemudian aku tonton di Trans TV), meskipun sutradaranya sudah berganti di seri yang terakhir. Mungkin karena kehadiran Carol Anne yang diperankan oleh almh. Heather O’Rourke di film itu. She was soooo adorable! Pipi tembam dan rambut terangnya terlihat sangat angelic, sampai-sampai dulu akuberandai-andai ingin punya anak seperti dia suatu hari nanti, hahaha. Dan waktu tahu kalau ternyata little girl yang sangat aku kagumi itu sudah meninggal dunia (hanya 4 bulan sebelum Poltergeist III rilis) rasanya sangat sedih. Mungkin terdengar aneh karena aku masih 2 tahun waktu ia meninggal, ---tapi begitulah yang kurasakan :(

Dan baru-baru ini Poltergeist dibuat remake-nya. Aku nggak percaya waktu mendengarnya, karena... hey, ini klasik! Membuat remake dari film ini sama saja dengan mencoba mengulang sukses besarnya ET. Tapi aku tetap menontonnya, karena nggak mau menilai sesuatu sebelum melihatnya sendiri. Dan pendapatku, hmm, well... nggak sebagus yang diharapkan. Tapi over all cukup menghibur karena masih ada beberapa momen menegangkan. Dan menontonnya juga lumayan bikin aku merinding-merinding gimana... gitu. Soalnya di film ini ada beberapa adegan yang direcreate dari film originalnya oleh Maddi, ---yang menggantikan peran Carol Anne.  She’s cute too. Tapi aku kangen sama wajah lugunya Heather O’Rourke dan rambut panjangnya yang indah. Ah, film Poltergeist memang sangat berkesan untukku :’)

Bapak sampai keliling-keliling rumah untuk cari lokasi yang pas untuk scene ini :D
1988 VS 2015 :)

Dulu aku ingin menjadi Carol Anne, (sampai sekarang) aku memelihara ikan mas di kamar supaya mirip dengan karakternya. Malah aku ingin sekali punya rambut panjang berponi sepertinya, tapi selalu gagal karena aku nggak tahan dengan rasa gerah. Mungkin teman-teman juga tahu bahwa sebelumnya rambutku paling panjang hanya sedikit di bawah telinga, belum pernah menyentuh bahu. Tapi karena tahun lalu aku mulai mendonasikan rambut untuk dibuat wig, mulailah aku termotivasi untuk memanjangkan rambut. Selain membayangkan wajah happy anak-anak yang menerima rambutku, Carol Anne juga ikut menjadi motivasi. Aku mengiming-imingi diri sendiri dengan berkata; Rambut panjang = mirip Carol Anne, hehehe.

Sekarang rambutku sudah melewati bahu. Terkadang masih terasa mengganggu apalagi di musim panas seperti belakangan, tapi aku juga mulai sayang. Keinginanku untuk potong rambut nggak sebesar dulu lagi, mungkin karena sudah terbiasa dengan rambut ‘baru’ ini. Tapi bukan berarti aku jadi membatalkan niat untuk berdonasi, hehehe. Jadwal pemotongan rambut sudah semakin dekat dan aku merasa harus membuat sedikit kenang-kenangan sekaligus memberi reward pada diri sendiri karena sudah berhasil menahan diri nggak potong rambut selama setengah tahun (well, kecuali trimming ya, karena aku nggak mau rambutku bercabang). Setelah dipikir-pikir akhirnya aku tahu apa reward yang tepat untuk diri sendiri; Recreated Poltergeist Scenes! Alias membuat ulang adegan-adegan di film Poltergeist :D

Atas request Bapak aku tambahkan garis hitam di fotonya. "Supaya mirip", begitu kata Bapak.

Jadi kemarin sore dengan dibantu Bapak aku mewujudkan impian masa kecil untuk menjadi Carol Anne. Setelah bercerita bahwa aku ingin melakukan ini untuk making memory (---dan sebagai dedikasi untuk almh. Heather O’Rourke, tentu), Bapak ikut senang dan beliau bersemangat sekali dengan project sederhana ini. Kami putuskan untuk Recreate adegan-adegan di Poltergeist III karena itu film terakhirnya Heather dan karena aku punya onesie yang sama, hehehe (thanks, Ibu!). Dengan cepat aku dan Bapak menonton kembali trailer film itu lalu mengambil gambar beberapa adegannya. Seperti biasa, Bapak berperan menjadi fotografer dan beliau dengan sungguh-sungguh melakukannya untukku. 

Meski mengandalkan feeling (yep, kami sama sekali nggak mencetak gambar adegan-adegan yang akan di recreate, hahaha), tapi kami ingin seakurat mungkin. Untuk urusan pose aku serahkan sepenuhnya pada Bapak karena ingatan beliau lebih bagus dariku. Nah, lucunya Bapak malah lebih bersemangat dan lebih kretaif daripada “modelnya”. Untuk recreate phone scene Bapak sampai cabut telepon rumah untuk dijadikan properti foto, lho! Dan ini membuat Ibu kebingungan beliau pikir teleponnya hilang, hehehe.

Hello? They're hereeeee... 

Hasilnya nggak sempurna, tapi aku menyukainya. Aku menghargai sekali usaha Bapak untuk mewujudkan keinginanku menjadi Carol Anne. I’m making memory, dan Bapak jadi salah satu bagiannya :) Mungkin ada yang mengganggap aku aneh karena ingin mengenang rambut yang hanya dalam jangka waktu beberapa bulan akan tumbuh kembali. Atau malah ada yang mengganggapku lebay? Go ahead :) Menjadi seseorang yang mendonasikan rambut membuatku sadar bahwa rambut adalah bagian tubuh yang sangat berharga. Untukku, dan banyak orang lainnya mungkin ini ‘hanya’ rambut. Tapi bagi orang lain rambut bisa jadi hal yang sangat diimpikan. Jika aku ingin rambut seperti Heather O’Rourke, di luar sana ada yang rela melakukan apa saja untuk mendapatkan rambut pendek yang kupunya, ---atau malah untuk sebagian saja dari rambut yang kupunya. Jadi ini adalah caraku untuk mengingatkan diri sendiri bahwa aku beruntung, aku diberkahi karena punya rambut. Dan kalau pun nggak punya, ---rambut bukan sesuatu yang menjadikan kita, tapi hati :)

Ps: Untuk membaca post dan melihat video mengenai donasi rambut pertamaku bisa lihat di sini: klik.

carol anne 27 years later,

Indi

 __________________________________
Facebook: here | Twitter: here | Instagram: here | Contact person: 081322339469