Teman-teman yang menyukai "Dunia Kecil Indi"

Minggu, 13 November 2011

Homework Challenge: Elementary School's Story :)


Outfit di hari Jumat, remind me of my childhood :)


What I wore: Bow: Dunia Baru | Dancing Lollypop dress: Toko Kecil Indi | White stocking: Kaskus | Shoes: Gift from Ray


Halo teman-teman blogger, apa kabar? Semoga dalam keadaan baik, ya, nggak dalam keadaan rakus kaya gue (seharian ini sudah makan 4 kali dan ngemil non stop, lol). Biasa deh, kalau habis terapi (chiropractic) badan gue yang scoliosis ini selalu merasa enakan dan mendadak fit kalau ngapa-ngapain. Termasuk makan :p
Waktu terapi hari Jumat lalu gue ditemani Bapak. Seperti biasa beliau dan chiropractor gue yang sama-sama seorang ayah selalu mengobrol ditengah sesi terapi gue. Tema kesukaan mereka apalagi kalau bukan tentang anak-anaknya. Kesamaan lain antara Bapak dan Chiropractor gue adalah, mereka ayah dari 1 anak perempuan dan 1 anak laki-laki dengan jarak yang dekat (3 tahun). Gue sih nggak ikut ngobrol, cukup jadi pendengar yang baik dan tertawa sesekali kalau mendengar 'diskusi yang aneh', hehehe.

Nah, karena yang mereka bicarakan kali ini adalah tentang anak perempuan, langsung deh gue berusaha mendengar lebih teliti daripada biasanya, hihihi. Jadi, sang chiropractor bercerita bahwa dia sering dibuat bingung oleh ulah putrinya yang sudah SMA. Kamar putrinya penuh sekali dengan boneka sampai-sampai setiap waktunya tidur dia harus mengalah dengan boneka-bonekanya untuk tidur di kasur. Sampai suatu hari dia terkena alergi dan dengan terpaksa harus menyingkirkan sebagian besar bonekanya sampai yang tersisa tinggal 2 buah saja. Bapak langsung manggut-manggut mengerti. Gimana nggak, pasalnya, putri tercintanya alias gue mempunyai kebiasaan yang sama! Hehehe, iya, gue hobi sekali mengumpulkan boneka sampai-sampai cuma tersisa beberapa inci saja ruang kosong di tempat tidur dan akhirnya harus menyerah menyingkirkan mereka setelah gue kena alergi parah selama 2 bulan :p
Mendengar fakta seperti itu chiropractor gue langsung bertanya alasan kenapa gue berlaku seperti itu. Tanpa bepikir gue langsung menjawab sambil tertawa, "Mungkin karena kami anak perempuan. Sudah seharusnya begitu". Hehehe, betul-betul jawaban asal :D

Sejak gue kecil, gue memang senang mengumpulkan benda-benda. Apa saja, dari berbagai bentuk dan fungsi asalkan mereka cute. Puncaknya adalah ketika SD, gue mulai mengumpulkan pernak-pernik mickey mouse. Dari mulai pensil sampai tirai kamar gue punya yang bergambar Mickey Mouse. Tapi lucunya kalau ada yang bergambar lain pun gue tetap mau. Karena ya, itu dia: apapun asal cute, hehehe. Sampai-sampai gue selalu membawa boneka ke sekolah. Boneka itu gue simpan di atas meja dan dipeluk-peluk ketika jam istirahat. Untungnya, nggak ada guru yang menegur gue. Mungkin karena gue anak yang manis *blush*
Kebiasaan membawa boneka masih berlangsung sampai sekarang. Gue nggak bisa pergi jauh-jauh tanpa boneka. Jangankan untuk menginap di rumah saudara, untuk karya wisata bersama teman-teman kuliah pun gue selalu bawa boneka supaya nyaman di kamar hotel, hihihi.

Ah, karena gue terlanjur menceritakan masa kecil gue, gimana kalau sekalian saja mengerjakan 'homework' dari Chilvi yang temanya "Masa Sekolah Dasar"? Pas banget, kan? Sebenarnya gue sering melihat 'homework' ini di blog teman-teman, tapi nggak menyangka kalau akhirnya gue kebagian, hihihi. Okay, kalau begitu mulai sekarang tulisan yang gue bold adalah 'soal' dari homework-nya, ya ;)

My Favorite Teacher
Hmm, waktu SD sih gue belum terlalu mengerti ya guru yang mengajarnya 'enak' itu yang seperti gimana. Tapi kalau guru-guru berhati baik gue tahu. Yang pertama adalah Pak Surya, beliau adalah guru kesenian. Gue dan beliau sangat cocok karena sama-sama menyukai hewan terutama anjing. Sampai suatu hari waktu keluarga gue kebingungan karena anjing-anjing di rumah terlalu banyak, Pak Surya bersedia menampung! Senangnya :) Dan yang kedua adalah Pak Endang, beliau juga sama seperti Pak Surya yang mengajar kesenian. Gue dan Pak Endang sebenarnya nggak terlalu dekat karena beliau sangat tegas di kelas dan jarang bergurau. Tapi pernah suatu kali gue membawa harmonika ke dalam kelas. Lalu gue memberanikan diri untuk minta diajari. Gue bilang, gue ingin seperti Steven Tyler yang pandai meniup harmonika. Guess, what? Beliau mau mengajarkan gue ditengah-tengah waktunya mengajar! Sayangnya baru saja 2 tahun mengajar dikelas gue, beliau meninggal dunia. May God bless his soul, amen...

Guru Killer
Nah, they not killing the children. Gue bahkan nggak tahu kenapa bisa ada istilah "guru killer", hehehe. Tapi kalau guru yang 'membunuh' kecerdasan anak-anak, sih memang ada. Panggil saja dia Pak S (soalnya putrinya ada di akun Facebook gue, lol). I don't know what's wrong with him, beliau selalu menghukum anak-anak dengan alasan yang nggak diterima akal sehat (dan nurani). We're just a kids. Waktu beliau mengajar usia kami baru 10 sampai 12 tahun. Kalau ada diantara muridnya yang nggak bisa menjawab pertanyaan, beliau pasti menghukumnya dengan cara yang keji. Yang paling ringan adalah telapak tangan akan dipukul sama rotan. Sedangkan yang paling berat adalah... beliau akan sedikit menempelkan rokoknya yang masih menyala ke cuping hidung atau telinga anak yang di hukum! Well, guru yang merokok di dalam kelas saja sudah aneh dan kurang ajar. Apalagi berani menjadikan rokok sebagai senjata ya? Bukan itu saja, beliau juga nggak open minded. Kalau menurut dia jawabannya adalah "A", maka murid-muridnya nggak boleh membantah. Padahal kami masih SD dan kebanyakan dari pelajaran yang diberikan bukan ilmu pasti (IPA, dll baru ada di kelas 6, dan matematika-nya pun masih yang ringan-ringan saja). Mungkin kalian pikir gue bersekolah di negeri antah-berantah ya? Hehehe. Padahal sebetulnya nggak, kok. Gue bersekolah di SD negri yang reputasinya sangat baik. Bahkan sampai hari ini pun banyak orang tua murid yang ingin memasukan anak-anaknya kesana. Mungkin karena beliau "disegani", jadi kepala sekolah pun nggak berani menegur. Weird, eh? Tapi sudah lah, beliau kabarnya sudah pensiun! Hore! Hahaha :D

Partner in Crime (Teman Bolos)
Sebenarnya gue nggak pernah berniat bolos, sih. Tapi terkadang ada beberapa situasi yang "memaksa" gue bolos. Waktu SD gue bukan tipe anak yang suka main bergerombol. Gue lebih suka main sendiri, asyik dengan dunia sendiri. Sampai-sampai terkadang gue lupa kalau jam istirahat sudah habis sedangkan gue masih asyik di suatu tempat. Tempat kesukaan gue adalah di samping gedung hotel melati yang katanya banyak hantunya. Gue penasaran apa memang ada, makanya suka berlama-lama di sana untuk menyelidiki, hihihi. Lama-kelamaan, gue punya seorang partner untuk memenuhi rasa penasaran gue. Namanya Sherfi, atau biasa dipanggil Eve. Gue dan Eve mulai menyelidiki hotel melati dengan lebih serius. Kami malah menyelidiki tempat-tempat lain seperti lapangan olah-raga (terpisah dari sekolah), tempat parkir mobil jemputan dan dekat pasar. Tapi kami belum pernah lho bertemu hantu. Jelas saja, kami kan jadi detektif-nya siang-siang, hihihi. Selain jadi detektif kami juga suka 'mengasingkan' diri ke toko kerajinan tangan di sebrang sekolah. Kami senang membeli karton, crayon dan benda-benda lainnya meski terkadang nggak digunakan untuk apa-apa. Syukurlah kami nggak pernah dapat masalah karena 'bolos nggak sengaja' ini :p 
Meskipun kami sudah dewasa dan tinggal di lain kota, tapi kami masih bersahabat lho. Uniknya gue dan Eve masih memiliki potongan rambut yang sama seperti ketika SD. Gue bob pendek dan dia panjang lurus. Pantas saja kalau dulu kami dipanggil "Tomomi dan Mikage", hehehe...

Me, Eve age 10 | Eve, me now :D


Teman Berantem
Meski gue terkadang jahil, tapi gue nggak suka mencari musuh, lho. Gue malah terkadang cuma diam kalau ada yang menggangu. Tapi ada 2 orang yang berhasil bikin gue emosi. Mereka adalah A dan M (inisial saja, soalnya gue tahu mereka pasti masih ada disuatu tempat, lol). Si A ini anak laki-laki yang menyebalkannya bukan main. Badannya memang kecil, tapi wajahnya itu seperti orang dewasa, bikin mental anak-anak di kelas pada menciut. Sekali waktu dia mengganggu gue secara fisik, langsung saja gue 'hajar', tapi sayangnya gue kalah tenaga. Untung ada Eve yang melindungi gue dan memukulinya dengan sapu, hahaha. Lain lagi dengan M, dia itu anak perempuan yang sangat bossy sekali. Suka sekali menyuruh teman-temannya untuk membelikannya ini-itu. Memang sih dia hanya menitip dan tetap membayar sendiri. Tapi tetap saja tindakannya itu mengganggu karena kami yang kecil-kecil ini terpaksa harus pakai tenaga ekstra kalau mau jajan di kantin (hobinya itu nitip bakso, kan berat). Akhirnya gue beranikan diri untuk bicara dan menolak kalau dia menyuruh gue dan teman-teman lagi. Sudah diduga, M yang kurang perhatian orang tuanya ini (dia sendiri lho yang bilang) langsung ngamuk-ngamuk. Tapi gue nggak takut karena gue nggak salah, gue langsung laporkan dia sama guru dan minta untuk duduk terpisah (kami sempat satu meja). Setahu gue sekarang si A nggak nakal lagi dan jadi laki-laki yang ramah. Sedangkan si M masih tetap sama. Malah katanya dia dijauhi sama teman-teman SMA-nya karena (masih) bossy. Wow, you should change your attitude, girl!

Jajanan Makanan dan Minuman Kesukaan
Haw Flakes candy!!! Hahaha, gue nggak pernah puas dengan permen manisan ini. Meski gue nggak tahu apa sebenarnya buah hawthorn (apa sama dengan plum??), tapi at least produk ini sudah terdaftar di badan perlindungan makanan :p Gue nggak tahu harganya berapa karena gue selalu bawa dari rumah atau minta dibelikan Ibu. Tapi kalau sekarang 1 bungkus kecil harganya Rp. 4000. Rasanya memang agak berubah, tapi masih tetap enak, kok. Nih, sekarang saja sambil ngetik gue ngemil permen ini. Dalam sehari gue bisa habiskan 3 bungkus, hehehe. Selain itu gue juga suka cokelat silverqueen dan permen loli. Kalau minuman gue suka sekali dengan teh manis, tapi sayang dilarang Ibu untuk beli. Katanya kita nggak pernah tahu gula dan air yang dipakai itu sehat atau nggak. Gue pernah beli diam-diam dan waktu Ibu jemput  dan gue langsung lempar teh manisnya karena takut dimarahi, hihihi. Padahal kalau kejadiannya sekarang gue pasti bisa pura-pura bilang lagi minum teh botoh Sosro :p

Jajanan Mainan Kesukaan
Wah, gue jarang beli mainan di sekolah, sih... Tapi ada kesukaan yang pernah gue beli: balon tiup. Itu, lho balon yang terbuat dari gel dan baru bisa mengembang kalau ditiup pakai sedotan, hihihi.

Sepatu Kesukaan
Gue suka banget dengan merk Fila, padahal gue jarang ikut pelajaran olah raga, lho. Gue suka karena warnanya menyala, memang nggak berubah, sampai sekarang gue selalu suka bright color :p Gue sering diminta mengganti sepatu oleh guru berulang kali supaya seragam dengan teman-teman yang lain (warna hitam), tapi gue selalu menolak dengan alasan sepatu ini membuat gue nyaman dan semangat bersekolah, hihihi. Jangan ditiru ya :)

Tas kesukaan
Gue suka tas apapun yang muat untuk membawa boneka dan harus berwarna pink, ungu atau warna girly lainnya. Setiap jam olah raga gue selalu membawa tas ekstra, yaitu tas berbentuk badan Mickey Mouse yang bisa dililitkan di pinggang. Kalau ingat soal ini rasanya konyol sekali, hehehe *tepok jidat* Kecil-kecil kok rempong :p


Yah, begitulah masa SD gue. Sepertinya banyak hal yang nggak berubah sejak saat itu (mudah-mudahan nggak termasuk hal buruknya, ya...). Bahkan kebanyakan benda yang gue koleksi berasal dari SD, lho. Gue masih tidur dengan boneka yang sama dengan ketika gue kelas 3 SD. Namanya Onci, singkatan dari 'Tiny Boneka Kelinci'. Di SD pula gue mulai suka menulis dan bercita-cita menerbitkan novel. Well, siapa sangka ya, kalau SD yang sering dikira 'cuma fase yang nggak menentukan apa-apa' ternyata bisa sedikit mencerminkan kehidupan kita di masa depan? ;) Jadi bagaimana cerita kalian waktu SD, pals?


salam permen manis,


INDI





- Supaya cerita masa SD ini terus berlanjut, gue teruskan homework ini untuk Dita, Marisa, Sara, Bunda Dien dan Claude.
- Terima kasih kepada mbak Elsa untuk surprise header baru-nya. "Kaget, mbak, begitu buka email ada header cantik"  ;)
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
Contact Me? HERE. My Shop? HERE. Sponsorship? HERE.
Do NOT copy any design by Toko Kecil Indi

48 komentar:

  1. gak sedari kecil samapai sekarang ciri khas nya pita di rambut selalu ad ,, awett bener y mbak style nya

    BalasHapus
  2. wow.. hihi.. menyenangkan

    BalasHapus
  3. dari kecil mpe sekarang mukanya kagak beda jauh ya ? :)

    BalasHapus
  4. thank you for commenting my blog, your dress is so cute on you!

    BalasHapus
  5. Oh I love this look, so sweet & nice vintage vibe! Purple is my favorite color too, so I think this is a beautiful look!

    I love your new header pic too :)

    BalasHapus
  6. saya juga dapet PR ini, tapi belum dikerjain.. hehe :D

    blog kamu ramee yaa Ndi, dan terpampang banyak photo.. hahaha yaa wajarlah, namanya juga sekalian promosi..

    salam manis selalu dari Palembang ;)

    BalasHapus
  7. I just saw your comment and I will go ahead and give it a go!

    BalasHapus
  8. betul banget teh,masa SD itu sama pentingnya sama SMP ato SMA,malah kadang kalau waktu SD dapet pengalaman buruk yg bikin trauma(kayak soal guru killer itu), bisa kebawa sampe dewasa tuh. Dulu ada guru aku yang suka ngadu ke ortu tiap aku protes sesuatu di kelas saat dia salah n itu membunuh keberanian aku buat ngomong dan beropini di depan umum sampe SMA. Syukurlah hal itu sekarang sudah berkurang.hehe (curcol)
    Zaman skarang smoga gak seperti itu lagi ya.:)

    BalasHapus
  9. ternyata indi dari dulu ya suka pakai bando atau pita gitu. wajahnya sama ya dari dulu sampai skr

    BalasHapus
  10. hm,,, kalo ditanyain zaman SD puanjang yaa indi,,,
    btw saya juga suka sekali boneka
    sampai sekarang dalam tas2 saya yang gede, biasanya ada boneka bear kesayangan saya :)
    hehehhe
    padahal usia saya sudah kepala 2 :)

    BalasHapus
  11. hadoooh..bunda dapet PR nih...ya deh ntar kalau udah longgar ama kerjaan kantor dan pesanan rajutan bunda postig ya...makasih sayang..cup..cup...

    BalasHapus
  12. Hai indi...hmmm dah lama gak ngeblog nih ndi, aku baru buat keluh kesah diblog ku trus berkunjung ke blog indi, oya aku juga suka dengan boneka, terutama winny the pooh...:)

    BalasHapus
  13. aku jadi galau kak Indi :( "Mungkin karena kami anak perempuan. Sudah seharusnya begitu" aku gg begitu suka boneka karena gg bikin kenyang #weird huh :P, tapi aku perempuaaan :P

    ebuset itu Pak S kebanyakan liat film koboi ckckc kejam banget itu mah :O

    BalasHapus
  14. makasih kak Indi udah dikerjain... aku nilai 100 ah :D
    keren ya masa2 sekolahnya. ih fotonya lucu banget. mukanya gak berubah, tetep imut :)

    BalasHapus
  15. Wuahaha.
    masa-masa sekolah yang indah :)
    dan headernya juga keren plus mbak indi banget :D
    *iyalah wong fotonya dia.hha

    BalasHapus
  16. Serem amat guru killernya. :O
    Dan, musuh... well, aku juga dulu punya orang yang aku anggap musuh waktu SMA karena dia sangat sangat menyebalkan, tapi sekarang malah jadi teman. :D
    Seneng banget ketika orang yang dulu nggak kita suka, malah jadi teman. :D

    BalasHapus
  17. nice story :D
    bikin kangen SD haha aku juga sering berantem sama 1 anak cowo :p

    Big Dreamer

    BalasHapus
  18. Aaaaa miss my childhood deh kak, great post :) Aku uda follow kakak, follow back yah ^^

    Cheers,
    Karina Dinda R. ♥
    BLOG | TWITTER | SHOP

    BalasHapus
  19. Cute outfit ^__^ So sweet and innocent!

    J x

    BalasHapus
  20. ini pe-er terlengkap yang kubaca mbak... ada fotonya juga malah. :D

    BalasHapus
  21. These pictures are adorable!! I just love that dress.

    http://www.glamkittenslitterbox.com/
    Twitter: @GlamKitten88

    BalasHapus
  22. setiap masa yang terlalui mempunyai kenangan dengan kesan tersendiri, dan terkadang mempengaruhi karakter berkehidupan di masa berikutnya :)
    nice share post Indi, thanks :)

    BalasHapus
  23. hehe..you're so lovable with the sweetest looks!
    keep on it! ;)

    http://secondvogue.blogspot.com/a

    BalasHapus
  24. jadi kangen masa SD :),, dulu q sering dikepang/ dikuncir, dipakein pita atau jepitan n kadang dipakein bando jg (Love bando2nya kak Indi).. sampe SMA malah.. heheheh..
    sekarang masih suka juga, tapi gag banyak lagi koleksi nya, coz udh dikasih ke para sepu2 n ponakan, smnjk pake jilbab,, hhehehe,,,
    punya guru yg killer juga, sama2 inisial S lho kak, tapi kalo q si ibu guru, pake acara nampar lagi kak, kalo si bu S gak seneng ma kita :(
    sedih deh liat ada guru yang kayak gitu, pdhl seharusnya guru kan mengajar qt, bukan "menghajar" kita.. :(

    Kalo boneka q suka banget kak,... :)
    q suka Barbie (pasti), Teddy Bear n yg dari dlm negeri si Komo.. :D

    BalasHapus
  25. nice childhood era, hon! we were all been there :)

    xoxoxo
    hugLUV

    BalasHapus
  26. Great look! I love your dress and your bow detail. Have a nice day! <3<3

    BalasHapus
  27. Wah keren masih sahabatan sama temen SD sampe sekarang.
    Oya mbak, aku sudah baca buku mbak yang Waktu Aku Sama Mika. Hihi itu non fiksi ya mbak?
    Aku suka banget bagian 'tanpa syarat' Huaaa~ hihihi. :D :D

    BalasHapus
  28. halo indi, salam kenal! aku suka deh gaya kamu. lucu bgt. cute! dan hampir di setiap postingan kamu pasti ada foto kamunya. seneng ngeliatnya. bagus..

    BalasHapus
  29. Jadi keingat masa-masa SD.

    BalasHapus
  30. ikutin kontes pertama yang gw bikin yuk >> http://immanuels-notes.blogspot.com/2011/11/give-away-pertama.html

    BalasHapus
  31. Kak ega blognya kerenn salam kenal dari blogger amatiran lombok utara, kalo berkenan silahkan mampir ke blog saya yang super sederhana dan tidak bagus, thanks kalo sempat like. koment dan follow di lombok 7og4nk.

    BalasHapus
  32. Sorry kak yang cantik tadi kok saya kepikiran sama kak ega, makanya saya bilang kak ega tu di komen yang pertama, sorry yaaaaaaaaaaaa mf mf mf

    BalasHapus
  33. wah baca critamu aku jadi keinget jaman SD juga, sayangnya kisah waktu SD ku kurang indah~ :)

    BalasHapus
  34. aaaahhh, adorable story! jadi ikutan inget jaman sd deh. seru ya, mash polos & bebas. hehe.. i also love your outfit and hair do. super cute! :)

    BalasHapus
  35. hahaha dta sampe ketawa2 lho baca ceritanya..
    wah punya tugas baru deh,,,siap2 baca ya indi, soalnya it's gonna be a log post! hehehe

    BalasHapus
  36. oh ya,,soal guru yg suka menganiaya itu serem juga ya! tp indi ga pernah kena rokoknya kan? heuuu..

    BalasHapus
  37. sekolah dengan berbagai kisahnya :D

    BalasHapus
  38. OMG I LOVE LOVE LOVE YOUR HAIR!!! Wish I could pull off that style as good as you. :)

    BalasHapus
  39. Ada2 aja nyelidikin hantu siang2, hati2 mbak ntar salah satu temen berantemnya jadi cinta lho, hihihi..

    BalasHapus
  40. You're so very cute ! Lovely :-) I invite you to enter my Chanel & Too Faced Giveaway !
    Follow Fashion and Cookies

    BalasHapus
  41. your outfit is very cute! and i loved the before and after photos -- so precious! :)

    <3, Mimi
    http://whatmimiwrites.blogspot.com/

    BalasHapus
  42. love ur haul!
    u so cute cute cute and cuteeee!

    BalasHapus
  43. oh kamu emang feminim abis ya, Indi.. sampai sukanya warna girly. dan suka bawa boneka pula...kalo aku malah gak begitu suka boneka..

    BalasHapus
  44. Wah, ternyata Mba Indi suka dgn hal2 yg berbau mistis ya? iiiiih...serem!
    Kunjungan perdana nih Mba. Eh, ternyata penulis ya...asyiiik, sy bisa belajar...

    salam kenal...

    BalasHapus
  45. cute and lovely pictures Indi... cantik!
    bicara soal boneka, itu mah ga kenal umur Ndi... saya aja, yang umur udh diatas 40 nih, msh suka bawa si 'dolphin' pinky saya tuh kemana-mana (kalo tugas luar kotanya via jalan darat ya, kalo by air sih ga bisa, repot meluk2nya)... dan cuek aja saat diledekin sama kolega2 yang semuanya cowok. hehe..

    btw, saya juga punya PR yang sama tuh dgmu Ndi, untungnya sudah kelar PRnya...

    BalasHapus

Terima kasih untuk komentarnya, it's really nice to hear from you :)