Minggu, 12 Juni 2011

Happy Princess Day! :D :D

"HAPPY PRINCESS DAY!"

Kalimat ajaib itu keluar tadi sore dari mulut Silmi sepupuku. Iya, hari ini Silmi datang ke rumah ortuku dalam rangka liburan sekolah. Setengah maksa kami pengen banget main ke suatu tempat meski uang lagi pas-pas'an untuk pesan taksi. Sempat terpikir untuk hunting DVD karena tempatnya dekat dan bisa dicapai dengan becak. Tapi nggak jadi karena kami pasti bingung cari cemilan di mana setelah itu. Akhirnya, dengan saran Ibu, kami ke restoran pizza dengan diantar Bapak. Lebih aman katanya, dan pulangnya kami bisa minta dijemput Ais kakaknya Silmi (hore bisa hemat, hihihi).

Waktu kami sampai, restoran pizza'nya ternyata lagi penuuuuh banget. Sampai-sampai kami kebagian duduk di pojokan yang kursinya susah digeser karena mentok dengan tembok. Aku sampai berpikir jangan-jangan sebetulnya pojokan kami nggak dirancang buat tempat makan, tapi demi menampung semua pelanggan akhirnya pojokan sempit ini pun diakali, hahaha.
Untunglah pegawai di sana cukup cepat waktu kami minta menu, meski pesanannya tetap aja lama sekali datangnya, lol. Sambil menunggu aku tunjukkan Silmi parfum hadiah dari Ray untuk ulang tahunku kemarin. Botol parfumnya cute dan unik, berbentuk hati dan di puncaknya ada seorang puteri (Princess Aurora) sedang berdiri. Ya, mungkin karena parfum ini memang seri Disney Princess untuk anak-anak, hehehe. Silmi langsung aja "takjub" dengan botolnya (udah kayak lihat botol ginnie aja, lol) dan merebutnya dari tanganku. Katanya, "Kalau kayak gini aku juga mau, dong". Sambil bercanda aku balik merebut parfum itu dan bilang, "Jangan, parfum ini cuma boleh dipakai princess".



Parfum dari Ray dan princess beauty kit punyaku.



Dari kecil aku memang menyukai semua yang "berbau" princess (tapi nggak ada hubungannya sama namaku yang pakai "Princess" juga ya, hehehe). Aku suka pakai gaun lebar lengkap dengan mahkotanya sambil curi-curi pakai sepatu hak tinggi Ibu. Dan tiap malam aku selalu minta dibacakan buku dongeng princess sama Bapak. Kesukaanku adalah "Snow White", sampai-sampai Bapak sudah hapal dengan isi bukunya dan memutuskan untuk mengkolaborasikan ceritanya dengan "Cinderella" saking bosannya, hihihi. Tapi aku rasa semua anak (perempuan) memang begitu. Soalnya Silmi sempat cerita waktu SD dia punya mainan tongkat dan mahkota princess yang di "jealous"in sama teman-temannya saking sangat kerennya, hahahaha :D

Dan... datanglah pesanan kami. Lalu setelah berjuang memakan semuanya (restorannya baik banget karena kasih kami roti bawang gratis, hihihi), kami putuskan untuk sedikit jalan-jalan sebelum pulang. Agak bingung karena aku (apalagi Silmi) jarang ke daerah ini. Sempat putar-putar sebentar lalu tercetuslah ide brilian dari Silmi:
"Ini hari princess! Pokoknya kita bikin hari ini semuanya serba princess, ya!".
It's kinda silly dan kami nggak bisa tahan untuk nggak ketawa keras. Dengan berbekal satu semprotan ekstra parfum princess di leher kami dan lipstik pink di bibirku (kata Silmi harus pakai supaya cocok sama bajunya, lol), kami akhirnya melakukan petualangan ala princess...

Hypermarket yang kami masuki besaaaaar sekali dan AC'nya terlalu dingin sampai-sampai kemanapun kami melangkah AC'nya seperti selalu tepat di atas kepala kami, hihihi. Aku bilang, "Kita bisa berubah seputih Snow White kalau kena dingin seperti ini". Ya, entah apa maksudku :p
Kami mulai mencari benda-benda menarik yang bisa ditemukan. It's super fun, seolah berada di dunia kami sendiri, dunia dongeng dan nggak harus "peduli" dengan orang-orang di sekitar. Ada piyama pink, mie instan vegan, bra yang ada lampunya.... sampai, "Itu ada princess!"
Aku menemukan botol cologne kecil dengan tutup mirip mahkota emas. Kami langsung tertawa girang dan memeriksa semua botol-botol itu. Aku putuskan untuk membelinya satu karena ada gambar Princess Snow White'nya. Aku tawari Silmi botol yang bergambar Princess Ariel karena aku tahu dia suka dengan warna ungu. Awalnya dia ragu, tapi setelah aku yakinkan kalau uangku masih cukup, dia langsung memilih botol yang paling bagus :D


"HAPPY PRINCESS DAY!"
Dan Silmi pun berteriak seolah menjadi seorang puteri yang sedang merayakan hari jadinya.


Princess Silmi dan Princess Indi :)



Nggak terasa waktu sudah semakin malam, Ais menjemput kami dan aku diantarkan ke rumah ortu lebih dulu sebelum mereka pulang. Sebelum turun dari mobil Silmi tahan aku sebentar dan bilang, "Nanti DP Kakak (panggilanku) di BB ganti sama foto princess ya, sekarang kan hari princess sedunia. Happy princess day, Kak!".
Aku pun masuk ke dalam rumah dengan perasaan bahagia. Hari ini rasanya seperti traveling ke masa lalu, ke masa aku kecil bersama Silmi. Her imagination is so amazing, padahal usia kami terpaut nggak terlalu jauh. Dan aku juga nggak sekedar menganggap kata-kata Silmi sebagai khayalan, tapi aku betul-betul akan mengganti DP (Display Picture) dengan foto ala princess!
Sebelum berganti baju aku langsung pinjam kalung mutiara dan sepatu hak tinggi Ibu. Nggak lupa aku membawa tas bulu imitasi (of course! Aku ini kan vegetarian, makan aja nggak berani apalagi "pakai") dan minta Bapak untuk mengambil fotoku di ruang tamu.
Bapak nggak bisa berhenti tertawa dan bilang kalau sepatu hak tinggi Ibu masih tetap kebesaran di kakiku seperti waktuku kecil. Ya, memang :)








Aku bisa bilang apa lagi? Hari ini betul-betul istimewa, luar biasa... Silmi dan hari princess'nya seolah mengingatkanku bahwa jauh sebelum aku mengenal Aerosmith, para princess sudah lebih dulu menjadi idolaku. Hari ini aku juga mengingat bahwa nggak ada salahnya kalau aku membaca buku-buku dongeng itu lagi sesekali supaya aku tetap jadi perempuan tangguh. Iya, tangguh, karena puteri-puteri itu memang tangguh! Ingat cerita Snow White atau di Indonesia dikenal sebagai Puteri Salju? Ibu tirinya memerintahkan anak buahnya untuk membunuhnya hanya karena wajahnya yang cantik. Tapi karena kemurnian hatinya yang membuat anak buah ibu tirinya nggak tega, ia akhirnya dibuang di hutan dan bersembunyi di sana. Atau ingat cerita Cinderalla? Buatku ceritanya adalah yang paling realistis sekaligus "mengerikan". Bayangkan bagaimana rasanya menjadi pembantu di istana sendiri. Kekayaan yang sesungguhnya miliknya nggak bisa ia nikmati bahkan nggak bisa ia sentuh karena ibu tiri dan kakak-kakak tirinya yang jahat. How awful!
Tapi lihat bagaimana cara mereka menghadapi itu semua. They're happy and believe in miracle. Mereka juga berusaha sampai akhirnya datanglah bantuan (in their cases kebanyakan dalam bentuk fairy godmother, lol).
Lupakan fakta bahwa mereka nggak nyata atau ending dicium pangeran tampan dan bahagia selamanya yang berkesan klise. Tapi ingatlah satu hal, "Mereka perempuan-perempuan tangguh dan mereka bisa menunjukan seperti apa girl power sesungguhnya".



My princess bedsheet dari Iie.


Jam meja princess dari Ray.


Frame puzzle princess juga dari Ray.



Ya, aku ingin seperti mereka, tapi dengan caraku sendiri. Aku akan berani menghadapi "dunia" meski kadang banyak hal nggak sesuai dengan impianku. Aku mungkin ketakutan, tapi aku berjanji akan bangkit dan meraih happy ending ala aku sendiri.
So, for all the girls and ladies in the world... HAPPY PRINCESS DAY! :D




nb: Thanks untuk mbak Elsa yang udah kasih kado ultah header blog cantik :) Dan untuk semua teman-teman scolioser, please jangan coba-coba pakai sepatu hak tinggi kayak aku ya karena bisa menyebabkan cedera. No worry, untuk foto-foto di atas ada ortu yang mengawasi kok ;)

Kamis, 09 Juni 2011

How Old Are You? :)

Di ulang tahunku  kali ini selain aku sangat bersyukur mempuyai keluarga yang menyayangiku. Aku juga bersyukur karena memiliki banyak teman baru lewat blog ini. Teman-teman baru ini bahkan menyempatkan menulis untukku. Aku sangat menikmati membaca semuanya. Nggak bermaksud berlebihan, aku bahkan sempat menangis haru waktu membaca beberapa di antara tulisan-tulisan itu. Sebagai ucapan terima kasih, aku akan memberi hadiah kecil untuk teman-teman (hadiah: KLIK di sini), tapi karena keterbatasan aku nggak bisa memberi hadiah untuk satu-persatu :') Jadi aku akan meminta bantuan keluargaku (Ibu, Bapak, Adik) untuk memilih siapa saja yang akan mendapat "hadiah kecil" ku. Dan kalau kalian nggak keberatan aku minta bantuannya untuk memilih siapa di antara teman-teman ini yang menurut kalian tulisannya paling menarik (kalau paling bagus pasti susah karena semuanya bagus-bagus) dan sebutkan alasannya. Ini dia nama dan link blog teman-teman:

1. DELLY
2. DYLLA
3. HONEYSWEETY
4. GALIH
5. NING NING
6. ATIKA
7. SYARIFFA
8. MINITYC
9. MAD CYBER
10. TISKUSUMA
11. KIRANA
12. RIDUAN
13. VIRGA
14. BEN Q
15. SARI
16. NABASTALYA
17. FREY
18. AJENG
19. BINTANG
20. DIAH
21. TINTA PUTIH
22. FITRIA
23. ALDILA
24. SRI
25. HILSYA
26. AUREL
27. ELSA
28. FEBBY
29. LILY
30. FELLICIA
31. ORIN
32. IMMANUEL
33. AIMEE
34. VANILAERU
35. NURRA
36. RENI
37. VIZHY
38. CHICI


Birthday card dari teman blogger, Elsa.


Birthday card dari teman blogger, Vizhy.



Ah, terima kasih Tuhan hari ini usiaku bertambah. Semoga Ibu dan Bapak akan selalu "mengingatkan" betapa berartinya aku di tahun-tahun berikutnya dan selamanya sampai nanti waktu aku habis di dunia ini. Dan semoga mereka tahu betapa berartinya mereka untukku. Juga terima kasih karena telah memberiku teman-teman yang baik (meski ternyata banyak yang nggak tahu berapa usiaku sebenarnya.  Mereka sangat berarti untukku. I'm really blessed. Super!


Dan terakhir, untuk siapapun yang berulang tahun di hari ini, kemarin, besok, lusa atau kapanpun, janganlah lupa untuk mengingat bahwa di waktu kalian lahir kalian sangat diinginkan, kalian sangat diharapkan.... Kalian pantas untuk merasa berharga. God bless you! :)



xo,
INDI

Kamis, 02 Juni 2011

"Harta Karun" dan Peserta My First Giveaway! :D

Halo, halo teman-teman blogger apa kabar? Wah, kangen banget aku untuk bisa nulis di sini. Kangen juga sama "jalan-jalan" alias blog walkingnya, hehehe. Tapi too bad, selama minggu kemarin aku nyaris nggak bisa sentuh blog, alasannya, pertama: aku lagi sakit flu berat (sekarang juga masih, btw, still bit fever too, sniff) dan kedua: koneksi internet di rumahku lagi nggak bagus. It's kinda irritating me, btw. Soalnya aku sudah bayar iuran internetnya tepat waktu (tumben, lol) dan jarang banget online (memang, katanya sih unlimited, tapi tetap ADA limitnya, kalau dipakai terlalu banyak bisa lemot. Weird, lol). Tapi ternyata problemnya ada di modemku. Ya, mungkin karena sejak zaman aku masih kecil (masih sekolah maksudnya, lol) belum diganti jadi begini nih, penyakitan karena tua, hehehe. Aku harap sih nggak perlu diganti dalam waktu dekat ini, soalnya belum ada budget buat "hiburan" :p

Okay, berhubung cukup lama nggak update aku mau cerita tentang apa yang udah aku alamin hari ini. It's (another) long weekend ya? Waduh! Behubung aku, lahir dan tinggal di Bandung, jadi aku (dan seluruh masyarakat Bandung) lah yang kerepotan tiap kali liburan. Apalagi aku tinggal di daerah Bandung Kota, yang katanya pusat wisata belanja (hmm, padahal sih pusat kemacetan, lol). Lucunya, aku dan nyokap sama sekali nggak ingat kalau ini hari libur. Maklum, aku dan nyokap sama-sama bekerja di rumah. Beliau sibuk dengan butiknya, sedangkan aku sibuk sendiri, hihihihi. Eh, berdua ding, sama si Eris anjingku, kadang suka sibuk main diem-dieman :p (it's another story, kapan-kapan aku cerita tentang Eris si quiet dog ya, lol).

Begitu sampai di tempat yang kami tuju (kami mau beli kain untuk keperluan butik), aku dan nyokap langsung ber "gasping" ria. Bukan gara-gara takjub liat pemandangan kota, tapi ini lebih karena shock liat lautan manusia yang kayak nggak ada ujungnya. Bahkan untuk masuk tempat parkir mall aja kami harus nunggu sekitar 20 menit karena memang nggak ada pilihan: putar balik = nggak bisa putar (apaan, sih! Lol), nekat cari parkir di luar = nggak ada lahan kosong.
Beruntunglah akhirnya kami dapat parkir di basement yang deket banget dengan pintu masuk mall. Lumayan bisa menikmati AC sebentar, karena begitu masuk area mall, bukan terpaan AC yang terasa tapi terpaan aroma keringat pengunjung, hahahaha (pardon me, ehm).

Selama hampir 2 jam kami berusaha konsentrasi pilih-pilih kain, akhirnya kami nyerah juga memutuskan pulang (nyokap ngedumel, katanya: "Ini orang-orang ngapain ke Bandung? Bikin sempit aja", dan dibalas dengan tatapan heran pengunjung mall, lol). Sebelum masuk tempat parkiran, memang dasar mataku jeli banget, hehehe, di emperan (pedagang kaki lima) mall aku liat sepasang sepatu kece! Tanpa basa-basi langsung aja aku tanya harganya...
"75 ribu, neng," kata si abang penjual. Dalam hati aku bilang, "wah, murah juga... Aku coba tawar ah, dikasih nggak ya?"
Dengan sedikit ngaco aku tawar, "40 ribu aja ya, bang. Uang saya tinggal 50 ribu, biar masih ada sisa gitu, hehehe".
Nggak disangka si abang bilang, "Boleh deh, neng. Bungkus!". Dan aku pun bersorak kegirangan meski sekilas aku liat muka si abang berubah kecut (tapi aku pura-pura nggak liat, dong, lol).

Ini dia sepatunya. Ain't they're so cute? Udah lama lho aku pengen sepatu merah dan akhirnya tercapai dengan harga yang sangat hemat. Wah, berasa dapat harta karun setelah seharian jadi perompak, deh, hehehe. Eh, don't mind about my veins, btw. Itu gara-gara kebanyakan jalan tuh! :p





Dan serunya, waktu sampai rumah aku nemu lagi harta karun yang lain. It's Vogue for kids! Majalah ini punya nyokap. Sebenernya aku cukup sering buka-buka majalah beliau, tapi aku biasanya buka majalah yang isinya gambar-gambar boneka porcelain. Bukan, bukan gara-gara selera mainanku agak creepy, kok (aku tetep lebih suka barbie, lol). Tapi karena aku suka dengan dress-dressnya yang manis, klasik tapi deep inside ada kesan ceria (ini mah gimana yang pakainya sih sebenernya). Nah, nggak disangka ternyata majalah Vogue juga punya koleksi baju anak yang manis. Jadi sebelum nyokap tau aku acak-acak majalahnya, aku sempetin dulu ambil beberapa fotonya, hihihi. Oya, aku bener-bener jatuh cinta nih sama majalah ini, soalnya style'nya pas banget dengan daily outfitku (iya daily, meski cuma buat les aku selalu pakai dress ;) )





My daily outfit:






Fiuh! Senangnya... Meski hari ini lelah banget tapi aku dapet "harta karun" yang bikin aku senyum seharian :D Sekarang aja aku lagi bayangin, dress mana yang cocok dengan sepatu merahku, hihihihi. Aku nggak tau ini cuma aku atau kalian juga, tapi aku selalu merasa "bangga" setiap kali bisa menemukan barang yang harganya hemat tapi nyaman dipakai dan (bonusnya) tampilan oke. Katanya, sih alasan orang koleksi sepatu mahal karena "good shoes take you to good places". Padahal waktu aku diundang ke acara Rossy, Global TV, aku pakai sepatu seharga 20 ribuan, lho :D Ohya, dokterku bilang, my cheap shoes aman dipakai kok, asalkan bukan untuk jangka waktu yang lama. Asyik, kan, malah bisa ganti-ganti terus, hihihi.

Oh, ya, one more thing, first giveawayku bakal ditutup tanggal 8 Juni nanti tepat jam 11 malam. Sejauh ini peserta yang masuk sudah lumayan :) Ini dia mereka:

- DELLY
- DYLLA
- HONEYSWEETY
- GALIH
- NING NING
- ATIKA
- SYARIFFA
- MINITYC
- MAD CYBER
- TISKUSUMA
- KIRANA
- RIDUAN
- VIRGA
- BEN Q
- SARI
- NABASTALYA
- FREY
- AJENG
- BINTANG
- DIAH
- TINTA PUTIH
- FITRIA
- ALDILA
- SRI
- HILSYA
- AUREL
- ELSA
- FEBBY
- LILY
- FELLICIA
- ORIN
- IMMANUEL
- AIMEE
- VANILAERU
- NURRA
- RENI
- VIZHY
- CHICI

Dan untuk yang belum ikutan bisa baca caranya DI SINI.

Ditunggu pastisipasinya ya, teman-teman.
Eh! Sampai lupa! Dari tadi aku keasyikan cerita sampai lupa nanya,
"Hari ini harta karun apa yang sudah kalian temukan?"
;)

Kamis, 26 Mei 2011

Sama Bukan Berarti Meniru

Suatu hari, waktu aku kecil...
"Bu, kalau aku mirip siapa? Bapak atau Ibu?"

"Dua-duanya, sayang. Kulit, mata dan rambutmu seperti Ibu. Kalau senyummu seperti Bapak".


Lalu suatu hari di bulan Mei 2011...
Dalam 1 hari follower twitterku bertambah 100 orang. Mulanya aku nggak tahu, tapi waktu HP ku bunyi terus-terusan tanda ada twit masuk, akhirnya ketahuan juga "biang kerok"nya. Ini ternyata akibat twit konyolku sendiri di malam sebelumnya yang isinya, "Ibu bilang aku mirip perempuan di iklan Pocari Sweat. Yang mana, ya? Aku cuma sekilas lihat iklannya".

Tahu-tahu aja banyak yang menanggapi, malah banyak yang isinya lucu-lucu seperti, "Lho, aku pikir itu memang kamu", atau "Tadi baru mau mention aku lihat kamu di iklan Pocari", atau yang lebih lucu, "Beneran kamu bukan cewek yang jadi leader sepedanya??".

Haha, awalnya sih aku senyum-senyum, soalnya lucu juga aku dikira orang lain. Tapi lama-lama aku jengkel. Banyangkan, sebelum hari itu aku adalah orang yang sangat jarang buka twitter. Jumlah followerku pun cuma 300 orang, tapi dalam waktu sekejap followerku naik hingga hampir 500 orang. What a number! Aku pasti akan senang kalau seandainya aku “diikuti" oleh orang-orang yang memang ingin mengenalku karena siapa aku, bukan malah lalu mementionku dengan, "Oh, kamu ya yang dimaksud si "A", atau "Iya, memang mirip", atau "Dilihat-lihat mirip rambutnya aja, kok", dan lain-lain yang isinya malah jadi membanding-bandingkan. Gawatnya aku merasa mengganggu follower yang memang temanku. Karena aku berusaha membalas semua twit yang masuk, akhirnya ada seorang teman yang mention aku, "Subuh-subuh, pas buka twitter tahu-tahu timeline'nya penuh sama 'Indi yang mirip model Pocari'!"

Oh, Tuhan...



Fotoku di twitter. Untuk foto Elke lupa minta izin jadi gak ada fotonya ya.



Untunglah sekarang "perkara Pocari Sweat" itu sudah hampir dilupakan. Entah karena aku makin jutek waktu jawab twit atau karena orang-orang makin sadar bahwa setelah diperhatikan baik-baik aku nggak ada mirip-miripnya dengan Aelke (model aslinya), hehehe.

Teman-teman mungkin heran kenapa aku nggak mau disamakan dengan orang yang jelas-jelas cantik dan berbakat. Bukan, bukan, jangan salah mengira aku sebagai orang yang nggak suka sama iklan minuman yang konsepnya Jepang banget itu. Aku suka, kok. Waktu kuliah aku sering beli Pocari Sweat sampai berkaleng-kaleng (lol), bahkan sekarang, dimulai sejak insiden twitter itu aku mulai berteman dengan Elke (panggilan akrab Aelke) lewat dunia maya, and yes, I adore her very much! She's so beautiful, humble and talented.
Aku cuma nggak suka disamakan karena aku ingin dikenal sebagai siapa aku. Nggak peduli aku lebih jelek, lebih pendek atau malah nggak seberbakat orang yang disamakan denganku, aku cuma mau jadi aku. Karena Tuhan menciptakan tiap-tiap umatNya dengan istimewa, dan itu termasuk aku dan kalian tentunya.

Tapi bagaimana kalau terus-terusan disamakan?
Ini bukan pengalaman aku yang pertama. Novel pertamaku "Waktu aku Sama Mika" diterbitkan tahun 2009 lalu. Aku sangat bangga karena mengerjakannya dengan sepenuh hati. Aku nggak pernah bersedih kalau ada yang mengkritik karyaku, hanya mengiyakan dan berjanji memperbaikinya jika memang ada yang bisa improve. Buatku yang terpenting adalah, aku nggak meniru atau mencontek dari siapapun. Novel ini asli karyaku. Dan sekali lagi aku bangga :)
Lalu ada sebuah blog yang bilang kalau "Waktu Aku sama Mika" mengingatkan sama sebuah kisah di Jepang yang berjudul "Kaizora". Film'nya sendiri rilis di tahun 2007. Jelas kalau aku "kalah cepat", baru muncul belakangan dan bisa membuat orang berasumsi bahwa aku meniru. Ingin rasanya aku mengomentari bahwa novelku lebih baik jangan disamakan dengan film tersebut karena bisa memunculkan asumsi-asumsi yang nggak perlu. Tapi lalu aku putuskan untuk diam karena setelah googling sana-sini munculah fakta yang mengejutkan:
Kaizora adalah kisah nyata. Tokoh-tokoh di dalamnya memang benar ada. Salah satu dari tokohnya bernama Mika dan memiliki seorang pacar yang mengidap kanker hingga akhirnya meninggal. Dan novelku sendiri sebetulnya ceritanya ditulis sejak tahun 2006, satu tahun sebelum Kaizora dibuat. Novelku juga kisah nyata, berdasarkan kisahku sendiri waktu SMA yang berpacaran dengan Mika (iya, memang namanya sama) yang mengidap AIDS dan akhirnya meninggal waktu aku masuk kuliah.
Jadi sekarang semuanya jelas...
Apa "Kaizora" meniru "Waktu Aku sama Mika"? Bukan. Atau malah aku yang punya ilmu terawang jadi bisa tahu akan ada kisah itu jepang?(lol) Way noooo! Bukan juga!
Jawabannya sederhana: Ini kebetulan.


Waktu Aku sama Mika. Thank God, menjadi best seller.



Iya, kebetulan. Setelah kejadian-kejadian yang kualami di atas aku belajar satu hal: sama bukan berarti meniru.
Manusia itu jumlahnya banyak, nggak usah deh mikirin berapa banyak jumlah manusia di dunia. Cukup dengan teman 1 kampus aja sudah banyak. Aku pernah masuk kelas yang mahasiswanya ada 50 orang. Dengan jumlah segitu "aja" aku nggak hapal seluruh nama mereka, kendaraan mereka, apalagi kisah hidup mereka. Nah apalagi di dunia toh? Bukan nggak mungkin banyak kemiripan-kemiripan dari kisah hidup, karateristik fisik, dll meski dipisahkan sama negara yang berbeda sekalipun.
Masih ingat dengan lagu hits Jackson's five yang judulnya "I'll be There"? Lagu ini disebut-sebut meniru lagu "Surat Undangan" yang muncul lebih dulu di Indonesia. Nadanya sangat mirip dan liriknya juga masih satu tema meski nggak terlalu mirip. Waktu pertama dengar berita ini yang terpikir pertama sama aku adalah, "Wah ternyata orang Amerika bisa juga meniru lagu Indonesia ya?". Tapi ternyata (lagi-lagi) aku salah. Baik pencipta lagu "I'll be There" maupun "Surat Undangan", keduanya nggak ada yang meniru. Mereka bahkan nggak pernah mendengar lagu mereka dinyanyikan dengan bahasa lain (note: Yang di Amerika nggak tahu kalau di Indonesia sudah ada lagu dengan nada yang sama, begitu juga sebaliknya). Waktu lagu itu dibawakan (tahun 1960 dan 1970) penggunaan internet belum seperti sekarang, jadi hampir mustahil kalau salah satu dari mereka ada yang meniru. Yang benar justru mereka sama-sama terinspirasi oleh buku klasik chord piano musisi asal Austria. Kebetulan, kan? ;)

Masih ada kebetulan lagi. Beberapa waktu lalu waktu aku buka blog'nya Evita Nuh dan melihat foto ini:





Langsung saja aku teringat sesuatu. Di tahun 2007 lalu aku pernah berfoto dengan dress yang hampir sama, dengan latar foto berwarna sama dan dengan editan foto yang hampir sama pula. Ray yang melihat foto ini langsung bilang, "Hey, she's a little version of you!"
Meski motif bunga yang di dress kami nggak persis sama dan potongan lengannya juga berbeda, tapi kerah dan warna bajunya bikin aku nggak bisa nggak setuju sama Ray. Ditambah our haircut. Kami sama-sama pakai poni dengan model bob pendek.
Let's compare to my picture:







Mirip, kan? Lalu apa Chaca (panggilan Evita Nuh) meniru? Dilihat dari tanggal fotonya aku lebih dulu dua tahun dibandingkan dia. Jadi Chaca meniru?
Well, of course nop! :) Dia seorang fashion blogger yang suka berekperimen dengan gayanya, sudah pasti itu datang dari "kepalanya" sendiri. Sedangkan mengenai tanggal/tahun foto, jelas sekali itu nggak ada hubungannya dengan meniru. Karena meski aku mendesain baju itu sejak tahun 2007, ternyata Chaca membeli baju itu dari toko, bukan hasil desain dia sendiri dan dia juga nggak tahu menahu tentang aku, apalagi tentang baju-baju yang aku punya (nah yang desainnya tuh kayaknya punya "telepati" sama aku, lol). Dan soal rambutnya, hehe, ternyata aku bukan satu-satunya yang punya potongan rambut "seumur hidup". Dilihat dari akun facebook'nya Chaca sudah punya potongan rambut itu sejak kecil, hanya saja dulu memang lebih panjang ;)
Oh, oh... sudah tahu Chacha sekarang punya clothing line sendiri? Namanya "Little Nuh". Nggak sabar nunggu koleksinya ada di kotaku ;) (btw, my shop namanya “Toko Kecil Indi”, kebetulan yang lucu ya kita sama-sama pakai nama 'kecil', hihihihi).

Ya, kebetulan ada di mana-mana. Bukan nggak mungkin di tempat lain dengan waktu yang bersamaan ada orang yang sedang menulis post dengan tema sama denganku, lol. Mungkin juga dia ponian dan pakai piyama gliter-gliter lengket kayak aku sekarang, hehehe. Sekarang aku nggak bermasalah lagi kalau ada orang yang "mirip" denganku karena aku percaya, selain Tuhan menciptakan umatNya masing-masing dengan berbeda dan spesial, aku juga percaya kebetulan itu ada. Semua kebetulan itu aku hadapi aja dengan senyuman, bahkan sesekali cengiran karena ada beberapa yang "menggelitik". Oya, tapi bedakan dengan yang jelas-jelas memang niat meniru, ya... Soal itu aku akan tetap sulit terseyum kalau ada yang ketahuan meniru tulisan novelku, blogku atau desainku (kalau ini sih namanya melanggar hukum, ya? Hehehe).

Kejadian-kejadian ini juga ada hikmahnya buatku, gara-gara aku sempat disama-samakan dengan Elke, seorang tweepo memberi link kontaknya Elke. Jadilah aku mengenal dia lebih dari sekedar sebagai gadis Pocari. Aku melihat hasil fotografinya yang ternyata sangat bagus. Bahkan Elke sempat bilang kalau kemampuannya lebih baik dia janji akan fotoin aku, hehehe. Melalui dia juga aku mengenal temannya yang seorang fotografer. Ya, siapa tahu aja aku butuh jasanya suatu hari nanti ;) Sedangkan Chaca, dia sangat baik dengan mengizinkanku mempublish fotonya di sini. Bahkan dia mau membantuku dalam pembuatan novel ketigaku! :)
See that? Sama bukan berarti meniru. Setelah mengenal lebih deket aku jadi tahu bahwa semirip apapun seseorang pasti memiliki keistimewaan yang nggak dimiliki oleh yang lainnya. Aku spesial, kalian juga. kita spesial ;)

Ada sebuah quote keren dari komedian Alm. Kang Ibing. Katanya,

"Orangtua saya mati, nanti juga saya mati, kamu juga mati. Apa artinya saya, kamu ikut-ikutan orangtua saya? Tidak! Soalnya sama mah bukan berarti ikut-ikutan".

Cool isn't it? ;)



nb: Kenapa quotenya bukan dari designer? soalnya aku ngefans sama Kabayan dan aku bukan fashion blogger.
Jangan lupa ikutan my 1st GIVEAWAY di sini (KLIK). Hadiahnya banyak dan caranya gampang ;)

Rabu, 18 Mei 2011

My First giveaway, guys! Hurray! :D



Tadi siang aku buka grup FB dan nemuin pesan-pesan ini...

""KARENA CINTA ITU SEMPURNA", novel kedua Kak Indi yang luar biasa!!"
(Andhiinyy Andhiinyy Puwtryy)

"Berbagi buku "Karena Cinta itu Sempurna" di Paskah kemarin, kepada sahabat-sahabat remaja. Thanks Indi, spirit Paskah juga nyata dalam buku itu ;) God bless you ;) "
(Johannes de Fretes)

"Many thumbs up for the novel, for the spirit and for the unconditional love nya, Ka Indi :) God bless you."
(Rani Inar)

"Hai Kak Indi, jempol orang satu RT aku kasih buat novel "Waktu Aku Sama Mika". Speechless, bikin merinding dan bikin nangis. Kak Mika pasti bangga banget sama Kak Indi :') "
(Nadine Shawolelf Taemintz)

"Kemarin nyari novel "Karena Cinta itu Sempurna" di Gramedia Bandung stock tinggal 1. So, I'm the lucky one to have your great novel Indi. Dan untuk kesekian kalinya saya terpesona dengan cerita kamu. Sukses trus yaa :) "
(Nathasia Sinaga)


Terharu... tapi sekaligus membesarkan hatiku waktu membacanya. Gimana enggak, aku baru memulai (belajar) menulis novel di tahun 2009. Waktu itu aku "bukan siapa-siapa" dan cuma punya sedikit teman. Tapi hari ini, Mei 2011, aku sudah punya 2 novel dan dikelilingi banyak teman baru meski lewat dunia maya.
Hal inilah yang membuatku memutuskan untuk membuat giveaway pertama. Meski sederhana tapi aku harap ungkapan terima kasih ini bisa berkenan untuk kalian, teman-teman baruku :)

Di post sebelumnya aku sudah bahas cara ikutan giveaway'nya. Nah, sekarang sesuai janjiku, aku bakal share hadiah apa saja yang akan aku bagikan:





1. Satu novel "Waktu Aku sama Mika" dan dua novel "Karena Cinta itu Sempurna" (cetakan pertama).





Yep, guys, ini yang cetakan pertama :) Betul-betul yang penerbit (Homerian Pustaka) kirimkan pertama untukku, lho. Sekarang aku pengen ini jadi milik kalian. Novel-novel ini sudah dicetak lebih dari 2 kali sekarang. Yang "Waktu Aku sama Mika" malah sudah 5 kali cetak, jadi untuk menemukan yang cetakan pertama di toko buku pasti sudah sulit. Novel-novel ini juga sudah ditandatangani sama penulisnya, lho, hihihi (bilang aja aku :p ).


2. Satu novel "Waktu Aku sama Mika" cetakan ketiga.

Cetakan ketiga juga sudah jarang, sekarang yang beredar paling baru cetakan keempat. Ini juga sudah dengan tanda tangan gue :) *blushing*


3. Bow Ring


Sedikit mengingatkan sama cincin yang dikasih sama almarhum Mika waktu aku SMA :') Ini akan aku kasih sama pemenang  giveaway yang perempuan.



4. Bow headband





Ini handmade, aku sendiri yang bikin :) Ada 2 warna oranye dan putih, bisa dilepas dan berubah fungsi jadi kalung atau aksen di baju (ada lubang di belakang pita) Keduanya baru, aku sengaja bikin yang oranye supaya sama dengan yang aku pakai di acara "Rossy" Global TV tahun lalu. Ini juga buat perempuan, ya... Hahahaha :)



4. Dompet laki-laki





Dari judulnya aja udah ketauan, ini untuk yang laki-laki, lol. Dompet ini pilihan dari Iie (tanteku). Ini dipilih karena praktis dan banyak fungsinya (di belakang ada 1 saku tambahan untuk koin). Keren, kan? :D


Nah, itu dia yang bakal aku bagikan. Semoga berkenan dan sepadan dengan usaha kalian untuk ikutan giveaway ini. Oya, untuk yang belum tahu cara ikutannya, nih aku share lagi:



1. Follow blog ini (caranya: lihat bar paling atas lalu klik: IKUTI).
Follow ini dimaksudkan untuk memudahkan mendapat informasi tentang giveaway. Nggak wajib, kok, cukup cek blog ini tiap beberapa hari aja.

2. Untuk pengguna twitter bisa memfollow @indisugarmika untuk mengikuti info giveaway ini. Lagi-lagi nggak wajib, ini cuma untuk mempermudah :)

3. Buat post di blog kalian (nggak terbatas, untuk semua pengguna blog diluar Blogspot juga boleh) tentang Indi (aku) dan buku-bukuku. Isi bebas, boleh resensi salah satu atau kedua bukuku. Bagi yang belum membaca boleh menceritakan tentang aku saja. Post boleh dilengkapi gambar/foto/apapun, bebas. Pokoknya silakan buat semenarik mungkin :)
Tapi WAJIB menyertakan link blog/post giveaway ini. Jangan lupa juga tambahkan tag/tautan di post kalian dengan kata kunci "INDI", "WAKTU AKU SAMA MIKA" dan/atau "KARENA CINTA ITU SEMPURNA.

4. Post link blog kalian di kolom komentar di bawah postingan ini atau DI SINI. Link paling lambat diterima tanggal 8 Juni 2011 jam 11 malam (bertepatan dengan my birthday :)).

5. Giveaway ini terbuka untuk seluruh blogger yang tinggal di Indonesia.



Begitu teman-teman. Semoga nggak terlalu sulit ya. Kalau ada pertanyaan seputar giveaway, dengan senang hati aku jawab. Ditunggu partisipasinya, ya! Have a nice day! :D


salam,
Indi

Sabtu, 14 Mei 2011

Oh, My Cuteness! (and My First Giveaway!) :)

My newest “cute” outfit :)



Halo, halo, haloooo, apa kabar teman-teman blogger yang baik? :) Semoga semuanya dalam keadaan sehat dan bahagia ya. Amen...
Kalian ada yang terganggu nggak dengan trouble Blogspot tanggal 13 kemarin? Aku iya, soalnya moodku lagi pas banget buat cerita-cerita, tapi waktu buka komputer ternyata error... Yaaah... Lucunya, aku malah bolak-balik buka Blogspot setiap 1 jam, padahal errornya seharian, hahaha. So, welcome back deh buat Blogspot yang sudah berjalan normal kembali ;)


Beberapa waktu yang lalu aku nerima beberapa gambar/sketsa/kartun diriku dari teman-teman pembaca. It's really surprising and cute, soalnya aku nggak pernah meminta mereka. Terlebih, aku "bukan siapa-siapa", jadi waktu nerima gambarnya jujur aja aku sedikit terharu :')
(Apalagi waktu buka blog'nya dua fashion blogger ngetop macam Evita Nuh dan Diana Rikasari dan lihat sketsa-sketsa dari fans mereka aku cuma bisa bilang dalam hati, "Kapan, yah ada yang gambarin gue?” Hahahaha *kidding).

Ini dia gambar-gambarnya. Ain't they're sooooooo cute? :) :) :)


Karya Adhi.


Karya Asa Laily.


Karya Anna.


Karya Andhini.



Ngomong-ngomong soal cute, tadi sore aku nggak sengaja lihat case HP yang super imut! Tanpa berpikir panjang (jangan ditiru ya teman-teman ;) ) Aku langsung beli case yang ternyata terbuat dari clay itu. Wah, ternyata pas banget sama HP ku dan tetep nyaman buat digenggam. Tadinya sebelum bayar aku sempet "khawatir" sama harganya. Ternyata ini cuma Rp. 125. 000. Sangat sepadan, soalnya handmade dan rapi banget :) Coba deh bandingin sama case clay lain, setelah gogling aku jadi tahu kalau rata-rata dijual Rp. 185.000 sampai Rp. 200.000++! Wah, jauh juga kan bedanya?! :O Eits, aku nggak bermaksud promo, lho, cuma ada baiknya membeli sesuatu dengan teliti (dan harus berpikir panjang jangan kayak aku tadi, hehehehe).




Cute, kan? :)


Dan terakhir, aku mau share satu hal lagi... It's my FIRST GIVEAWAAAAAY! :D Horay! Akhirnya aku ada waktu juga buat post ini. Sebetulnya sih rencana ini sudah lama, tapi baru sekarang bisa terealisasi :)

Mau ikutan? Caranya mudah, kalian tinggal ikutin langkah-langkah dibawah:
(mudah-mudahan nggak kesulitan untuk mengikutinya, yaaa...).


1. Follow blog ini (caranya: lihat bar paling atas lalu klik: IKUTI).
Oya, seandainya kalian keberatan buat mem'follow blog ini it's okay kok, cukup cek blog ini saja beberapa hari sekali untuk mengikuti perkembangan giveaway. "Follow" cuma dimaksudkan untuk mempermudah kalian untuk mengikuti, kok :)

2. Untuk pengguna twitter bisa memfollow @indisugarmika untuk mengikuti info giveaway ini. Lagi-lagi nggak wajib, ini cuma untuk mempermudah :)

3. Buat post di blog kalian (nggak terbatas, untuk semua pengguna blog di luar Blogspot juga boleh) tentang Indi (aku) dan buku-bukuku. Isi bebas, boleh resensi salah satu atau kedua bukuku. Atau bagi yang belum membaca boleh menceritakan tentang aku saja. Post boleh dilengkapi gambar/foto/apapun. Pokoknya semenarik mungkin.
Tapi WAJIB menyertakan link blog/post giveaway ini. Jangan lupa juga tambahkan tag/tautan di post kalian dengan kata kunci "INDI", "WAKTU AKU SAMA MIKA" dan/atau "KARENA CINTA ITU SEMPURNA.

4. Post link blog kalian di kolom komentar di bawah postingan ini. Link paling lambat diterima tanggal 8 Juni 2011 jam 11 malam (bertepatan dengan ultahku, hehehe).

5. Giveaway ini terbuka untuk seluruh blogger yang tinggal di Indonesia
.



Hadiahnya, karena aku sangat sukaaaaaaaaaaaaa dengan cute things, jadi aku bakal bagikan aksesoris-aksesoris cute untuk post yang terpilih. Berhubung nggak semua blogger itu perempuan (ya iya, lah! Lol), aku juga akan bagikan aksesoris-aksesoris "macho", hihihi. Itu semua masih ditambah dengan buku-bukuku, "Waktu Aku sama Mika" dan "Karena Cinta itu Sempurna". Untuk "Waktu Aku sama Mika" akan aku berikan yang CETAKAN PERTAMA. Yup, cetakan pertama yang penerbit kasih untukku. Aku harap ini jadi spesial karena di toko buku sekarang hanya beredar yang cetakan kelima :) Semuanya sudah dengan tanda-tanganku :)

Untuk hadiah lain masih aku pikirkan dan foto-foto hadiah akan dipublish di post selanjutkan. Aku janji akan memberikan hadiah yang sepadan dengan usaha kalian membuat post untuk giveaway ini :)

So, sampai ketemu di post selanjutnya ya. Have a nice weekend dan take care :D

xo,
INDI

Sabtu, 07 Mei 2011

Celebrate my "Achievements" :)




7 Mei 2011, hari Sabtu

Bagi orang lain apa yang sudah aku capai sekarang mungkin belum seberapa. Tapi aku bangga karena melakukannya dengan usaha, doa dan dukungan dari orang-orang yang aku sayang. Dan hari ini aku putuskan untuk sedikit berbagi kebahagiaan dengan mereka, karena tanpa mereka aku bukan apa-apa :)

- novel pertamaku "Waktu Aku sama Mika" cetak ulang 5 kali sejak 2009 sampai sekarang.
- novel keduaku "Karena Cinta itu Sempurna" cetak ulang 2 kali sejak (belum) 1 bulan diterbitkan.
- sedang menulis novel ketiga.
- sedang "membuat" project (it's the "big" one, btw) yang akan selesai bulan Desember 2011.

Thank God... dan thanks untuk semua yang sudah mendukung dan mencintaiku tanpa syarat. I'm nothing without you, guys ♥

-Indi-


The Cakes

Cake “Karena Cinta Itu Sempurna”.


“It’s on the BIG Screen!” (Apa hayoooo?).


Suatu hari pengen punya film seabadi Warkop, hahaha :D



Posing with the cakes




The Foods

Spaghetti, salad and coke.



The Guests





THE GIFTS! :D

Headbands dari Cut Hanna.
Bows bags dari Ibu.


CC’s bag juga dari Ibu. 


Nail polishes dari Ray.





I'm seriously blessed! Thank God, thank God :)

xo,
INDI



Special thanks to DARA from The Dreams cake for these amazing cupcakes and cake.