Jumat, 18 Juni 2021

Scarlett Face Care. Apakah Sebagus Body Carenya? ;) (No Animal Testing Product)

Yuhuuuu, teman-teman! Happy banget dong gue sekarang lagi duduk di kamarnya si Ali (---iya, gue dan Shane membuat kamar untuknya di rumah kami) yang merangkap jadi kamar kerja gue buat menulis di blog! Haha xD Gue pernah cerita kalau salah satu resolusi tahun 2021 ini untuk kembali aktif di blog. Yang ingin diceritakan sih banyak, tapi yang susah itu justru mengumpulkan tekad :') Makanya gue merasa ini sebuah prestasi karena sejak masuk tahun 2021 gue bisa rutin menulis satu bulan sekali di sini. Yang absen hanya bulan Februari saja. Gue lupa alasannya, tapi kayanya karena gue dan Shane lumayan lama menginap di rumah orangtua, deh. Kalau menginap gue memang sengaja nggak bawa laptop, biar bisa fokus makan masakan Ibu :p Maunya sih nanti ditinggkatkan jadi sebulan dua kali, lalu tiga kali, dan... seterusnya sampai bisa kembali lagi seperti dulu. Soalnya apa pantas mengaku hobi menulis tapi menulisnya saja jarang? *sentil diri sendiri. Kondisi kulit gue sempat menurun lumayan banyak, dan sebabnya bukan sekedar aging yang amat sangat wajar dialami manusia. Tapi juga gaya hidup! Duh... semenjak WFH tahun kemarin gue dan Shane kerjaannya delivery order melulu. Awalnya sih dengan alasan biar nggak banyak cucian dan bagi-bagi rezeki sama abang G*food, eh ujung-ujungnya malah kebanyakan pesan vegan junk food. Belum lagi tiap break kerja gue cuma rebahan atau ngemil, sementara Shane mojok dengan gamenya. Apa itu ngegym? Duh, lupa, hahaha. Kesannya kaya sepele, tapi kebiasaan kaya gini bikin kulit gue lama-lama bermasalah. Pipi yang dulu jadi bagian wajah paling mulus sekarang mulai jerawatan (---ya iya lah, orang seharian nempel di bantal melulu, hiks). Kening dan garis rahang juga sama nggak amannya. Muncul bruntusan kecil-kecil yang kalau tersentuh agak keras, ampuuuun perihnya. Pokoknya gue sampai curhat sama Shane, kok nggak fair ya kulit dia tetap mulus meski jarang mandi dan makan "sampah", sementara gue langsung porak poranda, bhahahahaaa x'D


Untuk kulit tubuh sih nggak gitu kentara ya, dan seperti yang pernah gue ceritakan di post sebelumnya, gue sudah menemukan solusi dari kulit belang plus bekas luka di sikut gue. Sekarang tinggal kulit wajah gue, nih. ---Oh iya, keinginan gue untuk merawat kulit bukan semata tentang look, ya. Tapi karena gue ingin memperbaiki kesehatan kulit gue yang memburuk. Salah satu bentuk self love, ---gue sadar kemarin sudah abai ;)


Gue pun mulai mencari-cari face care yang cocok untuk kulit berjerawat. As always sumber pencarian utama gue dari internet dan dari teman-teman sendiri yang punya masalah kulit yang mirip. Gue mencari rekomendasi dan membaca review berbagai produk supaya ada gambaran. Nah, di tengah pencarian tiba-tiba gue menemukan brand yang sudah sangat familiar (gue pakai body carenya!), yaitu Scarlett. Awalnya gue pikir salah baca atau malah ini ada brand yang namanya mirip-mirip. Tapi setelah baca reviewnya sampai tuntas, gue yakin ini memang Scarlett yang gue kenal! :D Happy banget dong gue. Biasanya kan kalau dari brand yang sama kualitas produknya juga bakal sama. Langsung saja gue mampir ke akun instagram official Scarlett dan lihat-lihat produk face carenya. Ternyata mereka punya produk baru dalam bentuk krim wajah, serum dan facial wash. Lengkap banget! Dan kerennya ada dua varian, yaitu acne dan brightening. Jadi bisa dipakai sesuai dengan kebutuhan kulit wajah gue.


Nggak pakai nunggu lama, gue langsung saja order Scarlett Acne Day and Night Cream sekaligus dengan Brightening Facial Washnya. Harga per produknya Rp. 75.000, ---yang menurut gue sangat terjangkau (mengingat brand ini bagus tapi affordable, nilai plus banget kan). Gue order dari Shopee Mall nya, Scarlett Whitening Official Shop. Ini membantu banget karena di sana gue bisa lihat foto produknya sekaligus daftar kandungan dan cara pakainya. Lengkap dan bikin yakin nggak salah milih produk yang cocok buat gue. Tahu dong gue kadang suka agak canggung kalau harus nanya-nanya, jadi mendingan baca deh, hehe. Selain dari Shopee Mall kita juga bisa order lewat Line @scarlett_whitening dan WhatsApp di 087700353000, lho. Jadi kalau nggak punya akun Shopee pun bisa tetap mudah berbelanja. Yay :D


Waktu paketnya datang, gue langsung nggak sabar untuk buka dan coba semuanya. Berasa bocah yang lagi ultah xD Isinya aman sentosa, nggak ada bocor atau bahkan penyok (iya, termasuk dus-dus kecil buat creamnya juga). Tadinya gue sempat khawatir kalau facial washnya bakal bocor, soalnya waktu lihat fotonya di Instagram kemasannya pakai botol flip top gitu. Eh, tapi ternyata nggak sama sekali. Di bagian kepala botolnya dililit pakai bubble wrap. Kesan pertama waktu lihat secara langsung packaging produk-produknya gue langsung "aww" ing, ---cute parah dong! Hahaha. Warna-warnanya gue banget, ungu dan pink gitu. Langsung kebayang bakal cocok banget di pajang di meja rias gue. *Lho kok?? xD





Terus soal kualitas produknya gimana? Ternyata sesuai ekspektasi gue, dong, bagus banget :') Bakal panjang kalau diceritain, pokoknya belum 2 minggu sudah terlihat perkembangan dan bikin gue kembali pede untuk berfoto dari dekat lagi :') ---Eh, tapi kayanya mending gue review lengkap saja kali, ya? Siapa tahu ada yang sedang mengalami masalah kulit yang sama dengan gue. Toh gue juga tahu Scarlett dari review blogger kan awalnya, hehehe.




Scarlett Brightening Facial Wash

Jujur dari awal si facial wash ini lah yang paling menarik perhatian gue. Soalnya packagingnya ramping dan unik gitu. Isinya 100 ml di botol flip top yang aman (pernah gue masukkan pouch untuk menginap dan ternyata nggak tumpah kok sampai tujuan). Dari luar sudah terlihat isinya yang kelihatan cantik dan mewah. Gimana enggak, dilihat sekilas saja langsung ketahuan ada rose petal di dalamnya. Bikin penasaran seperti apa rasanya kalau dipakai! Waktu gue tuangkan ke tangan yang pertama gue notice itu aromanya. Lembut dan sweet banget, bikin mood gue jadi bagus, hehe. Teksturnya nggak sekental yang gue kira (---gue pikir bakal seperti gel gitu). Agak cair dan ada butiran-butiran gel yang lembut gitu. Rose petalnya bikin gemeees. Gue nggak langsung dapat di pemakaian pertama, tapi sekalinya dapat langsung bikin penasaran dan pengen mainin dulu, hahaha. 




Jadi di Scarlett Brightening Facial Wash ini terdapat kandungan glutathione, vitamin E, rose petals dan aloe vera. Manfaatnya untuk kulit adalah untuk membantu mencerahkan, membantu menutrisi serta mengecilkan pori-pori di wajah, membantu mengontrol kadar minyak berlebih, membantu menghilangkan bruntusan/jerawat dan membantu meregenerasi kulit wajah agar tampak lebih fresh. ---Yup, sangat cocok dengan keadaan kulit gue, kan :')



Baru kali ini gue pakai facial wash yang punya efek nenangin. Waktu gue aplikasikan ke wajah, aromanya enak banget. Dan lembut banget juga! :') Lagi jerawatan dan bruntusan gini kulit gue jadi terasa sensitif, kena sarung bantal saja nggak nyaman apalagi waktu cuci muka, kan. Tapi ini tuh nggak sakit sama sekali, yang ada malah terasa segar. Tipe kulit gue ini sebenarnya kombinasi, di kening dan dagu (hampir) selalu berminyak, tapi ada spots keringnya juga di bagian pipi akibat gesekan dari pemakaian kacamata selama belasan tahun. Nah, sehabis cuci muka pakai Scarlett facial wash kulit gue langsung terasa lembap, termasuk di tempat yang biasanya kering. Lembap lho, ya bukan berminyak. Jadi terasa terhidrasi gitu, ---halus, kenyal. Bikin gue mikir jangan-jangan selama ini gue salah milih facial wash ya? Buktinya ini bisa kok dry spots gue terasa halus. 


Nyaman waktu lagi jerawatan dan bruntusan buat gue adalah suatu kemewahan, hahaha, dan yes, Scarlett facial wash berhasil menenangkan wajah gue yang lagi ngambek ;)


Scarlett Acne Day Cream

Jujur nih, ini baru kali pertama gue pakai cream wajah yang ada day and night nya. Biasanya sih gue pakai cream yang baik siang atau malam. Soalnya dulu goal gue cuma supaya kulit jadi lembap. Tapi pas jerawatan gini baru terasa kalau gue harus perlakukan kulit wajah dengan sedikit ekstra :') Scarlett Acne Day Cream ini dikemas di jar 20 gr. Pas banget lah nggak terlalu kecil tapi juga nggak yang mungil-mungil banget. Warna labelnya ungu, sama dengan night creamnya. Bedanya yang day cream ini ada variasi warna putihnya. Jadi gampang buat dibedakan, nggak mungkin tertukar. 




Kandungannya Scarlett Acne Day and Night Cream ini terdiri dari CM Acnatu, poreway, double action salicylic acid, natural vitamin C, natural squalane, hexapeptide-8, aqua peptide glow dan triceramide. Yang semuanya itu bermanfaat untuk melembabkan dan menghidrasi kulit, menyamarkan pori-pori dan garis halus pada wajah, juga membantu meredakan peradangan jerawat dan menyembuhkan jerawat. 


Soal peradangan ini nih yang bikin gue concern. Seumur-umur belum pernah rasain punya jerawat sampai meradang gini :') Bikin kepikiran, huhu. Gue pakai Scarlett day cream ini setelah mandi pagi dan mencoba nggak sering-sering ngecek cermin (---selain kepikiran, gue juga gemes pengen mencetin). Ternyata efek creamnya langsung terasa, dong. Jerawat gue memang nggak langsung kempes, tapi merahnya berkurang banyak. Gue sampai bilang sama Shane kalau ternyata ada harapan buat jerawat gue, hahaha. Tekad gue untuk memperbaiki pola hidup (termasuk rajin mandi, lol) jadi semakin bulat. Gue bilang sama diri sendiri, "Indi, pasti bisa! Please cuci muka minimal 2 kali sehari dan pakai creamnya. Pasti mulus lagi!" xD




Tapi memang si Scarlett Day Cream ini bikin semangat lho. Begitu jar dibuka ada scent yang bikin gue awake dan pengen buru-buru oleskan creamnya di wajah. Gue nggak bisa jelasin kaya apa scentnya, yang pasti memang cocok buat pagi/siang hari. Oya, tekstur day cream ini bukan yang berat gitu, jadi benar-benar ringan. Bahkan hampir cair gitu, yang kalau jarnya digoyang-goyang creamnya bakal ngikut (---apaan sih, ahahaha). Dan itu gue suka banget karena gue kurang suka kalau wajah terasa berat. Jadi kalau harus keluar rumah dan ngerasa kepengen bedakan (jarang-jarang :p ), nah Scarlett Day Cream ini sama sekali nggak bikin lengket atau berasa pakai topeng :)


Scarlett Acne Night Cream

Setelah pakai night cream ini nih, gue jadi ngerti kenapa siang dan malam cream wajahnya harus beda. Dari scent dan teksturnya saja sudah beda. Yang ini scentnya lebih soft daripada day cream, cocok banget buat menjelang tidur, hahaha. Teksturnya lebih thick, tapi sama-sama nggak lengket dan bikin kulit terasa berminyak. Lembap saja gitu. Pas gue bangun tidur ternyata efek lembapnya nggak hilang. Kulit rasanya lembut dan kenyal. Efek seperti ini nih gue belum pernah rasakan di cream wajah terdahulu. Jadi jujur gue surprised, nggak nyangka bakal seenak ini efeknya x'D Menurut analisa sotoy gue, mungkin saja alasan kenapa tekstur night cream lebih thick daripada day cream supaya bisa "mengunci" kelembapan lebih lama. Soalnya kan kita tidur bisa sampai 8 jam sehari (---kecuali Shane yang bisa 11 jam, hahaha) dan selama itu pula kita nggak bisa apply ulang creamnya. Eh, tapi entah deh, yang pasti gue suka banget. Gue tidur dengan AC menyala tiap hari dan kulit gue aman-aman saja :D






Conclusion

GUE COCOK BANGET pakai rangkaian face care Scarlett! *mo nangis. Kulit wajah gue benar-benar membaik selama hampir 2 minggu ini. Bruntusan hilang sama sekali. Kening dan garis rahang gue sudah nggak bertekstur lagi. Padahal tadinya gue sampai pesimis nggak bisa hilang lho. Jerawat yang tersisa tinggal 2 dan lumayan besar, di garis rahang kanan dan pelipis kiri. Mudah-mudahan sih minggu ini hilang, soalnya gue harus kondangan, hahaha. PR gue sekarang tinggal hilangin bekas noda jerawatnya. Gue janji bakal berusaha rutin pakai Scarlett face care. Semalam apapun gue sampai rumah, sederas apapun hujan di luar sampai bikin mager, gue HARUS cuci muka pakai Scarlett brightening facial wash terus dilanjutkan dengan acne day and night creamnya xD Kalau tiba-tiba malas, gue ingat saja kalau menderitanya pas jerawat gue masih meradang, hahaha.


Sampai sejauh ini nggak ada alasan bagi gue untuk berpaling dari Scarlett. Soalnya sudah teruji bebas merkuri dan hydroquinon, teregistrasi BPOM, dan tentu saja nggak diujicobakan pada hewan. Bikin hati nggak was-was, kan? ;)





Kalau teman-teman gimana nih? Adakah yang punya masalah kulit berjerawat juga semenjak WFH? Sudah coba pakai Scarlett face care? Semangat terus ya untuk para acne fighter supaya kulitnya kembali sehat. Pasti bisa! ;)


smile,


Indi








5 komentar:

  1. Produk scarlett sedang naik daun ya, Mbak. Terima kasih telah berbagi informasi. Selamat malming

    BalasHapus
  2. Kak Indi! So happy liat postingan kak Indi lagi.
    Thanks for this article, Kak. Bisa jadi wishlist face care aku selanjutnya. Sempet fyp beberapa kali di tiktok, tapi belum baca review selengkap ini.

    BalasHapus
  3. seneng ya kalau ketemu skin care yang cocok, biasanya beli ini itu dicoba2 ga sampe habis karena ga cocok.

    BalasHapus
  4. Aku juga pakeeee mba Indi ;). Tp yg brightly series yaaa. Krn kulitku ga jerawat. Dan sukaaaaa dong, beneran ngefek. Yg paling kliatan yaaa, tdnya kulitku itu ada flek hitam. Sempet lamaaaaa pkae produk Jepang premium yg hrganya ga ush ditanya menguras kantong gimana, tp itu flek ga ada perubahan, udh 2 THN pale. Padahal produk itu punya klaim bikin kulit sebening kristal wkwkwkwk. Ga ngaruh di aku.

    Akhirnya pale si Scarlett, awalnya serum dulu. Skr udh botol ke 8. Dan beneeer flek, memudar jauuuh. Aku happy. Ini produk lokal, hrg terjangkau tp khasiatnya bekerja ;)

    BalasHapus
  5. Hai Kak Indi.
    Hayo lebih semangat lagi nulisnya. :D

    Lengkap juga ya ulasannya.
    Dan hasilnya juga nggak ngecewain.
    Mantap deh.

    BalasHapus

Terima kasih untuk komentarnya, it's really nice to hear from you :)