Indi's Friends

Selasa, 28 Desember 2010

Liburan Paling Hebat Sedunia! (dan dapat award, hihihi) :D

"Libut 'tlah tiba, libur 'tlah tiba, hatiiiiiiku gembiraaaaa. Hore!"

Sepenggal lagu Tasya ini kayanya jadi "jeritan hati" anak-anak SD yang lega banget bisa bebas dari stress sekolah untuk semantara, hihihihi. Nah, bagaimana dengan kalian, teman-teman? How's your holiday? Apa kalian juga "hore" kaya si Tasya?

Gue iya.
Meskipun sebenarnya antara hari biasa dan hari libur hampir nggak ada bedanya, soalnya gue sudah lulus kuliah dan sekarang bekerja dirumah. Jadi libur nggak libur, sama-sama menghadap komputer dan "santai" tanpa deadline, hehehe. Tapi gue justru memanfaatkan moment libur orang-orang disekitar gue buat bikin masa liburan se "hore" liburannya Tasya :D


Orang tua gue dan Ray kerja 6 hari perminggu. Meski kantor ortu gue bersatu dengan rumah, tapi kami baru benar-benar ketemu diwaktu sore-malam aja. Sedangkan Ray, wah apalagi, dia baru pulang selepas magrib dan baru sampai rumah larut malam. Waktu berkualitas yang bisa kami punya cuma di hari minggu. Itupun dimanfaatkan Ray untuk menemani gue terapi.
Waktu gue dengan orang-orang tercinta gue benar-benar sangat sempit, makanya gue sibuk ngatur rencana gimana supaya liburan yang cuma 3 (24-26 Desember) hari ini jadi maksimal.



Tanggal 24 Desember.
Yeay! It's Christmas eve! Oya, hampir lupa, meski agak terlambat (tapi natal itu artinya sepanjang Desember, btw) gue ucapin selamat natal untuk teman-teman semua, ya. Semoga kasih Tuhan selalu menyertai kalian, amen.
Gue dan keluarga berkumpul dirumah sepupu gue. Kenapa? Hehehe, sebenernya ini sekalian syukuran sepupu gue dan istrinya yang baru menempati rumah baru. It's super fun day, soalnya gue juga jadi punya quality time sama nyokap! Kami makan es krim dan diperjalanan pulang kami mampir ke mini market untuk beli pop corn. Tahu dong buat apa? Yep, Christmas eve nggak lengkap tanpa film (hehe, jangan pada protes ya). Tapi movie marathon baru mulai jam 9 malam, sebelumnya kami grooming Eris supaya makin cantik. Hmm, sebenarnya sih yang mengerjakan dua mas-mas baik hati dari peternakan anjing. Tapi gue dan nyokap ikut bantuin jagain Eris, kok, hahahaha :)

me and mommy



eris grooming :)


Tanggal 25 Desember.
Ini hari spesial buat gue. Soalnya selain keluarga, Ray juga bisa menemani karena sudah libur (wah, kantornya dia.. malam natal mana ada libur. Pulangnya juga tetep sama larutnya, sniff). Banyak hal seru yang gue kerjakan hari ini, tapi yang paling seru adalaaaaaaaaah (drum roll, please, lol): MOVIE MARATHON SAMA RAY! Hihihihi... Kenapa? Soalnya akhirnya gue bisa memaksa Ray untuk nonton "Christmas Story". Ray memang nggak pernah menolak buat diajakin nonton, cuma gue nggak terlalu yakin dia mau nonton film lama yang gambarnya udah butek dan sound'nya getel ditelinga. Tapi ternyata Ray suka. Dia tertawa sering sekali dan larut sama film'nya. Meski kesannya sepele, tapi ini film yang berarti banget buat keluarga gue. Kalau keluarga lain mungkin memilih "Chistmas Carol" atau "Miracle on 34th Street" sebagai tradisi natal, tapi kami memilih film ini :D
Setelah itu gue dan Ray nonton film Jerman (lupa judulnya apa). Nice movie tentang anak perempuan yang ingin punya ayah di hari natal.

Kami nonton di rumah, dilantai atas ditemani pop corn, cookies dan soda. Sempurna :)

cookies, mangkuk pop corn yang sudah kosong, soda


Tanggal 26 Desember.
Hari minggu artinya jadwal terapi gue. Yup, nggak pernah ada kata libur buat terapi, hihihi. Agak sedih, tapi gue bersyukur karena masih bisa terapi. Gue tahu nggak semua gadis pengidap scoliosis bisa terapi rutin kaya gue sekarang :)
Seperti biasa Ray temenin gue sampai terapi selesai. Karena ini hari terakhir liburan (hiks), jadi kami putusin buat dinner di tempat yang nggak terlalu ramai. Tapi ternyata sulit banget cari tempat damai karena bertepatan dengan pertandingan bola! Dimana-mana ada acara nonton bareng, deh. Hahahaha, meski gagal tapi kami tetep bahagia meski harus makan di restoran fastfood yang banyak anak kecil berlarian dan teriak-teriak (bahkan ada yang nangis, lho sampai mirip di Posyandu, lol). Apalagi pulangnya Ray beliin gue buku. It's nice. Karena meskipun gue author (penulis) tapi tahun ini gue memang kurang baca buku, hihihihi...

dres yang gue desain khusus untuk liburan :D

kami dan junk food, lol


27 Desember.
Lho, lho? Liburannya sudah selesai, kan?
Ternyata belum :) Khusus hari ini Ray bisa pulang cepat. Jadi kami bisa ke mini market buat beli bahan makanan dan masak dinner sama-sama buat kami, bokap gue dan adik (nyokap lagi di RS nemenin nenek). Wah, senangnya. Apalagi menu malam ini kesukaan gue: PASTA! :D
Rasanya bahagia gue berlipet-lipet, deh bisa dikelilingin orang-orang yang gue sayangi selama liburan (plus satu hari) ini :)

aksi kami di dapur, lol

Jadi, bagaimana dengan kalian? Apa yang kalian lakukan? Rasanya makna liburan harus ditambahi sedikit selain untuk "lari" dari rutinitas. Tapi liburan juga sama dengan memaksimalkan waktu dengan orang-orang yang gue cintai. I'M BLESSED!











--------------------------------------------------------------------------------------
Oya, nggak nyambung sama post diatas, gue mau kasih kabar nih, kalau blog gue dapat award. Senangnya... Apalagi gue dapat 2 award "STYLISH BLOGGER", hihihihi...
Terima kasih buat Azhia (http://azhiaminibook.blogspot.com/) dan Amelia (http://ameliasaga.blogspot.com/) atas award yang kalian berikan :)

So, sebagai penerima award (hihihihi, berasa pemenang piala Oscar), gue harus ikutin "aturan mainnya", nih. Pertama, gue harus sebutin 8 hal tentang diri gue:
1. Scolioser
2. Left handed
3. Naturally brunette
4. Tergila-gila dengan anak-anak berwajah angelic (terutama dengan almarhumah Heather O'Rourke. Googled her kalau kalian nggak tahu, btw)
5. Paling gampang nangis kalau nonton film tentang anak-anak, musikal dan binatang
6. Sangat emosional melihat anak-anak di clip Michael Jackson (Jealous!)
7. Pet keeper
8. I'm an fashionable geek :)

Kedua, Gue harus pilih 8 blogger lain untuk dapat award ini:
1. Niken (http://arinka-ayu.blogspot.com/), untuk baju-baju cute yang Arinka pakai.
2. Diana (http://dianarikasari.blogspot.com/), untuk fashion taste'nya yang unik.
3. Evita (http://jellyjellybeans.blogspot.com/), untuk potongan rambutnya of course (sama-sama berponi, lol)

4. Dita (http://handmadenest.blogspot.com/), untuk tangan kreatifnya.
5.
6.
7.
8.

(Gue masih baru disini, baru kenal beberapa nama. Nanti list'nya menyusul, ya ;))
Begitu :)

Minggu, 19 Desember 2010

Love will keep us alive...





Gue adalah seorang gadis pemimpi, naif dan kekanakan.
Waktu kecil gue selalu bermimpi akan ada seorang pangeran berambut pirang dan bermata biru yang jemput gue dari balkon, memberikan ciuman lalu berlutut untuk meminta gue menikah.
Setelah gue lebih besar, gue mulai tau bahwa mimpi gue itu mustahil. Alasan pertama, gue tinggal di Indonesia. Kedua, kamar gue ada dilantai dasar. Dan terakhir... "pangeran" gue ternyata berambut dan bermata gelap...

"Pangeran" itu bernama Ray. Dia seolah membunuh mimpi-mimpi masa kecil gue. Gue nggak bilang dia buruk. Dia baik. Sangat baik malah. Tapi Ray tetap lah Ray, bukan pangeran berambut pirang yang gue impikan. Ray "asking" me 3 tahun lalu dengan cara yang jauh dari romantis, dia ajak gue dinner, bertanya dan.. sudah, kami langsung berpacaran. Dia bahkan baru berlutut didepan gue 1 tahun kemudian. Without ring dan dia pakai kaki yang salah! Ya, gue sebagai gadis yang selalu memimpi-mimpikan moment indah ini langsung shock begitu tau kalau Ray berlutut dengan kaki kirinya, bukan dengan kaki kanan seperti di dongeng-dongeng kerajaan...

Gue beruntung Ray selalu berusaha mengerti dan fulfill my imagination. Dia ulang kembali "adegan" berlutut sampai hampir 10 kali sampai akhirnya dia pakai kaki yang benar dan nggak lupa bawa cincin. Dia bahkan sering "sengaja" menciptakan suasana romantis demi gue meski seringnya berakhir dengan tawa konyol. Ya, gue beruntung...
Tapi ada 1 hal yang dia "benci" dari ke naif'an gue. Gue selalu menganggap kalau tanpa apa-apa gue akan bahagia asalkan ada cinta. Gue sering sekali mengulang-ulang steatment ini sampai Ray sedikit kesal. Dia bilang dunia nggak akan bisa berjalan kalau yang ada cuma cinta. Gue harus mengenal hal lain yang disebut "UANG". Itu katanya... Karena uanglah yang bisa bikin gue hidup dan melanjutkan hidup (untuk terapi, obat, dll)...

Gue sedih, jujur saja. Lagi-lagi Ray membunuh mimpi masa kecil gue.
Ray memang meminta maaf karena sudah membuat gue sedih, tapi dia nggak mencabut kata-katanya. Dia sangat yakin apa yang dia ucapkan itu benar. Sedangkan gue, gue jadi nggak yakin dengan "mimpi" masa kecil gue. Mulai berpikir bahwa Ray benar dan memutuskan untuk berhenti bicara soal cinta...



Lalu tanggal 13 Desember kemarin Ray harus pergi ke Singapore untuk bekerja selama 3 hari. Gue merasa kehilangan dan kebingungan karena selama 3 tahun bersama kami belum pernah berpisah. Ray bilang dia lakukan ini untuk kami, supaya kehidupan kami lebih baik dan kami bisa cepat menikah. Akhirnya dengan berat hati gue lepas kepergian Ray dan menangis di kamar seharian.

Belum sampai di Singapore, masih di sebuah hotel dekat airport di Jakarta Ray telepon gue. Gue pikir dia mau pimpin doa tidur seperti kebiasaan kami. Tapi ternyata gue salah. Ray diam cukup lama dan meminta maaf berkali-kali...
Dia bilang selama ini gue benar dan dia terlalu egois untuk mengakui. Ray cabut kembali kata-katanya yang bilang bahwa uang lebih penting daripada cinta. Dia baru sadar bahwa apa yang dia lakukan sejauh ini justru karena cinta, bukan uang...
"Gue baru sadar, apa yang gue lakuin sejauh ini... Gue rela kerja mati-matian, berhemat dan mengusahakan apapun dengan maksimal karena karena cinta, karena gue jatuh cinta sama lo....".

Gombal?
Nop! Gue yakin nggak. Gue yakin Ray berkata jujur karena itu tepat seperti apa yang gue rasakan. Gue: membunuh beberapa mimpi masa kecil dan mencoba untuk nggak terlalu naif. Semua itu gue lakukan karena gue cinta. Ya, karena gue jatuh cinta dengan "pangeran" gue. Kami bisa lakukan apa saja.
Seandainya saja kami kelaparan atau kekurangan uang kami nggak perlu khawatir. Karena kami tinggal "gunakan" cinta kami untuk bekerja lebih keras...
Serius! :)


"I was standing all alone against the world outside.
You were searching for a place to hide.
Lost and lonely now you've given me the will to survive
When we're hungry love will keep us alive..."
(Eagles-Love will keep us alive)





Foto-foto: sebelum Ray ke Singapore dan sepulang Ray dari Singapore.